-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label GPdI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GPdI. Tampilkan semua postingan

15 Maret 2023

GPdI Berduka, Pdt A.H Mandey Tutup Usia




Newsblessing.com, JAKARTA - Duka menyelimuti umat Kristiani khususnya di kalangan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI). Salah seorang tokoh Pendeta Andre Hanny Mandey, tutup usia pada Rabu (15/03/2023).


Menurut informasi dan amatan di media sosial  gembala senior di tiga sidang jemaat GPdI Jakarta tersebut wafat di Rumah Sakit Royal Progress Jakarta sekitar pukul 08:41 Wita.


"Selamat menikmati keabadian bersama Bapak Disurga, selamat jalan pejuang iman, turut berdukacita tokoh GPdI, Engkau panutan terbaik kami," cuplikan tulis di berbagai media sosial warga GPdl.


Almarhum Pdt A.H Mandey dengan sapaan akrabnya di kalangan GPdI Om Hanny juga Om Mandey telah lama berkipra di organisasi GPdI, dikenal sosok yang rendah hati.


Ini karir pengabdian pelayanan semasa hidup Pdt A.H Mandey,


Gembala Senior:


- GPdI Ketapang Jakarta


- GPdI Kramat Jakarta


- GPdI Neo Soho Jakarta


Sekretaris Umum MP GPdI:


- Periode 1969-1973


- Periode 1973-1976


- Periode 1976-1980


Ketua Umum MP GPdI:


- Periode 1980-1984


- Periode 1984-1988


- Periode 1988-1991


- Periode 1991-1995


- Periode 1995-2000


- Periode 2000-2004


- Periode 2004-2007


- Periode 2007-2012.

(*/Olvie)

20 Juli 2022

Wakil Gubernur Sulut Buka Musda GPdI 2022



Newsblessing.com, MINUT - Acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2022, untuk Pemilihan Ketua Majelis Daerah (MD) dlaksanakan  di Hotel Sutan Raja, Rabu (20/07/2022) 


Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Majelis Pusat GPdI Pdt Dr Johni Weol,MM.


Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw secara langsung membuka rangkaian acara Musda GPdI Sulut tahun 2022 dan dihadiri sekitar 1.700 Gembala GPdI yang tersebar di 15 kabupaten/kota.



Ketua Panitia Mecky Onibala dalam laporannya mengatakan bahwa Musda ini dilaksanakan untuk memilih Ketua Majelis Sulut 2022 - 2027.  Untuk teknis nantinya akan menggunakan cara coblos menggunakan paku.


"Kami sebagai panitia akan berusaha agar Musda berjalan dengan baik dan transparan. Permintaan kami dan saksi

Kotak suara sudah berada di depan dan sudah diperiksa sebagai saksi sehingga jangan ada kecurigaan. Mari torang pegang salib bersama-sama," kata Onibala.


Dia menambahkan pelaksanaan Musda diusahakan berjalan dengan aman dan sejuk dan diselenggarakan sejak 20-22 Juli 2022. "Hari ini merupakan hari bersejarah bagi warga GPdi Sulut karena kegiatan akbar ini adalah kegiatan 5 tahun sekali, dimana gembala berkumpul se-Sulut," ujarnya.


Onibala menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk menjalin mempererat silahturami. Bahkan mengevaluasi program yang sudah dilaksanakan serta memilih pimpinan gereja di 5 tahun ke depan.


"Kami berharap Musda berjalan dengan baik sehingag tidak ada intrik yang dilakukan untuk memecah belah. Bahkan apabila terjadi money politik kami tidak akan mentorerir. Apabila ditemui calon yang melakukan money politik dan menang secara tegas kami akan  rekomendasikan kepada Majelis Pusat untuk batalkan," tegas Onibala.


Dia mengajak untuk mengikuti musda dengan damai sejahtera. "Torang samua GPdI, torang samua basudara dalam Tuhan.  Torang samua ciptaan Tuhan. Mari kita bermusda dengan 

damai sejahtera," tuturnya.



Sementara itu, Ketua Majelis Daerah GPdI Yvonne Awuy Lantu menyatakan, bersyukur kepada Tuhan sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. 

" Terimakasih kepada Tuhan bahkan panitia sudah bekerja dengan baik untuk menyukseskan hajatan lima tahunan ini dapat sukses," terangnya.


Dia menambahkan, yang pertama ialah memperat tali persaudaraan antar hamba-hamba Tuhan di Sulut. "Sekalipun beda pilihan tapi kita tetap satu, mari bersatu saling menopang satu dengan yang lain,"ujarnya.


"Untuk menjadikan sulut hebat kita juga harus hebat dalam kerohanian. Kita hamba Tuhan membawa jemaat pada Tuhan," imbuhnya.


Ketua Majelis Umum Pusat GPdI, Pdt Johny Weol berpesan, agar menjaga hati lebih dari segala yang patut dijaga.


"Tuhan sudah tahu siapa yang akan dipilih oleh Tuhan dan kalau Tuhan pilih tidak pernah salah," ungkapnya.


Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengatakan, gereja berperan aktif juga berperan dalam sumber daya dan dana sehingga akan banyak perpuluhan yang masuk.


Lanjutnya, GPdI 50 tahun ke depan harus independen dan ke depan harus lebih canggih lagi.


"Atas nama pemerintah daerah Muda GPdi dengan ini saya nyatakan dibuka, Haleluya," tuturnya.(*)

Page View 1392