-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label CNR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CNR. Tampilkan semua postingan

12 Januari 2021

Julius Jems Tuuk: Ganti Sekda Minahasa Serta Pimpinan BPJS Sulut Dan Minahasa

Jems Tuuk saat ikuti rapat hearing komisi IV DPRD Sulut

Newsblessing.com, Sulut - Komisi IV DPRD Sulut undang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dan Pimpinan BPJS Sulut untuk hearing terkait dengan permasalahan yang terjadi antara Pemkab Minahasa dengan pihak BPJS khususnya BPJS cabang Tondano, di ruangan rapat Paripurna kantor DPRD Sulut, pada senin (11/21).

Pasalnya Pemkab Minahasa dan Pihak BPJS cabang Tondano dikabarkan akan putus kerjasama karena Pemkab Minahasa belum membayar tagihan kepada BPJS, namun dalam rapat pemkab Minahasa melalui sekda minahasa mengatakan akan membayar tagihan tersebut diakhir januari atau awal februari 2021.

Mengetahui akan permasalahan tersebut, James Tuuk menyesalkan kelalaian dan arogansi kedua bela pihak,  sehingga Tuuk memberikan kritikan pedasnya.

"Ada persoalan yang terjadi antara BPJS Kesehatan di Minahasa dan Pemerintah kabupaten Minahasa dimana ada kelalaian dari pemerintah Minahasa yang perlu melunasi kewajiban kepada BPJS, padahal itu adalah urusan wajib pemerintah yang merupakan pelayanan dasar . Saya tidak habis pikir kenapa ada kelalaian pemerintah kabupaten Minahasa tidak membayar tagihan dari BPJS, padahal itu adalah urusan pemerintahan wajib yaitu pelayanan dasar.“ ungkap Tuuk

Lalu dia menambahkan bahwa ini adalah persoalan kesombongan pemkab Minahasa dan Pihak BPJS.

"Saya tidak melihat siapa yang benar dan siapa yang salah, bagi saya persoalan ini adalah persoalan kesombongan pemerintah Minahasa maupun pihak BPJS. Mereka harus urus rakyat, pelayanan bagi kesehatan bagi masyarakat Minahasa wajib dilakukan karena ini amanat undang-undang. Kalau masalah ini tidak bisa diselesaikan saya usulkan komisi lV membuat rekomendasi kepada Gubernur untuk ganti Sekda Minahasa dan merekomendasikan mengganti pimpinan BPJS Sulut dan Minahasa karena mereka sudah melalaikan tugas utama mereka diangkat jadi pimpinan mengurus rakyat bukang kase tunjung jago." Tambahnya

Selanjutnya Tuuk menuturkan yang masyarakat ketahui itu mereka masuk rumah sakit terus dilayani, bukan siapa yang benar dan siapa yang salah.

"Oleh karena itu menurut saya hari ini kita tidak mau mendengar arogansi pembenaran apakah Pemerintah kabupaten Minahasa atau kepada pihak BPJS. Rakyat tidak mau tahu persoalan ini, yang rakyat tahu ketika dia datang ke rumah sakit dia dilayani." Tuturnya

Peserta usai rapat hearing pemkab minahasa dan BPJS bersama komisi IV DPRD Sulut


Rapat tersebut dihadiri secara fisik oleh Ketua Komisi IV Braien Reiner Leonard Waworuntu, Wakil ketua Careig Neichel Runtu dan anggota komisi IV Melky Jakhin Pangemanan, Melisa Gerungan, Nusriwin Yunus Dunggio, Yusra Alhabsyi, Hilman Idrus, dan Secara Virtual, Julius Jems Tuuk, Fanny Legoh. Sedangkan dari Pemkab Minahasa ada Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng, SH, MSi, kadis sosial Minahasa Jhon Kapo, Kepala BPKAD Donald Wagey. Lalu dari BPJS, Deputi Pak Candra, Kacab Manado dr. Prabowo M,Kes.AAK, dan kacab Tondano Efran Chandra Nugraha.

Kemudian Jems Tuuk menjelaskan urusan wajib pemerintah guna mengamanatkan UUD 1945.

"Kita bisa bayangkan bagaimana negara mengamanatkan lewat undang-undang dasar 1945 kemudian diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 dimana urusan wajib pemerintah konkuren yang merupakan urusan pemerintahan dibagi antara pemerintah pusat dan daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota menjadi dasar pelaksanaan otonomi daerah. Salah satu urusan wajib yang diprioritaskan adalah Kesehatan tiba-tiba ada persoalan hanya karena komunikasi." Jelas Tuuk.


(Enzo)

08 Desember 2020

Resmi Gantikan RS, Hilman Idrus Dilantik Ketua DPRD Sulut.

Hilman Idrus usai dilantik jadi anggota DPRD Sulut

 Newsblessing.com, Sulut - Rapat Paripurna dalam Rangka Pengganti antar waktu anggota DPRD Sulut, Hilman Firmansyah Idrus, S.T resmi dilantik oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr. Fransiscus Andy Silangen.


Melalui mekanisme dan prosedur pelantikan seperti pembacaan sumpah janji, pengukuhan rohaniawan dan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah lalu ditutup dengan penyematan tanda anggota DPRD oleh ketua dewan, Hilman Idrus resmi menjadi anggota DPRD Sulut menggantikan Richard Sualang yang telah mengundurkan diri.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Sulawesi utara Steven Kandouw mengingatkan Hilman Idrus

"Sesuai sumpah yang beliau ambil tadi, tetap jadikan tanggungjawab ini sebagai amanah. Masih banyak tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Semoga bisa cepat beradaptasi dan seirama selangkah bersama teman lain. Tetap yang utama adalah janji kita kepada konstituen kita." Ucap Wagub Steven Kandouw di kesempatan sambutannya di ruang Paripurna Kantor DPRD Sulut, pada senin (7/12/20).

Foto bersama anggota DPRD Sulut usai pelantikan

Usai Pekantikan Hilman mengatakan akan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya pada komisi yang sudah ditetapkan.

"Yang pasti sebagai anggota DPRD akan bekerja mewakili rakyat, tugas legislasi fungsi pengawasan dan budgeting akan kami kedepankan. Semua untuk kepentingan rakyat, sesuai komisi yang ditempatkan." Ungkap Hilman

Diketahui Hilman Idrus masuk di komisi IV DPRD Sulut bidang kesejahteraan rakyat bersama-sama dengan para politisi seperti Ketua Komisi IV Braien Waworuntu, Wakil Ketua Komisi IV Careig Runtu, Anggota MJP, Yusra, Melisa, Nursiwin, Sarwa dan Fanny Legoh. (Enzo)