Newsblessing.com, SULUT – Kemacetan di Kota Manado yang kian hari kian mengkhawatirkan memicu reaksi keras dari gedung cengkih. Legislator senior, Amir Liputo SH, menegaskan bahwa percepatan penyelesaian proyek Ring Road 3 adalah harga mati untuk menyelamatkan mobilitas warga di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.
Pernyataan ini disampaikan Amir saat membacakan aspirasi masyarakat hasil Reses Daerah Pemilihan (Dapil) Manado dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (06/01/2026).
Solusi Tunggal Pengurai Macet
Menurut Anggota DPRD Sulut Amir Liputo, keluhan masyarakat mengenai kepadatan kendaraan sudah mencapai titik jenuh. Kapasitas jalan protokol saat ini dianggap sudah tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang terus bertambah.
"Kondisi lalu lintas di Manado sudah sangat krusial. Satu-satunya solusi jangka panjang yang dinantikan masyarakat adalah rampungnya Ring Road 3. Ini kunci utama untuk memecah kebuntuan arus kendaraan di dalam kota," ujar politisi vokal tersebut.
Soroti Ganti Rugi Lahan
Tak hanya bicara soal infrastruktur fisik, Amir juga menyoroti aspek kemanusiaan, terutama bagi warga yang lahannya terdampak proyek tersebut. Ia mewanti-wanti pemerintah agar proses administrasi tidak menghambat hak rakyat.
Amir mendesak agar:
- Konsistensi Pembayaran: Dana ganti rugi yang sudah terparkir di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) harus segera disalurkan.
- Efisiensi Birokrasi: Meminta instansi terkait memangkas alur birokrasi yang rumit agar penyerapan anggaran maksimal.
- Sinergi Instansi: Pemprov Sulut dan BPJN diharapkan bekerja satu irama agar pengerjaan di lapangan tidak mangkrak.
Harapan Warga Manado
Penyampaian hasil reses ini diharapkan menjadi pengingat keras bagi pemangku kebijakan. Bagi warga Manado, terealisasinya Ring Road 3 bukan sekadar pembangunan jalan baru, melainkan harapan untuk mendapatkan kembali kenyamanan berkendara yang hilang akibat kemacetan menahun. (Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar