Langkah pelantikan ini menandai babak baru bagi pengelolaan sektor pendidikan di bumi Nyiur Melambai. Jahja Rondonuwu naik kelas dari jabatan eselon III menjadi pejabat eselon II usai sebelumnya memegang posisi Kepala Bagian Persidangan di Sekretariat DPRD Provinsi Sulut.
Dalam struktur kepemimpinan baru ini, Jahja menggantikan Dr. Femmy July Suluh, M.Si yang kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara.
Usai mengumpung sumpah jabatan, Jahja menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan daerah dan menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas amanah ini. Saya akan bekerja keras untuk terus memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Utara," tutur Jahja saat ditemui awak media usai acara pelantikan.
Ia menilai, meski fondasi pendidikan di daerah tersebut sudah cukup solid, masih diperlukan terobosan berkelanjutan guna mencetak SDM yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun global.
"Kualitas pendidikan kita sudah baik, namun masih banyak potensi yang harus dikembangkan agar semakin maju dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul," tambahnya.
Guna menjawab tantangan masa depan yang makin dinamis, Jahja menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari jajaran instansi, para pendidik, hingga peran aktif masyarakat. Program strategis yang akan menjadi prioritas utamanya mencakup peningkatan kompetensi guru, pemerataan akses fasilitas belajar, pembenahan layanan pendidikan, serta optimalisasi potensi para siswa.
Bagian dari Penyegaran Pejabat Pemprov Sulut
Pelantikan Kadisdik baru ini merupakan rangkaian dari perombakan tiga posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemprov Sulut yang dipimpin langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus.
(*/Olvie)
