Wakil Gubernur Victor Mailangkay Pimpin Upacara Peringatan Haornas Ke-43


Newsblessing.com, SULUT – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Sulawesi Utara menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali arah pembangunan dunia olahraga daerah. Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menegaskan bahwa tolok ukur kesuksesan pembangunan olahraga tidak lagi dilihat dari banyaknya ajang atau kompetisi yang diselenggarakan, melainkan dari tingkat kebugaran dan partisipasi aktif masyarakat.



​Penegasan tersebut disampaikan Wagub Victor Mailangkay saat memimpin upacara peringatan Haornas ke-43 di lapangan kantor gubernur, Rabu (9/7/2026.



Dalam kesempatan itu, Victor membacakan pidato amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di hadapan jajaran jajaran pemerintah dan peserta upacara.



​Wagub Victor menyampaikan bahwa olahraga harus dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa, bukan sekadar pengeluaran anggaran atau kegiatan seremonial tahunan.



​Melalui olahraga, karakter masyarakat yang disiplin, tangguh, penuh sportifitas, dan memiliki daya juang tinggi dapat terbentuk. Kebiasaan berolahraga secara konsisten juga berkontribusi langsung pada peningkatan derajat kesehatan serta produktivitas masyarakat Sulawesi Utara.



​Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!”, Wagub Sulut mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup harian.



​Mengubah Tolok Ukur Keberhasilan Olahraga



​Dalam amanat yang dibacakan Wagub Victor, terdapat pergeseran paradigma penting dalam menilai kemajuan sektor olahraga. Pemerintah daerah diminta tidak cepat berpuas diri hanya karena berhasil menggalang banyak ajang atau festival olahraga.



​Indikator utama yang harus dipantau secara berkala adalah perubahan perilaku publik. Pemerintah perlu melihat secara riil berapa banyak warga yang aktif bergerak, rutin berolahraga, serta bagaimana persentase peningkatan kebugaran masyarakat berdasarkan data yang terukur dan valid.



​Oleh karena itu, Victor menempatkan Pemerintah Daerah sebagai motor penggerak utama di lapangan. Pemda diimbau untuk terus menjamin ketersediaan sarana dan prasarana publik yang memadai, seperti area terbuka hijau, fasilitas olahraga yang terawat, ruang pejalan kaki yang aman, serta jalur khusus bersepeda.



​Fasilitas maupun program olahraga yang dihadirkan harus dirancang agar terjangkau secara finansial, aman, ramah publik, serta dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.



​Membangun Budaya Fisik Sehari-hari



​Wagub Victor menekankan bahwa semangat berolahraga tidak boleh berhenti saat sebuah gelaran acara selesai. Pembentukan budaya hidup sehat harus diintegrasikan ke dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari tatanan keluarga, lingkungan sekolah, area perkantoran, hingga tingkat desa dan kelurahan.



​Kegiatan rutin seperti Car Free Day (CFD) di berbagai wilayah Sulawesi Utara juga diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kumpul-kumpul formal. CFD harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana efektif membiasakan warga hidup lebih aktif.



​Prinsip inklusivitas dan keadilan juga menjadi perhatian utama. Kesempatan untuk beraktivitas fisik harus terbuka lebar bagi seluruh elemen masyarakat, baik anak-anak, pemuda, lansia, kaum perempuan, warga perkotaan maupun pedesaan, hingga para penyandang disabilitas.



​Langkah ini dipandang mendasar untuk mendorong transformasi sosial, yakni mengubah pola hidup masyarakat dari pasif menjadi aktif, dari aktif menjadi bugar, hingga akhirnya tercipta masyarakat yang sehat dan produktif.



​Ekosistem Prestasi dan Industri Olahraga



​Meskipun fokus pada kebugaran masyarakat luas sangat ditekankan, pembinaan prestasi atlet daerah dan nasional tetap berjalan seiring. Dalam amanat yang dibagikan Wagub Victor, diingatkan bahwa capaian prestasi atlet papan atas tidak lepas dari tradisi olahraga yang tumbuh di tengah masyarakat.



​Atlet yang menorehkan prestasi juara tidak lahir begitu saja, melainkan tumbuh dari lingkungan masyarakat yang gemar berolahraga. Oleh sebab itu, budaya olahraga, pengembangan prestasi atlet, serta pertumbuhan industri olahraga harus dibangun secara terpadu dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.



​Guna mewujudkan target tersebut, Wagub Victor mengajak seluruh instansi pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, organisasi olahraga, komunitas, hingga unit keluarga di Sulawesi Utara untuk bergerak bersama.



​Masyarakat diimbau untuk mulai membiasakan pola hidup sehat dari langkah-langkah sederhana, seperti berjalan kaki, berlari santai, bersepeda, maupun senam bersama secara rutin sesuai kemampuan masing-masing. Upaya mewujudkan masyarakat yang bugar dan produktif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

(*/Olvie)


View:581

Lebih baru Lebih lama