Ibadah yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya memaknai kebangkitan Kristus sebagai pilar kekuatan di sektor pendidikan.
"Makna kebangkitan Kristus harus menjadi sumber pengharapan dan kekuatan bagi dunia pendidikan untuk terus melahirkan generasi yang berintegritas," ujar Pdt. Adolf Wenas.
Dihadiri Tokoh Forkopimda
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, menyambut hangat kedatangan para tamu undangan. Turut hadir dalam acara ini Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Menurut Prof. Oktovian, kehadiran para tokoh penting dan jajaran Forkopimda tersebut merupakan wujud dukungan nyata dalam menjaga keharmonisan di lingkungan kampus.
"Paskah mengajarkan kita tentang pengorbanan dan pembaruan. Semangat inilah yang harus kita bawa dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Utara," ungkap Rektor Unsrat.
Rangkaian Aksi Sosial
Sebelum ibadah puncak dilaksanakan, pihak universitas juga telah menggelar berbagai kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian nyata kepada sesama.
Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Liany Amelia Hendratta, menjelaskan bahwa civitas akademika Unsrat sebelumnya telah melakukan kunjungan kasih ke sejumlah panti asuhan dan panti disabilitas.
"Ada juga kegiatan donor darah sebagai perwujudan program 'Unsrat Peduli'. Aksi ini diikuti antusias oleh para dosen, pegawai, hingga mahasiswa," pungkas Prof. Liany.
(Olvie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar