Newsblessing.com, JAKARTA — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali mendapat pengakuan nasional. Pada ajang Indonesia Bisa Kompas TV Award yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-15 Kompas TV, Pemprov Sulut dianugerahi penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Layanan Kesehatan dan Pemenuhan Gizi Anak.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., dalam acara yang berlangsung megah di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Penetapan Pemprov Sulut sebagai penerima penghargaan didasarkan pada evaluasi terukur dan obyektif. Penilaian dilakukan melalui pengelompokan regional memanfaatkan data kuantitatif yang transparan, seperti data Badan Pusat Statistik (BPS), Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), serta laporan resmi dari kementerian dan lembaga terkait.
Dalam keterangannya usai menerima trofi, Gubernur Yulius Selvanus menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang konsisten melakukan pembaharuan serta menghadirkan inovasi di sektor kesehatan publik.
"Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa standar pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara terus mengalami kemajuan. Kami tidak berhenti berbenah untuk menyajikan layanan medis yang makin prima bagi seluruh warga," ungkap Yulius.
Gubernur menjelaskan bahwa strategi penguatan infrastruktur kesehatan di Sulut diterapkan secara terstruktur dan berjenjang. Pembinaan dilakukan mulai dari tingkat terdepan di Posyandu, Puskesmas Pembantu (Pustu), Puskesmas, hingga puncaknya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Langkah krusial lain yang ditekankan Pemprov Sulut adalah jaminan aksesibilitas tanpa diskriminasi. Gubernur menegaskan bahwa perlindungan kesehatan warga tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari status kepesertaan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Kebijakan kami sangat jelas. Seluruh RSUD di wilayah Sulawesi Utara diinstruksikan untuk tetap memprioritaskan penanganan medis warga yang membutuhkan, sekalipun mereka belum terdaftar atau memiliki kendala pada kepesertaan JKN," tegasnya.
Selain jaminan akses, modernisasi sarana prasarana kesehatan turut menjadi perhatian utama. Salah satunya terlihat pada peningkatkan kapasitas RSUD ODSK di Kota Manado yang kini telah dilengkapi berbagai peralatan medis canggih berkualifikasi modern. Kehadiran fasilitas unggulan ini diharapkan mampu memangkas rujukan ke luar daerah sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan berkualitas tinggi bagi warga Sulut.
Di sisi lain, Pemprov Sulut memandang penanganan gizi anak sebagai pilar mendasar dalam mematangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurut Yulius, pendekatan penanganan kesehatan masyarakat tidak boleh hanya berfokus pada upaya kuratif atau pengobatan semata, tetapi juga wajib memperkuat lini preventif dan promotif sejak dini.
"Pembangunan sektor kesehatan mencakup dimensi yang luas. Kita harus memastikan kecukupan gizi anak-anak sejak usia dini agar tumbuh kembang mereka optimal dan bebas dari gangguan kesehatan jangka panjang," tutur Gubernur.
Mengakhiri pernyataannya, Gubernur Yulius menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh pihak penyelenggara. Penilaian independen dari media nasional seperti Kompas TV diyakini akan menjadi pendorong semangat bagi jajaran Pemprov Sulut untuk terus berinovasi.
"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kompas TV atas perhatian serta pengakuan yang diberikan kepada Provinsi Sulawesi Utara," pungkasnya.
Pencapaian ini sekaligus memicu jajaran Pemprov Sulut untuk makin memperkuat efektivitas program-program publik, khususnya di bidang kesehatan masyarakat dan intervensi gizi anak, demi mewujudkan Sulawesi Utara yang makin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
(*/Olvie)
View:732