Newsvlessing.com, SULUT — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado sepakat mempererat kerja sama dalam penyebarluasan informasi keimigrasian kepada masyarakat. Komitmen tersebut terjalin dalam tatap muka antara kedua pihak di Sekretariat PWI Sulut, Manado.
Pertemuan tersebut berfokus pada strategi peningkatkan literasi publik terkait program kerja imigrasi, kemudahan pelayanan, hingga isu pengawasan warga negara asing (WNA) di wilayah Sulawesi Utara agar tersaji secara akurat dan berimbang.
Ketua PWI Sulut, Sintya Christin Bojoh, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan media massa demi menghadirkan pemberitaan yang faktual serta mudah dipahami. Menurutnya, pers memegang peran sentral sebagai penghubung komunikasi publik.
"Kami menyambut positif ruang kolaborasi ini. Harapannya, sinergi bersama Imigrasi Manado terus bertahan demi menghadirkan edukasi keimigrasian yang jelas dan bermanfaat bagi warga," ujar Sintya dalam keterangannya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi TIK Keimigrasian Imigrasi Manado, Riendy Lehardi—mewakili Kepala Kantor Imigrasi Alimuddin—menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan PWI Sulut. Pihaknya berharap kemitraan ini dapat mengoptimalkan publikasi berbagai inovasi layanan keimigrasian.
"Lewat dialog ini, kami ingin membangun kerja sama yang lebih solid agar pemahaman masyarakat soal hak dan kewajiban keimigrasian makin meningkat," tutur Riendy.
Audiensi tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif, pertukaran cenderamata, dan foto bersama sebagai tanda komitmen kemitraan profesional kedua institusi.
Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran pengurus PWI Sulut, di antaranya Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Vanny Loupatty, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Christian Tangkere, dan Bendahara Debby Malongkade. Sementara dari pihak Imigrasi Manado hadir Kasubsi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Arihta Sukatendel beserta tim teknis keimigrasian.
