-->

Dorong Ekonomi Desa, Komisi II DPRD Sulut Pantau Proyek Gudang KDKMP Kalasey Satu

13 Mei 2026, 22:29 WIB Last Updated 2026-05-14T08:37:29Z

Newsblessing.comMINAHASA – Upaya memperkuat pilar ekonomi di tingkat desa terus dipacu. Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Koperasi dan UMKM Sulut melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kalasey Satu, Minahasa.


​Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan infrastruktur pendukung ekonomi kerakyatan tersebut siap beroperasi sesuai target yang ditetapkan.


Progres Pembangunan Capai 100 Persen


​Kepala Bidang Dinas Koperasi dan UMKM Sulut, Alex Rompies, menyatakan bahwa secara fisik, pembangunan gerai dan gudang KDKMP Kalasey Satu telah rampung sepenuhnya.


​"Pembangunan sudah mencapai 100 persen. Ke depan, fasilitas ini akan menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk lokal guna meningkatkan taraf hidup masyarakat desa," ujar Alex.


​Tak hanya bangunan fisik, sarana penunjang operasional pun tengah disiapkan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Sejumlah fasilitas yang akan disalurkan meliputi:


  • Armada Transportasi: 1 unit truk 6 ban, 1 unit pickup 4x4, dan 2 unit motor roda tiga.
  • Perlengkapan Gerai: Rak display, meja, sistem pendingin udara (AC), serta peralatan kantor lainnya.

Dukungan Anggaran Pusat Lewat APBN


​Ketua Komisi II DPRD Sulut, Inggried Sondakh, menjelaskan bahwa program ini mendapat sokongan penuh dari Pemerintah Pusat. Berdasarkan regulasi terbaru, setiap koperasi mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar.


​"Anggaran ini digunakan untuk pembangunan fisik dan pengadaan fasilitas. Sesuai dengan PMK Nomor 15 Tahun 2026, pembiayaan ini dibayarkan oleh APBN secara cicil, sehingga tidak membebani pihak KDKMP secara langsung," tegas Inggried.


Politisi Partai Golkar tersebut menambahkan, skema ini sengaja dirancang agar koperasi bisa langsung fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus memikirkan beban modal investasi awal yang besar.


Sinergi Lintas Sektor


​Peninjauan ini juga dihadiri oleh perwakilan TNI melalui Danramil Minahasa dan Babinsa, sebagai bentuk pengawalan terhadap program ekonomi nasional di wilayah pedesaan.

Sebelumnya, jajaran Komisi II yang terdiri dari Inggried Sondakh (Golkar), Dhea Lumenta (Gerindra), Ruslan Gani (PDIP), Seska Budiman (Nasdem), dan Angelia Regina Wenas (Demokrat) telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Koperasi RI di Jakarta guna memastikan keberlanjutan program ini.


​DPRD Sulut optimis, dengan kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan TNI, KDKMP Kalasey Satu akan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain dalam mewujudkan kemandirian ekonomi di Sulawesi Utara. (Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar