-->

Terkini Lainnya

08 Agustus 2026

Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Sulut Bicarakan Ketimpangan Anggaran dan Jalan Kena Aspal Sejak Merdeka

 

Newsblessing com, SULUT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Utara mematangkan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.


​Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen pada Jumat (7/8/2026) di Ruang Paripurna ini diwarnai hujan interupsi dan kritik pedas dari para legislator. Sejumlah isu krusial dipertanyakan, mulai dari ketimpangan alokasi anggaran, dana bencana, hingga infrastruktur dasar masyarakat.


Infrastruktur Terbengkalai dan Ketimpangan Porsi Anggaran


​Anggota DPRD Sulut, Royke Roring, menyuarakan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan Salibabu yang disebut tak pernah tersentuh pengaspalan sejak Indonesia merdeka. Ia mendesak Dinas PUPR memberikan perhatian khusus pada akses vital tersebut.


​Tak hanya jalan rakyat, Royke juga menyinggung kondisi fisik Gedung DPRD Sulut yang mulai memprihatinkan.


​"Fasilitas gedung daerah, khususnya ruang paripurna ini sudah mulai bocor. Ini butuh rehabilitasi. Begitu pula penyesuaian program lampu jalan di Dinas Perkimtan agar tepat sasaran," tegas Royke.

 


​Nada kritis juga datang dari Pierre Makisanti yang menilai penetapan plafond anggaran oleh TAPD belum mencerminkan rasa keadilan. Menurutnya, dinas penopang masyarakat seperti Pertanian, PUPR, dan Dinas Sosial justru belum mendapatkan porsi anggaran yang memadai.


Sorot Tajam Dana Bencana dan Fasilitas Operasional Kerja


​Isu keselamatan warga turut menjadi sorotan utama. Anggota DPRD Nick Lomban beserta Amir Liputo menyayangkan adanya pemangkasan alokasi dana kesiapsiagaan bencana di BPBD—dari yang sebelumnya Rp300 juta menyusut menjadi Rp207 juta pada rancangan TA 2027.


​Padahal, tingkat kerawanan bencana seperti kebakaran hutan di Minahasa Tenggara membutuhkan respons cepat dan dukungan regulasi Perda Penanggulangan Bencana.


​Selain itu, Amir Liputo mengungkap ketimpangan serius antara kebutuhan riil daerah dan kemampuan anggaran yang diakomodasi.


  • Sektor Praskim & Pertanahan: Kebutuhan diusulkan Rp25 miliar, namun hanya terakomodasi Rp7 miliar.
  • Proyek Strategis Nasional (MORR III): Kebutuhan pembebasan lahan mencapai Rp23 miliar yang harus segera diprioritaskan.
  • Sarana Operasional: Minimnya pengadaan komputer di Badan Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) serta Biro Pembangunan yang dinilai mengganggu kinerja pengawasan anggaran (EPRA).

Sikap TAPD: Fokus Kepentingan Publik dan Coret Pengadaan Mewah


​Menanggapi rentetan aspirasi dewan, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, menegaskan bahwa penyusunan struktur anggaran 2027 berpatokan ketat pada PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah untuk menjamin transparansi.


​Mengingat keterbatasan fiskal daerah, TAPD menerapkan skala prioritas yang berfokus pada pelayanan publik dan secara tegas mencoret usulan belanja yang tidak mendesak.


​"Prinsipnya anggaran diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat. Jika ada usulan yang tidak relevan, langsung kami coret. Contohnya, permintaan pengadaan mobil dinas baru di Dinas ESDM kita tiadakan karena keterbatasan anggaran," ujar Tahlis.


​Ia menambahkan, distribusi anggaran ke setiap SKPD telah memperhitungkan mitigasi risiko serta mengakomodasi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Proses pembahasan KUA-PPAS 2027 ini dijadwalkan berlanjut hingga pekan depan sebelum disahkan dalam Rapat Paripurna.

(*/Olvie)

07 Agustus 2026

Wakil Gubernur Sulut Buka NSIF 2026, Tegaskan Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Aman dan Kondusif


Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, serta memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Komitmen tersebut menjadi kunci utama untuk memikat para investor dalam mendukung percepatan ekonomi daerah.

​Pesan ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulut, Johannes Victor Mailangkay, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, pada pembukaan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 di Manado, Jumat (7/8/2026).


​Dalam sambutan yang dibacakan Wagub, Gubernur Yulius Selvanus mengapresiasi kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Investasi/BKPM, serta pemerintah kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan forum strategis ini.

"NSIF memiliki peran yang sangat strategis dalam mempromosikan dan memperkenalkan berbagai peluang investasi bernilai tinggi di Sulawesi Utara. Melalui forum ini, para investor dapat melihat langsung potensi besar daerah kita yang didukung penuh oleh komitmen pemerintah," ujar Johannes saat membacakan amanat Gubernur.


Investasi Jadi Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi


​Langkah Pemprov Sulut dalam mendorong masuknya modal sejalan dengan catatan Bank Indonesia. Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, mengungkapkan bahwa arus investasi menjadi motor utama pendongkrak perekonomian daerah.


​Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada Triwulan II-2026 tercatat berada di angka 5,42 persen. Meski mengalami sedikit moderasi, capaian ini masih melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.


​Pertumbuhan tersebut didukung kuat oleh peningkatkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi yang naik hingga 7,12 persen, serta sektor Konstruksi yang tumbuh 7,63 persen.


​Untuk memastikan para investor mendapatkan kemudahan, Pemprov Sulut bersama BI dan instansi terkait terus mengoptimalkan peran Regional Investment Relations Unit (RIRU). Wadah ini bertugas menyajikan proyek-proyek bernilai tambah tinggi yang siap ditawarkan (clean and clear), sekaligus mengawal koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan.


​Forum NSIF 2026 ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat nasional dan internasional, di antaranya perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, jajaran korps diplomatik dari negara sahabat seperti Selandia Baru dan Filipina, pengurus KADIN Pusat, otoritas keuangan (OJK dan BPS), para kepala daerah, serta para calon investor.

(Olvie)

Gubernur Sulut Luncurkan ‘Keringanan Pajak Merdeka’ dan Bagikan Ribuan Bibit Kelapa Saat Apel Pencanangan HUT RI & Provinsi Sulut

Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) resmi memulai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 melalui apel pencanangan di Manado.

Dalam momentum sakral tersebut, Pemprov Sulut meluncurkan sejumlah program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari program insentif pajak kendaraan hingga aksi penguatan ekonomi berbasis lingkungan.

Mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" serta tema daerah "SULUT MELAJU" (Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan), perayaan tahun ini dijadikan ajang akselerasi pembangunan daerah. Pemprov Sulut menegaskan komitmennya untuk bergerak lebih cepat dan melompat lebih tinggi demi menghadirkan kesejahteraan yang merata.

Program "Keringanan Pajak Merdeka" untuk Masyarakat

Salah satu program utama yang diluncurkan adalah Keringanan Merdeka, yang berlaku sepanjang bulan Agustus hingga akhir September 2026. Program ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi warga.

Beberapa kemudahan dalam program insentif ini meliputi:


  • Bebas 100% Tunggakan Pokok PKB: Berlaku untuk kendaraan roda dua di bawah 200 cc.
  • Pengurangan 50% Tunggakan Pokok PKB: Diberikan untuk kendaraan roda dua di atas 200 cc, kendaraan roda tiga, serta kendaraan roda empat ke atas.
  • Penghapusan Denda 100%: Bebas denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), denda BBN KB I buatan tahun 2025, serta denda SWDKLLJ tahun sebelumnya.

Seluruh jajaran ASN diminta menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi ini agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum bebas denda pajak tersebut.

Pembagian Bibit Kelapa hingga Pesta Budaya

Selain sektor pendapatan daerah, pencanangan kegiatan ini diisi dengan beragam aksi kemasyarakatan dan penguatan identitas daerah:


  • 2.051 Bibit Pohon Kelapa: Diserahkan secara simbolis untuk memperkuat kedaulatan pangan, investasi hijau, serta menopang perekonomian masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.
  • Gerakan Pemasangan Bendera: Seluruh perangkat daerah diinstruksikan membagikan Bendera Merah Putih secara langsung kepada warga kurang mampu dan pengendara.
  • Pekan Budaya & Olahraga: Rangkaian acara dimeriahkan dengan lomba gerak jalan (etape 8 KM, 17 KM, hingga 45 KM), Pekan Budaya Sulut 2026, laga olahraga persahabatan, serta penataan bazar UMKM lokal.

5 Arahan Penting Gubernur

Menutupi rangkaian pembukaan, Gubernur menyampaikan lima poin instruksi yang wajib diperhatikan oleh seluruh instansi Pemprov Sulut:


  1. Gelorakan Perayaan: Menghias lingkungan kerja dan fasilitas umum agar nampak indah, bersih, dan semarak.
  2. Jaga Profesionalisme: Kualitas pelayanan publik dan disiplin ASN harus tetap terjaga di tengah kemeriahan acara.
  3. Perkokoh Sinergi: Membangun kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target keberhasilan bersama.
  4. Keamanan & Ketertiban: Memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif selama perayaan berlangsung.
  5. Waspada Dampak El Nino: Mengantisipasi potensi kekeringan, karhutla, serta gangguan ketersediaan pangan dan air bersih melalui langkah penghematan dan pengawasan ketat.  (*/Olvie)

Hadiri Pencanangan HUT RI dan Sulut 2026, Sekwan Niklas Silangen Perkuat Sinergi Bersama Gubernur Lewat Laga Mini Soccer

 


Newsblessing.com, SULUT - Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT Ke-62 Provinsi Sulawesi Utara. Rangkaian kegiatan ini resmi dimulai melalui apel pencanangan yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Manado, pada Jumat (7/8/2026).


Turut hadir dalam jajaran tamu undangan, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si. Tidak sekadar menghadiri prosesi seremonial, Sekwan Silangen juga ambil bagian langsung dalam kemeriahan laga pembukaan.


  1. Mempererat Sinergi dan Kebersamaan Lintas Instansi Kehadiran dan partisipasi aktif Sekwan Niklas Silangen dalam fun game mini soccer—berada dalam satu tim bersama Gubernur Yulius Selvanus, Wagub Victor Mailangkay, serta jajaran pejabat eselon II—menunjukkan fokus pada penguatan tali silaturahmi, soliditas, dan kolaborasi antara Sekretariat DPRD, Pemerintah Provinsi, dan unsur Forkopimda (seperti Kodam XIII/Merdeka).
  2. Dukungan Penuh terhadap Agenda Peringatan HUT RI Ke-81 & HUT Sulut Ke-62 Sebagai pimpinan di Sekretariat DPRD, kehadiran beliau menegaskan komitmen penuh Lembaga Legislatif dalam mendukung dan mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan resmi serta perlombaan antarinstansi yang diusung oleh Pemprov Sulut selama bulan kemerdekaan dan hari jadi provinsi.
  3. Mendorong Rangkaian Kegiatan yang Memberi Manfaat bagi Masyarakat Menyelaraskan dengan arahan Gubernur, fokus pelaksanaan agenda peringatan ini tidak ditujukan sekadar sebagai seremoni atau rutinitas tahunan belaka, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat pelayanan publik dan menghadirkan kegiatan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Utara.


Fun Game Mini Soccer Penuh Keakraban


​Salah satu agenda yang menyedot perhatian para ASN dan tamu undangan adalah pertandingan persahabatan fun game mini soccer. Dalam laga ini, Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay turun langsung merumput.

Tim Gubernur—yang diperkuat oleh Sekwan Niklas Silangen bersama jajaran pejabat eselon II dan keasistenan Setdaprov Sulut—bertanding melawan ketangguhan Tim Kodam XIII/Merdeka. Laga berjalan sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas serta keakraban. Hingga peluit panjang dibunyikan, pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.


​Pesan Gubernur: Jangan Hanya Sekadar Seremonial


​Apel pencanangan ini menjadi penanda dimulainya pelbagai kompetisi dan kegiatan resmi antarinstansi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus mengingatkan seluruh jajaran agar momentum peringatan tahun ini benar-benar berdampak positif.


​"Peringatan HUT RI dan HUT Provinsi Sulawesi Utara ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial belaka. Setiap rangkaian acara harus membawa manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Gubernur.


​Rangkaian lomba dan kegiatan kemasyarakatan dipastikan bakal terus menyemarakkan Bumi Nyiur Melambai hingga puncak peringatan mendatang.

Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara


Newsblessing.com, TAHUNA- Memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) UP3 Tahuna menggelar Apel dan Inspeksi Peralatan Siaga di halaman Kantor PLN UP3 Tahuna.


Mengusung tema "Kesiapsiagaan Seluruh Insan dan Peralatan untuk Memastikan Keandalan Pasokan Listrik PLN UP3 Tahuna", kegiatan ini dipimpin oleh Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, serta diikuti oleh jajaran manajemen, Manager Unit Layanan Pelanggan se-wilayah kerja UP3 Tahuna, pegawai organik, Tenaga Alih Daya (TAD), dan seluruh mitra kerja.


General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kesiapan di wilayah perbatasan dan kepulauan seperti Nusa Utara menjadi prioritas PLN untuk menjaga kekhusyukan dan kelancaran momen bersejarah bangsa.


"Nusa Utara merupakan benteng terdepan Indonesia. Kami di PLN UID Suluttenggo memastikan bahwa seluruh unit di bawah jajaran kami, termasuk UP3 Tahuna, berada dalam kondisi siap menghadapi momentum HUT ke-81 RI. Kesiapsiagaan personel dan keandalan sarana di wilayah pulau-pulau terluar adalah wujud komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang andal, aman, dan tanpa kedip, terutama pada momentum krusial," tegas Usman.


Dalam arahannya saat memimpin apel, Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, menyampaikan bahwa kesiapan insan PLN tidak hanya diukur dari keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga dari keandalan sumber daya manusia, budaya keselamatan kerja, serta koordinasi yang solid di lapangan.


"Hari Kemerdekaan adalah momentum istimewa. Di balik setiap pelaksanaan upacara bendera, hingga semarak perayaan masyarakat, terdapat peran penting keandalan pasokan listrik. Melalui apel dan gelar peralatan siaga ini, kami memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap 100 persen," ujar Eko.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi menyeluruh terhadap kendaraan operasional Pelayanan Teknik (Yantek), peralatan jaringan distribusi, Alat Pelindung Diri (APD), sarana komunikasi, hingga perlengkapan tanggap darurat. Pemeriksaan dilakukan secara mendetail untuk menjamin fungsi operasional sekaligus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


Pelaksanaan Apel Siaga ini menjadi simbol kesiapan PLN UP3 Tahuna dalam menghadapi tantangan geografis kepulauan. Dengan personel yang kompeten, sarana pendukung yang andal, dan koordinasi yang terintegrasi, PLN optimistis dapat mengawal seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kepulauan Nusa Utara berjalan lancar dan terang benderang.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

PLN Terus Mengupayakan Pemulihan Pasokan Listrik di Pulau Bunaken




Newsblessing.com, SULUT - PLN terus melakukan upaya terbaik untuk memulihkan keandalan pasokan listrik di Pulau Bunaken setelah terjadi gangguan pada dua unit mesin pembangkit yang menyebabkan berkurangnya daya mampu sistem sekitar 135 kW.


Sebagai bagian dari proses pemulihan, satu unit mesin pembangkit telah berhasil dioperasikan kembali sejak dua hari yang lalu. Namun demikian, untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan selama proses perbaikan berlangsung, masih diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara bergilir di beberapa wilayah.


Saat ini, seluruh tim teknis PLN terus bekerja secara intensif agar proses perbaikan dapat segera diselesaikan. PLN menargetkan gangguan pada mesin pembangkit dapat tertangani pada hari Minggu sehingga sistem kelistrikan di Pulau Bunaken kembali beroperasi secara normal.


PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. PLN berkomitmen untuk terus memberikan informasi perkembangan penanganan gangguan kepada pelanggan.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962

(Olvie)

06 Agustus 2026

​Momen Akrab Gubernur Sulut Yulius Selvanus Sambut Rektor Unsrat: Ini Sahabat Lama Saya

Newsblessing.comMANADO  — Suasana penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, dengan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

 

Polemik Anggaran PJU Sulut: Pokir Anggota DPRD Lenyap dari Daftar, Dinas ESDM Akui Salah Data

 

Newsblessing.com, SULUT - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan Komisi III DPRD Sulawesi Utara dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut berlangsung memanas pada Kamis (6/8/2026). Suasana rapat memuncak setelah diketahui sejumlah usulan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sebelumnya telah disepakati mendadak hilang dari dokumen anggaran.


​Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka. Ia mendapati alokasi 80 titik PJU yang masuk dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk wilayah Kabupaten Minahasa Utara justru tak tercantum dalam berkas yang disodorkan oleh pihak dinas.


​Nada keras juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III, Yongkie Limen. Ia meluapkan kekesalannya lantaran program PJU di Kota Manado yang diperjuangkannya selama tiga tahun berturut-turut tak kunjung terealisasi dan hanya berujung janji manis.


​"Saya kesal dan malu setiap tahun berjanji kepada warga Manado di titik-titik yang membutuhkan, padahal tidak pernah ada hasil. Karena terus dibohongi tiga tahun berturut-turut, saya akan melibatkan Kejaksaan untuk turun langsung melakukan pemeriksaan," tegas Yongkie.


​Yongkie turut mengingatkan bahwa seluruh wakil rakyat dipilih langsung oleh masyarakat, sehingga aspirasi yang diperjuangkan tidak boleh dikesampingkan begitu saja meski anggota tersebut tidak masuk dalam struktur Badan Anggaran (Banggar).


​Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi III Amir Liputo mengungkapkan, rincian data yang diterima dewan saat rapat hanya memuat pengadaan 478 titik PJU senilai Rp3,1 miliar untuk tiga daerah, yakni Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa. Sementara itu, wilayah Minahasa Utara yang merupakan daerah pemilihan Berty Kapojos justru nihil.


​Merespons tudotan tersebut, Plt. Kepala Dinas ESDM Sulut, Reiner Dondokambey, memberikan klarifikasi. Ia mengklaim dokumen internal instansinya tetap mencatat alokasi titik PJU untuk Minahasa Utara sesuai usulan Pokir Berty Kapojos. Reiner menyebut ketidaksesuaian ini terjadi akibat adanya kekeliruan teknis saat penyerahan berkas daftar anggaran kepada Komisi III.


​Guna menyelesaikan persoalan ini, Sekretaris Komisi III Nick Lomban memutuskan untuk mengambil langkah penataan ulang. Pihaknya bersama Dinas ESDM Sulut sepakat melakukan validasi dan revisi menyeluruh terhadap seluruh data sebaran titik PJU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran anggaran tepat sasaran sesuai dengan aspirasi masyarakat yang telah disahkan.

(*/Olvie)

Serap Aspirasi di 5 Kecamatan, Anggota DPRD Sulut Cindy Wurangian Soroti Masalah BPJS hingga Infrastruktur



Newsblessing.comBITUNG  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Priscilla Cindy Wurangian, menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.


​Selama agenda yang berlangsung pada awal Agustus 2026 tersebut, politisi Sulut yang akrab disapa Cindy ini menyambangi lima wilayah, yakni Kecamatan Madidir, Watudambo, Tanjung Merah, Dimembe, dan Maesa. Kehadirannya disambut hangat oleh warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kendala di lingkungan mereka.


​Dalam dialog interaktif bersama warga, isu pelayanan kesehatan dan jaminan sosial menjadi salah satu sorotan utama. Warga mengeluhkan persoalan teknis penggunaan layanan BPJS Kesehatan.


​Masyarakat melaporkan adanya praktik pembatasan masa rawat inap, di mana pasien kerap diminta pulang setelah menjalani perawatan selama lima hari dan diwajibkan mendaftar ulang jika ingin melanjutkan pengobatan. Selain itu, ketersediaan obat-obatan yang tidak ditanggung sepenuhnya oleh jaminan kesehatan turut dikeluhkan.


​Tak hanya sektor kesehatan, persoalan infrastruktur dasar juga mendominasi aduan warga. Mulai dari kondisi jalan berlubang, kurangnya penerangan jalan umum (PJU), kebutuhan saluran drainase, hingga perbaikan jalan pemukiman dan pembuatan jalan paving di Kelurahan Girian.


​Warga di area tersebut juga mendesak pemerintah segera membangun tanggul penahan longsor guna mengantisipasi ancaman bencana saat cuaca ekstrem, serta meminta adanya perbaikan fasilitas di SMK Pelita Bahari.


​Di sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, warga mengusulkan adanya bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk berbagai bidang usaha, bantuan perorangan, hingga pengadaan alat tangkap dan kelengkapan nelayan pesisir.


​Sementara di bidang pendidikan dan sosial, muncul permohonan beasiswa perguruan tinggi (S1 dan S2), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga keterbukaan informasi mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan sosialisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).


​Menanggapi rentetan keluhan tersebut, Cindy Wurangian menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi warga ke gedung dewan. Ia berjanji akan mengawal usulan-usulan ini agar dapat ditindaklanjuti secara nyata oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun instansi teknis terkait.

(*/Olvie)

Semangat HUT RI ke-81, PLN Dorong Digitalisasi Pendidikan di SMP Negeri 1 Palu Lewat Program TJSL


Newsblessing.com, PALU - Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Program Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan” di SMP Negeri 1 Palu, Rabu (5/8).


Bantuan yang diserahkan meliputi 25 unit komputer PC, 2 unit WiFi router, 3 unit webcam, 1 unit printer, serta program pelatihan digitalisasi pembelajaran bagi para guru. Inisiatif ini hadir untuk memperkuat fasilitas belajar mengajar berbasis teknologi, sekaligus mengakselerasi kesiapan generasi muda menghadapi era digital menuju Indonesia Emas.


General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa penyerahan bantuan TJSL ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada pilar pendidikan berkualitas.


“Pendidikan adalah investasi paling fundamental bagi masa depan bangsa. Melalui akselerasi digitalisasi di SMP Negeri 1 Palu, PLN ingin memastikan anak-anak kita memiliki akses teknologi yang memadai untuk berkembang menjadi generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing. Ini adalah wujud kontribusi nyata PLN dalam mengisi kemerdekaan RI ke-81, melistriki mimpi anak bangsa melalui pendidikan,” ungkap Usman.


Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN UP3 Palu, Ansar, kepada Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri, S.Pd., M.Pd., dengan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd. Acara yang berlangsung di Aula SMPN 1 Palu ini turut dihadiri Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palu, Natallia Revianto, beserta jajaran majelis guru dan perwakilan siswa.


Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menyampaikan bahwa PLN hadir tidak hanya untuk menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga menciptakan nilai tambah (creating shared value) bagi masyarakat sekitar.


“Kami berharap fasilitas PC dan jaringan internet ini dapat dioptimalkan secara maksimal untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari. Pelatihan digital yang kami berikan kepada tenaga pendidik juga diharapkan mampu memperkaya metode mengajar agar lebih interaktif dan inovatif,” tutur Ansar.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah cepat PLN dalam merespons kebutuhan digitalisasi di sekolah.


“Transformasi digital di sektor pendidikan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Langkah PLN melalui program TJSL ini menjadi teladan nyata dalam memberikan dampak langsung bagi peningkatan mutu sekolah dan kapasitas guru. Kami berharap sinergi ini berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,” ungkap Hardi.


Pada kesempatan yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian PLN terhadap pengembangan sarana belajar di sekolahnya.


“Bantuan ini merupakan anugerah besar bagi sekolah kami. Fasilitas komputer dan perangkat pendukung ini akan sangat membantu siswa dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan secara digital. Kami berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh sarana ini sebaik-baiknya demi mencetak lulusan yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Yusri.


Melalui program ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus berjalan berdampingan bersama pemerintah daerah dan insan pendidikan dalam menciptakan ekosistem belajar yang modern, inklusif, serta siap mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)