-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label BPJS Tenaga Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPJS Tenaga Kerja. Tampilkan semua postingan

17 Juli 2026

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, FORWARD Sulut Beri Jaminan Perlindungan Risiko Kerja untuk Wartawan

Newsblessing.comMANADO – Guna memberikan rasa aman dan menjamin keselamatan kerja para anggotanya, Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulawesi Utara resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado pada Jumat (17/7/2026). Langkah ini diambil sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam memprioritaskan kesejahteraan serta proteksi para jurnalis yang aktif di lapangan.


​Ketua FORWARD Sulut, Wirabuan Talumewo, menegaskan bahwa profesi wartawan memiliki dinamika dan mobilitas yang sangat tinggi, yang tentu saja berbanding lurus dengan besarnya risiko kerja. Oleh karena itu, proteksi jaminan sosial menjadi sebuah kebutuhan yang krusial.


​"Dengan adanya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, seluruh anggota kini memiliki jaminan perlindungan jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja atau risiko profesi lainnya. Kami ingin memastikan mereka bisa bertugas dengan rasa aman," ujar Wirabuan, Jumat (17/7/2026).



​Ia menambahkan, program strategis ini tidak hanya bertujuan memperkuat profesionalisme organisasi, melainkan juga memberikan dampak dan manfaat yang konkret bagi seluruh anggotanya.

Inisiatif positif dari organisasi pers ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak penyelenggara jaminan sosial. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Juwenly Jona Librata Soselisa, menyambut baik kesadaran FORWARD Sulut dalam memperluas cakupan perlindungan ketenagakerjaan.


​"Kami sangat mengapresiasi langkah FORWARD Sulut. Profesi wartawan itu punya risiko lapangan yang cukup tinggi. Melalui jaminan sosial ini, diharapkan teman-teman media bisa bekerja dengan lebih tenang, fokus, dan profesional dalam menyajikan informasi akurat kepada masyarakat," kata Juwenly.


​Lebih lanjut, Juwenly berharap gerakan yang diinisiasi oleh FORWARD Sulut ini mampu menjadi pemantik dan percontohan bagi organisasi profesi sejenis maupun perusahaan media lainnya di Sulawesi Utara agar lebih memperhatikan aspek perlindungan sosial bagi para pekerjanya.

(Olvie)

22 Juni 2026

Gelar Sosialisasi di Manado, Ketua Komisi IX DPR RI Ajak Pekerja Informal Sulut Masuk BPJS Ketenagakerjaan


Newsblessing.com, SULUT - Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, bergerak cepat mendorong perluasan cakupan perlindungan ketenagakerjaan di Sulawesi Utara. Bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan, srikandi parlemen ini menggelar sosialisasi masif yang menyasar para pekerja informal, pekerja lepas (freelancer), hingga pelaku wiraswasta.


​Agenda strategis ini dilaksanakan di tengah rangkaian kunjungan kerja daerah pemilihan (dapil) anggota DPR RI yang berlokasi di GBI Marina Plaza, Kota Manado, pada Senin (22/6/2026). Ratusan warga dari berbagai latar belakang profesi tampak memadati lokasi acara dengan antusias.


Negara Hadir Beri Proteksi Pekerja Mandiri


​Dalam pemaparannya, Felly Runtuwene menggarisbawahi bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar program formalitas, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi seluruh lapisan pekerja tanpa terkecuali.


​"Program ini merupakan fasilitas yang disiapkan negara dengan asas manfaat yang sangat besar, khususnya bagi warga Sulawesi Utara. Target utama kita adalah mengedukasi masyarakat secara luas agar mereka paham, sadar, dan segera mendaftarkan diri sebagai peserta," ungkap mantan Anggota DPRD Provinsi Sulut tersebut.


Pentingnya Memitigasi Risiko Ekonomi


​Politisi dari Partai NasDem ini juga menyoroti masih rendahnya pemahaman para pelaku usaha mandiri dan pekerja lepas terkait pentingnya jaminan perlindungan kerja. Padahal, risiko kecelakaan kerja atau musibah bisa datang kapan saja tanpa diduga.


​Jika tidak diantisipasi, risiko-risiko tersebut berpotensi besar meruntuhkan stabilitas ekonomi keluarga yang ditinggalkan.


Investasi Jangka Panjang untuk Rasa Aman


​Melalui edukasi tatap muka ini, Felly berharap ada lonjakan kepesertaan aktif dari sektor informal di Bumi Nyiur Melambaian. Langkah ini dinilai krusial agar masyarakat bisa merasakan langsung jaring pengaman sosial yang disediakan pemerintah.


​Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk investasi proteksi diri yang bernilai tinggi.


​"Ketika aspek perlindungan sudah terjamin, masyarakat bisa bekerja dengan lebih tenang, produktif, dan merasa aman demi kesejahteraan keluarga di rumah," pungkasnya.

(Olvie)