-->

Perkuat Kualitas Akademik, Unsrat Manado Kukuhkan 10 Guru Besar Baru

07 Mei 2026, 21:27 WIB Last Updated 2026-05-13T13:33:14Z

Newsblessing.com, MANADO – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali mencatatkan pencapaian signifikan dalam penguatan sumber daya manusia di bidang akademik. Melalui Sidang Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Unsrat pada Kamis (7/5/2026), kampus biru ini resmi mengukuhkan sepuluh Guru Besar (Profesor) baru dari berbagai disiplin ilmu.


​Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng, menyatakan bahwa pengukuhan ini merupakan momentum krusial bagi universitas dalam mengejar visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berbudaya di tingkat internasional.

Dalam pidatonya, Prof. Berty mengingatkan bahwa gelar profesor bukanlah sekadar pengakuan formal atas pencapaian karier, namun merupakan amanah besar yang menuntut dedikasi lebih kepada masyarakat.


​"Seorang profesor harus menjadi panutan, sumber ilmu, dan penjaga integritas, baik bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat luas," ujar Prof. Berty Sompie.


​Dorong Standar Internasional


​Ia menekankan bahwa para guru besar diharapkan berada di garda terdepan dalam pengembangan riset dan inovasi. Kehadiran sepuluh profesor baru ini diharapkan mampu mempercepat langkah Unsrat untuk bersaing di kancah global tanpa meninggalkan akar budaya bangsa.


​"Mari kita jadikan pengukuhan ini sebagai semangat baru untuk terus berkarya dan berinovasi. Saya berharap Unsrat bukan hanya menjadi rumah ilmu, tetapi menjadi pusat pendidikan yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia," tambahnya.


​Sebaran Bidang Ilmu


​Sepuluh guru besar yang dikukuhkan berasal dari lima fakultas berbeda, dengan kontribusi terbanyak berasal dari Fakultas Pertanian. Berikut adalah rinciannya:


  • Fakultas Teknik: Prof. Steenie Edward Wallah dan Prof. Tiny Mananoma.
  • Fakultas MIPA: Prof. Dolfie Paulus Pandara dan Prof. Henny Lieke Rampe.
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Prof. Joy Elly Tulung.
  • Fakultas Pertanian: Prof. Dedie Tooy, Prof. Dantje Tarore, Prof. Betsy Agustina Naomi Pinaria, dan Prof. Leonardus Ricky Rengkung.
  • Fakultas Hukum: Prof. Cornelis Djelfie Massie.

Acara pengukuhan ini ditutup dengan apresiasi tinggi dari jajaran universitas. Penambahan sepuluh guru besar ini diyakini akan memberikan dampak besar pada kualitas riset, pengajaran, serta pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Sam Ratulangi ke depannya. (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar