Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memimpin langsung prosesi pelepasan bantuan tersebut di Posko Bantuan Pemprov Sulut, halaman Kantor Gubernur, Manado, pada Jumat (9/1/2026).
Strategi Penanganan Pasca-Bencana
Dalam keterangannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa penanganan dampak bencana di Siau dilakukan secara terukur melalui tiga pilar utama. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga pada pemulihan jangka panjang.
"Langkah kami mencakup penyaluran logistik secara berkelanjutan, penguatan koordinasi medis dan evakuasi, serta percepatan perbaikan infrastruktur vital. Tujuannya agar ritme kehidupan warga bisa kembali normal secepat mungkin," ujar Yulius Selvanus.
Beliau juga menjamin bahwa kehadiran pemerintah provinsi akan terus dirasakan oleh masyarakat Sitaro hingga seluruh tahapan pemulihan usai.
Apresiasi Solidaritas Lintas Sektor
Selain melepas armada logistik, Gubernur turut memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, relawan, dan pihak swasta yang bahu-membahu membantu para korban. Menurutnya, kerja sama lintas sektor adalah kunci kecepatan penanganan bencana di daerah kepulauan.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semangat gotong royong ini adalah kekuatan terbesar kita dalam memulihkan kondisi di Siau," tambahnya.
Distribusi Terukur dan Pengawasan Lapangan
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tim gabungan dari berbagai instansi tetap disiagakan di titik-titik terdampak. Selain menyalurkan bahan pokok, petugas di lapangan juga diinstruksikan untuk terus memantau perkembangan situasi geografis dan kesehatan para pengungsi.
Hingga berita ini diturunkan, bantuan gelombang keempat telah bergerak menuju pelabuhan untuk segera diseberangkan ke Kepulauan Sitaro.
(*/Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar