Newsblessing.com, SULUT – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) saat menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu (20/5/2026) pagi. Di balik kesuksesan upacara tersebut, sosok Komandan Upacara berhasil mencuri perhatian ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir.
Ia adalah Cliff Wangke, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Kominfo) pada Dinas Kominfo, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulut.
Dikenal luas oleh kalangan jurnalis sebagai figur yang ramah, murah senyum, dan santai, Cliff tampil mengejutkan dengan wibawa dan ketegasan yang tinggi saat memimpin jalannya pasukan upacara. Langkah tegap dan suaranya yang lantang memecah keheningan, membawa atmosfer upacara menjadi sangat sakral.
"Saya jujur sempat kaget melihat Pak Cliff memimpin pasukan. Biasanya beliau dikenal santai, ramah, dan dekat dengan wartawan. Tapi tadi benar-benar tampil tegas dan berkarisma. Keren sekali," ujar salah satu peserta upacara yang terpukau dengan aksi Cliff.
Simbol Kesiapan Kawal Transformasi Digital
Penampilan apik Cliff Wangke dalam momen Harkitnas ini dinilai bukan sekadar aksi seremonial belaka. Sebagai salah satu motor penggerak arus informasi pemerintahan di Sulut, ketegasan yang ditunjukkannya menjadi simbol disiplin dan kesiapan instansi Kominfo dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.
Di era digital saat ini, peran dinas komunikasi tidak lagi mudah. Perjuangan melawan derasnya arus hoaks, disinformasi, serta tuntutan menjaga kepercayaan publik memerlukan komitmen yang kokoh. Ketegasan Cliff di lapangan seolah merefleksikan keberanian dan loyalitas ASN dalam menjaga ruang digital yang sehat di Sulawesi Utara.
Fokus pada Kedaulatan Informasi
Upacara Harkitnas ke-118 tingkat provinsi ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Wagub membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid.
Dalam sambutannya, ditekankan bahwa fokus perjuangan bangsa Indonesia saat ini telah mengalami pergeseran yang signifikan.
- Tantangan Baru: Memasuki tahun 2026, tantangan utama bergeser dari kedaulatan teritorial fisik menjadi kedaulatan informasi.
- Target Utama: Percepatan transformasi digital yang merata dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," tegas Victor Mailangkay saat membacakan pidato Menkomdigi.
Pesan tersebut terasa sangat relevan dengan kehadiran para jajaran Kominfo Sulut di lapangan. Melalui momentum Harkitnas ini, ASN Sulawesi Utara kembali diingatkan bahwa kebangkitan bangsa di era modern dimulai dari kedisiplinan pelayanan publik dan dedikasi dalam menjaga kedaulatan informasi demi persatuan bangsa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar