-->

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Ajak Warga Kawanua di Jakarta Bersatu Bangun Daerah

31 Januari 2026, 22:39 WIB Last Updated 2026-02-02T02:42:52Z

Newsblessing.comJAKARTA– Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menghadiri perayaan Ibadah Natal dan Kunci Taon yang digelar oleh Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) di Gedung Balai Samudera, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).


​Dalam momentum yang penuh keakraban tersebut, Gubernur Yulius mengajak ribuan perantau asal Sulawesi Utara untuk terus mempererat tali persaudaraan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di kampung halaman.


Apresiasi bagi Soliditas Perantau


​Didampingi Ketua TP PKK Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, Gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi warga Kawanua di ibu kota. Ia menjuluki para anggota K3 sebagai "pejuang perantau" yang berhasil menjaga identitas budaya meski berada jauh dari tanah kelahiran.


​"Saya bangga melihat bagaimana K3 mampu merangkul semua elemen untuk berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan. Soliditas ini adalah modal besar untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi daerah," ujar Yulius di hadapan ribuan warga yang hadir.


Seruan "Baku Tongka" dan Menjaga Marwah Tokoh Nasional


​Gubernur menekankan pentingnya filosofi Mapalus atau gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Ia menggunakan istilah lokal "Baku Tongka" yang berarti saling menopang satu sama lain untuk kemajuan bersama.


​Selain pesan persatuan, Yulius juga menitipkan pesan khusus agar warga Sulawesi Utara tetap menjaga kehormatan tokoh-tokoh nasional asal daerah, termasuk Presiden Prabowo Subianto yang memiliki darah Langowan. Menurutnya, kesuksesan putra daerah di tingkat nasional merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral bagi seluruh warga Sulut.


​"Mari kita saling menopang, baku tongka, untuk membangun Sulawesi Utara. Saya berharap rekan-rekan yang sudah sukses di perantauan tidak melupakan akarnya dan mau menyumbangkan pemikiran bagi kemajuan Bumi Nyiur Melambai," tambahnya.


Harapan untuk Toleransi


​Menutup sambutannya, Gubernur berharap semangat Natal dan perayaan Kunci Taon ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman. Ia meyakini bahwa harmonisasi kehidupan sosial adalah kunci utama dalam menjalankan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*/Olvie)

​Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan ramah tamah, memperlihatkan kerinduan mendalam para perantau akan suasana kekeluargaan khas Sulawesi Utara.

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar