-->

Dies Natalis ke-40 STT IKAT, Puluhan Guru di Ketapang Ikuti Workshop Peningkatan Mutu

09 April 2026, 17:51 WIB Last Updated 2026-04-09T09:51:01Z

Newsblessing.comKETAPANG – Memperingati Dies Natalis ke-40, Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Jakarta menunjukkan komitmen nyata dalam dunia pendidikan hingga ke wilayah pelosok. Bekerja sama dengan Universitas Pakuan Bogor dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, STT IKAT menggelar Workshop Peningkatan Mutu Guru yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Kecamatan Singkup, Kalimantan Barat, pada 8–9 April 2026.





​Kegiatan bertema "Manajemen dan Kepemimpinan Kelas untuk Meningkatkan Deep Learning dan Multikultural" ini diikuti sedikitnya 70 tenaga pendidik dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP yang berasal dari empat kecamatan, yakni Singkup, Kendawangan, Marau, dan Air Upas.


​Mewakili Bupati Ketapang, Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Rajiansyah, secara resmi membuka agenda ini. Dalam sambutannya, pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi kepada STT IKAT dan para alumni yang telah menginisiasi pelatihan ini sebagai upaya melahirkan sosok guru yang mampu menjadi manajer sekaligus pemimpin di dalam kelas.


​“Kami berharap pelatihan ini mampu mengimplementasikan deep learning dan pendidikan multikultural demi peningkatan mutu pendidikan di daerah kita,” ujar Rajiansyah.


​Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia, Asin, mengaku bersyukur atas kehadiran para pakar pendidikan dan Guru Besar dari Universitas Pakuan yang bersedia terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, pelatihan luring seperti ini sangat langka terjadi di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan.


​Sejumlah tokoh penting turut hadir memberikan dukungan, di antaranya:


  • Anggota DPRD Kalbar, Kasdi: Menekankan bahwa kualitas SDM lokal harus terus dipacu agar tidak terhambat kendala administratif di masa depan.
  • Sekcam Singkup, Daniel Laumakany: Sebagai alumni STT IKAT, ia meyakini dampak nyata pelatihan ini bagi karier dan kompetensi profesional guru.
  • Kepala Desa Sukaraja, Try Setiawan: Menyatakan komitmennya bahwa pendidikan adalah kunci utama perubahan masyarakat.

Dalam sesi materi, para narasumber seperti Donna Sampaleng menekankan pentingnya growth mindset, sementara Rais Hidayat menyoroti integrasi manajemen kelas yang kuat. Suasana semakin hidup saat Guru Besar Manajemen Pendidikan Dasar, Yuyun Elizabeth Patras, memberikan simulasi manajemen kelas yang menyenangkan (joyful learning).


​Rektor STT IKAT Jakarta, Jimmy Lumintang, melalui Ketua II STT IKAT menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini adalah bagian dari visi besar kampus untuk mengangkat harkat dan martabat manusia melalui pendidikan di seluruh penjuru Indonesia.


​Respon positif pun datang dari peserta. Dina Sarpina, salah satu guru dari SDN 10 Air Upas, mengaku sangat antusias karena metode yang dibawakan narasumber sangat interaktif dan membangkitkan semangat para guru untuk kembali berinovasi di sekolah masing-masing. (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar