Newsblessing.com, SONDER — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Braien Waworuntu, menggelar agenda Reses II Tahun 2026 di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa.
Dalam kegiatan yang dipadukan dengan bakti sosial pengobatan gratis tersebut, legislator dari daerah pemilihan (dapil) Minahasa-Tomohon ini bertatap muka secara langsung dengan ratusan warga setempat guna mendengarkan berbagai persoalan lokal.
Sejumlah isu strategis disuarakan masyarakat dalam forum dialog tersebut, mulai dari kendala sektor pertanian, jaminan sosial bagi kelompok rentan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
Tiga Isu Utama Disuarakan Warga
Di sektor pertanian, perwakilan petani Desa Tincep mengeluhkan alur distribusi pupuk bersubsidi yang dinilai masih rumit. Mereka mendorong adanya transparansi dan penyederhanaan prosedur administratif agar bantuan pupuk dapat diterima tepat waktu tanpa hambatan birokrasi.
Selain isu pertanian, kelompok lanjut usia (lansia) turut menyampaikan aspirasi terkait perlunya keberlanjutan program kesejahteraan sosial dari pemerintah daerah.
Sementara itu, kaum ibu rumah tangga mengusulkan adanya alokasi bantuan modal dan fasilitas usaha mandiri guna menopang stabilitas ekonomi keluarga di tingkat desa.
Komitmen Pengawalan Hingga Tingkat Provinsi
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Braien menegaskan komitmennya untuk membawa dan mengawal seluruh aspirasi masyarakat Desa Tincep ke tingkat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui dinas terkait.
"Saya berdiri di sini sebagai wakil rakyat karena kepercayaan bapak dan ibu sekalian. Semua poin yang disampaikan dalam reses ini menjadi tanggung jawab moral saya untuk diperjuangkan di tingkat provinsi," ujar Braien di lokasi kegiatan.
Ia menuturkan, penyaluran aspirasi ini sejalan dengan komitmen arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut, Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus, yang memprioritaskan kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan visi Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
(*/Olvie)
Sebagai penutup rangkaian kegiatan reses, Braien menyerahkan bantuan operasional secara langsung untuk mendukung kegiatan kelompok lansia serta program sosial kemasyarakatan di Desa Tincep.










