Newsblessing.com, LUWUK – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk kembali menebar cahaya kebaikan di bulan suci Ramadhan. Melalui program "Light Up The Dream" (LUTD), PLN mewujudkan impian keluarga prasejahtera untuk memiliki akses listrik mandiri secara gratis.
Program yang mengusung semangat kepedulian sesama ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Luwuk, mencakup Kabupaten Banggai (Luwuk, Toili), Tojo Una-Una (Ampana), hingga Kabupaten Banggai Laut. Berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, inisiatif ini menyasar keluarga kurang mampu yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri karena keterbatasan biaya.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen besar PLN dalam menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok desa, terutama dalam menyambut momentum penuh berkah.
"Ramadhan adalah saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kurang mampu dapat menjalankan ibadah di malam hari dengan penerangan yang layak. Ini bukan sekadar menyambung kabel, tapi menyalakan harapan baru bagi ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Tengah dan sekitarnya," ungkap Usman.
Usman menambahkan bahwa kehadiran listrik mandiri ini diharapkan mampu mendorong produktivitas rumah tangga. "Dengan memiliki meteran sendiri, warga kini lebih berdaulat dalam mengatur penggunaan energi mereka, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada kesejahteraan keluarga," lanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, yang turun langsung dalam seremoni penyalaan serentak bersama para Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP), menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran insan PLN di tengah masyarakat.
"Penyalaan yang kita lakukan hari ini di Luwuk, Ampana, Toili, hingga Banggai adalah wujud empati pegawai PLN. Kami melihat langsung kebahagiaan warga yang selama puluhan tahun merindukan cahaya milik sendiri di rumah mereka. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi seluruh insan PLN," kata Ridwan.
Menariknya, program Light Up The Dream merupakan inisiatif yang bersifat bottom-up, di mana anggaran bantuan berasal dari donasi sukarela para pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya. Hal ini membuktikan bahwa semangat melayani PLN tidak hanya terbatas pada aspek teknis kelistrikan, tetapi juga aspek sosial kemanusiaan.
Rasa haru terpancar dari salah satu penerima manfaat, Ibu Irma, seorang warga yang selama ini harus berbagi aliran listrik dengan tetangganya. Ia mengaku seringkali merasa sungkan dan terbebani dengan biaya iuran yang tidak menentu.
"Selama puluhan tahun saya hanya bisa menumpang listrik. Hari ini, berkat bantuan PLN, rumah saya akhirnya terang benderang dengan meteran sendiri tepat di bulan Ramadhan. Terima kasih banyak PLN, bantuan ini sangat berarti bagi kami rakyat kecil. Semoga PLN semakin jaya dan terus diberkati," ungkap Ibu Irma dengan mata berkaca-kaca.
Melalui konsistensi program LUTD, PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi dan memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati energi listrik yang andal dan berkelanjutan.
*Narahubung*
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962
*Sekilas Tentang PLN*
_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060._ (*/Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar