PMKRI Manado Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Jaga Kamtibmas Demi Sulawesi Utara Kondusif

Newsblessing.com, MANADO – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manado menyuarakan pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sulawesi Utara. Sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang bernaung di dalam wadah Kelompok Cipayung Plus, PMKRI menilai bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi paling krusial dalam mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan warga di Bumi Nyiur Melambai.

​Seruan moral tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PMKRI Cabang Manado, Michael Umboh. Ia menegaskan bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan iklim daerah yang kondusif tidak bisa diraih hanya melalui peran aparat kepolisian atau pemerintah saja, melainkan membutuhkan kepedulian aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi.

​Kolaborasi Elemen Kepemudaan dan Dukungan Kebijakan

​Dalam keterangannya pada Selasa (8/9/2026), Michael Umboh mengajak seluruh jajaran pengurus PMKRI, organisasi kemahasiswaan (OKP), serta elemen pemuda di Sulawesi Utara untuk bergandengan tangan menciptakan suasana yang aman, damai, dan nyaman. Menurutnya, stabilitas Kamtibmas yang terjaga akan berdampak langsung pada kelancaran berbagai program pembangunan daerah.

​"Dengan adanya berbagai kebijakan positif dari pemerintah daerah maupun pusat, kita sebagai elemen pemuda harus memberikan dukungan nyata. Kita perlu bahu-membahu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Utara agar setiap program sosial dan ekonomi dapat berjalan optimal demi kemakmuran rakyat," ujar Michael.

​Ia menambahkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada fungsi kontrol sosial (social control) dan pergerakan kritis, tetapi juga harus mampu menjadi garda terdepan dalam merawat perdamaian serta membendung potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

​Menjaga Nilai Torang Samua Basudara

​Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tingkat toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang sangat tinggi di Indonesia. Falsafah hidup "Torang Samua Basudara" (Kita Semua Bersaudara) telah lama menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di daerah ini.

​Michael mengingatkan bahwa semangat kebersamaan tersebut harus terus dirawat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah dinamika informasi yang bergerak cepat di era digital saat ini. Isu-isu hoaks, provokasi, serta ujaran kebencian berpotensi merusak sendi-sendi kerukunan jika tidak disikapi dengan bijak oleh masyarakat.

​"Kamtibmas di Sulawesi Utara adalah hal utama yang harus senantiasa kita jaga bersama. Jika Kota Manado dan daerah sekitarnya tetap aman dan kondusif, maka iklim investasi, pariwisata, dan roda ekonomi warga akan terus berputar dengan baik," tutur Michael.

​"Ayo kita jaga bersama slogan kebanggaan kita, Torang Samua Basudara. Mari kita pastikan keamanan dan ketertiban di Bumi Nyiur Melambai senantiasa terjaga dengan aman dan nyaman untuk kita semua," lanjutnya.


​Peran Strategis Kelompok Cipayung Plus

​Sebagai bagian dari Kelompok Cipayung Plus di Sulawesi Utara, PMKRI Manado terus berkomitmen membangun sinergi antarorganisasi kepemudaan lintas iman dan ideologi. Kolaborasi antarorganisasi mahasiswa ini dinilai sangat strategis untuk meredam potensi gesekan sosial di tingkat akar rumput.

​Melalui konsolidasi berkala dan dialog lintas kelompok, PMKRI bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya berupaya menghadirkan solusi konstruktif terhadap berbagai persoalan daerah. Mereka meyakini bahwa persatuan mahasiswa adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

​Dengan terciptanya stabilitas keamanan yang berkelanjutan, Sulawesi Utara diproyeksikan dapat terus menjadi destinasi yang ramah bagi wisatawan, investor, serta pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Indonesia Timur. PMKRI Manado pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan pihak berwajib apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

​Melalui semangat gotong royong dan kesadaran kolektif ini, diharapkan stabilitas Kamtibmas di Manado dan Sulawesi Utara secara keseluruhan dapat terus dipertahankan demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil, dan bermartabat.

(*/Olvie)


View:659

Lebih baru Lebih lama