-->

Cetak Laba Tertinggi dalam 6 Tahun, BSG Fokus Garap Ekspansi Bisnis Digital di RUPS LB 2026

10 Februari 2026, 16:30 WIB Last Updated 2026-02-10T08:30:10Z



Newsblessing.com, SULUT – PT Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) untuk Tahun Buku 2025 di Ballroom Kantor Pusat BSG, Selasa (10/02/2026). Pertemuan strategis ini membedah rapor hijau kinerja bank serta mematangkan rencana ekspansi bisnis berkelanjutan untuk periode 2026-2028.


​Hadir langsung dalam agenda besar ini, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP). Turut mendampingi, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, perwakilan PT Mega Corpora sebagai PSP 2, serta jajaran Bupati dan Wali Kota se-Sulut dan Gorontalo.


Rapor Hijau: Aset Tembus Rp23,6 Triliun


​Dalam pemaparannya, Direktur Utama BSG, Revino Pepah, mengungkapkan bahwa bank kebanggaan warga "Torang pe Bank" ini berhasil menutup tahun 2025 dengan capaian gemilang. Laba bersih tercatat menyentuh angka Rp281 miliar, melonjak 26,6 persen secara tahunan (Year on Year).


​Pertumbuhan positif juga terlihat pada sisi aset yang mencapai Rp23,6 triliun, atau naik 12,13 persen. Capaian laba ini disebut-sebut sebagai titik tertinggi yang berhasil diraih BSG dalam enam tahun terakhir.


​“Meskipun kinerja tumbuh positif, masih banyak aspek yang akan kita perbaiki sepanjang 2026. Fokus kami adalah diversifikasi bisnis melalui ekspansi yang berkualitas, optimalisasi biaya, serta penguatan tata kelola demi menjaga keberlanjutan rencana bisnis bank,” ujar Revino Pepah.

 


Dorongan Digitalisasi dari Kepala Daerah


​RUPS LB kali ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk memberikan masukan strategis. Beberapa pimpinan daerah, mulai dari Gubernur Gorontalo hingga Bupati Minahasa Utara, Boalemo, Sangihe, dan Bolmut, sepakat mendorong BSG untuk lebih agresif dalam memperkuat produk layanan digital.


​Langkah digitalisasi dinilai krusial agar BSG mampu bersaing di tengah disrupsi perbankan saat ini, sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan bagi nasabah di pelosok daerah.


Agenda Strategis dan Tanggung Jawab Sosial


​Selain membahas kinerja keuangan, rapat tersebut menetapkan sejumlah kebijakan penting, di antaranya:


  • Kebijakan Dividen: Penetapan penggunaan laba bersih bagi para pemegang saham.
  • CSR & Keuangan Berkelanjutan: Alokasi dana tanggung jawab sosial untuk tahun 2026.
  • Permodalan: Pengesahan dana setoran modal tahun 2025-2026.
  • Audit: Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik guna audit tahun buku 2026.

Pertemuan ini menegaskan posisi BSG sebagai pilar ekonomi regional yang semakin kokoh, dengan komitmen kuat untuk terus berinovasi di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan jajaran direksi saat ini. (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar