Newsblessing.com, SULUT -- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus resmi melantik Tahlis Gallang sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) definitif di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Senin (4/5). Dalam prosesi tersebut, Yulius menjuluki Tahlis sebagai "Panglima Birokrasi" yang baru di Bumi Nyiur Melambai.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 41/TPA Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Yulius menegaskan bahwa penunjukan Tahlis merupakan implementasi dari prinsip the right man in the right place. Ia menyoroti rekam jejak Tahlis yang tergolong langka di Indonesia karena pernah menjabat sebagai Sekda di tiga daerah berbeda: Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Kotamobagu, dan Kabupaten Bolaang Mongondow.
"Alumni IPDN Angkatan V tahun 1997 ini telah teruji oleh waktu dan pengalaman, mulai dari urusan teknis ekonomi hingga kepemimpinan teritorial," ujar Yulius dalam sambutannya.
Instruksi Satu Komando
Gubernur menitipkan pesan strategis agar Tahlis mampu menjadi jembatan yang kokoh antara kebijakan pimpinan daerah dengan implementasi teknis oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sebagai penggerak roda administrasi, Sekda diharapkan peka dalam mengoordinasikan lintas sektor dengan mengedepankan integritas. Yulius meminta Tahlis untuk responsif terhadap tugas-tugas pemerintahan guna membantu kerja Gubernur dan Wakil Gubernur secara maksimal.
"Sekda harus sensitif mendengar dan melihat apa yang menjadi tugas kerjanya. Dia membantu gubernur dan wakil gubernur dalam seluruh pekerjaan pemerintahan," ucapnya.
Lebih lanjut, Yulius menginstruksikan seluruh jajaran Kepala Perangkat Daerah dan ASN di lingkungan Pemprov Sulut untuk menanggalkan ego sektoral. Ia menekankan pentingnya loyalitas tegak lurus demi akselerasi pembangunan daerah.
"Tidak ada perintah lain selain gubernur. Kalau gubernur belok kanan, semua mengikuti. Artinya harus satu komando demi efektivitas pemerintahan," tegas Yulius.
Tahlis Gallang kini resmi memegang tongkat komando birokrasi Sulut, menggantikan masa transisi jabatan sebelumnya dan diharapkan segera melakukan konsolidasi internal di lingkup Pemprov. (Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar