Berdasarkan pantauan tim di lapangan, panggung utama telah berdiri kokoh di bawah tenda membran ikonik TKB. Ornamen visual berupa spanduk besar bertema May Day dengan nuansa biru langit mendominasi area tersebut, menampilkan foto Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur, Victor Mailangkay.
Sinergi Lintas Sektoral
Tidak hanya panggung hiburan, sejumlah tenda taktis dari pihak Kepolisian dan Dinas Sosial juga mulai disiagakan di titik-titik strategis taman. Kehadiran tenda-tenda ini bertujuan untuk menjamin keamanan serta memberikan pelayanan sosial selama acara berlangsung pada Senin (4/5/2026) besok.
Ketua Panitia May Day Sulut, Luky Sanger, menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan di Sulawesi Utara ini menyesuaikan dengan arahan Menteri Dalam Negeri.
"Kami mengikuti imbauan pusat agar puncak di daerah digelar pada 4 Mei. Sebelumnya, kami juga telah menghadiri peringatan serentak bersama Presiden Prabowo Subianto di Silang Monas, Jakarta, pada 1 Mei lalu," ujar Luky.
Momentum Kebersamaan Buruh dan Pemerintah
Wakil Ketua Panitia, Aswin Lumintang, menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai serikat pekerja terus diperkuat guna memastikan acara berjalan kondusif. Pihaknya bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sulut serta pengurus cabang dari kabupaten dan kota.
Beberapa poin utama persiapan meliputi:
- Finalisasi Infrastruktur: Pemasangan baliho dan atribut organisasi buruh di seluruh area TKB.
- Kehadiran Tokoh: Gubernur Yulius Selvanus dijadwalkan hadir langsung untuk berdialog dengan para buruh.
- Kesiapan Logistik: Dukungan dari dinas terkait untuk kenyamanan peserta aksi dan peringatan.
"Secara keseluruhan, progres persiapan sudah hampir mencapai seratus persen. Harapan kami, momen ini menjadi wadah kebersamaan yang harmonis antara pekerja dan pemerintah daerah," pungkas Aswin.
Peringatan May Day tahun ini diharapkan menjadi simbol penguatan hak-hak pekerja di Bumi Nyiur Melambai di tengah iklim ekonomi yang terus berkembang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar