-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label KAPOLDA Sulut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAPOLDA Sulut. Tampilkan semua postingan

22 Maret 2025

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Gerak Cepat Tangani Bencana Alam Di Beberapa Titik

Newsblessing.com, SULUT - Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Gerak Cepat Tangani Bencana Alam Yang Terjadi Di 11 Kecamatan Di Kota Manado.


Sejak Jumat pagi, (21/3/2025) Kota Manado dan sekitarnya dilanda hujan deras, mengakibatkan banjir di berbagai wilayah serta peningkatan debit air sungai. Tak hanya banjir, sejumlah ruas jalan juga tertutup akibat pohon tumbang dan tanah longsor di beberapa titik di 11 kecamatan di Kota Manado.


Dalam peninjauannya ke lokasi terdampak di Kecamatan Singkil, tepatnya di Kelurahan Wonasa dan Mahawu, Gubernur Yulius memastikan bahwa langkah tanggap darurat telah berjalan.


“Kurang lebih ada 5000 kepala keluarga yang kami ungsikan, dan kita sudah siapkan logistik makanan siap saji untuk mereka,” ungkapnya.


Menurutnya, banjir kali ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di daerah Tondano, Kabupaten Minahasa, kemudian mengalir melalui daerah aliran sungai hingga meluap di Kota Manado. Namun, ia juga menyampaikan kabar baik bahwa hujan di wilayah hulu sudah mulai reda.


“Tadi kami dapat informasi bahwa hujan di Tondano sudah berhenti, sementara air laut dalam kondisi pasang. Saat ini, air di beberapa titik sudah mulai surut,” jelas Gubernur Yulius.


Menanggapi dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini, Gubernur Yulius menegaskan agar seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara segera bertindak cepat dalam penanganan.


“Semua yang ada di provinsi ini harus berbuat lebih cepat. Jangan menunggu,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama tanah longsor, serta menghindari daerah rawan.


“Kepada masyarakat, waspadai hujan deras hari ini dan hindari tempat-tempat longsor. Tuhan bersama kalian,” tutupnya.


Hingga saat ini, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi dan pembersihan di wilayah terdampak. Pemerintah pun terus memantau kondisi cuaca serta berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut. (*/Olvie)

20 Juni 2023

Polda Sulut Bentuk Satgas TPPO, BP2MI Didaulat Sebagai Leading Sector




Newsblessing.comSULUT - Kepolisian Daerah  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Senin, 19 Juni 2023 melaksanakan Rapat Koordinasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah hukum Sulawesi Utara. 

Rapat Koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto, didampingi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Gani Fernando Siahaan dan Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag. Rapat Koordinasi ini juga menghadirkan instansi-instansi terkait baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta seluruh Kepolisian Resort se Sulawesi Utara.




Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Tri Brata Polda Sulut, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sulawesi Utara tidak boleh menjadi daerah rekrut para pelaku TPPO.


“Kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang penting dan strategis karena TPPO hari ini menjadi perhatian nasional. Jangan sampai Sulawesi Utara menjadi batu loncatan bagi para pelaku TPPO sehingga sangat diharapkan untuk adanya koordinasi berkesinambungan dari masing-masing institusi termasuk mengupayakan ketersediaan anggaran baik APBN maupun APBD. Pencegahan menjadi perhatian khusus tanpa menghilangkan penindakan terhadap pelaku” ucap Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda menambahkan bahwa setiap institusi dalam rangka pencegahan agar meningkatkan penyebaran informasi.


“Untuk langkah pencegahan diharapkan agar setiap institusi meningkatkan penyebaran informasi baik dalam bentuk himbauan maupun edukasi baik melalui media cetak, media sosial maupun media elektronik”, lanjutnya.

Pada kegiatan tersebut Direktur Reserse Kriminal Umum juga menyampaikan terkait pembentukan Satgas di Polda Sulut.


“Satgas yang dibentuk Polda Sulut akan dibagi dalam bidang penindakan dimana Polda Sulut sebagai leading sectornya, bidang pencegahan dengan BP2MI sebagai leading sector serta bidang pemulangan dan rehabilitasi. Tentunya dibutuhkan perhatian khusus dari semua instansi baik pemerintah maupun lembaga kemasayarakatan dalam pelaksanaan aksi-aksi di lapangan” ujarnya.


Pada kesempatan yang diberikan, Kepala Balai BP2MI Sulut, menyampaikan bahwa ada beberapa laporan baik dari korban maupun keluarganya yang sudah diterima oleh Balai BP2MI Sulut terkait Pekerja MIgran Indonesia yang diberangkatkan secara unprosedural.


“Saat ini di Balai BP2MI Sulawesi Utara banyak menerima laporan terkait penempatan Pekerja MIgran Indonesia ke luar negeri secara unprosedural. Hal ini merupakan salah satu tindakan perdagangan orang yang berkedok penempatan Pekerja Migran Indonesia sehingga dibutuhkan tindakan tegas terhadap pelaku untuk meminimalisir korban” tutur Hendra.


Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan bahwa pencegahan maupun penindakan terhadap pelaku TPPO membutuhkan kerjasama semua pihak.


"Saat ini Peluang Kerja di luar negeri sangat terbuka luas sehingga kerap kali dimanfaatkan oleh okunum-oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari proses penempatan yang ilegal. Beberapa data laporan sudah kami kantongi dan akan segera kami dorong ke pihak Kepolisian untuk dapat segera memberikan tindakan tegas kepada pelaku karena pencegahan maupun penindakan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang membutuhkan sinergitas serta peran aktif dari semua pihak, yang tentunya dibarengi dengan komitmen dalam memaksimalkan pelaksanaan kewenangan masing-masing pihak” kata Hendra.


“BP2MI juga sangat mengapresiasi langkah Polda Sulut dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penindakan TPPO di Wilayah Hukum Sulawesi Utara karena ini merupakan langkah strategis dalam membangun kolaborasi yang kuat dan terstruktur” Tutup Hendra. (*/Olvie) 

13 Juni 2023

BP2MI audiensi dengan Kapolda Sulut, Bahas TPPO




Newsblessing.com, SULUT - Selasa 13 Juni 2023, Balai BP2MI Sulawesi Utara melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dalam rangka pembahasan pencegahan dan penindakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok penempatan Pekerja Migran Indonesia di Sulawesi Utara. 


Balai BP2MI Sulut diterima langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto, didampingi oleh Direktur Kriminal Umum, Kombes Pol Gani Fernando Siahaan, dan Direktur Kriminal Khusus Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan.


Pada Pertemuan yang digelar di Kantor Polda Sulut, Kepala Balai BP2MI Sulut, Hendra Makalalag, menyampaikan terkait harapan kerjasama dalam pencegahan dan penindakan terhadap TPPO di wilayah Sulawesi Utara.


“Saat ini di Sulawesi Utara sangat marak terjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan modus bekerja di luar negeri sehingga BP2MI membutuhkan dukungan dari Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dalam rangka pencegahan maupun penindakan kepada pelaku sehingga kolaborasi antar institusi ini dapat menghasilkan yang terbaik bagi Provinsi Sulawesi Utara dan sangat diharapkan bisa memberikan efek jera kepada pelaku” tutur Hendra.


Pada kesempatan tersebut Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan bahwa ada beberapa laporan baik dari korban maupun keluarganya yang sudah diterima oleh Balai BP2MI Sulut dan akan kami dorong ke Kepolisian agar pelaku dapat segera ditindak tegas sehingga meminimalisir korban-korban berikutnya.


"Saat ini Peluang Kerja di luar negeri sangat terbuka luas sehingga kerap kali dimanfaatkan oleh okunum-oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari proses penempatan yang ilegal. Beberapa data laporan sudah kami kantongi dan akan segera kami dorong ke pihak Kepolisian untuk dapat segera memberikan tindakan tegas kepada pelaku” kata Hendra.


“BP2MI juga sampai hari ini terus mendorong Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk dapat menganggarkan biaya penanganan korban TPPO di luar negeri serta mempercepat pembentukan satgas penanganan TPPO di Sulawesi Utara” lanjut Hendra.


Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menyambut baik sinergitas yang dibangun oleh BP2MI Sulut dan langsung memerintahkan Dirkrimum Polda Sulut untuk menindaklanjuti laporan-laporan yang sudah diterima oleh Balai BP2MI Sulut.


“Kami sangat mengapresiasi sinergitas yang dibangun oleh Balai BP2MI Sulut namun tentunya sangat diharapakan adanya kolaborasi yang jelas terkait Tupoksi dari masing-masing instansi yang terlibat agar upaya pengamanan terhadap korban sudah terstruktur dengan jelas sehingga kami sangat mengharapkan adanya satgas khusus TPPO di Luar negeri yang melibatkan setiap unsur terkait” ucap Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda menambahkan bahwa setiap laporan yang masuk akan segera dilakukan pendalaman oleh Polda Sulut untuk kemudian dilakukan tindakan tegas.


“Untuk laporan-laporan baik dari korban maupun keluarganya yang sudah masuk di Balai BP2MI Sulut harap untuk langsung dikoordinasikan dengan Dirkrimum Polda Sulut agar segera dilakukan peadalaman yang kemudian dijadikan dasar untuk dilakukan tindakan tegas terhadap pelaku”, Tutupnya. (*/Olvie)