-->

Jaga Stabilitas Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan FKDM Adalah ‘Mata dan Telinga’ Pemerintah

17 Maret 2026, 21:24 WIB Last Updated 2026-03-18T02:26:24Z

Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi memperkuat barisan deteksi dini konflik melalui pengukuhan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) pembentukan FKDM Sulut Tahun 2026 di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa (17/3/2026).

​Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan bahwa FKDM memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusivitas wilayah "Bumi Nyiur Melambai". Ia menginstruksikan para pengurus untuk membangun jejaring yang kuat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

​Cegah Konflik Sejak Dini

​Gubernur mengibaratkan potensi konflik sebagai api yang harus segera dipadamkan sebelum merembet dan menjadi besar. Menurutnya, kecepatan distribusi informasi dari lapangan adalah kunci utama pencegahan.

​"Kalian adalah mata dan telinga Gubernur. Jika ada potensi masalah, harus segera dicegah. Ibarat api, padamkanlah saat masih kecil sebelum membesar," ujar Yulius dengan tegas di hadapan para pengurus.

​Ia menambahkan bahwa akurasi data dari pengurus FKDM sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Provinsi, mengingat sinergi organisasi ini berkaitan erat dengan Badan Intelijen dan Kesbangpol.

​Larangan Politik Praktis

​Selain fokus pada keamanan, Gubernur memberikan peringatan keras terkait integritas organisasi. Ia melarang seluruh anggota FKDM terjun ke dalam politik praktis atau membiarkan organisasi ini menjadi alat bagi kepentingan politik tertentu.

​"FKDM dilarang menjadi alat politik dalam bentuk apa pun. Pengurus diminta berhati-hati dalam berucap, karena setiap pernyataan membawa nama baik kebijakan Gubernur," pungkasnya.


​Langkah Strategis FKDM ke Depan

​Merespons arahan tersebut, Ketua FKDM Sulawesi Utara, Stevi Sumampow, menyatakan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal. Prioritas utama adalah memperluas struktur kepengurusan di seluruh Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara.

​"Kami siap menjalankan amanat Pak Gubernur. Koordinasi dengan satuan kerja terkait akan terus kami perkuat agar FKDM Sulut bisa menjadi organisasi unggulan dalam menjaga keamanan daerah," tutur Stevi.

​Dengan pengukuhan ini, sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat diharapkan mampu menciptakan iklim investasi dan sosial yang stabil, aman, serta damai bagi seluruh warga Sulawesi Utara.

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar