Newsblessing.com, SULUT – Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Di bawah komando Plt. Sekretaris DPRD (Sekwan) Weliam Niklas Silangen, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggelar aksi bersih-bersih massal di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa, Kecamatan Tuminting, Manado, Jumat (27/2/2026).
Aksi ini merupakan bagian dari dukungan penuh lembaga legislatif terhadap program unggulan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), yakni mewujudkan Sulawesi Utara yang "ASRI" (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Bak Kapten Tim, Sekwan Turun ke Selokan
Pemandangan berbeda terlihat di kawasan pesisir Tumumpa. Tanpa canggung, Niklas Silangen memimpin jajarannya laksana seorang kapten kesebelasan yang berada di barisan terdepan. Ia tampak turun langsung ke area drainase dan selokan untuk mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.
"Kami ingin memastikan bahwa Sekretariat DPRD tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung program Gubernur dalam menjaga kebersihan lingkungan dan ekosistem alam," ujar Niklas di sela-sela aksi bersih-bersih tersebut.
Jaga Ekosistem dan Kesadaran Publik
Pemilihan TPI Tumumpa sebagai lokasi aksi bukan tanpa alasan. Sebagai pusat aktivitas ekonomi nelayan, kebersihan di area pelelangan ikan sangat krusial untuk menjaga higienitas pangan dan kesehatan lingkungan pesisir.
Aksi "pungut sampah" ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga maupun operasional pasar.
"Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang 'Resik' (bersih), produktivitas masyarakat pun akan meningkat. Kami berharap aksi kecil ini bisa menjadi contoh positif bagi warga Manado," tambahnya.
Komitmen Berkelanjutan
Aksi bersih-bersih ini dipastikan tidak hanya menjadi agenda seremonial sesaat. Sekretariat DPRD Sulut berkomitmen untuk terus menyelaraskan program kerjanya dengan visi Gubernur Yulius Selvanus dalam membangun Sulawesi Utara yang lebih hijau dan tertata.
Selain menjaga estetika kota, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan banjir, mengingat drainase yang tersumbat seringkali menjadi pemicu genangan air saat curah hujan tinggi di wilayah Tuminting.
(*/Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar