-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Salman Saelangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Salman Saelangi. Tampilkan semua postingan

06 September 2024

Tiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Belum Memenuhi Syarat Administrasi

 

Newsblessing.com, SULUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar konferensi pers terkait hasil penelitian persyaratan administrasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Jumat (6/9/2024), di Aula Kantor KPU Sulut.


Kepada awak media, Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan mengatakan bahwa tadi kami baru saja menyelesaikan kegiatan penyerahan dokumen hasil penelitian administrasi.


“Kami juga sudah sampaikan semua yang kami teliti termasuk dengan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh RS Kandouw dan secara terbuka kami sudah menyerahkan dan menyampaikan kepada Liaison Officer (LO) atau perwakilan dari 3 Bapaslon dan dalam penyampaian kami bahwa 3 Bapaslon itu dinyatakan memenuhi syarat kesehatan berdasarkan laporan dari tim pemeriksa,” ujar Kenly


Kenly juga mengungkapkan dalam proses penelitian administrasi, dari semua elemen syarat calon yang disampaikan dalam masa pendaftaran, kami sudah melakukan pemeriksaan dan ada beberapa yang kami anggap perlu dilakukan satu kali kunjungan untuk memastikan dokumen itu. Itu kami sudah lakukan.


Disamping itu, Kata Kenly, kami juga sudah menerima himbauan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulut terkait dengan hasil pemeriksaan mereka dalam konteks pengawasan mereka pada dokumen yang ada. Karena mereka juga bersama-sama dalam proses pemeriksaan dokumen juga mengawasi setiap waktu di kantor kami ini.


“Dan dari hasil penelitian administrasi ternyata kami masih menemukan keseluruhan dari tiga Bapaslon (Yulius Selvanus-Victor Mailangkay, Elly Lasut-Hanny Jost Pajouw, dan Steven Kandouw-Denny Tuejeh) itu harus melakukan perbaikan dokumen. Itu artinya bahwa ketiga Bapaslon masih belum memenuhi syarat sesuai dengan petunjuk atau ketentuan-ketentuan dalam teknis pencalonan, sehingga tadi kami sudah sampaikan untuk diperbaiki,” pungkasnya


Lanjut dikatakannya sebagaimana diketahui bersama bahwa perbaikan dokumen itu akan dilakukan tanggal 6-8 September 2024.


“Tentu kami akan menerima dokumen hasil perbaikan itu dan kita tindaklanjuti dengan pemeriksaan dari dokumen perbaikan yang dimasukan ketiga Bapaslon,” tutur Poluan


Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Sulut, Salman Saelangi, menjelaskan terkait rekam medis Bapaslon dari hasil pemeriksaan kesehatan, tentunya RS langsung memberikan ke calon, kami hanya menerima kesimpulan pemeriksaan.


“Kesimpulan itu adalah hasil dari tim pemeriksa kesehatan, sebelumnya mereka melakukan pleno. Plenonya juga adalah pleno dari Tim Pemeriksaan Kesehatan yang ditetapkan oleh Direktur RS Kandou. Jadi hasil pleno itulah yang menjadi kesimpulan hasil pemeriksaan.” tutup Salman.


Turut hadir dalam konferensi pers ini, Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan, Anggota KPU Sulut Salman Saelangi, Awaluddin Umbola, dan Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda. (*/Olvi)

30 Agustus 2024

KPU Sulut Tutup Secara Resmi Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur Dan Wagub Pukul 23.59 Wita



Newsblessing.com, SULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut secara resmi menutup pendaftaran bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur pilkada 2024 bersama KPU di 15 Kabupaten/Kota Sulawesi Utara, Kamis (29/8/2024) Pukul 23.59 Wita


Penutupan dilakukan tepat pukul 23.59 WITA oleh ketua KPU Kenly Poluan didampingi para komisioner KPU Sulut Meidy Tinangon, Salman Saelangi, Lanny Anggriany Ointu dan Awaludin Umbola di saksikan Bawaslu Sulut.


Ketua KPU Sulut Kenly Poluan saat Konferensi pers dihadapan para awak media menjelaskan, Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur yang mendaftar terdapat 3  paslon yang mengajukan pendaftaran dan dinyatakan lengkap secara administrasi.


"Penerimaan pendaftaran Gubernur dan Wakil Gubernur dari hari pertama dibuka hingga batas waktu yang sudah ditentukan, kami sudah menerima 3 bakal pasangan calon yang sudah mendaftar, dihari pertama tidak ada yang mendaftar, dihari kedua ada 2 paslon yang mendaftar pertama, Yulius Selvanus Komaling berpasangan dengan Johanis Victor Mailangkay, kemudian kedua Paslon Elly Engelbert Lasut berpasangan dengan Hanny Jost Pajouw, kemudian di hari ketiga paslon Steven Kandouw berpasangan dengan Denny Tuejeh," jelas Poluan.


Poluan melanjutkan, KPU Sulut juga sudah menerima data dari 15 Kabupaten/Kota yang sudah melakukan pendaftaran di masing-masing Kabupaten/kota.


"Di 15 kabupaten kota sudah kami dapatkan datanya untuk Kabupaten Minahasa 3 paslon, Bitung 2 paslon, Minut 2 paslon, Manado 4 paslon, Mitra 4 paslon, Boltim 2 paslon, Kota kotamobagu 3 paslon, Bolsel 2 paslon, Bolmut 4 paslon, Bolmong 3 paslon, Minsel 3 paslon, Tomohon 3 paslon, Talaud 5 paslon, Sangihe 4 paslon, dan Sitaro1 paslon," jelasnya.


Poluan juga mengucapkan terimakasih atas semua kerja sama yang sudah bersama menyukseskan proses pendaftaran paslon Gubernur dan Wagub berjalan dengan baik.


"Terima kasih kepada awak media, TNI, Polda, PLN, para instansi terkait dan stekholder yang sudah terlibat,  dan tak lupa juga kami KPU Provinsi Sulut meminta maaf kepada masyarakat dimasa pendaftaran ini membuat aktifitas terganggu, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu dan jajaran yang sudah melakukan proses pengawasan dalam tahap pendaftaran," ucap Poluan.


Sementara itu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sulut Salman Saelangi menjelaskan untuk tahapan selanjutnya KPU akan melakukan tahapan verifikasi administrasi serta pemeriksaan kesehatan yang akan  dilakukan paslon berdasarkan surat pengantar dari KPU.


Terkait proses pendaftaran calon Bupati/wakil Bupati di Kabupaten Sitaro yang hanya diikuti satu paslon dapat berpotensi terjadi pertarungan melawan kotak kosong.


”KPU akan melaksanakan mekanisme perpanjangan dengan menunda tahapan, kemudian disosialisasikan serta akan dibuka kembali pendaftaran selama tiga hari. Ini sesuai dengan Keputusan KPU RI nomor 1229 tahun 2024 yang menjadi acuan atau langkah – langkah khusus bagi pendaftar dari tanggal 27- 29 dimana hanya satu pasangan calon yang mendaftar, ” jelas Saelangi. (*/Olvie)

27 Agustus 2024

Hari Pertama Pendaftaran Belum Ada Yang Datang Mendaftar Di KPU Sulut



Newsblessing.com, SULUT - Hari Pertama Tanggal 27 Agustus Saat Penutupan Pukul 16.00 Bakal Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 Belum Ada Yang Datang Mendaftar Di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).


Hadir Komisioner KPU Sulut Meydi Tinangon, Awaludin Umbola, Lanny Ointu, Salman Saelangi, Meidy Malonda serta Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewah.


Ketua KPU Sulut Kenly Poluan didampingi para komisioner usai menutup pendaftaran mengatakan sampai pada Pukul 16.00 Wita belum ada bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang datang mendaftar di KPU Sulut.


“Tadi pagi pada Pukul 08.00 Wita disaksikan Bawaslu pendaftaran dibuka, dan sore ini juga disaksikan Bawaslu tepat Pukul 16.00 Wita pendaftaran untuk hari ini ditutup,” terang Poluan

saat konferensi pers bersama media usai menutup pendaftaran bakal pasangan calon untuk hari pertama.


Poluan juga mengatakan sampai pada saat penutupan di hari pertama ini belum ada tokoh yang diantar partai politik untuk mendaftarkan diri, Mudah-mudahan pendaftaran di hari kedua besok ada tokoh atau bakal pasangan calon yang diantar oleh partai politik  untuk mendaftar.


“Secara keseluruhan di 15 Kab/Kota sudah ada dua Kab/Kota yaitu Minahasa dan Kota Tomohon terdapat Bakal Pasangan Calon yang mendaftar hari ini. Besok juga akan kita pantau di 15 Kab/Kota yang melakukan pendaftaran pasangan calon bupati, wakil Bupati, walikota dan wakil walikota,” jelas Poluan.


Sementara itu Ketua Divisi Teknis KPU Sulut Salman Saelangi menjelaskan bahwa pihaknya belum mendapat informasi bahwa pada hari kedua Paslon mana yang akan mendaftar.


“Pemberitahuan resmi juga belum ada, tapi kami terus melakukan komunikasi. Namun saat ini sudah ada satu Paslon yang ajukan LO dan admin untuk mengakses aplikasi Silon,” pungkasnya.

 (Olvie)

22 Agustus 2024

KPU Sulut Gelar Rakor Teknis Persiapan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Pilkada Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024



Newsblessing.com, SULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengadakan Rapat Koordinasi Teknis Pemantapan Persiapan Penerimaan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Dalam Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Novotel Manado pada hari Rabu, 21 Agustus 2024.


Rakor ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan beserta Anggota KPU Sukut Salman Saelangi didampingi Plt. Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda.


Dalam sambutannya, Kenly Poluan menekankan pentingnya koordinasi dan persiapan yang matang untuk memastikan seluruh proses pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan.


“kami berkeinginan agar semua persiapan terkait dengan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan itu dilakukan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan prosedur ketentuan dan petunjuk teknis, selain hal teknis kita juga butuh mempersiapkan hal-hal non teknis terkait proses penerimaan pendaftaran, intinya kita harus mempersiapkan event ini secara maksimal” ujarnya.


Selanjutnya Anggota KPU Sulut, Salman Saelangi juga menekannya pentingnya kerjasama serta pemahaman yang mumpuni mengenai rancangan petunjuk teknis dari jajaran sekretariat.


“Jajaran Sekretariat harus memahami mengenai rancangan petunjuk teknis ini, karena merekalah yang akan berurusan langsung dengan para peserta atau para paslon yang akan datang untuk mendaftar”

katanya.


Peserta kegiatan terdiri  Ketua KPU, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaran Pemilu, Sekretaris, Kepala Sub Bagian Teknis, dan Operator Silon.


Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap tahap persiapan dapat dilaksanakan dengan standar yang sama, serta memberikan panduan teknis yang diperlukan untuk mengelola proses pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan.

(*/Olvie)






21 Agustus 2024

KPU Sulut Hadiri Rapat Konsolidasi Nasional Kesiapan Pilkada 2024



Newsblessing.com, SULUT - Ketua KPU Sulut Kenly Poluan dan Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Lanny Ointu, Salman Saelangi, Awaluddin Umbola  serta Plt. Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda, Kepala Bagian di Sekretariat KPU Sulut Carles Worotitjan dan Winda Tulangow menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional (Konsolnas) dalam rangka Kesiapan Pilkada 2024, yang berlangsung selama 2 hari, tanggal 19-20 Agustus 2024 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Mochammad Afifuddin bersama Anggota Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Bettu Epsilon, Idham Holik, August Mellaz didampingi Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno.


Dalam sambutan pembukaan Afifuddin menghimbau kepada seluruh jajaran KPU baik di KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota untuk mematangkan persiapan dan bekerja secara profesional disisa waktu 99 hari Pilkada Serentak 2024. Selain itu perlu pemahaman bersama terhadap Perpres Nomor 80 Tahun 2024 yang mengatur putusan MA terkait usia calon kepala daerah, agar pada saat penerimaan pendaftaran 27 Agustus 2024 semua dapat mengimplementasikan.


Dihari kedua pelaksanaan Konsolnas, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo turut hadir dan memberikan arahan. Dalam arahannya Jokowi  mengapresiasi kerja keras KPU baik ditingkat KPU Pusat maupun Daerah karena telah sukses dalam menyelenggarakan tahapan Pemilu Presiden dan Legislatif Tahun 2024. Jokowi juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas teknis persiapan Pilkada di bulan november 2024 nanti sehingga hal tersebut dapat legitimasi ke masyarakat.


Selanjutnya pemaparan materi oleh para narasumber yakni Anggota BPK, Menteri Dalam Negeri RI, Jaksa Agung Indonesia, Ketua KPK, Kepala Kepolisian RI, Panglima TNI, Kemenkopolhukam. Setelah itu Penguatan Kelembagaan KPU Bidang Logistik dalam rangka Kesiapan Pilkada 2024 oleh Anggota KPU Yulianto Sudrajat.


Turut hadir Ketua DKPP, Ketua Bawaslu, jajaran pejabat eselon I dan II, Pejabat Fungsional, Tenaga Ahli, jajaran Setjen KPU, Ketua, Anggota, Sekretaris KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Indonesia, Kabag KPU Provinsi se-Indonesia. (*/Olvie)

18 Agustus 2024

KPU Sulut gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi DPS Tingkat Provinsi



Newsblessing.com, SULUT - KPU Sulut gelar Rapat Terbuka Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara [DPS] Tingkat Provinsi dalam Penyelenggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 di Hotel Luwansa Manado.


Rapat Pleno Terbuka dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Sulut  Kenly Poluan pada pukul 11.30 wita, Berlangsung selama dua hari pada tangal 16-17 Agustus 2024.


Mengawali Kegiatan Poluan memaparkan secara singkat tentang PKPU No 7 Tahun 2024 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaran Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 nanti dan Juga Keputusan KPU Nomor 799 Tahun 2024 tentang Petunjuk teknis Penyusunan daftar Pemilih  Dalam Penyelengggaran Pilkada Tahun 2024. Poluan juga menyampaikan beberapa hal diantaranya berharap dalam Pleno DPS ini dapat menghasilkan suatu data yang murni dilapangan sehingga bisa mendapatkan data pemilih yang valid. 


Selanjutnya  pembacaan hasil  rekapitulasi DPS perkabupaten / Kota yang langsung ditanggapi dan diberi masukan oleh Bawaslu provinsi sulut, diantaranya sinkronisasi data sebelum penetapan DPS.


Adapun hasil Rekapitulasi Data pemilih Tingkat Provinsi, jumlah pemilih  Laki laki sebanyak 987.091 pemilih dan jumlah pemilih Perempuan sebanyak 970.187 Dan total  sebanyak 1.957.278 pemilih.


Yang dituangkan Lewat penanda tanganan berita acara Nomor 201/PL.02.1-BA/71/3/2024  tentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara ( DPS)  Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 yang  dilanjutkan dengan penyerahan Salinan Keputusan tentang DPS oleh Ketua KPU Provinsi.


Hadir dalam Pleno Terbuka adalah Partai Politik, Forkompinda dan Stakeholder terkait. Pleno Terbuka Rekapitulasi DPS tingkat Provinsi ditutup pada tanggal 17 Agustus 2024 pukul 18:30 Wita. (*/Olvie)

17 Agustus 2024

120 Insan Pers Deklarasi Sahabat JDIH KPU Sulut



Newsblessing.com, SULUT - Deklarasi Insan Pers jadi Sahabat JDIH KPU Sulut ini digelar usai Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut Tahun 2024 Kepada Stakeholder Pers di Luwansa Hotel Manado. 


120 Insan Pers di Sulawesi Utara (Sulut)  mendeklarasikan diri sebagai Sahabat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (16/8/2024)



Deklarasi ini sebagai bentuk dukungan jurnalis untuk Pilkada yang Luber, Jujur, Adil, Aman dan Damai.


Sebelum melakukan Deklarasi, Koordinator Jurnalis, Martino Limpong membacakan poin-poin Deklarasi sabahat JDIH KPU Sulut.


Dilanjutkan dengan penandatangan yang diwakili oleh dua jurnalis dari Media Katabrita.com dan Mediasulutnews.com disaksikan Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan serta anggota KPU Meidy Tinangon, Awaluddin Umbola dan Salman Saelangi.


Adapun pokok-pokok kesepakatan antara insan Pers di Sulut ini yakni,


1. lnsan Pers Sulawesi Utara untuk Pilkada Serentak 2024 yang Luber, Jurdil, Aman dan Damai


2. Mendorong penyelenggara pemilu di Sulawesi Utara untuk menyelenggarakan pemilihan serentak tahun 2024 berdasarkan kerangka hukum pemilihan serentak.


3. Mendorong penyelenggara pemilu di Sulawesi Utara untuk menjadi penyelenggara pemilu yang berintegritas, profesional dan mandiri.


4. Mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemilihan serentak yang transparan, dengan senantiasa menyampaikan informasi penyelenggaraan secara rutin dan efektif


5.Mengimbau bakal pasangan calon, partai politik pendukung, dan semua stakeholder termasuk pemerintah untuk mendukung terselenggaranya pemilihan serentak di Sulawesi Utara yang luber, jurdil, aman dan damai.


Deklarasi jadi Sahabat JDIH KPU ini diapresiasi oleh komisioner KPU Sulut, Meidy Tinangon.


“Saya kira ini pertama di seluruh KPU di Indonesia, ada 100 lebih insan pers mendeklarasikan sebagai sahabat dan sebagai mitra KPU Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.


Ia yakin jika wartawan sudah menyatakan untuk ikut menciptakan Pilkada yang aman dan baik lewat penerapan jurnalisme damai, maka KPU tentunya juga optimis jika Pilkada Serentak di Sulut akan berlangsung dengan lancar.


Deklarasi Insan Pers jadi Sahabat JDIH KPU Sulut ini digelar usai Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut Tahun 2024 Kepada Stakeholder Pers di Luwansa Hotel Manado.  (*/Olvie)


Gandeng Insan Pers KPU Sulut Gelar Penyuluhan Produk Hukum dan Deklarasi Pers Sahabat JDIH


Newsblessing.com, SULUT - KPU Sulut menggelar kegiatan penyuluhan produk hukum Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024 kepada para awak media. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luwansa Manado dari tanggal 15 hingga 17 Agustus 2024.


Kegiatan ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari berbagai media di Sulawesi Utara. Selain penyuluhan, acara tersebut juga dirangkaikan dengan deklarasi Pers Sahabat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) KPU Sulut.


Penyuluhan produk hukum unruk insan pers digelar untuk meningkatkan pemahaman media mengenai regulasi pemilihan kepala daerah.


Sedangkan deklarasi Pers Sahabat JDIH bertujuan untuk memperkuat kemitraan KPU dan insan pers,  dan meningkatkan peran media dalam penyebarluasan produk hukum pilkada kepada publik secara luas.


Dalam sambutannya, Anggota KPU Sulut, Lanny Ointu menjelaskan bahwa pada kegiatan ini penyuluhan hukum, Peraturan KPU (PKPU) akan dijelaskan dengan lebih spesifik karena ada beberapa perbedaan mendasar antara PKPU Pilkada tahun 2020 dan PKPU yang nantinya akan digunakan pada Pilkada 2024, salah satunya dalam hal coklit.


“Pemutakhiran data pemilih di PKPU 2020 lewat metode de facto dimana yang bersangkutan harus ada ditempat saat pencoklitan, untuk sekarang ini 2024 itu dengan metode de jure, harus ada dokumen kependudukan, walaupun orangnya ada tapi tidak ada dokumen itu tidak bisa, jadi harus ada bukti kependudukannya,” ujarnya.


KPU Sulut juga mengundang beberapa narasumber yaitu mewakili Kepala BIN Daerah Provinsi Sulut, Alfons Sumenge, akademisi Stevan O. Voges yang juga koordinator Justitia Societas Community, Ketua Bawaslu Provinsi Sulut Ardiles Mewoh,  Kasie Intel Korem 131 Santiago, Kapten Leonard mewakili Komandan Resor Militer 131 Santiago, Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi, IR. Florendo V. Jacobus. 


Hadir juga sebagai narasumber, mewakili Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Sulut, IPDA Wem Sangkay dan Tenaga Ahli Dewan Pers RI, Jamalul Insan, mewakili Kejati Sulut, Morais Barakati, dan Sekretaris Kesbangpol Sulut, Johny Suak.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi dan Komitmen 120 insan pers sebagai Sahabat JDIH KPU Sulut, yang secara simbolis diwakili oleh dua wartawan Arfin Tompodung dan Juindah Pesik.


Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan yang didampingi oleh Anggota Meidy Tinangon, Salman Saelangi dan Awaluddin Umbola saat penutupan kegiatan memberikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan media, terkait dengan komitmen bersama untuk memasyarakatkan kerangka hukum pilkada yang bermuara pada penegakan pilkada yang jujur, adil, bebas sesuai dengan asas dalam konstitusi dan prinsip undang-undang penyelenggaraan pemilu dan pilkada.


"Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan terutama komitmen dan pokok pikiran yang sudah dibacakan" ujarnya.


Dari kegiatan ini juga diharapkan dapat menjalin hubungan yang lebih erat antara KPU dan Media, serta memastikan bahwa semua informasi hukum mengenai pilkada dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. (*/Olvie)

12 Agustus 2024

Ini Penjelasan Kepala BNN Pemeriksaan Kesehatan Tes Urine Deteksi Zat Narkotika di Pilkada Sulut 2024



Newsblessing.com, SULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)  Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Calon Kepala Daerah Dalam Pemilihan Serentak Nasional 2024.


Kegiatan berlangsung di Luwansa Hotel Manado pada 11-13 Agustus 2024, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara, Brigjen Pol Pitra Ratulangi, S.I.K, M.M.



Dalam rapat ini, dibahas peraturan KPU Republik Indonesia tentang persyaratan calon kepala daerah, termasuk syarat kesehatan yang ketat. Berdasarkan Peraturan KPU, calon gubernur, bupati, atau walikota harus mampu secara jasmani dan rohani, serta bebas dari penyalahgunaan Narkotika.


Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi tes urine untuk mendeteksi zat narkotika dan psikotropika, menggunakan alat tes dengan 7 parameter yang dapat mendeteksi zat seperti :

1. Amphetamine (Ekstasi)

2. Methamphetamine (Shabu) 

3. Benzodiazepine (Obat-obat Penenang)

4. Morphine (Morfin) 

5. Cocain

6. Tetrahydrocannabinol (ganja)

7. Somadryl (Karisoprodol).


Jika hasil tes urine menunjukkan positif, dan tidak ada bukti resep atau riwayat medis yang mendukung, sampel akan dikirim ke laboratorium BNN di Makassar untuk konfirmasi lebih lanjut. Hasil tes konfirmasi ini akan keluar dalam 1-2 hari.


Zat yang Dapat Menyebabkan False Positive pada Tes Urine:


Penting untuk diperhatikan, beberapa zat dapat berinteraksi dan menyebabkan hasil false positive pada tes immunoassay, termasuk obat-obatan seperti amantadine, brompheniramine, bupropion, dan beberapa lainnya. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan jika ditemukan indikasi positif yang meragukan.


Rapat koordinasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa calon kepala daerah di Pilkada 2024 memenuhi persyaratan kesehatan yang telah ditetapkan, termasuk bebas dari penyalahgunaan narkotika.


Pemeriksaan yang ketat dan teliti diharapkan dapat menjamin integritas dan kualitas para calon yang akan bersaing dalam pemilihan ini.


Turut hadir Anggota Bawaslu RI Dr. Herwin Malonda, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh, Stefen Linu, selaku Komisioner Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, Salman Saelangi, Meidy Tinagon Dan KPU 15 Kabupaten/Kota. (Olvi)

03 Agustus 2024

Salman Saelangi Menghadiri Rakor & Sosialisasi Penyusunan Visi Misi Bapaslon Sesuai Dengan RPJPD di KPU Minut


Newsblessing.com, MINUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Utara (Minut) Menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi terkait Penyusunan Visi, Misi, dan Program Bakal Pasangan Calon sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).


Anggota KPU Sulut Salman Saelangi Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi terkait Penyusunan Visi, Misi, dan Program bakal pasangan calon sesuai RPJPD pada tanggal 1-2 Agustus 2024 di The Sentra Hotel Manado .


Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Minahasa Utara, Hendra S. Lumanauw, yang menyampaikan pentingnya penyusunan visi, misi, dan program bakal pasangan calon yang memperhatikan RPJPD.


“Tahapan pencalonan akan segera dimulai pada bulan Agustus. Oleh karena itu, KPU melakukan sosialisasi ini agar para calon yang akan mendaftar memperhatikan poin-poin RPJPD dalam penyusunan visi, misi, dan program mereka nanti,” ujar Hendra.


Anggota KPU Sulut Salman Saelangi berkesempatan memberikan arahan dalam kegiatan ini, selain itu dihadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Sekretaris Daerah Minahasa Utara, Kesbangpol Minahasa Utara, Bappeda Minahasa Utara, Dinas Komunikasi dan Informasi Minahasa Utara, Bawaslu Minahasa Utara, serta KPU Provinsi Sulawesi Utara.


Peserta sosialisasi terdiri dari perwakilan partai politik di Kabupaten Minahasa Utara, organisasi kepemudaan di Minahasa Utara, dan PPK Divisi Teknis KPU Minahasa Utara.


“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada bakal pasangan calon tentang pentingnya keselarasan visi, misi, dan program mereka dengan RPJPD, guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Minahasa Utara,” ujar Saelangi.


Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota KPU Minahasa Utara, Risky A. Pogaga dan Ibnu M. Dali, Sekretaris KPU Minahasa Utara, Ariesto J. Matantu, serta jajaran sekretariat KPU Minahasa Utara.

 (*/Olvie)


 

16 Juli 2024

KPU Sulut Gelar Pembukaan Rakor Tahap Pencalonan Pilkada 2024



Newsblessing.com, SULUT  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahapan Pencalonan  Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024.


Rakor berlangsung di Hotel The Sentra Manado dimulai pada tanggal 14 -17 Juli 2024.



Peserta Rakor yakni Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota, Kasubag Teknis dan Parhubmas dan Operator Silonkada di KPU kabupaten/kota se- Sulut.


Acara pembukaan tersebut diawali dengan sambutan dari Anggota KPU Sulut, Lanny Ointu yang sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi.


Dalam sambutannya Lanny menekankan pentingnya kehadiran para komisioner dari setiap KPU Kabupaten/Kota untuk hadir pada setiap kegiatan rakor demi memperkuat koordinasi agar pilkada bisa berjalan dengan lancar.


“Administrasinya tolong dikawal dengan baik dalam proses di tahapan yang sangat penting ini,” ujarnya.



Disamping itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Sulut Salman Saelangi yang dalam penyampaiannya mengatakan agar lebih diperkuat lagi koordinasi karena pada pilkada saat ini lebih rentan terjadi masalah.


“Rentan masalah pencalonan ini, sangat-sangat rentan masalah. Artinya memang butuh keseriusan, kesamaan persepsi, kesamaan pemahaman, terhadap bagaimana pencalonan dan syarat-syarat,” Ujarnya.


Selain itu hadir pula Plt. Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda dan Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi Hubungan Masyarakat, Hukum dan SDM KPU Sulut Carles Worotitjan.


KPU Sulut berharap melalui acara pembukaan Rakor tahapan pencalonan ini, semua pihak dapat bekerja sama secara maksimal guna memastikan Pilkada 2024 berlangsung dengan lancar, damai, dan demokratis.


Para perwakilan KPU kabupaten/kota di Sulut pun diharapkan bisa lebih berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan profesionalitas serta integritas yang tinggi demi kemajuan demokrasi di daerah ini. (*/Olvi) 



09 Juli 2024

Salman Saelangi Hadiri FGD Tindak Lanjut MA Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah


Newsblessing.com, SULUT - Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Salman Saelangi menghadiri Focus Group Discussion (FGD) tindak lanjut putusan Mahkamah Agung (MA) terkait batas usia calon kepala daerah, yang digelar KPU RI di Grand Melia Hotel Jakarta, Selasa (8/7/2024).


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Komisioner KPU RI Idham Holik yang didampingi Kepala Biro Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI Melgia Van Harling.


“FGD ini membahas terkait teknis rancangan jadwal jika dilakukan penerimaan kembali pemenuhan persyaratan dukungan calon perseorangan terkait perubahan-perubahan pasca putusan MA terkait batas usia calon kepala daerah,” ujar Salman.


Diharapkan dari pembahasan FGD ini akan menjadi masukan yang konstruktif bagi KPU dalam penyusunan regulasi khususnya tahapan pencalonan.


“Hasil dari FGD ini akan dijadikan bahan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI,” kata Salman.


FGD ini dihadiri Plt Ketua KPU RI Muhamad Afifuddin dan Komisioner Betty Epsilon Idroos.


Adapun peserta antara lain Kegiatan Pimpinan Bawaslu, Pimpinan DKPP, pejabat Kemendagri, pimpinan LSM/NGO, serta Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.

(*/Olvie)

26 Juni 2024

KPU Sulut Gelar Pelantikan Dan Apel Akbar 7.568 Pantarlih Serta Coklik Pilkada Serentak 2024



Newsblessing.comSULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)  Gelar Pelantikan dan Apel Akbar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih dan Coklit untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024. Acara yang berlangsung bertempat di Auditorium Universitas Sam Ratulangi, Senin (24/2024).


Hadir Petugas Pantarlih  berjumlah 3.193 dari 5 kabupaten/kota di Sulawesi Utara diantaranya Kabupaten Minahasa, Kabupaten MInahasa Utara, Kota Manado, Kota Bitung, dan Kota Tomohon dari 7.568 petugas Pantarlih di 15 Kabupaten/Kota se- Sulawesi Utara yang dilantik pada hari ini.



Dalam sambutan Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan  menyampaikan Pelantikan Pantarlih ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan sekaligus menandai dimulainya proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Pantarlih yang baru saja dilantik selama 1 bulan penuh, hal ini sebagai upaya kita melaksanakan mandat konstitusi dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam melindungi hak politik setiap warga negara.


“Pekerjaan Pantarlih ini mungkin jangka waktunya singkat tapi yang paling menentukan suksesnya Pilkada 2024,”ujar Kenly.



Selain itu Kenly juga menghimbau agar dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi baik itu dengan Pemerintah, Bawaslu, Forkopimda dan Stakeholder baik itu Provinsi maupun di Kab/Kota guna mempermudah langkah dalam menghadapi tahapan-tahapan krusial menuju pelaksanaan Pilkada Serentak yang berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.


“Terakhir saya mengucapkan selamat kepada 7.568 Pantarlih yang telah dilantik hari ini dan selamat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme’’, lanjutnya.


Mewakili Gubernur Sulut Asisten I Provinsi Sulut Denny Mangala megatakan Indonesia akan menghadapi momentum demokrasi yang sangat bermakna karena dalam sejarah demokrasi baru di tahun 2024 ini akan dilakukan pemilihan serentak kepala daerah, ini menjadi tantangan bagi semua yang terkait dalam penyelenggaraan Pilkada ini termaksud bagi Pantarlih yang baru saja dilantik.


“Tugas ini tidak mudah karena harapan seluruh masyarakat ada ditangan kalian, dalam hal dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah di 15 Kab/Kota di Sulawesi Utara berupa Anggaran Hibah Pilkada 2024 juga tidak ada masalah yang artinya terkait honor dan ha-hal dalam membantu tugas-tugas Pantarlih sudah tidak perlu dikhawatirkan, jadi bapak/ibu silakahkan menjalankan tugas dengan baik”, ungkapnya.


Turut Hadir pada pada kegiatan Anggota KPU Sulut Lanny Ointu,Meidy Tinangon, Salman Saelangi, didampingi Plt. Sekretaris Meidy Malonda, Bawaslu Sulut, Forkopimda Sulut, perwakilan PPK dan PPS.

(*/Olvie)

14 Juni 2024

45 Anggota DPRD Sulut Di Tetapkan Periode 2024-2029



Newsblessing.com, SULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Pleno Penghitungan dan Penetapan Perolehan Kursi Serta Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Sulut Tahun 2024, di Four Point by Sheraton Manado, Kamis (13/6/2024) malam.


Rapat dibuka langsung Ketua KPU Sulut Kenly Poluan didampingi Komisioner Meidy Yafeth Tinangon, Lanny Anggriany Ointu, Salman Saelangi, dan Plh Sekretaris Meidy Malonda.


Rapat pleno ini digelar berdasarkan PKPU Nomor 3 Tahun 2002 tentang tahapan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 dan PKPU Nomot 6 tahun Tahun 2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum, adalah tindak lanjut dari surat dinas Ketua KPU RI pasca keputusan Mahkamah Konstitusi.


Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi membacakan berita acara Nomor 161/PL.01.9-BA/71/2/2024 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Sulut dalam Pemilihan Umum tahun 2024.


Komisioner KPU Meidy Tinangon menambahkan, untuk penetapan perolehan kursi didasarkan pada ketentuan Pasal 20 dan Pasal 39 PKPU 6 Tahun 2024.


Dari hasil pleno, PDIP mengunci 19 kursi DPRD Sulut. Sementara NasDem, Demokrat, Golkar meraih masing- masing 6 kursi.


Adapun Gerindra peroleh 4 kursi, sedangkan PSI, PKS, PKB, Perindo masing-masing mendapat 1 kursi.


Hadir dalam rapat pleno terbuka masing-masing pihak Bawaslu Sulut, partai politik, serta anggota DPRD terpilih hasil Pemilu 14 Februari 2024, pemerintah serta Forkopimda Sulut.


Berikut 45 Calon Anggota DPRD Sulut periode 2024-2029:


Dapil Manado


1. Irene Golda Pinontoan (PDIP)

2. Royke Reynald Anter (Demokrat)

3. Royke Octavian Roring (PDIP)

4. Yongki Limen (Golkar)

5. Jeane Laluyan (PDIP)

6. Amir Liputo (PKS)

7. Louis Carl Schramm (Gerindra)

8. Julyeta Paulina Runtuwene (NasDem)


Dapil Minut-Bitung


1. Julitje Maringka (Gerindra)

2. Priscilla Cindy Wurangian (Golkar)

3. Eugenie Mantiri (PDIP)

4. Berty Kapojos (PDIP)

5. Melky Jakhin Pangemanan (PSI)

6. Nick Lomban (NasDem)

7. Henry Walukow (Demokrat)

8. Ruslan Abdul Gani (PDIP)


Dapil Nusa Utara


1. Fransiscus Andi Silangen (PDIP)

2. Toni Supit (PDIP)

3. Ronald Sampel (Demokrat)

4. Vionita Kuera (Golkar)

5. Normans Luntungan (Perindo)


Dapil Bolmong Raya


1. Rocky Wowor (PDIP)

2. Seska Budiman (NasDem)

3. Feramitha Mokodompit (PDIP)

4. Yusra Alhabsyi (PKB)

5. Harry Porung (PDIP)

6. I Ketut Sukadi (Golkar)

7. Angelia Wenas (Demokrat)

8. Haslindah Rotinsulu (NasDem)

9. Dhea Lumenta (Gerindra)

10. Muslimah Mongilong (PDIP)


Dapil Minsel-Mitra


1. Eldo Wongkar (PDIP)

2. Remly Kandoli (PDIP)

3. Michaela Paruntu (Golkar)

4. Billy Lombok (Demokrat)

5. Prycilia Rondo (PDIP)

6. Stella Runtuwene (NasDem)


Dapil Minahasa-Tomohon


1. Robby Dondokambey (PDIP)

2. Inggried Sondakh (Golkar)

3. Gracia Oroh (Gerindra)

4. Vonny Paat (PDIP)

5. Braien Waworuntu (NasDem)

6. Frangky Mamesah (Demokrat)

7. Rhesa Waworuntu (PDIP)

8. Pierre Makisanti (PDIP). (*)

12 Juni 2024

KPU Sulut Gelar Kegiatan Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Dan Penggunaan e-coklit




Newsblessing.com, SULUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih serta Penggunaan E-Coklit untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakili Walikota bersama KPU Kabupaten/Kota.

Bimtek KPU Sulut dilaksanakan di hotel Rogers Manado mulai 11-13 Juni 2024.
Bimtek tersebut dibuka oleh Ketua KPU Sulut Kenly Poluan.

Dalam sambutannya Poluan mengatakan kesiapan aktivitas dalam persiapan Pemutakhiran Data Pemilih serta Penggunaan e-coklit dilakukan melalui bimbingan teknis ini, agar tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan e-coklit.

“Kita harus menerapkan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang efektif agar dapat menangani masalah yang terjadi dilapangan,” tegasnya.

Poluan juga berharap, pemutakhiran data pemilih dijalankan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. KPU Kabupaten/Kota harus membangun koordinasi dengan stakeholder, baik di desa maupun kelurahan agar semua berjalan dengan segala baik.

Disisi lain Anggota KPU Sulut Salman Saelangi mengingatkan juga kepada KPU Kabupaten/Kota bahwa keberhasilan dalam pemuktahiran data pemilih akan menghasilkan daftar pemilih tetap yang baik.

Setelah pembukaan dilanjutkan dengan paparan materi oleh narasumber Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh.

Adapun peserta yakni Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota, Sekretaris, Kasubag Rendatin dan Operator KPU Kabupaten Kota Se – Sulut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Awaluddin Umbolla, Lanny Ointu dan Plt. Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda.(*/Olvie)

06 Juni 2024

KPU Sulut Matangkan Persiapan Pembentukan Pantarlih Pilkada 2024



Newsblessing.com, SULUT – KPU Sulut Mengelar Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 yang berlangsung selama 3 hari 3-5 juni 2024 di Hotel Swiss-bell hotel Manado. 


Kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan, dimana salah satu fokus utama rapat adalah membahas rencana pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih. 


Termasuk penentuan kriteria seleksi petugas, pelatihan yang akan diberikan, serta langkah-langkah teknis  untuk memastikan akurasi dan keandalan data pemilih.


Rapat Koordinasi dibuka oleh oleh Ketua KPU Sulut Kenly Poluan didampingi Anggota KPU Sulut Awaluddin Umbola, Salman Saelangi dan Meidy Tinangon serta Plt Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda.


Dalam sambutannya Poluan mengapresiasi atas kehadiran dan keaktifan peserta kegiatan ini, Poluan juga menegaskan sekarang ini kita telah memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih sehingga kita perlu mematangkan terkait data pemilih yang pendataannya akan dilakukan oleh Pantarlih yang rekruitmentnya sebentar lagi akan teman-teman lakukan. 


“Penting keseriusan dan keprofesionalan KPU Kabupaten/Kota agar Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bisa berjalan dengan baik, saya juga berharap agar pembahasan dalam Rakor ini bisa bermanfaat dalam pembentukan Pantarlih Pilkada Serentak Tahun 2024”, ungkapnya.


Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Sulut Awaluddin Umbola menekankan KPU Kabupaten dan Kota agar lebih memperhatikan dan memastikan persiapan rekrutmen badan adhoc Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) berjalan dengan baik. 


Selain itu kehadiran kita disini bertujuan untuk konsolidasi data antara Divisi SDM dan Divisi Perencanaan dan Data Informasi karena perlu ketelitian dan penyamaan persepsi yang matang antar divisi tersebut guna memastikan keakuratan data pemilih yang akan menyalurkan suaranya pada 27 november 2024 nanti.


Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulut Meidy Tinangon mengatakan perlu diperhatikan mekanisme pembentukan Pantarlih yang telah diatur dalam pedoman teknis sehingga hasilnya prosedural. 


“Pantarlih yang akan direkrut harus memahami kondisi wilayahnya” sambung Tinangon Disisi lain Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulut Salman Saelangi menegaskan Calon Pantarlih harus bukan berasal dari anggota Partai Politik sehingga perlu diseleksi dengan baik dan cermat.


Selanjutnya Plt. Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda dalam arahan mengingatkan Sekretariat harus membackup dengan serius perekrutan Pantarlih dan juga setiap proses kegiatan harus dikomunikasikan dengan para atasan. 


Sekretariat harus memberi dukungan teknis dan administrasi terkait persiapan pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih.


Adapun peserta Rakor antara lain Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM , Kasubag Hukum dan SDM serta Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten/Kota. (*/Olvie)


 

26 Mei 2024

KPU Sulut Gelar Rakor Peliputan Tahapan Pilgub 2024


Peliputan Tahapan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Tahun 2024 Bersama Media


Newsblessing.com, SULUT — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peliputan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2024, (26-28/5/2024) bersama Perusahan Media di Hotel Sentra Minahasa Utara.


Rapat dibuka langsung Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, Dalam sambutannya Kenly Poluan menyampaikan rakor ini bagian dari koordinasi tahapan Pemilu maupun Pilkada sebelumnya yang sudah pernah dilaksanakan KPU bersama media.


” Kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan kegiatan kita sebelumnya sekaligus untuk menguatkan lagi serta mencari terobosan secara bersama, upaya apa yang akan dilakukan agar Pilkada 2024 ini bisa terselenggara secara lebih baik,” ujar Poluan.


Kenly Poluan mengatakan berkaca dari pengalaman pelaksanaan beberapa kegiatan Pemilu maupun Pilkada sebelumnya proses proseduralnya dapat dilaksanakan dengan baik bersama Bawaslu dan stakeholder lainnya termasuk pada pelaksanaan di tahun 2024 ini.


” Bagaimana dalam Pilkada ini masyarakat lebih rasional menentukan pemimpin termasuk para calon pemimpin mengorganisir dukungan berdasarkan ketentuan, ini menjadi tugas berat bagi kami sebagai penyelenggara bersama Bawaslu serta teman teman media yang merupakan salah satu pilar yang menjadi bagian elemen konsolidasi demokrasi, “ jelas Poluan.


Kenly juga menyampaikan bawah setiap pelaksanaan Pilkada KPU terus melakukan berbagai upaya lebih baik lagi dalam proses politik dan demokrasi khususnya menghadapi Pilkada November mendatang.


“Karena Pilkada merupakan bagian dari sistim demokrasi, dan KPU sebagai bagian dari unsur penyelenggara, juga sebagai media untuk melahirkan pimpin baru di daerah yang bisa mensejahterakan masyarakat. ” kata Poluan.


Sementara itu Kadiv Teknis Penyelenggara KPU Sulut Salman Saelangi mengatakan sejauh ini KPU masih menunggu penetapan calon terpilih anggota DPRD Propinsi yang masih dalam proses gugatan ke Mahkamah Konstitusi


“Karena masih ada sidang lagi artinya belum selesai sehingga harus menunggu juga penetapan calon terpilih anggota DPRD Provinsi.” jelas Salman.


Begitupun terkait proses tahapan Pilkada saat ini khususnya penyerahan dokumen dukungan yang diberikan salah satu pasangan bakal calon perseorangan telah dilaksanakan beberapa waktu lalu namun tidak berlanjut ke tahapan verifikasi karena dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.



“Karena memang kemarin tidak ada yang statusnya di terima dalam penyerahan dukungan bakal calon perseorangan maka kemudian tentu tidak masuk sampai tahapan verifikasi administrasi. Namun untuk tingkat Kabupaten/ Kota ada dua yang sementara berproses yaitu Tomohon dan Talaud ” tandasnya.


Disisi lain Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Sulut Meidy Yafeth Tinangon berharap peran dan kerjasama media dalam mendukung setiap pelaksanaan kegiatan KPU perlu ditingkatkan dan dikembangkan lebih baik lagi kedepan. Apalagi menurut dia dalam pengalaman pelaksanaan Pilkada sebelumnya telah terbangun kerjasama yang baik dan konstruktif.


“Harapan kita dengan banyaknya media di Sulawesi Utara ini tentunya akan berimplikasi baik terhadap partisipasi maupun kualitas penyelenggaraan Pemilu, tidak hanya demokrasi proseduralnya tapi bagaimana teman-teman teman semua turut berperan mewujudkan demokrasi substansial dalam penyelenggaraan Pilkada, ” beber Tinangon.

 (*/Olvie)

23 April 2024

KPU Sulut Gelar Rakor Persiapan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu Tahun 2024



Newsblessing.com, SULUT —  KPU Sulut melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), di Hotel Luwansa mulai 21-23 April 2024.


Rapat dibuka Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Meidy Tinangon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempersiapkan langkah-langkah menghadapi potensi Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi.


Lanjut Tinangon menjelaskan bahwa perselisihan hasil pemilihan umum merupakan proses hukum yang kompleks dan membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang prosedur hukum yang berlaku. Dengan pemahaman yang baik tentang teknik beracara ini, diharapkan dapat memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai tata beracara yang diatur dalam Peraturan MK.


Tinangon juga menyebut bahwa posisi KPU adalah sebagai pihak Termohon dalam PHPU di MK. “KPU sebagai termohon harus siap menjawab dalil-dalil yang diajukan pemohon,” ungkap Tinangon. 


Objek sengketa PHPU MK menurut Tinangon yang juga sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, adalah Keputusan KPU RI tentang Penetapan Hasil Pemilu Secara Nasional yang mempengaruhi perolehan suara peserta pemilu atau keterpilihan pasangan calon serta calon anggota DPR, DPD dan DPRD.


Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulut Salman Saelangi dalam kesempatan memberikan arahan, menyampaikan supaya memerhatikan prosedur dalam penyelesaian perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi.


Hal serupa juga disampaikan oleh sekretaris KPU Provinsi Sulut Lucky Majanto menekankan terkait kesiapan sekretariat dalam menyiapkan dan mengecek alat bukti yang kuat agar saat dibutuhkan semua siap tentang persoalan di PKPU.


Dalam rakor ini menghadirkan narasumber dari Bawaslu Sulut Donny Rumagit, Kejaksaan Tinggi Sulut Frengky Son selaku Assisten Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Toar Palilingan selaku akademisi bidang hukum.


Peserta dalam rakor ini adalah Ketua Divisi Hukum, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Kepala Sub Bagian Teknis, dan Operator KPU Kabupaten/Kota. (*/Olvie)

05 Maret 2024

KPU Sulut Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Tingkat Provinsi, Perhitungan Suara Bolsel Berjalan Lancar


Newsblessing.com, SULUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara mengelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Serta Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota DPRD Provinsi Sulut Tahun 2024, Senin (4/3/2024) dilaksanakan di Hotel Grand Kawanua Manado.


Ketua KPU Sulut DR Kenly Poluan saat ditemui awak media usai acara pembukaan mengatakan, Rapat Pleno rekapitulasi sesuai agenda dijadwalkan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 4 – 7 Maret 2024.


Rapat pleno terbuka dipimpin Ketua KPU Sulut DR Kenly Poluan didampingi komisioner Meidy Tinangon, Awaludin Umbola, Salman Saelangi dan Lanny Anggriany Ointu serta dihadiri oleh Bawaslu Sulut dan Saksi Partai.


Dalam rapat pleno terbuka, KPU Bolmong Selatan (Bolsel) menjadi yang pertama ambil bagian dalam perhitungan suara dan selanjutnya diikuti KPU Bolmong Utara (Bolmut).



Ketua KPU Bolsel Stanley Kakunsi saat ditemui mengatakan, pihaknya di 219 TPS full pakai Sirekap dan walaupun ada 4 TPS yang lokasinya alami gangguan jaringan, namun dapat diatasi melalui jaringan Wi-Fi orbit.


Menurutnya, KPU Bolsel merupakan salah satu pihak yang tercepat dalam mengirimkan data atau mengupload perhitungan suara pemilih di Sirekap.


“Makanya sejak hari penceblosan, kita merupakan salah satu Kabupaten yang nyaris tercepat untuk mengupload data suara di Sirekap seratus persen,” jelas Ketua KPU Bolsel. (Olvie)


16 Februari 2024

Kenly Poluan : Pemindahan Kotak Suara Dari Graha Gubernuran Sudah Sesuai Aturan


Newsblessing.com, SULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengklarifikasi terkait beredarnya vidio viral pemindahan kotak suara ke gedung Graha Gubernuran.


Terkait hal itu, Ketua KPU Sulut Kenly Poluan menjelaskan, pemindahan itu sudah direncanakan sejak lama dan sesuai dengan prosedur.


“Kami juga kaget kenapa ada vidio yang beredar seperti itu,” katanya saat melakukan konferensi pers, Jumat (16/2/2024) malam di gedung KPU Sulut.


Kenly menjelaskan, ada dua gedung yang sengaja dipinjam KPU Manado dengan alasan karena kantor kecamatan tidak memungkinkan, yaitu Kecamatan Wenang dan Kecamatan Wanea.


Untuk Kecamatan Wenang meminjam gedung Graha Gubernuran sedangkan Kecamatan Wanea meminjam gedung kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sulut.


Sedangkan administrasi peminjaman gedung tersebut sudah dilakukan sejak jauh hari.


Kenly membantah kalau pemindahan kotak suara itu dilakukan tanpa mekanisme.


Menurutnya, mekanisme dan administrasi peminjaman gedung oleh PPK Wenang ke Pemprov Sulut sudah dilakukan sejak bulan September.


Alasannya karena kantor Kecamatan Wenang tidak mampu menampung 500 kotak suara saat proses rekapitulasi.


Untuk saat ini, seluruh kotak suara dari Graha Gubernuran sudah dipindah ke gedung KPU Sulut.


Selanjutnya untuk proses rekap akan dimulai hari Minggu. Demikian juga dengan PPK Wanea sudah memindah semua kotak ke kantor kecamatan.


Kenly menekankan, untuk pemindahan itu sudah sesuai mekanisme dan prosedur penanganan logistik. Sebab semua fasilitas pemerintah bisa digunakan KPU dan jajaran selama proses pemilu berlangsung.


“Hal itu dikuatkan dengan penjelasan dari KPU RI dan Kemendagri,” terangnya. (Olvie)