Newsblessing.com, SULUT – Peta politik internal Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) mulai mengerucut. Ketua DPD Golkar Minahasa Selatan, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), resmi menjadi satu-satunya figur yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masa bakti 2026 - 20231.
Momen pendaftaran yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) ini menjadi sorotan, lantaran MEP tampak didampingi langsung oleh Ketua DPD Golkar Sulut saat ini, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), serta jajaran ketua DPD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
Tantangan Melampaui Standar "Sang Kakak"
Dalam keterangannya usai pendaftaran, MEP mengakui bahwa memimpin Golkar Sulut bukanlah perkara mudah. Ia memberikan apresiasi tinggi atas capaian kakaknya, CEP, yang dinilai berhasil membawa partai berlambang beringin itu berkembang pesat di Bumi Nyiur Melamba.
Namun, MEP optimistis bisa membawa perubahan dengan sentuhan yang berbeda.
“Saat ini di bawah kepemimpinan Ibu CEP, Golkar sangat maju. Standar tinggi itu menjadi tantangan bagi saya. Tapi ingat, torang beda generasi, bos! Nanti semua bisa merasakan bagaimana sentuhan milenial dalam membesarkan partai ini,” ujar MEP disambut riuh pendukungnya.
Fokus pada Pemilih Muda dan Loyalitas ke Pusat
Sebagai politisi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut, MEP menegaskan bahwa dirinya ingin memberi ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya di panggung politik.
Selain membawa gaya kepemimpinan milenial, MEP juga menekankan dua poin krusial dalam visinya ke depan:
- Loyalitas Garis Lurus: MEP berkomitmen untuk tetap tegak lurus mengawal instruksi DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
- Target Kursi Legislatif: Target utama kepengurusannya nanti adalah meningkatkan perolehan kursi Golkar secara signifikan, mulai dari level DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.
"Berikan kami yang muda-muda kesempatan untuk membuktikan diri. Kami ingin membesarkan dan berkarya bersama Partai Golkar melalui cara-cara yang adaptif dengan perkembangan zaman," tutup MEP.
Dengan status sebagai calon tunggal, MEP diprediksi kuat akan melenggang mulus memimpin Golkar Sulut dalam Musda yang akan digelar dalam waktu dekat. (Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar