-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Sungai Area IAIN Manado hingga Welong Butuh Pelebaran dan Pengerutan

 

Pembersihan Sungai di Area IAIN Manado (Foto Eki)


Newsblessing.com, Manado - Alan Paradi ketua harian KPAB Vulkanik meminta pihak Pemerintah Kota Manado untuk melakukan pengerutan dan pelebaran  Sungai di area Perkamil, Malendeng,  Lingkungan 5 hingga wilayah Welong.


"Setiap hujan datang area Malendeng dan Welong  selalu banjir. Terlihat Ketika kami melakukan pembersihan di area tersebut. Tepatnya, di belakang kampus IAIN Manado ada saluran Sungai yang sudah sempit kirannya ini diperlebar guna mencegah terjadinya banjir lagi," ungkapnya kepada media, Jumat (01/04/2022).


Koordinator pemuda Peduli Sungai ini menambahkan, lebar Sungai ada yang berukuran 2 meter, dan dalamnya berukuran 1 meter. "


"Adapun Rumah warga yang berdiri  berdampingan langsung dengan aliran Sungai. Mungkin hal ini harus lebih diperhatikan," jelasnya.


Bukan itu saja, Paradi juga menyingung masalah sampah yang banyak dibuang warga ke Sungai. "Kiranya aturan atau perda terkait masalah sampah harus dipertegas. karena, sampah yang kami angkat tadi  banyak dengan sisa pampers bayi, sisa sayuran hingga bungkusan sampo, mie dan kopi," ucapnya.


"Sampah, lebar dan dalamnya Sungai adalah masalah yang dihadapi Kota Manado. Apalagi, di area Malendeng dan Welong," cetusnya semberi menyebut sampah yang terangkat sebanyak 9 karung.


Terpantau awak media sebanyak 8 orang membersikan sungai tersebut.

Kunjungi 2 Panti Asuhan, Cara BMOM Peringati Anniversary Ke-3 Tahun

 

Foto istimewah


Newsblessing com, Manado - Peringati anniversary ke 3 Tahun,  Komunitas Brother Max Owners Manado (BMOM) gelar bakti sosial (Baksos) di  Panti Asuhan  Sayap Kasih dan Hidayahtullah Tomohon. 


Komunitas dibawah naungan Indonesia Max Owner (IMO) memberikan bantuan berupa sembako. "Kegiatan baksos ini akan dilakukan secara rutin oleh komunitas BMOM," ungkap ketua Panitia peringatan Anniversary BMOM, Tearza Turangan, yang didampingi ketua umum BMOM Djafar  Arbie, Senin (28/03/2022).


"Selain kegiatan baksos, kami juga menggelar Family Gathering All Members BMOM dengan tujuan membangun kekompakan, solid, dan menjadi pelopor dalam berkendaraan," ujar sembari menyebut 44 All Member terlibat dalam peringatan Anniversary ke 3 Tahun BMOM.


Tearza menambahkan kegiatan ini dilakukan di bulan yang berada. Dimana, Baksos di bulan Februari 2022, sedangkan Family Gathering di bulan Maret 2022. "Saya berharap apa yang kami berikan baik di panti asuhan, maupun Family Gathering bisa bermanfaat untuk banyak orang, apalagi kebersamaan," jelasnya.


Diakhir statemennya Tearza menyebut,  BMOM  menjadi wadah pembelajaran banyak hal. "Semoga kami semua tetap solid, dan dapat melaksanakan program lebih bermanfaat kesamaan," pungkasnya.

Oi Hidup dan San'S Coffe Beramal Dengan Panggung Kita


 Oi Hidup dan San'S Coffe Beramal Dengan  Panggung Kita



Newsblessing.com, Manado - Badan pengurus kelompok (BPKel) Oi Hidup Manado bersama San'S Coffe gelar panggung kita bersama. Dari kita, untuk sesama, di Sans Coffe & Food. Tepatnya,Perum Wale Manguni Blok A No 27, Wonasa Kapleng, Manado, Sabtu (05/02/2022).


Panggung kita bersama ini berisikan akustik, puisi, pameran lukisan, dan Stend  Up Comedy Manado. Bukan itu saja, didalamnya juga menyediakan kopi bayar suka-suka guna membantu kebutuhan anak yatim piatu. "Kegiatan ini tujuannya amal. Kemudian, membangun Silahturahmi antar sesama anggota Oi. Maupun, komunitas lainnya," ungkap ketua BPkel Oi Hidup Manado, Sofyan Ali kepada media, Minggu (06/02/2022).


"Kegiatan amal ini mampu mengumpulkan sebesar Rp. 567.000. Dan, uang ini nantinya akan dibelanjakan kebutuhan sembako dan akan diberikan disalah satu Panti Asuhan di Kota Tomohon," jelasnya.



Ia juga menambahkan, terlaksananya kegiatan dengan baik. Tidak lepas dari berbagai pihak. "Suksesnya kegiatan semalam, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada   owner San'S Andika Ardiansya. Kemudian, ke bang Mudir Banama  beserta seluruh anggota Oi Hidup yang sudah meluangkan waktunya dari pertama hingga selesai kegiatannya dengan sangat baik ," tuturnya.


"Saya juga mengucapkan banyak terimakasih buat setiap komunitas seperti  Kelas Seni Manado, Stend Up Comedy Manado, Oi Se-Kota Manado, Torang Slankers Manado, dan Oi Tondano yang ikut memeriahkan kegiatan semalam. Sekali lagi, banyak terimakasih," ucapnya.


Lanjutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan, agar silahturahmi terus terjaga dan bisa membantu akan sesama.


Diwaktu yang sama, Mario Laoh ketika dihubungi mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh BPKel Oi Hidup Manado dan San'S Manado merupakan hal yang luar biasa. "Kirannya kegiatan amal seperti itu terus dilakukan. Agar, menjadi contoh bagi komunitas yang lain untuk lebih peduli akan sesama," cetusnya.


"Kegiatan semalam selain akustik, puisi dan pameran. Ada juga, photo Booth yang disediakan San'S Coffe," tutupnya.

Rumah Kreatif, Komunitas DCEC Kembali Membuka Recrutmen

Rumah Kreatif, Komunitas  DCEC  Kembali Membuka Recrutmen
Foto istimewah Komunitas DCEC



Newsblessing.com, Manado - mari mengenal lebih dekat Sanggar Seni Deo Cantate Ensemble Chorus (DCEC), yang  merupakan  salah satu komunitas seni di kota Manado.


Diketahui, DCEC beranggotakan orang muda katolik yang  berusia 17 tahun ke atas yang berkomitmen meninggalkan kompetisi dan memberi diri bagi pelayanan musik di lingkungan gereja maupun masyarakat luas. 


Ketua Sangar DCEC, Melisa Tamunu kepada awak media, Jumat (28/01/2022) mengatakan,

sanggar ini juga melayani berbagai event seperti seminar, acara pernikahan, peresmian gedung, kedukaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. "DCEC juga  mempunyai program kerja tahunan seperti konser maupun bakti sosial di panti asuhan. Sebagai ruang kreatif seni, DCEC adalah rumah tempat para anggota bertemu, melatih diri dan mengembangkan musikalitasnya, serta menjalin persaudaraan dan kekeluargaan di bawah bimbingan para pembina, konsultan musik dan juga pelatih sekaligus guru musik yang mumpuni."


Ia menambahkan, tahun ini DCEC kembali membuka rekruitmen anggota baru melalui proses audisi. Audisi berlangsung selama bulan Februari 2022 di Gereja Santa Theresia Malalayang dan dapat diikuti oleh semua orang muda Katolik berusia 17 tahun ke atas. Untuk informasi rekruitmen selanjutnya dapat menghubungi Septhian 085256411716 dan Melisa 085298296955, tutupnya.

Suksesi Jamwil Ke 5, Ini Program Oi Gorontalo Selama Ini

Foto (istimewah): Oi Gorontalo



Newsblessing.com, Gorontalo - Badan pengurus wilayah ormas Oi Gorontalo gelar jambore wilayah (JAMWIl) ke 5 yang bertemakan 'Oi menuju kampung lestari, tumbuh,  bertahan dan  berkelanjutan.'


Kegiatan yang dihadiri Badan Pengurus Kota (BPK) Se-Gorontalo, dan BPW, BPK  Oi Sulut dilaksanakan selama 3 hari,  di Wisata Miranti Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (21-23/01/2022).


Jambore ini juga dihadiri oleh Bupati Bone Bolango, yang diwakili Staf ahlinya Safri Puili. Pada kesempatan yang sama, ia juga memberikan sambutan hingga membuka acara jambore ke 5 ini. "Kita berkumpul merupakan suatu yang mulia, setiap kegiatan yang dilakukan Oi  sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kami pemerintah mengapresiasi setiap kegiatan BPW Oi Gorontalo," ungkapnya.


"Kegiatan Oi selalu sinkron dengan kegiatan pemerintahan Bone Bolango. Jiwa perjuangan kita akan membuat negara, provinsi, dan daerah untuk kemeslatan umatnya. Sebagaimana fungsi ormas, kita semua harus berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan," ujarnya sembari menyebut  Bupati Bone Bolango sangat mendukung setiap program Oi Gorontalo.


Ia juga meminta, BPW, BPK Oi Bone Bolango untuk terus bertindak nyata untuk kepentingan masyarakat.


Kesempatan yang sama Camat Tapa, Sukrianto Katili mengharapkan Oi bisa memajukan Gorontalo, apalagi dengan destinasi dengan wisata yang ada. "Selamat ber-muswil, kiranya dapat memilih pemimpin baik, yang mampu membawa Oi dan Gorontalo makin baik kedepannya," tuturnya.


Begitupun,  ketua BPW Oi Gorontalo periode 2018-2022, Muhazir Madinah pada sambutanya menjelaskan,  jambore Oi ini sudah  ke 5, dan akan terus berkesinambungan. "Kali ini kita membuat silahturahmi dan Muswil. Saya akan segera mengakhiri masa jabatan saya," ucapnya.


"Alhamdulillah selama ini ormas Oi sering berbuat kegiatan bersama dengan pemerintah. Pertama, saat Pandemi Oi pertama kali turun membantu masyarakat sekitar. Perlu diketahui Oi tergabung dalam 5 pilar yakni seni, olahraga, pendidikan, akhlak dan niaga," jelasnya.


Lanjutnya, kegiatan Oi selalu masuk ditengah-tengah masyarakat, apa yang dilakukan adalah Diklat, didalamnya ada materi pengabdian kepada masyarakat. "Di Oi sudah banyak kita buat, inilah kita dengan kekurangan finansial tetapi kita punya semangat seperti alunan lagu, seperti karya Iwan Fals. Jika, kita turun lapangan ada Bongkar, ketika kita menanam ada lagi lagunya," cetusnya.


"Oi menjadi bagian dari kegiatan pemerintah untuk program vaksinasi, hingga ikut mensosialisasi, Oi juga membedah rumah. Dan ada 10 rumah yang sudah dibedah. Kita hadir juga ditempat ini, atau wisata ini membantu promosi wisata yang ada, karena pengemar Iwan Fals ada jutaan, jika di share tempat kegiatannya akan viral," tambahnya.


Menyambung apa yang disampaikan oleh Ketua BPW Oi Gorontalo, Pembina Oi Gorontalo sekaligus mewakili BPP Oi Pusat, Sapian Isak menambahkan bahwa survei LSSI 2010 pengemar Iwan Fals di Indonesia paling terbesar, hingga mancanegara. "Banyak yang mengagumi karya beliau, bang Iwan Fals juga akan merilis album baru, dengan karya yang sama mengritisi Budaya, Lingkungan Dan Sosial," imbuhnya.


"Oi masuk di Gorontalo tahun 2003, kami punya surat legalitas dari Kemenkunham. Surat tanda terdaftar," terangnya.


Ia juga meminta, agar setiap peserta terus menjaga kelestarian lingkungannya selama kegiatan berlangsung.


Diakhir kegiatan, setiap peserta mengikuti kegiatan penanaman pohon yang juga dihadiri oleh Babimkantinmas Polsek Tapa.

Om Bob Resmi Calonkan Diri Ketua BPW Oi Gorontalo

Om Bob Resmi Calonkan Diri Ketua BPW Oi Gorontalo



Newsblessing.com, Gorontalo - Andi Mulyadi Daud resmi daftar diri sebagai calon ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Oi Gorontalo periode  2022-2026.


Hal itu terlihat ketika dirinya bersama pendukung menyerahkan berkas pencalonan ke panitia Musyawarah BPW Oi Gorontalo, yang diwakili oleh Herman Gobel, di Triple A Coffe, Jumat (21/01/2022).


Om Bob sapaan rekan-rekannya sudah siap mencalonkan dirinya, terpantau ketika dirinya meminta doa dan dukungan kepada banyak pihak, termasuk seluruh  anggota BPW, BPK, dan BPKel Oi Gorontalo di sosial medianya.


Adapun visi dan misinya yang akan dipaparkan pada pencalonan BPW Oi Gorontalo yakni, memantapkan fungsi dan peran akhlak (agama) sebagai landasan moral dan spritual anggota dalam menjalankan kehidupan individu, berorganisasi dan bermasyarakat. Membangun potensi SOPAN Oi, meningkatkan SDM anggota melalui bidang wirausaha bersama dan menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah ataupun pihak lain, melalui pengembangan kelompok usaha kreatif bersama.


Selain itu, ia menyiapkan kader anggota yang tangguh dan berpengetahuan untuk mencetak generasi berikutnya. Dan meningkatkan penyelenggaraan tata kelola manajemen organisasi yang baik, responsif dan profesional, serta restrukturisasi sistem informasi organisasi berbasis teknologi.


Diakhir visi-misinya yang terpublikasi, Om Bob menuliskan bahwa pencapaian bukanlah suatu keajaiban ketika kita teguh pada pilihan untuk berani berbuat baik, bekerja keras dan bertanggungjawab untuk kepentingan banyak orang. Kemudian, dia berteriak torang bersama Om Bob.


Diketahui, Muswil BPW Oi Gorontalo sekaligus pemilihan ketua akan dilaksanakan pada esok hari, di Pendopo Bone Bolango, Sabtu (22/01/2022). (*)

HUT ke-11 Tahun, BPKel Oi Hidup Lakukan Penanaman Pohon

HUT ke 11 Tahun, BPKel Oi Hidup lakukan  penanaman Pohon
Foto (ist) Kegiatan BPKel Oi Hidup


Newsblessing.com, Manado - Sambut HUT ke 11 Tahun, Badan pengurus kelompok (BPKel) Oi Hidup Manado suksesi  penanaman 120 bibit Pohon jenis Mahoni dan Cempaka, di Buha, Lingkungan 3, Kota Manado, Jumat (24/12/2021).


Terpantau awak media,  jalur penanaman dilakukan sepanjang pinggiran sungai Buha, Lingkungan 3, Kota Manado. Tepatnya, lorong Kasuratan. 


Ketua BPKel Oi Hidup Manado, Sofyan Ali ketika diwawancarai awak media mengatakan, kegiatan penanaman ini dilakukan  untuk menyambut HUT BPKel Oi Hidup Manado ke 11 Tahun yang jatuh pada hari  Minggu (26/12/2021).


"Selain menyambut HUT,   tujuan dari penanaman ini tentunya untuk membantu pelestarian lingkungan, agar jauh dari kata bencana," ungkap ketua BPKel Oi Hidup Manado, Sofyan Ali kepada awak media.


"Apalagi lokasi yang kami tanami masih dekat dengan perumahan masyarakat antara Kelurahan Buha dan Kairagi 2. Dan kirannya, Pohon yang ditanami kelak bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.


Ia menambahkan, apa yang ditanami  akan dilakukan monitoring  sebulan sekali. "Kami bukan sekedar menanam. Tetapi, setiap bulannya akan ada monitoring guna melihat perkembangan pohon yang kami tanami," jelasnya.


"Saya berharap di HUT ke 11 Tahun ini, BPKel Oi Hidup akan terus  berkontribusi untuk alam, manusia dan sosial. Dan tak lupa juga, saya sampaikan banyak terima kasih  kepada 7 Komunitas yang sudah ikut menyukseskan kegiatan pada hari ini, semoga silahturahmi kita dalam menjaga dan melestarikan alam akan terus terbangun," tutur Alumni Politeknik Negeri Manado ini. 


Kegiatan yang bertemakan 'Cintai Alam Beserta Manusianya' dihadiri 7 Komunitas yakni Torang Slankerz Manado (TSM), KPAB Mata Angin, FKPA Manado, GMPA Pantheraprdus, KPA Silvaterra, BPKel Oi Rimba, BPKel Oi Myt Malalayang, dan BPK Oi Manado.

Andi Silangen Lepas, FORWARD Berbagi Kasih 123 Anak Panti Asuhan



Newsblessing.com, SULUT - Bhakti Sosial  Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulut  berbagi kasih bersama 123 anak Panti Asuhan di 4 Kabupaten Kota di Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (21/12/2021).


Kegiatan Forward di akhir tahun 2021 di lepas langsung oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen bersama Ketua Kerukunan Istri Anggota DPRD (KIAD) dr. Rinny Tamuntuan dalam rangkaian ibadah bersama yang diikuti oleh jajaran Sekretariat DPRD Sulut yang dihadiri langsung oleh Sekretaris DPRD Sulut Glady N L Kawatu.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen mengapresiasi kepedulian sosial Forward yang bersedia berbagi kasih dalam menyambut Natal dengan anak panti asuhan di empat kabupaten/kota yang ada di Sulut.


"Pimpinan dan anggota DPRD sulut bersama kerukunan istri anggota DPRD. serta sekretaris DPRD berterima kasih atas kesediaan forward yang menyalurkan bantuan untuk anak Panti Asuhan selamat menjalankan kegiatan sosial ini Tuhan selalu memberkati kita semua," kata politisi PDIP ini.


Sementara itu, ketua Forward Sulut Noberd Losa seusai melakukan kegiatan bhakti sosial tersebut mengapresiasi kebersamaan para rekan jurnalis yang melakukan peliputan di DPRD Sulut dalam bekerja secara guna mensukseskan kegiatan sosial forward di akhir tahun 2021.


"Terima kasih juga untuk Ketua dan anggota DPRD sulut, KIAD, serta Sekretaris DPRD Sulut dan semua pihak yang telah mensupport kegiatan forward sehingga bisa terlaksana dengan baik dan berjalan lancar harapan kedepannya nanti kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan," ungkap Ketua Forward dua periode ini.


Adapun kegiatan bakti sosial tersebut dalam menyalurkan bantuan dibentuk menjadi dua tim guna menjangkau keempat panti asuhan yang ada di empat Kabupaten/Kota di Sulut diantaranya, Panti Asuhan Bakti Mulia Manado, Panti Asuhan Bahasa Kasih Bitung, Panti Asuhan Kasih Sayang Minahasa dan Panti Asuhan Gideon Minahasa Selatan. (Olvie)

DPD Pewarna Sulut Gelar Safari Natal Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Al Ikhwan Kombos Dan Panti Werdha Damai Perkamil.




Newsblessing.com, SULUT - Gelar Safari Natal, DPD Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) salurkan bantuan di Panti Asuhan AL Ikhwan Kombos dan Panti Werdha Damai Manado yang berlokasi di Kecamatan Perkamil Kota Manado, Kamis (16/12/2021). 


Dalam Safari Natal DPD Pewarna Sulut mengangkat tema "Yesus Kristus Sahabat Baik Semua Orang" .


Ketua DPD Pewarna Sulut Sisco Manossoh memberikan bantuan sembako kepada anak anak Panti Asuhan AL Ikhwan Kombos dan bagi para lansia yang ada di Panti Werdha.



Dikatakan Ketua Tim Kerja Safari Natal Ardy Lumowa dalam sambutannya, tujuan DPD Pewarna Sulut menyambangi Panti Werdha tersebut adalah untuk mempererat persaudaraan dengan menyalurkan bantuan yang telah dikumpulkan dari para donatur. 


" Dan kiranya apa yang kami berikan ini bisa sedikit membantu para lansia yang ada di panti. Dan selalu diberikan kesehatan, kekuatan, serta selalu diberkati oleh Tuhan," kata Lumowa. 


Lumowa juga berterima kasih kepada tim kerja DPD pewarna yang telah bekerja semaksimal mungkin sehingga kegiatan safari natal yang merupakan program tahun 2021 bisa terlaksana. 


Sementara itu, Kepala panti Olva Sumual dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian dan perhatian dari DPD Pewarna Sulut. 



"Kami menyambut suka cinta dan rasa syukur atas kehadiran dan kepedulian atas bansos yang dibawa, kiranya ini boleh menjadi saksi bagi dunia. Yang ada disini wanita semua ada 27. Yang diluar panti 62 orang baik laki maupun perempuan. Jadi apa yang dibawa oleh donatur turut dibagikan kepada para lansia yang berada diluar panti," jelas Sumual.

Sumual juga berharap kepada DPD Pewarna Sulut yang notabenenya merupakan wartawan dapat mewartakan pemberitaan yang akurat. 


"Saya berharap, wartawan mampu menyediakan berita yang akurat dan dpat dipercaya. Kami bangga dan bersyukur serta berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan kiranya Tuhan memberkati kita semua," tandasnya. 


Disisi lain, Ketua DPD Pewarna Sulut Sisco Manosoh kepada wartawan mengungkapkan, kegiatan Safari Natal dilaksanakan sesuai dengan agenda program kerja dari DPD Pewarna Sulut yang telah dibahas bersama dengan pengurus. 


"Kegiatan ini dilakukan sudah sesuai dengan agenda kerja DPD Pewarna, sehingga dari jauh hari kami telah membentuk tim kerja untuk menggalang dana dari para donatur sebagai ungkapan kebersamaa bagi para lansia," tutupnya. (Olvie)

Adik-Adik Dinding Manado Dibekali Penanganan Kebakaran





Newsblessing.com, Manado - Sebanyak 40 (Empat Puluh) anak binaan Komunitas Dinding Manado menerima pembekalan penanganan dan penyelamatan dari kebakaran, bertempat di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, Sabtu (11/12/2021).


Selain pembekalan,   anak-anak, pengurus dan relawan Dinding Manado  juga menerima praktek penanganan api pada LPG, pemadaman api menggunakan alat tradisional hingga mengelilingi pasar 45 Kota Manado menggunakan 4 unit Mobil pemadam kebakaran.


Pada kesempatan itu anak-anak beserta pengurus dan relawan Dinding Manado disambut kepala Dinas Pemadam Kebakaran Manado, Supriatna yang didampingi kepala seksi penanggulangan bencana Denny Paat.


Pada sambutannya, Supriatna menyambut baik kedatangan ke empat puluh anak-anak, pengurus dan relawan Dinding Manado.


"Kami senang atas kunjungan adik-adik, pengurus dan relawan Komunitas Dinding Manado. Kiranya  pembekalan hingga praktek pada hari ini bisa menjadi bekal buat adik-adik dan pengurus Dinding Manado untuk menghindari kebakaran di Rumah," ungkapnya.


Sedangkan Denny Paat selaku kepala seksi penanggulangan bencana Damkar Kota Manado memperkenalkan berbagai Klasifikasi jenis terjadinya Api.


"Adik-adik ada 4 Klasifikasi jenis terjadinya Api hingga mengakibatkan kebakaran yakni, Klasifikasi A seperti benda kayu dan Plastik. Sedangkan Klasifikasi B seperti minyak tanah, bensin, dan minyak kelapa. Untuk, klasifikasi C seperti tegangan listrik dan terakhir klasifikasi D yaitu bahan kimia keras diantaranya magnesium," tuturnya.


Ia menambahkan, untuk kebakaran Klasifikasi D atau kimia keras kurang terjadi di Kota Manado.


"Buat adik-adik jika di Rumah ingatkan orang tua untuk membuang rokok jangan sembarangan, kemudian keluar rumah listrik dimatikan, saat ini musim petasan harus lebih berhati-hati," jelas Paat lagi.


Ketua Dinding Manado, Christiana Santa Moningka ketika diwawancarai mengatakan kegiatan ini merupakan program Dinding Manado setahun sekali.  "Ini adalah program Studi Tour yang dilakukan setahun sekali," ucapnya.


"Untuk itu kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pimpinan dan kru Pemadam kebakaran Kota Manado yang sudah memberikan pembekalan hingga praktek penanganan dan penanggulangan  terjadinya kebakaran. Pengetahuan ini sangatlah berarti bagi kami, sekali lagi terimakasih," pungkasnya.

Tonaas Wangko LMI Datangi Polda Sulut Pertanyakan 2 Kasus Dugaan Korupsi



Newsblessing.com, SULUT - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Manguni Indonesia (LMI) Tonaas Wangko Pendeta (Pdt) Hanny Pantouw STh tetap konsisten mengawal penanganan kasus dugaan korupsi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Terbukti, tepat di momen Hari Anti Korupsi yang diperingati Kamis (09/12/2021), Pdt Hanny mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.

Di Polda Sulut, Pdt Hanny langsung menemui Kasubdit Tipikor Polda Sulut AKBP Iwan Permadi SE di ruang kerja.

Usai pertemuan tersebut, Pdt Hanny mengaku bahwa dirinya datang dan mempertanyakan 2 kasus dugaan korupsi di Sulut, masing-masing dana Covid-19 di Kabupaten Minahasa Utara sebesar Rp 61 Miliar di masa
kepemimpinan ibu Vonny Panambunan selaku Bupati Minut dan kasus PDAM Bitung yang bernilai 14 miliar rupiah di kepemimpinan Walikota Bitung Bapak Max Lomban,” ujarnya.

Menurut Pdt Hanny, Permadi menjelaskan bahwa 2 kasus itu sedang diusut dan kini sudah masuk tahap penyidikan.

“Kami datang ke sini (Polda Sulut, red) untuk mempertanyakan sejauh mana penanganan 2 kasus dugaan korupsi di Sulut yakni dana Covid-19 di Minut senilai 61 Miliar rupiah di masa kepemimpinan ibu Vonny Panambunan selaku Bupati Minut dan kasus PDAM Bitung yang bernilai 14 miliar rupiah di kepemimpinan Walikota Bitung Bapak Max Lomban,” ujarnya.

Menurut Pdt Hanny, Permadi menjelaskan bahwa 2 kasus itu sedang diusut dan kini sudah masuk tahap penyidikan.

"Pak Kasubdit Tipikor Polda Sulut AKBP Iwan Permadi SE mengatakan kepada kami bahwa kedua kasus itu sudah dalam tahap penyidikan. Berarti sebentar lagi akan ada tersangkanya,” jelasnya.

Pdt Hanny menegaskan dirinya bersama LMI tetap mengawal setiap penanganan kasus dugaan korupsi di Sulut, termasuk kedua kasus tersebut.

“Yang namanya kasus dugaan korupsi tetap kami kawal. Karena itu uang rakyat yang jumlahnya sangat banyak. Harus diusut tuntas dan semua yang terlibat harus dihukum. Kami akan kawal dua kasus itu sampai tuntas,” tandasnya. (*/Olvie)

Mengenal Komunitas Kerohanian HCM, William : Bertumbuh Untuk Tuhan

 



Newsblessing.com, Manado - Mari mengenal lebih dekat dengan komunitas kerohanian Heaven Crew Ministry (HCM). Dimana, Komunitas ini dipenuhi dengan anak-anak muda yang ingin bertumbuh untuk Tuhan. 


Hal itu dibenarkan  William Putra Imbar  kepada awak media, Kamis (09/10/2021). "HCM merupakan komunitas kerohanian yang ingin bertumbuh untuk Tuhan, dimana kegiatannya ada peribadatan setiap hari di Ruko dekat pegadaian Politeknik Manado, dan waktu ibadahnya setiap pukul 19.00-20.00 Wita."


"Komunitas kerohanian ini tidak menganggu aktivitas kegiatan teman-teman di Gereja, dan tidak pula mewajibkan untuk mengikutinya. Tetapi, didalam komunitas kerohanian HCM ini tergabung dari beberapa  Gereja yakni GMIM, GPDI, GBI, Tiberias, GSJA, Gereja Mawar Saron, Kristen Batak dan Katolik yang punya visi untuk bertumbuh untuk Tuhan,"jelas salah satu tim Support HCM ini.


Ia kembali mengatakan, HCM tidak menganggu teman-teman yang memiliki  aktivitas di Gerejanya masing-masing, HCM ini adalah komunitas kerohanian. Jika sudah tidak ada kegiatan di Gereja, bisa juga ikut peribadatan dengan HCM. "Selain beribadah setiap harinya, Komunitas HCM juga memiliki program untuk pelayanan dibeberapa kabupaten/Kota di Sulut hingga desa-desa, biasanya 2 kali dalam seminggu. Sedangkan keanggotan dari HCM ini sudah hampir 300 orang, diberbagai tempat ada" ujar  William sembari menyebut Founder HCM adalah Donny Jacob.


"HCM sudah berdiri 3 sampai 4 tahun, dan dirikan oleh  Donny Jacob yang dahulunya ia berada dalam kehidupan keluarga broken, banyak problem yang ia hadapi, dan kemudian ia mendirikan komunitas kerohanian HCM ini agr anak-anak muda tidak sepertinya," tuturnya.



William kembali menyebut, HCM tidak melihat yang tua maupun muda, siapa yang mau ikut bertumbuh untuk Tuhan HCM selalu terbuka. "Pintu kami terus terbuka bagi teman-teman yang mau ikut beribadah dengan kami," ucapnya dengan menyebut Program setahun sekali HCM adalah Pranatal dilangsungkan dengan KKR.

Justman Entjaurau Terpilih Ketua Umum IKA-POLIMDO 2022 -2024

Newsblessing.com, MANADO - Ikatan Alumni Politeknik Negeri Manado (IKA-POLIMDO) Tahun 2021 sukses gelar Musyawarah Besar (Mubes) ke IV Pemilihan Ketua Umum IKAPOLIMDO Periode 2022 - 2024. 


Hasil mubes, Justman Entjaurau, ST. (Jurusan Teknik Sipil / 2002) kembali terpilih untuk periode kedua. 


Pemilihan dilaksanakan secara Virtual melalui Media Zoom Meeting,  Justman Entjaurau ST, unggul signifikan dengan Perolehan Suara 89 %. 



Justman unggul telak atas 5 kandidat calon lain,yaitu : 


1. Marlon Kamagi, SE, MSi ( Jurusan Teknik Mesin / 1997 )

2. Roy F. Pangkey Amd.TM ( Jurusan Teknik  Mesin / 1999)

3. Yolanda F. Rachmat A.Md ( Jurusan Pariwisata/2001 )

4. Silvana J. Pelealu, SST ( Jurusan Teknik Sipil /2005 )

5. Jenly Wangke, Amd. Par ( Jurusan Pariwisata / 2004 ). 


Pelaksanaan mubes tersebut dilangsungkan Sabtu (4/12/2021) di ruang rapat paripurna DPRD Sulut, dilaksanakan secara Luring dan Daring. 


Mubes dibuka Langsung  oleh Direktur Politeknik Negeri Manado Dra. Mareyke Alelo, MBA. 


Peserta yang mengikuti pelaksanaan Musyawarah Besar ke-IV ini yaitu terdiri atas 10 Perwakilan yaitu, Perwakilan dari Papua, Perwakilan Jabodetabek, Perwakilan  Palu dan Luwik, Perwakilan Maluku Utara, Perwakilan  Minsel Mitra, Perwakilan Manado, Perwakilan Minut Bitung, Perwakilan Minahasa Tomohon dan Perwakilan Bolmong Raya serta pengurus IKAPOLIMDO periode 2017-2021. 


Dalam sambutan ketua terpilih berharap IKAPOLIMDO akan menjadi wadah yang besar yang akan mampu mensinergikan alumni, serta civitas Akademika Politeknik Negeri Manado. 


"Akan mampu mengoptimalkan jaringan yang ada membantu peningkatan Mutu Kampus  Politeknik secara khusus bagi Mahasiswa, selain itu bisa berperan Aktif dalam pembangunan Masyarakat Bangsa dan Negara," lugas Justman.(Olvie)

Rekomendasi DENPASAR Bali PEWARNA Kawal Empat Pilar dan Keberagaman Indonesia

 

Foto istimewah


Newsblessing.com, DENPASAR - Memasuki hari kedua Rakernas Pewarna Indonesia, Jumat (26/11/2021) membahas tentang Evaluasi dan Rencana Kerja Pewarna Indonesia 2022. 


Setelah melalui dua rangkaian acara seperti seminar nasional dengan Universitas Mahendradata serta Penganugerahan Apresiasi Pewarna Indonesia kepada sebelas nominasi kepada figure nasionalis dan figure seta lembaga nasrani yang berperan di Repeublik ini. Kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja nasional selama dua hari dengan terlebih dahulu memberikaan pembekalan kepada peserta seperti sosialisasi empat pilar oleh Dr. Ahmad Basarah wakil ketua MPR RI, lalu tentang misi melalui pendidikan yang disampaikan Daniel Alexander praktisi pendidikan yang mengajar kepada anak-anak Papua dan Dr Jimmy Lumintas rector STT IKAT.  Dan sesi terakhir tentang peran jurnalistik yang disampaikan Agus Sudibyo dari Dewan Pers.


Barulah hari keduanya Jumat 26 November Rapat kerja nasional dibuka resmi oleh Ketum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA)  Indonesia Yusuf Mujiono didampingi oleh Sekjen Ronald S Onibala. 



Sebelumnya Ketum Yusuf Mujiono memberikan kata pengantar untuk semua peserta Rakernas Pewarna Indonesia tahun 2021 ini. “Pewarna harus terus dibangun dengan mengedepankan iman kepada Tuhan, bergerak dan berkarya tidak dilandaskan uang atau anggaran, namun harus tetap bekerja keras lakukan tugas kita selebihnya biarlah Tuhan yang memberikan hasilnya”, tegasnya di depan 100 an anggota Pewarna yang hadir di areal BPSDM Denpasar Bali


Tak ketinggalan Yusuf juga meng ucapakan  terimakasih kepada semua pihak yangg telah mendukung tiga agenda nasional yang diselenggarakan oleh Pewarna Indonesia, antara lain Seminar Nasional, Anugerah Apresiasi Pewarna Indonesia dan Rakernas Pewarna Indonesia. 


Dikesempatan tersebut Yusuf juga menyampaikan agar  semua anggota Pewarna dan Umat Nasrani untuk total mematuhi aturan Pemerintah tentang Protokol Kesehatan, terlebih saat merayakan Natal 2021 dan tahun baru 2022 nanti. Hindari keramaian serta agar tetap waspada agar tidak muncul cluster baru kedepannya nanti.


Lanjutnya sebagai wartawan terus kabarkan tentang kewaspadaan ini agar umat yang merayakan natal dan tahun baru tetap mematuhi protocol kesehatan 


Setelah itu acara dilanjutkan dengan menunjuk pimpinan sidang Rakernas dan terpilih sebagai pemimpin sidang, Ashiong P Munthe dari ketua Litbang DPP Pewarna Indonesia, Robert Pasaribu PD Banten dan Wonderson dari PD Kalimantan Tengah.


Dalam Rapat komisi  dibagi  3(tiga)  pembahasan, antara lain Komisi 1 membahas Program Kerja, Komisi 2 membahas Kelengkapan Organisasi dan Komisi 3 membahas Rekomendasi. 


Setelah di plenokan dari komisi komisi masing-masing mengajukan program antaranya PEWARNA agar bekerjasama dengan Dewan Pers untuk sertifikasi anggota dan sekaligus PEWARNA masuk di dewan Pers, pembetnykan carakter building agar menjadi jurnalis yang berkarakter, segera menyelesaikan perubahan ke notaris , membentuk PD PD seluruh Indonesia, Pengaturan pelantikan dan rapat daerah.


Kemduian mendukung pemerintah dalam menjaga dan merawat keberagaman dengan bekerjasama semua pihak seperti DPR, MPR dan BPIP serta lembaga-lembaga yang konsen menjaga keutuhan bangsa dalam kebhinekaan. Melanjutkan kerjasama dengan MPR RI tentang empat pilar serta merekomendasikan adanya GBHN. Dan tak kalah pentingnya PP segera membuat Peraturan Organisasi.  

Hasil-hasil rekomendasi yang dikemukakan dalam Rakernas Pewarna Indonesia tahun 2021 ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas di dalam Pewarna Indonesia dan juga menjadi organisasi wartawan yang professional serta terus mendukung persatuan, kesatuan dan ke-Bhineka Tunggal Ika. 


Bersama Pewarna Indonesia terus bersama merevitalisasi nilai-nilai luhur bangsa menyongsong Indonesia tangguh Indonesia tumbuh. (*)

Memahami Fakir Miskin Dan Anak Terlantar Sesuai Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945

 

(Foto istimewah)

Newsblessing.com, MANADO - tidak semua mahasiswa membahas terkait permasalahan sosial terkait fakir miskin dan anak terlantar. Namun, berbeda dengan Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Tepatnya, Jurusan Teknik Sipil Program Studi (Prodi) Teknik Kontruksi Jalan dan Jembatan. Dimana, mereka mengerjakan tugas pendidikan Pancasila dengan karya ilmiah tentang fakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh Negara (dilihat dari pasal 30 UUD 1945 dan Perda no 2 tahun 2002 Provinsi Sulut).


Karya Ilmiah ini dikerjakan secara kelompok diantaranya, Rilandari Wulur, Willy Samola, Daniel Assa, Given Sahensolar, Patricia Mangusuhe, Cliffhard Dauhan, Alvione Tindangen, Chan Soput, Angelia Rosang dan Christian Tamboto.


Seperti dengan karya ilmiah, atau penilitian lainnya. Pastinya, pembaca akan dibuka dengan Abstrak oleh penulis. 


Abstrak:

Didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia antara lain bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, masih terdapat masyarakat dalam keadaan fakir, miskin, dan terlantar. Mereka bisa bermetamorfosis menjadi gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak jalanan. Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Pilihan kata dalam klausul ayat tersebut ternyata dapat memunculkan  makna yang berbeda-beda. Jumlah gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak jalanan, terus bertambah, terutama dalam kota-kota besar.

Kata kunci: Indonesia, Keadilan sosial, anak-anak terlantar, kota-kota besar.


Abstract:

The establishment of the Unitary State of the Republic of Indonesia, among others, aims to realize social justice for all Indonesian people. However, there are still people in a state of poverty, poor, and abandoned. They can metamorphose into vagrandizers, beggars, buskers, and street children. Article 34 paragraph (1) of the 1945 Constitution states that: Poor families and abandoned children are cared for by the state.   The choice of words in the clause of the verse turns out to give rise to different meanings. The number of homeless people, beggars, buskers, and street children continues to grow, especially in big cities.

Keywords: Indonesia, social justice, abandoned children, big city.


Kemudian dilanjutkan dengan landasan teori:

Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Pencipta dalam keadaan yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut antara lain ditujukan agar antar manusia dapat saling mengenal dan saling menolong satu dengan yang lainnya. Manusia yang satu membutuhkan manusia yang lainnya. Seorang laki-laki membutuhkan perempuan, demikian juga sebaliknya. 


Seorang pimpinan membutuhkan anak buah, demikian juga sebaliknya. Tidak seorang pun sanggup untuk hidup sendirian walaupun dunia dan seisinya diberikan kepadanya. Walaupun surga seisinya telah diberikan kepadanya, Nabi Adam tetap membutuhkan kehadiran Siti Hawa dalam kehidupannya.

Perbedaan keadaan manusia ternyata tidak sebatas jenis kelamin, suku, bangsa, dan warna kulitnya, tetapi juga dalam kehidupan ekonomi yang mereka alami. Disamping terdapat orang yang beruntung memiliki kehidupan ekonomi yang mapan, ada juga masyarakat yang memiliki kehidupan ekonomi kurang beruntung. Masyarakat yang berada dalam keadaan fakir, miskin, dan terlantar adalah contoh orang-orang yang kurang beruntung dalam kehidupan ekonominya menurut kebanyakan umat manusia.



Negara Kesatuan Republik Indonesia didirikan untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyatnya. Terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah salah satu cita-cita yang telah digagas oleh para pendiri bangsa (founding fathers) sebagaimana diungkapkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Begitu besarnya perhatian para perumus UUD 1945 terhadap ketimpangan ekonomi, sampai-sampai terdapat ayat yang berbunyi: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Klausul tersebut berada pada Pasal 34 ayat (1) UUD 1945. 


Masyarakat fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dianggap sebagai kondisi ekstrim keterbelakangan kondisi perekonomian seseorang sehingga negara harus memberikan perhatian khusus. Hal ini dilakukan dengan melakukan pemeliharaan terhadap mereka.


Pembahasan

di banyak kota, terutama kota-kota besar, begitu mudah dijumpai para pengemis dengan bermacam sebutan. Di antara mereka ada yang disebut gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak jalanan. Mereka adalah cerminan kehidupan fakir miskin dan anak-anak terlantar. Jumlah mereka cenderung bertambah dari waktu ke waktu, apalagi pada saat bulan puasa dan lebaran tiba.

Pemerintah kabupaten/kota yang dapat melihat dari dekat kondisi dan keberadaan mereka tidak banyak melakukan tindakan nyata guna mengentaskan mereka dari kehidupan nestapa tersebut. Jumlah gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak jalanan terus mengalami pertambahan. Dikaitkan dengan arti “dipelihara” sebagaimana diuraikan di atas, kondisi mereka yang terus bertambah ini menjadi bahan perbincangan tersendiri. Apabila gedung dan bangunan dipelihara agar awet dan bertahan lama, maka fakir miskin dan anak terlantar dipelihara juga bisa bermakna agar awet dan bertahan lama. Kondisi mereka tetap fakir miskin, dan terlantar. Mereka pun harus tetap eksis karena dipelihara oleh negara seperti halnya aset atau barang milik negara yang dipelihara agar tetap ada dan berfungsi dengan baik.

Akan menyedihkan sekali apabila kata dipelihara pada Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 diarahkan artinya pada mempertahankan eksistensi atau mengembangbiakkan fakir miskin dan anak terlantar. Namun, kenyataan di masyarakat hal itulah yang terjadi.


Kum miskin dan para gelandangan semakin bertambah karena tidak adanya program pemberdayaan dan pengentasan. Gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak-anak jalanan semakin mudah dijumpai di kota-kota besar. Terlepas dari apakah  gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak-anak jalanan tersebut masuk dalam golongan fakir miskin dan anak terlantar, yang jelas mereka adalah indikator kemiskinan yang terjadi di suatu daerah. Harus diakui,beberapa pemerintah kabupaten/kota telah mampu membersihkan wajah kotanya dari gelandangan, pengemis, pengamen, dan anak jalanan, namun jumlah kabupaten/kota yang demikian masih sangat sedikit.

Klausul dalam Pasal 34 ayat (1) yang menyatakan: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara  negara, bisa menjadi memiliki arti yang berbeda-beda. Hal ini sangat bergantung pada dari sudut mana seseorang memaknainya. 


Jumlah fakir miskin dan anak terlantar yang terus bertambah bisa menunjukkan negara telah bersalah karena tidak memberikan penghidupan yang layak kepada mereka. Namun, terus bertambahnya mereka juga dapat dibenarkan berdasarkan Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 tersebut karena negara memang memelihara (membiarkan tumbuh) mereka.


Roda proses penyelesaian Peraturan Daerah (Perda) Fakir Miskin dan Anak Terlantar kian didesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Wakil rakyat tegas menyebut pentingnya regulasi ini. Untuk itu diharapkan bisa secepatnya dituntaskan. Penegasan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan, saat Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Pengambilan Keputusan terhadap usul tiga Ranperda. Didalamnya yakni, Ranperda Tentang Fakir Miskin dan Anak Terlantar, Ranperda Tentang Kedudukan Protokoler Pimpinan dan Anggota DPRD serta Ranperda Tentang Perlindungan dan Pengendalian Pohon menjadi Ranperda Prakarsa DPRD. “Salah satu hal yang menjadi tugas kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara dalam melakukan pendataan dan penanganan masalah fakir miskin dan anak terlantar adalah perlu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, kabupaten kota yang ada di wilayah. Ini agar data yang diperoleh merupakan data yang valid sehingga strategi penanganan dan kebijakan yang ditetapkan dapat sesuai dan tepat sasaran." 


Ia juga menambahkan, Permasalahan utama yang dihadapi dalam pendataan fakir miskin dan anak terlantar adalah banyak dari mereka yang tidak memiliki identitas. Seperti akte kelahiran atau kartu keluarga. Permasalahan ini perlu ditangani mengingat sekarang setiap warga negara harus memiliki identitas sebagai persyaratan untuk dapat menikmati hak sebagai warga negara. “Berbagai hak yang dapat dinikmati oleh warga negara juga harus dinikmati oleh fakir miskin dan anak terlantar dan perlu dijamin oleh Pemerintah Daerah selain pemenuhan kebutuhannya sebagai bagian dari tugas pemeliharaan oleh Pemerintah Daerah,” ucapnya.


Kebutuhan yang paling utama perlu dipenuhi adalah kebutuhan akan pendidikan baik formal maupun non formal. Dengan demikian pada masa yang akan datang mereka dapat menikmati pekerjaan yang layak dan hidup di luar garis kemiskinan.


 “Undang-Undang Perlindungan Anak pada saat ini yaitu Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebenarnyaa telah mengatur hak anak untuk dapat hidup, tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan,” ucapnya MJP belum lama ini.



Setiap tugas dan tanggungjawab. Katanya,  ditentukan baik dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin perlu diatur dalam sebuah norma hukum yang mengikat untuk dapat dijadikan pedoman bagi Pemerintah Daerah Provinsi Sulut dalam penanganan kemiskinan dan anak terlantar perlu diatur dalam Peraturan Daerah. 


“Tujuan dari Perda ini adalah untuk mendapatkan data fakir miskin dan anak terlantar yang akurat dan valid sehingga strategi penanganan dan kebijakan tepat sasaran. Untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar fakir miskin dan anak terlantar.  Untuk menekan jumlah fakir miskin. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanganan fakir miskin dan perlindungan anak terlantar. Untuk menjamin konsistensi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi dalam penanganan fakir miskin dan perlindungan anak terlantar,” tutur ketua DPW PSI Sulut. 


Penuntasan Perda Fakir Miskin dan Anak Terlantar ‘Dipercepat’ Anggota DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP) menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Perda No 1 Tahun 2021 tentang Perda No 2 tahun 2021 tentang fakir miskin dari anak terlantar kepada masyarakat. Pada giat yang menghadirkan narasumber Efendy Sondakh. Ketua DPW PSI Sulut ini melibatkan unsur wartawan dan masyarakat. Menurut legislator yang terlibat langsung dalam penyusunan kedua perda ini, dilibatkannya para wartawan dalam pelaksanaan Sosper dinilai langkah yang tepat dalam rangka penyebaran informasi kepada masyarakat serta diharapkan mampu menjadi agen dalam mensosialisasikan kepada masyarakat luas.Politisi PSI Sulut ini juga mengatakan Perda yang telah dihasilkan diharapkan mampu diaplikasikan dalam pelaksanaannya karena baik Pemerintah provinsi dan DPRD Sulut bersama-sama bertanggung jawab secara kolektif.


 "Kehadiran Perda ini menjadikan keteraturan sehingga masyarakat terhindar daru pandemi Covid, juga memberikan jaminan bagi Fakir Miskin dan Anak terlantar dalam mendapatkan haknya sebagai warga negara," ujarnya lagi.


Gerakan sosialisasi kemasyarakatan atas dua buah Peraturan daerah adalah langkah maju DPRD Sulut setelah baku hampir kurang lebih 7 tahun tidak pernah menghasilkan Perda sehingga diharapkan ini dapat tersosialisasi dengan baik dan dipahami agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya.



Wakil Ketua Bapemperda DPRD Sulut ini bersama Anggota Dewan lainnya sedang melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yaitu Perda No 2 tahun 2021 tentang Fakir Miskin dan anak terlantar kepada masyarakat.Sosper dilaksanakan MJP di Desa Kaasar Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara dengan melibatkan unsur wartawan dan masyarakat. “Perda ini hadir bukan untuk membebankan publik, perseorangan atau pelaku usaha,”ucapnya. terkait Perda Fakir Miskin, MJP mengungkapkan tingginya jumlah fakir miskin dan adanya anak terlantar di suatu daerah secara otomatis mengindikasikan belum rekomendasinya kebutuhan dari suatu kelompok masyarakat yang sejatinya merupakan amanat dari konstitusi.


Disisi lain pemda merupakan bagian subjek yang diberi tanggung jawab untuk mengemban amanat yang dimaksud. dalam hal inilah pemda memerlukan suatu instrumen hukum yang mampu mengarahkan pelaksanaan dari upaya kongkrit dalam penanganan fakir miskin dan anak terlantar.


Sedangkan anggota DPRD Sulut lainnya, Dr Toni Supit SE MM, menggelar sosialisasi dua peraturan daerah (Perda) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). TonSu, sapaan akrabnya, mengatakan jika Perda tentang fakir miskin dan anak terlantar, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulut, agar mereka mendapatkan hak-hak mereka. "Saya berharap Perda ini bisa tersosialisasikan dengan baik ke semua masyarakat," kata pria low profil ini kembali


 

Kesimpulan 

Dari uraian di atas, pembaca tentu sudah bisa menyimpulkan dan memberikan jawaban terhadap judul yang diangkat. Dalam kondisi apapun, negara tetap dapat dikatakan memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Negara membiarkan mereka terus berkembang dan bertambah jumlahnya tanpa melakukan program pengentasan dari penderitaan hidup mereka, dapat dikatakan telah memelihara. Sebaliknya, negara melakukan program pengentasan dan pemberdayaan sehingga mereka terlepas dari kondisi fakir miskin, dan keterlantaran juga memenuhi arti kata memelihara.

UUD 1945 yang telah empat kali diamandemen tidak lagi memiliki penjelasan seperti naskah asli yang disahkan pada 18 Agustus 1945. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para perumus UUD 1945, penulis berpendapat bahwa kata dipelihara pada ayat tersebut harus dimaknai dirawat, dilindungi, dan diberdayakan sehingga mereka tidak lagi fakir, miskin, dan terlantar. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia, yakni mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sekiranya di masa mendatang, para wakil rakyat yang tergabung di Majelis Permusyawaratan Rakyat bermaksud mengubah redaksional Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 ini, penulis sangat memberikan apresiasi. Perubahan yang dilakukan harus tidak menimbulkan multitafsir ataupun memiliki pengertian yang bertolak belakang. Amandemen konstitusi tentu membutuhkan energi yang besar. Para wakil rakyatlah yang harus memikirkannya. Semoga tulisan ini bermanfaat, amin.


Daftar pustaka

Undang-undang Dasar 1945

Kamus Besar Bahasa Indonesia

https://bppk.kemenkeu.go.id/content/berita/balai-diklat-keuangan-malang-fakir-miskin-dan-anakanak-terlantar--dipelihara-oleh-negara-2019-11-05-f9862d89/

https://sulutnews.com/index.php/sulut/sulut/item/17710-mjp-perda-covid-19-dan-fakir-miskin-dihadirkan-untuk-melindungi-masyarakat

https://manadoline.com/mjp-sosper-perda-covid-dan-fakir-miskin-di-desa-kaasar/

https://www.google.com/amp/s/m.kumparan.com/amp/manadobacirita/toni-supit-sosialisasikan-2-perda-tentang-covid-19-dan-fakir-miskin-di-sitaro-1woDMQP7pmr

Kurangi Perubahan Iklim, MJB Region Sulut Lakukan Penanaman Mangrove

Foto: proses penanaman mengrove


Newsblessing.com, Manado - Pemantapan pengetahuan terkait konservasi Mangrove dilakukan oleh Komunitas Marijo Belajar (MJB) Region Sulut dengan mengundang pemateri Frenly Derek dari perkumpulan  Chaetodon Manado.


Hutan Mangrove Bahowo, Kecamatan Bunaken, Kota Manado menjadi tempat pengembangan pengetahuan terkait  Fungsi, Manfaat, hingga Monitoring Mangrove dan diakhiri dengan penanaman 50 Bibit Mangrove Rhizophora.



Kegiatan yang memakan waktu sejam ini bertemakan 'Mari Menanam Mangrove' atau disingkat MAMAM. "MAMAM ini menjadi upaya anak muda Sulut untuk ikut menjadi bagian dalam mengurangi perubahan iklim," ungkap Ketua MJB Region Sulut, Jesisca Veronica Tarima kepada awak media, Sabtu (20/11/2021).


"Event ini diadakan MJB Sulut sebagai upaya untuk ikut turun langsung menjadi bagian menyelamatkan bumi dari perubahan iklim lewat penanaman bibit Mangrove di pesisir pantai Bahowo. Ada,

 32 volunteer mendapatkan edukasi seputar Hutan Mangrove hingga menanam tahapan menanam bibit Mangrove. Ke depan, event yang sudah dilakukan oleh anak Muda Sulut ini bisa membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya untuk terus peduli dan terlibat langsung dalam kelestarian alam, khususnya di Sulawesi Utara," jelasnya.



Sedangkan kepala lingkungan Bahowo, Junike Hoke merespon baik akan niat baik dari Komunitas MJB Region Sulut. "Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada komunitas MJB Region Sulut yang mau melakukan kegiatan penanaman Mangrove di Desa kami. Sekali, lagi banyak terimakasih."


"Saya ingin kedepannya Komunitas MJB Region Sulut bisa membuat kegiatan yang sama dan bekerjasama dengan masyarakat, pelajar dan anak muda disini. Karena, yang tau tentang Mangrove di Desa Bahowo ini hanya kelompok tertentu saja. Namun, ini sudah sangat baik sehingga menjadi pengalaman pertama  saya untuk menanam Mangrove ketika menjadi bagian dari pemerintah," pungkasnya.


Terpantau media, adapun kehadiran Founder MJB Pusat,  Meinagustia Carwelia Ngangi dan beberapa pengurus yang ada. Adapun, Volunteer yang hadir dari beberapa komunitas diantaranya Komunitas Motor BOX Bitung, Rider Siger Jogja, CBR Bitung Community, Friendship Motor Club Bitung, Polres Bitung Lovers, Bold Riders Manado, Siluman  Biru Shop, Squat Jinjit Bitung, dan Blade Rider Community Bitung. (*)

Marijo Baku Bantu, MJB Sulut Bekali Pendidikan Karakter Bagi Anak Sumompo

 


Newsblessing.com, MANADO - Peringati sumpah pemuda, 26 anak-anak yang berada di area tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo, Kota Manado dibekali dengan pembelajaran pembentukan karakter oleh komunitas Marijo Belajar (MJB) Region Sulut, di Kediaman kel.  Kasumbala-Sasuwu, Sumompo, lingkungan 3, Sabtu (30/10/2021).


Ini merupakan kegiatan 'Marijo Baku Bantu' (mari saling membantu) yang menjadi program  komunitas MJB Region Sulut, dan terus dilakukan di lokasi yang berbeda.


Diketahui, program MJB Marijo Baku Bantu bertemakan Mabar yang artinya 'marijo bermain sambil belajar'. "Pendidikan karakter sangat penting bagi kita semua baik adik-adik, dan Kaka-kaka yang ada pada hari ini," ungkap ketua MJP Region Sulut, Jessica Veronica Tarima pada saat sambutannya.


"Kiranya kegiatan bisa berjalan dengan baik, dan mampu membekali adik-adik yang ada pada hari ini," tuturnya.


Jessica ketika diwawancarai kembali  mengungkapkan, kegiatan MJB Baku Bantu sebagai bentuk peringatan hari sumpah pemuda. "Tujuan kami adalah untuk mencerdaskan anak bangsa dengan cara-cara  mengajarkan anak-anak, dan kali ini kami bekali pendidikan karakter ke anak-anak yang ada  di TPA Sumompo. Bukan itu saja,  ada pun Fun Games dan donasi yang diberikan kepada anak-anak," ucapnya.


"Kedepannya MJB Region Sulut akan kembali mengelar kegiatan Marijo Baku Bantu dengan mengajarkan karakter kepada anak-anak, dan di tempat-tempat yang berbeda," jelasnya.


Sedangkan peserta pembekalan karakter, Cherry Luita Dareno  mengatakan, dirinya senang dengan pembelajaran pada hari ini. "Kita senang belajar begini, semoga ada ulang," pungkasnya.


Terpantau media, kegiatan Marijo Baku Bantu dihadiri  pula Founder MJB, Meinagustia Carwelia Ngangi, dan 10 anggota MJB Region Sulut.

Peringati HUT Ke-4, WAOI Peduli Akan Sesama

 

Sumber Foto : Meikel P

Newsblessing.com, Manado - Wadah Asosiasi Online  Indonesia (WAOI) peringati HUT ke 4 tahun dengan mengadakan kegiatan sosial dengan melakukan pembagian 100 kotak makanan buat penyapu jalan, pengangkut sampah dan driver online.

Ada beberapa lokasi yang manjadi kegiatan sosial dari WAOI  yakni Perkamil Ranomut, Lapangan Tikala, Samrat Malalayang dan sekitaran Bolivard Manado, yang dilakukan sejak Senin (25/10/2021).

Adapun kegiatan sosial lainnya yang masih berlanjut hingga saat ini yaitu pengalangan dana kotak koin untuk kebutuhan anak-anak yang berada di Pasar Bersehati Manado.

Ketua umum WAOI, Edwin Langkay ketika diwawancarai awak media, Rabu (27/10/2021)  mengatakan, rasa syukurnya bisa melakukan waktu berkegiatan positif dengan berbagi dan  perduli terhadap sesama yang membutuhkan.

"Dengan kesibukan sebagai driver, baik apapun itu masih meluangkan waktu untuk peduli terhadap sudara-sudara kita, dan ini bagi kami suatu kebanggaan," jelasnya.

Ia juga menambahkan, dengan keterbatasan anggaran tidak semua bisa diberikan makanan. "Pastinya diwaktu yang kosong, kami akan terus melakukan kegiatan peduli akan sesama."

Diwaktu yang bersamaan Wakil Bendahara umum ( Wakil Bendum) WAOI, Merry Wuysang menambahkan, adanya kegiatan ini pengurus dan panitia HUT WAOI boleh menjadi saluran berkat buat sesama. "Torang terima berkat dan Torang pun harus menjadi saluran berkat," tuturnya.

"Dan untuk saat ini, WAOI juga menggalang dana dengan menyediakan kotak koin untuk membantu kebutuhan bagi anak-anak yang ada di pasar bersehati," ucapnya lagi.

Senada dengan ketua umum dan Wakil Bendum WAOI, ketua panitia HUT WAOI ke 4 tahun,  sofyan ajoba berharap kegiatan yang dilakukan ini bisa meringankan beban dan bisa bermanfaat bagi mereka yang terbantukan, dan  menjadi contoh mewujudkan kepedulian atau rasa kemanusiaan.

Sedangkan Pembina WAOI, Christian Yokung merespon baik apa yang dilakukan oleh pengurus dan panitia HUT WAOI ke 4 tahun. "Memang sesuai dengan selogan, visi dan misi WAOI itu sendiri  bergerak disisi kemanusiaan dan sosialita. WAOI harus menjadi organisasi yang berdampak bagi sekeliling sesuai dengan selogan daerah kita Sitou  Timou  Tumou Tou. Maka dari itu, gerakan ataupun aksi sosial ini setidaknya menjadi api atau semangat masyarakat Sulut untuk berbagi dan membantu orang-orang yang membutuhkan," pungkasnya.

Penanaman Pohon Menjadi Refleksi Menyambut Sumpah Pemuda

Penanaman Pohon dalam rangka menyabut hari Sumpah Pemuda (Foto Meikel)


Newsblessing.com, Manado - Menyambut sumpah pemuda ke 93 Tahun yang jatuh pada 28 Oktober 2021, Solidaritas Antar Pecinta Alam (SAPA) Sulawesi Utara (Sulut) gelar penanaman  pohon di bantaran Sungai, kelurahan Buha, lingkungan III, Kota Manado, Selasa (26/10/2021).

'Merefleksikan kembali kepekaan pemuda untuk lebih peduli terhadap lingkungan' menjadi tema pada kegiatan  penanaman pohon ini.

Diketahui ada 125 pohon  yang ditanam, dengan 50 jenis pohon Mahoni, 50 pohon jenis Cempaka dan 25 Pohon jenis  Kamiri.

Ketua SAPA Sulut, Aldi Sinatrya ketika diwawancarai mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kembali kepekaan pemuda terhadap lingkungan, apalagi ini mendekati hari sumpah pemuda. "Bukan itu saja, tujuan dari penanaman pohon ini agar kedepannya   pengikisan terhadap tanah berkurang, dan juga menolak adanya pembangunan di bantaran sungai," ungkapnya.

"Kegiatan seperti akan terus berlanjut, bukan hanya sekedar menanam, tapi akan terus memantau perkembangan pohon yang kami tanami pada hari ini. Adapun, kegiatan yang akan terus Kami programkan kedepannya untuk lingkungan yang lebih baik," jelas anggota GMPA Pantheraprdus ini.


Ia menambahkan, kegiatan pada hari ini sukses digelar dan didukung kepala lingkungan setempat. "Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat pada penanaman kali ini diantaranya GMPA Pantheraprdus, KPA Silvaterra, KPAB Nucifera, KMPA Tansa, dan Rukun  Moroka Youth," tuturnya.

Dihari bersamaan ketua Rukun Morokoa Youth, Hilarius Go'o mengatakan rasa terimakasihnya atas keterlibatan dalam penanaman pohon. "Kami mengucapkan banyak terimakasih atas keterlibatan kami pada penanaman pohon pada hari ini, ini menjadi kegiatan pertama kami di pengurus saat ini, sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih," ucapnya. 

"Kiranya kedepannya kegiatan seperti dan kerjasama tetap berlanjut untuk lingkungan yang lebih baik," Pungkasnya.

Terpantau awak media, peserta yang hadir dalam kegiatan penanaman pohon dihadiri 19 orang.

HUT MMSC dan WAO Diperingati Open Turnamen Ludo

Peserta dan panitia MMSC Turnamen Ludo (Foto istimewa)


Newsblessing.com, Manado - Peringati HUT Mom Merry Shop Centre (MMSC) dan Wadah Asosiasi Online (WAO) Indonesia ke 4 tahun dengan mengelar MMSC open turnamen ludo.

"Kegiatan MMSC open turnamen ludo ini dilaksanakan dalam rangka HUT MMSC yang jatuh pada bulan September kemarin, dan dalam rangka HUT WAO Indonesia ke 4 tahun pada tanggal 25 Oktober nanti," ungkap  owner MMSC, Merry Wuysang kepada awak media, Minggu (10/10/2021) sembari menyebut  MMSC adalah home base nya WAO Indonesia Wadah berkumpul puluhan komunitas Driver online 

Ia menambahkan, Kegiatan ini pun dilaksanakan karena melihat animo teman-teman untuk bermain ludo itu sangat luar biasa, juga karena permainan ini sangat mengedepankan spotifitas. kegiatan sudah dibuka kemarin, Sabtu (9/10/2021) dan  pelaksanaan semi final dan final digelar Sabtu (23/10/2021)," jelasnya. 

"Awalnya perlombaan ini hanya dilaksanakan apa adanya sesuai dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada, ternyata ketika dibentuk panitia, dan menghubungi teman-teman  akhirnya ada sponsor-sponsor yang ikut membantu," katanya.

Diakhir kata, Merry menyebut kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, semuanya atas bantuan teman-teman,  dan sponsor pun dari teman-teman. "Semua terlaksana atas dasar "Kekuatan Batamang". Slot yang di sediakan cuma di batasi  128 Peserta yang ikut MMSC open turnamen ludo," tambahnya.

Adapun hadiah yang akan diberikan bagi peserta yang menjuarai peringkat 1 hingga 5 diantarnya, peringkat 1 berhadiah uang Rp. 500.000 + piala + gratis nginap  kerja sama dengan REDDORS + disc 150rb kos 2 bulan di Frensy Kost + 50% sauna di MMSC  + 3kg gratis cuci baju di Best Laundry  + 25rb gratis pembelian di SecondChance SecondChance  + 20rb gratis pembelian di Sate Ba Pedis  + 15rb pembelian di Tinutuan Mom Merry  + voucher main di Champion Futsal Manado + 10 % cuci sepatu di hampion care  + discount pembelian di Decade Caffein Dealer + disc 10% pembelian ikan Hias di Donjuan Artquatic  + voucher gratis cuci mobil di Master Snow. 


Sedangkan peringkat   2 berhadiah uang Rp. 250.000 + piala + voucher nginap  40 %REDDORS + disc 150rb kos 2 bulan di Frensy Kost + 50% sauna di MMSC  + 3kg gratis cuci baju di Best Laundry  + 25rb gratis pembelian di SecondChance.

SecondChance  + 20rb gratis pembelian di Sate Ba Pedis  + 15rb pembelian di Tinutuan Mom Merry  + voucher main di Champion Futsal Manado + 10 % cuci sepatu di champion care  + discount pembelian di Decade Caffein Dealer + disc 10% pembelian ikan Hias di Donjuan Artquatic  + voucher gratis cuci mobil di Master Snow. 

Untuk peringkat  3   berhadiah uang Rp. 150.000 + piala + voucher nginap  40 % Reddors + disc 150rb kos 2 bulan di Frensy Kost + 50% sauna di MMSC  + 3kg gratis cuci baju di Best Laundry  + 25rb gratis pembelian di SecondChance.

SecondChance  + 20rb gratis pembelian di Sate Ba Pedis  + 15rb pembelian di Tinutuan Mom Merry  + voucher main di Champion Futsal Manado + 10 % cuci sepatu di Champion Care  + discount pembelian di Decade Caffein Dealer + disc 10% pembelian ikan Hias di Donjuan Artquatic  + voucher gratis cuci mobil di Master Snow. 

Selanjutnya, Peringkat  4 dengan  rhadiah uang Rp. 100.000 + voucher nginap  40 % Reddors + disc 150rb kos 2 bulan di Frensy Kost + 50% sauna di MMSC  + 3kg gratis cuci baju di Best Laundry  + 25rb gratis pembelian di SecondChance.

SecondChance  + 20rb gratis pembelian di Sate Ba Pedis  + 15rb pembelian di Tinutuan Mom Merry  + voucher main di Champion Futsal Manado + 10 % cuci sepatu di Champion care  + discount pembelian di Decade Caffein Dealer + disc 10% pembelian ikan Hias di Donjuan Artquatic  + voucher gratis cuci mobil di Master Snow.

Peringkat 5 - 8 voucher nginap  40 % Reddors + disc 150rb kos 2 bulan di Frensy Kost + 50% sauna di MMSC  + 3kg gratis cuci baju di Best Laundry  + 25rb gratis pembelian di SecondChance.

SecondChance  + 20rb gratis pembelian di Sate Ba Pedis  + 15rb pembelian di Tinutuan Mom Merry  + voucher main di Champion Futsal Manado + 10 % cuci sepatu di Champion care  + discount pembelian di Decade Caffein Dealer + disc 10% pembelian ikan Hias di Donjuan Artquatic  + voucher gratis cuci mobil di Master Snow. Dan peringkat 9 hingga 16 voucher 40 % Reddors  + voucher main di  Champion Futsal 


Terpantau media sponsor pada MMSC open turnamen ludo yakni,  MMSC cafe and Sauna 8 voucher discount 50 % sauna, Best laundry  8 voucher gratis laundry 3 kg, secondchance 8 voucher  25rb pembelian di SC, sate  BA pedis Ranomuut 8 voucher 20.000 pembelian sate, Central printing (cetak baliho gratis), Auto  Drezz (Dana), Tinutuan Mom Merry  8 voucher  15.000 pembelian di TMM, Champion  Futsal  4 piala dan voucher main futsal, Champion Care 8 voucher discount 10 % pencucian sepatu, Ratahan otoshop (dana), Decade caffeine dealer Voucher discount pembelian.

Ada juga, reddoors voucher gratis nginap hotel red doorz untuk juara 1 dan voucher diskon 40% utk 16 player, donjuan artquatic Gallery discount 10% untuk pembelian ikan Hias di atas 250rb, Master snow 20 voucher cuci mobil,  Kos Frensy voucher discount 150rb untuk 2 bulan sewa, Miracle Cathering.

Page View 1392