-->

Peringatan 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, Braien Waworuntu Puji Inisiatif Gubernur Perkuat Literasi Sejarah

14 Februari 2026, 19:54 WIB Last Updated 2026-02-15T09:10:43Z

Newsblessing.com, SULUT – Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara, Braien Waworuntu, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan peringatan 80 Tahun Peristiwa Merah Putih 14 Februari yang digelar di Lapangan KONI Sario, Manado, Sabtu (14/2/2026).


​Kegiatan yang diinisiasi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ini, dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah strategis dalam merawat semangat patriotisme dan memperkokoh identitas bangsa di Bumi Nyiur Melambai.


Refleksi 8 Dekade Perjuangan Rakyat Sulut


​Braien Waworuntu menegaskan bahwa peristiwa heroik pada 14 Februari 1946 merupakan bukti nyata keberanian rakyat Sulawesi Utara dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Menurutnya, kepemimpinan Gubernur Yulius berhasil mentransformasikan nilai sejarah tersebut ke dalam bentuk perayaan yang inklusif dan sarat makna.


​“Apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus sebagai inisiator kegiatan ini. Peringatan 80 tahun ini berjalan sukses dan menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Braien di sela-sela kegiatan.


​Ia menambahkan bahwa semangat Merah Putih tetap relevan hingga saat ini sebagai fondasi moral dalam membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing global.


Edukasi Sejarah Melalui Seni dan Budaya


​Peringatan kali ini berlangsung semarak dengan memadukan upacara khidmat serta berbagai pertunjukan seni dan olahraga. Beragam atraksi ditampilkan, mulai dari bela diri seperti Wushu, Muay Thai, dan Pencak Silat Militer, hingga drama kolosal yang menggambarkan perjuangan merebut kekuasaan dari tangan penjajah di Manado.


​Selain itu, kekayaan budaya lokal seperti Tari Kabasaran, Maengket, Masamper, serta musik bambu dan kolintang turut memeriahkan acara. Menurut Braien, pelibatan berbagai elemen masyarakat dan generasi muda sangat penting untuk membentengi identitas bangsa dari ancaman krisis identitas.


​"Nilai keberanian dan pengorbanan harus ditransformasikan oleh generasi muda dalam bentuk disiplin dan kerja keras. Literasi sejarah yang kuat adalah benteng utama kita dari perpecahan," tegasnya.


Sinergi Membangun Daerah


​Legislator tersebut juga menekankan bahwa semangat Merah Putih mengajarkan pentingnya persatuan lintas suku, agama, dan golongan. Ia menilai perjuangan masa kini harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


​"Persatuan adalah kunci menjaga stabilitas Sulawesi Utara. Semangat heroik para pejuang harus menjadi inspirasi bagi aparatur negara untuk bekerja secara profesional dan berdedikasi," tutup Braien.


​Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus, jajaran Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, personel TNI-Polri, hingga keluarga ahli waris pejuang Merah Putih.

(*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar