Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus bergerak aktif merangkul berbagai pihak strategis demi memajukan daerah. Langkah terbaru ditunjukkan oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang menggelar pertemuan penting dengan Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, serta jajaran pimpinan Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Rabu (8/7/2026). Selain mempererat tali silaturahmi, agenda ini melahirkan komitmen kuat untuk memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Nyiur Melambaikan, lewat jalur pendidikan dan pemantapan nilai-nilai toleransi.
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa tolok ukur kesuksesan pembangunan sebuah daerah tidak boleh hanya bersandar pada megahnya infrastruktur fisik atau angka pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, fondasi utama yang paling krusial adalah kualitas manusianya.
Oleh karena itu, sinergi antara umaro (pemerintah), ulama/tokoh agama (gereja), dan akademisi (perguruan tinggi) mutlak diperlukan.
"Pemprov Sulut selalu membuka pintu lebar-lebar untuk kolaborasi yang membawa kemajuan. Sektor pendidikan adalah investasi jangka panjang kita. Kita ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tapi juga kokoh secara karakter dan siap bersaing di kancah global," ujar Yulius.
Gubernur juga menambahkan bahwa keberagaman etnis dan agama di Sulawesi Utara merupakan modal sosial yang tak ternilai harganya. Ia berharap, melalui kerja sama ini, pilar-pilar kerukunan dan rasa persaudaraan yang selama ini menjadi identitas Sulut dapat terus dirawat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Dalam ruang diskusi tersebut, sejumlah isu krusial ikut dibahas bersama, mulai dari upaya penaikan mutu pendidikan tinggi, program pembentukan karakter anak muda, hingga program pengabdian masyarakat yang bisa langsung menyentuh kebutuhan warga.
Di sisi lain, Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterbukaan Pemprov Sulut di bawah nakhoda Gubernur Yulius. Menurutnya, kepemimpinan yang inklusif dan merangkul semua golongan tanpa memandang sekat agama adalah modal utama pembangunan.
Uskup menilai, relasi harmonis yang telah lama terbangun antara pihak Keuskupan, Unika De La Salle, dan pemerintah daerah harus terus dikonversi menjadi program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan bakal lahir berbagai terobosan baru di bidang pemberdayaan masyarakat, edukasi publik, serta pelestarian semangat toleransi yang telah melekat pada jati diri masyarakat Sulawesi Utara.
Audiensi ini ditutup dengan sesi foto bersama yang merefleksikan solidnya kemitraan antara birokrasi, institusi keagamaan, dan dunia pendidikan tinggi. Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen Gubernur Yulius Selvanus dalam menjalankan roda pemerintahan yang merangkul demi membawa Sulawesi Utara menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan tetap rukun.
(*/Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar