Newsblessing.com, SULUT– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian laporan hasil reses masa persidangan pertama tahun 2025 dan laporan kinerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Selasa (6/1/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, ini menjadi momentum penting dalam menyalurkan suara masyarakat dari enam Daerah Pemilihan (Dapil) ke meja Pemerintah Provinsi.
Rangkuman Aspirasi dari Seluruh Dapil
Dalam sidang tersebut, perwakilan legislator dari setiap Dapil memaparkan poin-poin krusial yang dihimpun selama masa reses pada 28 November hingga 2 Desember 2025 lalu. Sejumlah legislator yang membacakan laporan tersebut di antaranya:
- Dapil Manado: Disampaikan oleh Amir Liputo (PKS).
- Dapil Minsel-Mitra: Disampaikan oleh Capt. Remly Kandoli (PDIP).
- Dapil Tomohon-Minahasa: Disampaikan oleh Gracia Oroh (Gerindra).
- Dapil Bolmong Raya: Disampaikan oleh Seska Ervina Budiman (Nasdem).
- Dapil Nusa Utara: Disampaikan oleh Toni Supit (PDIP).
- Dapil Minut-Bitung: Disampaikan oleh Nick Lomban (Nasdem).
Secara garis besar, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh isu-isu pelayanan publik dasar seperti kesehatan, pendidikan, serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.
Fokus Sektor Pertanian dan Perikanan
Selain infrastruktur, sektor primer menjadi sorotan utama. Masyarakat petani di berbagai wilayah mengeluhkan ketersediaan pupuk subsidi dan mengharapkan bantuan bibit unggul. Sementara itu, kelompok nelayan menyuarakan kebutuhan akan bantuan mesin tempel serta kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menunjang produktivitas.
Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Silangen, menyebutkan ada ratusan poin aspirasi yang terkumpul.
"Rangkuman aspirasi ini telah kami serahkan secara resmi kepada pihak eksekutif. Terkait usulan yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota, juga sudah kami teruskan ke instansi terkait," jelas Silangen.
Respon Eksekutif: Bekerja Luar Biasa untuk Rakyat
Hadir mewakili Pemerintah Provinsi, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Johanes Victor Mailangkay, membacakan sambutan tertulis Gubernur Yulius Selvanus Komaling. Dalam pesannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergitas antara legislatif dan eksekutif.
"Kita tidak boleh hanya bekerja biasa-biasa saja. Harus kerja keras, tulus, dan cerdas demi menorehkan tinta emas pembangunan. Kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara adalah harga mati yang harus kita perjuangkan bersama," ujar Wagub mengutip pesan Gubernur.
Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua DPRD, Royke Anter dan Stella Rondonuwu, serta Plt Sekprov Sulut, Tahlis Gallang, beserta jajaran kepala perangkat daerah. (Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar