-->

Sekdaprov Tahlis Gallang: AI Jadi Akselerator UMKM Sulut Tembus Pasar Regional Tanpa Modal Raksasa

14 Juli 2026, 22:53 WIB Last Updated 2026-07-14T14:55:02Z

 

Newsblessing.com, SULUT,
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Sulut membidik posisi strategis sebagai pemain utama dalam ekosistem digital dan pasar Asia.


​Komitmen ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Tahlis Gallang, resmi membuka kegiatan AI Ignition Program 2026 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut pada Selasa (14/7/2026).


​Mengusung tema “Generasi Digital Sulut: AI untuk Pendidikan, UMKM, dan Masa Depan Asia”, program inovatif ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara KUMPUL dan Satu Tampa.


​Hadir mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Sekdaprov Tahlis Gallang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ini di bumi nyiur melambai.


​"Kerja kolaboratif ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak sedang diam menonton perubahan, melainkan sedang aktif menjemput masa depan," ujar Tahlis dalam sambutannya.


AI Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan UMKM


​Dalam pemaparannya, Tahlis menggarisbawahi dua sektor krusial yang akan mendapat dampak positif paling besar dari implementasi AI, yaitu sektor pendidikan dan UMKM.


  • Sektor Pendidikan: AI dinilai bukan sebagai pembatas, melainkan sebagai gerbang kesempatan baru yang tak terbatas untuk mempercepat pemerataan kualitas edukasi. "AI adalah alat akselerasi untuk melipatgandakan ruang belajar mandiri secara presisi," jelasnya.
  • Sektor UMKM: Teknologi kecerdasan buatan diproyeksikan menjadi mesin pendorong daya saing produk lokal. Melalui AI, pelaku UMKM Sulut diharapkan dapat memangkas jalur pemasaran, mengefisienkan lini produksi, hingga siap menembus pasar regional Asia tanpa terkendala keterbatasan modal besar.

Meski demikian, Sekdaprov mengingatkan agar adopsi teknologi mutakhir ini dibarengi dengan tanggung jawab moral yang tinggi agar tidak mengikis nilai-nilai kemanusiaan.

 

​"AI hanyalah alat, manusialah penentunya. Jangan sampai teknologi canggih ini justru menggerus nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kearifan lokal kita. Gunakanlah untuk memperkuat karakter dan produktivitas kita," tegas Tahlis.


Pesan untuk Generasi Muda Sulut


​Di hadapan ratusan siswa SMA dan SMK se-Sulawesi Utara yang memadati lokasi acara, Tahlis melecut semangat generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan cepat beradaptasi dengan perubahan zaman.


​"Teruslah belajar dan beradaptasi! Dengan tekad itu, kita tidak hanya bertahan, tapi bisa melompat maju menjadi pemimpin perubahan dan pemain kunci di kancah Asia," pesannya optimistis.


​Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:


  • Tiar Nabilla Karbala, SM, M.Sc (Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital)
  • Dama Aji Purusadhikara (Program Lead KUMPUL)
  • Nastiti Woro Hapsari (Project Manager Satu Tampa)
  • Arsyad, S.Kom (Kepala BLSDM Komdigi Manado)

Selain itu, hadir pula jajaran pejabat Pemprov Sulut, kalangan akademisi, pakar teknologi, serta para pelaku UMKM lokal yang siap menyongsong transformasi digital.

(Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar