Newsblessing.com, MANADO – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado berkomitmen penuh dalam meningkatkan produktivitas riset dan inovasi di lingkungan kampus pada tahun 2026.
Komitmen ini diwujudkan melalui agenda penandatanganan kontrak penelitian yang difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat pada Rabu (6/5/2026).
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, menegaskan bahwa seluruh proposal yang berhasil didanai telah melewati proses seleksi yang ketat, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Selamat kepada para dosen peneliti yang proposalnya berhasil lolos dan diterima pada pendanaan Gelombang I tahun 2026," ujar Prof. Sompie di Manado, Rabu.
Buka Kesempatan Gelombang Kedua
Bagi para akademisi yang proposalnya belum berhasil lolos pada tahapan awal ini, Rektor meminta mereka untuk tidak patah semangat. Pihak universitas memastikan akan membuka kesempatan kembali dalam waktu dekat.
"Bagi yang belum diterima, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan di Gelombang ke-2 tahun 2026," tambahnya.
Fokus pada Hasil dan Rekam Jejak Akademik
Prof. Sompie juga mengingatkan agar momentum ini tidak sekadar dilihat sebagai formalitas administrasi atau pengerjaan proyek semata. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dan pencapaian target luaran (output) wajib yang telah ditetapkan dalam skema penelitian tahun ini.
Melalui standarisasi riset yang terukur, Unsrat menargetkan penguatan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
"Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Selesaikan tanggung jawab luaran sesuai skema, karena ini akan berdampak langsung pada karier pribadi bapak dan ibu dosen, serta kemajuan universitas kita tercinta," pungkas Rektor.
(Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar