-->

​"Sah! Sekdaprov Sulut Definitif Dilantik, Sekwan Niklas Silangen Turut Hadir"

05 Mei 2026, 01:07 WIB Last Updated 2026-05-06T03:14:24Z

 

Newsblessing.com, SULUT - Jabatan tertinggi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi berganti. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur, Senin (4/5/2026).


​Dalam agenda sakral tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi Sulut, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si., turut hadir menyaksikan transisi kepemimpinan administratif ini. Mengenakan setelan jas formal dengan dasi berwarna biru, kehadiran Silangen menjadi representasi dukungan dari Sekretariat Dewan terhadap penguatan struktur birokrasi di Bumi Nyiur Melambai.


​Panglima ASN Baru Resmi Bertugas


​Pelantikan Sekdaprov definitif ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan roda pemerintahan. Sebagai sosok yang dijuluki "Panglima" para Aparatur Sipil Negara (ASN), Sekdaprov memiliki peran krusial dalam mengoordinasikan administrasi pemerintahan dan menjembatani kebijakan eksekutif.


​Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa amanah ini harus dijalankan dengan integritas tinggi demi pelayanan publik yang lebih maksimal.

Dasar Hukum Pelantikan


​Prosesi pengangkatan ini dilakukan berdasarkan legalitas hukum yang kuat melalui keputusan resmi kepala negara. Adapun poin utama landasan pelantikan ini adalah:


  • Keputusan Presiden (Keppres): Nomor 41/TPA Tahun 2026.
  • Tanggal Penetapan: 15 April 2026.

Sinergi Legislatif dan Eksekutif

Kehadiran Sekwan Niklas Silangen dalam acara ini mencerminkan sinergi yang harmonis antara Sekretariat DPRD dan jajaran Sekretariat Daerah. Sebagai mitra strategis, kehadiran pejabat struktural DPRD diharapkan mampu memperlancar koordinasi antara kerja-kerja legislasi di parlemen dengan implementasi kebijakan di tingkat pemerintah provinsi.


​Suasana di Ruang Mapalus terpantau khidmat, dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon II dan unsur Forkopimda Sulut, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan birokrasi di Sulawesi Utara.  (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar