Newsblessing.com, MANADO - Dinamika internal Partai Golkar di Kota Manado mulai menunjukkan eskalasi tinggi pasca-pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat provinsi di Sulawesi Utara. Kursi Ketua DPD II Golkar Manado kini menjadi rebutan strategis yang memicu diskusi hangat di kalangan kader maupun pengurus.
Saat ini, posisi puncak kepemimpinan Golkar Manado masih diduduki oleh Maykel Damapolii. Namun, menjelang Musda tingkat kota, sejumlah nama besar mulai muncul ke permukaan sebagai penantang serius.
Dua Penantang Kuat Muncul
Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat dua figur yang dinilai memiliki basis massa solid dan kapasitas mumpuni untuk menahkodai partai berlambang pohon beringin tersebut:
- Dolfie Daniel Angkouw
- Adolfien Wangania
Dukungan terhadap kedua tokoh ini dilaporkan mulai mengalir, tidak hanya dari internal pengurus, tetapi juga dari organisasi sayap partai hingga ke tingkat akar rumput. Nama Adolfien Wangania bahkan disebut-sebut sebagai kandidat yang tren elektabilitasnya terus menanjak di bursa pencalonan.
Respon Adolfien Wangania
Menanggapi isu yang beredar, Adolfien Wangania bersikap diplomatis. Ia menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi internal Golkar, setiap kader memiliki peluang yang setara.
"Semua memiliki hak untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Golkar Manado. Namun secara pribadi, saya berpandangan sebaiknya menunggu dulu, karena secara organisatoris semuanya harus mengikuti arah dan petunjuk DPD I serta DPP," ujar Wangania saat dikonfirmasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya loyalitas terhadap struktur partai. Menurutnya, sebagai partai besar, Golkar sangat menjunjung tinggi disiplin organisasi dan ketaatan terhadap instruksi pimpinan secara berjenjang.
Fokus pada Kerja Kerakyatan
Wangania menambahkan bahwa siapa pun yang nantinya memimpin harus memiliki visi yang sejalan dengan kepentingan rakyat dan kebijakan pemerintah.
"Intinya satu, kita harus sama-sama memiliki semangat untuk membesarkan partai serta siap berkontribusi untuk rakyat melalui kerja-kerja kerakyatan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah," pungkasnya.
Dengan peta dukungan yang mulai terpetakan, Musda Golkar Manado diprediksi akan menjadi salah satu panggung politik paling sengit di Sulawesi Utara tahun ini. Publik kini menanti siapa yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan untuk membawa Golkar berjaya di ibu kota provinsi tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar