-->

Dari Pengamanan Listrik hingga Bantuan Kemanusiaan TJSL, PLN UP3 Kotamobagu Hadir untuk Korban Banjir Bandang Bolaang Mongondow

07 Juni 2026, 21:04 WIB Last Updated 2026-06-07T13:04:56Z

Newsblessing.com, BOLAANGMONGONDOW – PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian PLN dalam meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.


Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri oleh Manajemen PLN UP3 Kotamobagu, Manajemen PLN ULP Inobonto, Srikandi PLN, dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Kotamobagu. Turut hadir menyaksikan penyerahan tersebut Asisten II dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kepala BPBD Bolaang Mongondow, Kepala Dinas Sosial Bolaang Mongondow, Camat Bolaang, pemerintah desa setempat, serta masyarakat penerima manfaat.


Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Bolaang ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Bolaang Mongondow selama sepekan terakhir. Curah hujan yang ekstrem menyebabkan Sungai Botuk meluap dan membawa material kayu serta lumpur, dengan ketinggian air di permukiman warga mencapai 1 hingga 1,5 meter.


Dampak bencana dirasakan oleh sejumlah desa di Kecamatan Bolaang, meliputi Desa Solimandungan I, Desa Solimandungan II, Desa Solimandungan Baru, dan Desa Komangaan. Selain merendam ratusan rumah, banjir juga berdampak pada fasilitas umum seperti Masjid An-Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, Kantor Desa Solimandungan II, Pustu Desa Solimandungan II, serta gedung TK setempat.


Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.


"Kami di PLN berkomitmen penuh untuk tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga hadir secara kemanusiaan. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami saat banjir melanda, dan pascabencana fokus kami adalah membantu warga kembali bangkit. Melalui program TJSL ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat mempercepat pemulihan psikologis dan pemenuhan kebutuhan logistik dasar warga di Bolaang Mongondow," ungkap Usman.


Sebagai bentuk dukungan logistik, PLN UP3 Kotamobagu menyalurkan bantuan berupa 150 paket sembako, 150 kardus air mineral, 50 unit kasur, 50 lembar tikar, dan 2 unit tandon air. Bantuan menyasar warga yang mengalami kerugian material cukup berat di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II.


Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, tim PLN langsung bergerak cepat di lapangan untuk mengamankan jaringan listrik demi keselamatan warga.


"Begitu menerima laporan banjir bandang, petugas PLN segera melakukan pemadaman darurat dan pengamanan sistem kelistrikan di wilayah terdampak guna menghindari potensi bahaya sengatan listrik. Sembari memulihkan sistem, keluarga besar PLN UP3 Kotamobagu, termasuk tenaga alih daya, juga bergotong-royong membantu warga membersihkan lumpur di fasilitas umum dan pemukiman," jelas Reki.


Apresiasi tinggi datang dari pemerintah daerah setempat. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Renti Mokoginta, S.Pd., MAP, memuji kesigapan PLN.


"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata. Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan bencana memerlukan kolaborasi erat multi-pihak agar masyarakat terdampak bisa segera pulih," kata Renti.


Senada dengan itu, Camat Bolaang, Ninik Kusrini Tohis, S.Ik, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat PLN sejak hari pertama bencana.


"PLN tidak hanya mengamankan listrik, tapi juga hadir fisik membantu pembersihan pemukiman serta membawa bantuan kebutuhan dasar yang sangat mendesak bagi warga kami. Ini sangat berarti bagi kami," tutur Ninik.


Yusran Paputungan, salah seorang warga Desa Komangaan yang ikut merasakan dampak banjir, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran PLN.


"Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN di tengah kondisi sulit ini. Paket sembako, air bersih, kasur, dan tikar ini sangat kami butuhkan karena banyak barang kami yang hanyut dan rusak. Semoga kebaikan seluruh petugas PLN dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa," ungkap Yusran haru.


Aksi tanggap bencana ini menegaskan bahwa peran PLN telah melampaui tugas utamanya sebagai penyedia listrik, melainkan juga sebagai mitra sosial masyarakat yang responsif. Melalui sinergi berkelanjutan antara manajemen, Srikandi, PIKK, dan pemerintah daerah, PLN terus berkomitmen membawa dampak positif dan mengawal pemulihan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Bolaang Mongondow hingga kembali normal.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060._ (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar