-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Gubernur Yulius Selvanus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gubernur Yulius Selvanus. Tampilkan semua postingan

14 Juli 2026

Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Keuangan Transparan di Rapat Paripurna DPRD Sulut



Newsblessing.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara di Kantor DPRD Sulut, Selasa (14/7/2026).

​Dalam rapat tersebut, Gubernur Yulius menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

​Rapat paripurna ini membahas tiga agenda penting: pengambilan keputusan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, penyampaian KUA-PPAS TA 2027, serta penyampaian Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular.

​Gubernur Yulius menyampaikan bahwa persetujuan Ranperda APBD 2025 bukan sekadar formalitas hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat Bumi Nyiur Melambai.

​"Setiap kebijakan dan setiap rupiah anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka," ujar Yulius dalam sambutannya, Selasa.

​Ia juga mengapresiasi fungsi checks and balances yang dijalankan oleh DPRD Sulut melalui berbagai rekomendasi dan catatan kritis, termasuk hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang akan menjadi evaluasi serius pemprov ke depan.

​Arah Kebijakan Fiksal dan Target Ekonomi 2027

​Pada kesempatan yang sama, Yulius memaparkan dokumen Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Tahun tersebut menjadi fase krusial karena memasuki tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Sulut 2025–2029.

​Mengusung tema "Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan", Pemprov Sulut menetapkan delapan prioritas pembangunan. Di antaranya adalah penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan SDM, ketahanan pangan, energi, air, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

​Menghadapi tantangan ketidakpastian dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, Yulius memastikan pemprov mengambil langkah yang hati-hati (prudent) dan adaptif.

​"Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengurangi pelayanan dasar kepada masyarakat," jelasnya.

​Pemprov Sulut juga memasang target makro ekonomi yang cukup optimis untuk tahun 2027, meliputi:

  • Pertumbuhan Ekonomi: 5,7 – 6,7 persen
  • Tingkat Inflasi: 2,3 – 3,7 persen
  • Tingkat Kemiskinan: 5,82 – 6,32 persen
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,68 – 5,26 persen
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 77,74

​Adapun pasca-perancangan KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp3,24 triliun, sementara belanja daerah dianggarkan sebesar Rp3,03 triliun.

​Regulasi Baru Antisipasi Wabah dan KLB

​Selain persoalan anggaran, agenda sidang paripurna ini juga menyoroti sektor kesehatan lewat penyampaian Ranperda tentang Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular.

​Gubernur Yulius menilai regulasi ini sangat mendesak demi memberikan kepastian hukum yang kuat bagi pemprov dalam melindungi warga dari ancaman krisis kesehatan di masa depan.

​Nantinya, regulasi ini akan mengatur detail hak dan kewajiban masyarakat, mitigasi dari tahap kewaspadaan hingga pemulihan, hingga payung hukum pembatasan sosial jika situasi darurat terjadi.

​"Saya berharap Ranperda ini dapat dibahas secara komprehensif hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, sehingga menjadi pedoman untuk bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi," kata Yulius mengakhiri sambutannya.

25 Maret 2026

Sampaikan LKPJ 2025 di DPRD Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Beberkan Capaian Strategis dan Realisasi Anggaran



Newsblessing.com,  SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dala Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (25/3/2026).


​Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menegaskan bahwa capaian sepanjang tahun 2025 merupakan fondasi utama menuju visi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan di Bumi Nyiur Melambai.


Kinerja Keuangan Tetap Solid


​Dalam pemaparannya di hadapan para legislator, Gubernur mengungkapkan tren positif pada realisasi keuangan daerah. Tercatat, pendapatan daerah berhasil mencapai angka Rp3,65 triliun atau setara dengan 96,38 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp3,78 triliun.


​Sejalan dengan itu, serapan belanja daerah menyentuh angka 91,36 persen dari total alokasi Rp3,63 triliun. Anggaran ini difokuskan pada pemenuhan layanan dasar serta percepatan proyek infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.


​"Momentum LKPJ ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang evaluasi bersama untuk mengukur sejauh mana dampak nyata program pemerintah bagi kesejahteraan rakyat," ujar Gubernur Yulius dalam pidatonya.


Pemerataan Infrastruktur dan Konektivitas Internasional


​Sektor infrastruktur dan pendidikan menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut. Gubernur memaparkan keberhasilan pemerintah dalam menghadirkan layanan listrik 24 jam penuh di enam wilayah kepulauan, sebagai langkah nyata pemerataan pembangunan.


​Di bidang pendidikan, pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan serta revitalisasi 50 sekolah di berbagai kabupaten/kota menjadi bukti komitmen peningkatan kualitas SDM.


​Tak hanya di dalam negeri, Sulawesi Utara kian memperkuat posisinya di kancah global. Pembukaan rute penerbangan langsung Manado–Seoul dan Manado–Taipei menjadi tonggak penting yang memposisikan Sulut sebagai gerbang logistik dan destinasi wisata strategis di Indonesia Timur.


Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi


​Menghadapi dinamika ekonomi, Pemprov Sulut mengoptimalkan 2.000 hektare lahan padi dan menggelar Gerakan Pangan Murah secara masif di 190 titik. Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga daya beli masyarakat dan menekan angka inflasi daerah.


​Gubernur juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergitas yang terjalin antara eksekutif, legislatif di bawah pimpinan dr. Fransiscus Andi Silangen, serta unsur Forkopimda.


​"Keberhasilan ini adalah hasil kerja satu komando dan integritas birokrasi. Sinergitas semua pihak adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan fiskal di masa depan," pungkasnya.


​Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay, jajaran pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat tinggi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

(*/Olvie)

15 Maret 2026

Putus Mata Rantai Konten Negatif, Gubernur Sulut Instruksikan Pembatasan Ponsel di Sekolah


Newsblessing.com, SULUT  – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi mengambil langkah tegas untuk melindungi generasi muda dari dampak buruk dunia digital. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 100.3.4/26.562/SEKR-DPPPAD yang mengatur pembatasan penggunaan telepon seluler bagi anak di seluruh wilayah Bumi Nyiur Melambai.


​Kebijakan ini dirancang sebagai benteng pertahanan untuk menciptakan lingkungan pendidikan dan keluarga yang aman, sehat, serta ramah anak di tengah masifnya arus informasi digital.


Larangan Penggunaan Ponsel Saat Jam Belajar


​Instruksi ini berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK dan SLB. Poin utama dalam aturan ini adalah larangan bagi peserta didik untuk membawa atau menggunakan ponsel selama kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.


​Meski demikian, penggunaan ponsel tetap diperbolehkan jika perangkat tersebut menjadi bagian dari instruksi guru untuk kebutuhan metode pembelajaran tertentu.

​"Ponsel hanya boleh digunakan jika ada instruksi dari guru untuk kepentingan belajar. Di luar itu, sekolah wajib menyediakan tempat penyimpanan khusus. Ponsel harus dititipkan sebelum kelas dimulai dan diambil setelah pulang sekolah," tulis poin dalam instruksi tersebut.


Perangi Judi Online hingga Cyberbullying

Gubernur Yulius menekankan bahwa instruksi ini bukan sekadar membatasi alat, melainkan mengawasi konten. Sekolah diminta proaktif melakukan pencegahan terhadap akses konten negatif yang merusak mental anak, seperti:


  • Kekerasan dan Pornografi
  • Perjudian Online (Judol)
  • Perundungan Siber (Cyberbullying)
  • Penyebaran Berita Bohong (Hoaks)

Langkah ini merujuk pada regulasi nasional, termasuk UU Perlindungan Anak dan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola sistem elektronik dalam perlindungan anak.

Kolaborasi dengan Orang Tua

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyadari bahwa pengawasan di sekolah tidak akan maksimal tanpa dukungan di rumah. Oleh karena itu, Gubernur mengajak para orang tua dan masyarakat luas untuk turut mengontrol penggunaan perangkat digital anak saat berada di luar jam sekolah.

​"Kita ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif. Teknologi harus mendukung tumbuh kembang anak secara produktif, bukan malah memberikan dampak negatif yang tidak terkontrol," tegas Gubernur dalam pernyataannya.

Melalui kebijakan ini, diharapkan anak-anak di Sulawesi Utara dapat lebih fokus pada interaksi sosial secara langsung dan meningkatkan prestasi akademik tanpa gangguan distraksi digital yang berlebihan.

(*/Olvie)

13 Maret 2026

Perkuat Sinergi Daerah, Gubernur Sulut Gelar Safari Ramadan di Bitung


Newsblessing.com, SULUT -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) resmi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kota Bitung, Jumat (13/3). Agenda tahunan ini difokuskan untuk mempererat hubungan antara pimpinan daerah dengan masyarakat serta memperkuat koordinasi lintas instansi.


​Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, tiba di Masjid Agung Nurul Huda Bitung dan disambut oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar serta Wakil Wali Kota Randito Maringka.


​Dalam arahannya, Yulius menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar seremoni keagamaan rutin. Ia menyebut momentum ini sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.


​"Melalui momentum ini, kita berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Ramadan dapat memperkokoh tali persaudaraan antarwarga serta memperkuat sinergi pembangunan," ujar Yulius dalam sambutannya.


​Ia menambahkan, persatuan masyarakat dan pemerintah merupakan kunci utama untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera sepanjang tahun 2026.


​Dialog dan Buka Puasa Bersama


​Acara yang dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran aparatur pemerintah ini juga diisi dengan sesi dialog singkat. Gubernur Yulius tampak berinteraksi langsung dengan jamaah yang memadati area masjid untuk mendengar aspirasi warga secara informal.


​Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, menciptakan suasana hangat antara pejabat publik dan warga setempat.


​Pemprov Sulut berharap melalui kegiatan Safari Ramadan ini, sinergi antarinstansi semakin solid dalam mengawal berbagai program strategis daerah yang tengah berjalan.

(*/Olvie)

12 Maret 2026

Sulawesi Utara Jadi Laboratorium Toleransi, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026


Newsblessing.com, SULUT – Menjelang momentum hati besar keagamaan di Sulawesi Utara, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mapolda Sulut, Kamis (12/3/2026), menjadi simbol kesiapan total aparat dalam menjaga kondusivitas daerah.


​Operasi tahun ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat "Bumi Nyiur Melambai". Pasalnya, rangkaian ibadah puasa dan persiapan Idul Fitri tahun ini berdekatan dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian oleh umat Hindu.


​Menjamin Kenyamanan Lintas Agama


​Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah menghadirkan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang keyakinan.


​"Kita harus memastikan saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa serta mereka yang melaksanakan Penyepian dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman," ujar Yulius Selvanus tegas.


​Sulawesi Utara kembali membuktikan jati dirinya sebagai laboratorium toleransi di Indonesia. Melalui sinergi solid antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, personel gabungan dikerahkan untuk memitigasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan arus mudik berjalan lancar.


​Pesan Keselamatan untuk Pemudik


​Selain fokus pada stabilitas wilayah, Gubernur juga memberikan perhatian khusus pada keselamatan bertransportasi. Ia menyampaikan imbauan tegas kepada warga yang berencana melakukan perjalanan mudik:


  • Kesiapan Kendaraan: Pastikan kondisi kendaraan prima sebelum menempuh perjalanan jauh demi menghindari kendala teknis.
  • Kesehatan Fisik: Pengendara diminta tidak memaksakan diri jika merasa lelah dan segera beristirahat di posko yang telah disediakan.
  • Kepatuhan Aturan: Selalu patuhi rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Apel gelar pasukan ini diharapkan menjadi jaminan bagi warga Sulawesi Utara bahwa pemerintah hadir untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh persaudaraan di tengah keberagaman.

(*/Olvie)

19 Februari 2026

Langkah Maju Tata Ruang Sulut, Menteri ATR/BPN Terbitkan Persetujuan Substansi RTRW


Newsblessing.com, JAKARTA  – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatatkan progres signifikan dalam penataan wilayah. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi menyerahkan Surat Persetujuan Substansi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulut di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (19/2/2026).


​Dokumen strategis tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, didampingi jajaran pimpinan DPRD Sulut. Penyerahan ini menjadi "lampu hijau" dari pemerintah pusat bagi Bumi Nyiur Melambai untuk melegalkan landasan hukum pembangunan daerah dalam jangka panjang.


DPRD Sulut Targetkan Pengesahan 24 Februari


​Merespons terbitnya surat persetujuan tersebut, Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr. Fransiskus Andi Silangen, menegaskan komitmen legislatif untuk segera merampungkan proses administrasi di tingkat daerah. Ia memastikan pihaknya siap tancap gas agar Ranperda RTRW ini segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).


​"Persetujuan substansi dari Menteri ATR/BPN adalah syarat mutlak yang sudah kita kantongi. Kehadiran perwakilan DPRD hari ini di Jakarta adalah bentuk komitmen kolektif kami untuk mengawal ini hingga tuntas," ujar Silangen.


​DPRD Sulut telah menjadwalkan Rapat Paripurna Pengesahan Perda RTRW pada Selasa, 24 Februari 2026 mendatang.


Perjalanan Panjang Melalui Pansus

Penyusunan Ranperda RTRW ini bukanlah proses singkat. Di tingkat legislatif, DPRD Sulut sebelumnya telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang diketuai oleh Henry Walukow. Pansus telah melakukan serangkaian pembahasan mendalam dan koordinasi lintas sektoral dengan Pemerintah Provinsi guna memastikan setiap jengkal tata ruang di Sulut terakomodasi dengan tepat.


Poin Penting dalam Tahapan RTRW Sulut:

  • Koordinasi Pusat-Daerah: Penyelarasan visi pembangunan antara Pemprov Sulut dan Kementerian ATR/BPN.
  • Fungsi Legislasi: Peran aktif Pansus DPRD dalam membedah naskah akademik dan teknis.
  • Target Realistis: Penetapan jadwal paripurna hanya berselang lima hari setelah persetujuan menteri diterima.

Dengan disahkannya Perda RTRW nantinya, diharapkan Sulawesi Utara memiliki kepastian hukum terkait zonasi wilayah, yang akan berdampak positif pada iklim investasi, perlindungan lingkungan, dan pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten/kota. (Olvie)

14 Februari 2026

Jalin Hubungan Wisata Timur Indonesia, Gubernur Yulius Selvanus Resmikan Penerbangan Langsung Taipei-Manado

Newsblessing.com, SULUT  – Sektor pariwisata Sulawesi Utara kembali mencatatkan tonggak sejarah baru dalam konektivitas internasional. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyambut langsung kedatangan 134 wisatawan mancanegara asal Taiwan yang tiba melalui penerbangan perdana (inaugural flight) rute Taipei–Manado di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Sabtu (14/2/2026).


​Penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai TransNusa ini menandai dibukanya kembali akses langsung dari Taiwan, yang sempat terhenti selama beberapa tahun. Langkah ini diproyeksikan menjadi mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Bumi Nyiur Melambai.


Strategi Menjadi Hub Pariwisata Indonesia Timur


​Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata memberikan dukungan penuh atas pembukaan rute ini. Deputi Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Pariwisata Kemenpar, Vincensius Jemadu, menyatakan bahwa Sulawesi Utara memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai gerbang utama (hub) pariwisata di wilayah Indonesia Timur setelah Bali.


​"Kami berharap Sulawesi Utara bisa menjadi hub Indonesia Timur. Manado memiliki potensi besar untuk menyamai Bali. Penerbangan perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata meningkatkan konektivitas internasional," ujar Vincensius.


​Ia juga menambahkan bahwa selain sektor pariwisata, rute ini membuka peluang ekspor komoditas perikanan unggulan seperti tuna, mengingat tingginya tingkat konsumsi ikan di pasar Taiwan.


Komitmen Keberlanjutan dan Kolaborasi


​Gubernur Yulius Selvanus mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya kerja sama lintas sektoral antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta. Menurut Gubernur, rute Taipei-Manado ini akan berjalan secara berkelanjutan dengan frekuensi kedatangan setiap lima hari sekali.

 

​"Puji Tuhan, hari ini proses panjang ini membuahkan hasil. Ini bukan hanya sekali, tetapi akan berkelanjutan setiap lima hari. Kami di Sulawesi Utara berkomitmen menyiapkan pelayanan dan infrastruktur terbaik bagi para turis mancanegara," tegas Gubernur Yulius.

 


​Gubernur juga mengimbau masyarakat Sulawesi Utara untuk berperan aktif menjadi tuan rumah yang ramah, guna mendukung citra positif pariwisata daerah di mata dunia.


Peluang Pasar Taiwan yang Menjanjikan


​Dari sisi pelaku usaha, pembukaan rute ini disambut optimis oleh industri agen perjalanan. Owner Coco’s Travel, Lentono, menyebutkan bahwa selama ini wisatawan asal Taiwan kesulitan mengunjungi Sulawesi Utara karena harus menempuh rute transit yang panjang. Dengan adanya penerbangan langsung, efisiensi waktu perjalanan diharapkan mampu meningkatkan volume kunjungan secara signifikan.


​Reaktivasi rute internasional ini diyakini akan memperkuat daya saing Sulawesi Utara di kancah global, sekaligus mengakselerasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan potensi ekonomi di daerah strategis perbatasan.

(*/Olvie)

09 Februari 2026

Gubernur Yulius Selvanus Lantik 62 Pejabat Pemprov Sulut: “Kerja Inovatif atau Terima Konsekuensi”




Newsblessing.com, SULUT  – Dinamika roda pemerintahan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali bergulir. Bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (09/02/2026), Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE secara resmi melantik dan mengambil sumpah 62 pejabat yang menduduki posisi Eselon II, III, dan IV.


​Dalam suasana khidmat tersebut, Gubernur Yulius memberikan wejangan tajam terkait etos kerja para abdi negara. Ia menegaskan bahwa jabatan baru ini merupakan amanah yang harus dibarengi dengan terobosan nyata, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.




Inovasi Menjadi Harga Mati


​Gubernur yang dikenal dengan latar belakang militernya yang disiplin ini meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk keluar dari zona nyaman.


​“Kita tidak bisa hanya menjalankan tugas secara rutin saja. Saya ingin yang terbaik bagi Sulut. Ini adalah saatnya semua pejabat berkarya dengan penuh inovasi dan dedikasi,” tegas Gubernur Yulius dalam sambutannya.

 


​Ia mengingatkan bahwa kemajuan provinsi sangat bergantung pada kesadaran kolektif perangkat birokrasi dalam menyatukan visi, terutama dalam mengembangkan dinas masing-masing tanpa harus selalu menunggu instruksi langsung dari pimpinan.





Pelajaran dari Masa "Non-Job"


​Menariknya, dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius sempat berbagi refleksi pribadi. Ia menceritakan pengalamannya saat masih aktif di TNI, di mana ia pernah merasakan masa “Non-Job” atau tanpa tugas tetap. Baginya, momen tersebut justru menjadi ajang pembuktian integritas hingga akhirnya ia sukses meraih pangkat Bintang Dua dan kini memimpin Sulawesi Utara.


​“Pergeseran jabatan bukanlah hal yang harus ditakuti, melainkan kesempatan untuk meningkatkan profesionalisme. Pengalaman itu akan menempa kita menjadi pejabat yang lebih matang,” tuturnya.


Peringatan Keras Bagi Kinerja Buruk


​Sikap tegas ditunjukkan Gubernur saat menyinggung soal pengawasan. Ia menyatakan tidak akan mentoleransi pejabat yang bermain-main dengan tanggung jawabnya.


​“Siapa saja yang menunjukkan kinerja jelek akan mendapatkan tindakan sesuai peraturan. Saya sangat menghargai setiap anak buah, namun jangan sekali-kali menganggap remeh jabatan yang dipercayakan,” pungkasnya.


Daftar Pejabat yang Mengisi Posisi Strategis


​Beberapa nama yang kini mengisi posisi Pelaksana Tugas (Plt) di jajaran SKPD antara lain:


  • Novita Lumintang: Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
  • Franky Alexander Tintingon: Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
  • Audi Pangemanan: Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
  • Fransiskus E. Manumpil: Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
  • Noldy Zadrakh Salindeho: Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
  • Zainudin Saleh Hilian: Plt. Kepala Dinas Komunikasi , Informatika, Persandian, dan Statistik Pemprov Sulut.

Pelantikan ini turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Sulut DR J. Victor Mailangkay, SH, MH, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH, MH, serta jajaran pejabat teras lainnya. (*/Olvie)

05 Februari 2026

Gubernur YSK Tunjuk Denny Mangala Jadi Plh Sekprov Sulut, Gantikan Tahlis Gallang


Newsblessing.com, SULUT – Dinamika baru terjadi di jajaran elit birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), secara resmi menunjuk Denny Mangala sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Kamis (5/2/2026).

​Penunjukan ini dilakukan dalam agenda yang digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado. Denny Mangala dipercayakan mengisi posisi strategis tersebut untuk memastikan roda pemerintahan di "Bumi Nyiur Melambai" tetap berjalan optimal pasca berakhirnya masa jabatan Tahlis Gallang sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Taat Aturan: Jabatan Plt Tidak Bisa Diperpanjang Lagi

​Gubernur YSK menegaskan bahwa pergantian ini bukan didasari oleh faktor suka atau tidak suka, melainkan murni kepatuhan terhadap regulasi administrasi negara. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2018, masa jabatan seorang Pelaksana Tugas (Plt) memiliki batasan waktu yang ketat.

​"Baru saja saya serahkan tugas sementara kepada Pak Denny Mangala. Pak Tahlis Gallang sudah menjalani dua kali masa perpanjangan, sehingga sesuai aturan tidak boleh diperpanjang lagi. Kita harus taat hukum," ujar Gubernur YSK kepada awak media.

Proses Jabatan Definitif Sedang Berjalan

​Meski saat ini posisi Sekprov diisi oleh seorang Plh, Gubernur YSK memastikan bahwa status pejabat definitif sedang dalam proses penggodakan. Ia memberikan sinyal bahwa dalam waktu dekat, posisi tertinggi di birokrasi Pemprov Sulut tersebut akan segera dipatenkan.

​"Semua sedang berproses (by process). Mungkin satu sampai dua minggu ke depan proses untuk pejabat definitif sudah selesai dan semuanya akan kembali normal," tambah Gubernur yang akrab disapa YSK tersebut.

Jaga Stabilitas Transisi

​Denny Mangala kini mengemban tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas administrasi dan kualitas pelayanan publik selama masa transisi ini. Gubernur berharap penunjukan ini mampu memperkuat kinerja OPD di lingkup Pemprov Sulut agar tetap profesional dalam menjalankan program-program strategis daerah.

30 Januari 2026

Perjuangkan Legalitas Tambang Rakyat, Rocky Wowor Puji Langkah Strategis Gubernur Yulius Selvanus di DPR RI


Newsblessing.comJAKARTA – Nasib para penambang rakyat di Sulawesi Utara (Sulut) kini mendapat angin segar. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, secara proaktif memperjuangkan legalitas wilayah pertambangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

​Langkah konkret Gubernur ini mendapat apresiasi tinggi dari legislatif daerah, termasuk Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut, Rocky Wowor. Ia menilai paparan Gubernur di hadapan parlemen merupakan bukti nyata kehadiran negara bagi warga "Nyiur Melambai".

​Kepastian Hukum Jadi Prioritas

​Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Yulius mengusulkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai solusi atas ketidakpastian hukum yang selama ini menghantui para penambang lokal.

​Rocky Wowor menegaskan bahwa langkah ini adalah jaminan agar masyarakat tidak lagi bekerja di bawah bayang-bayang ketakutan.

​"Keinginan Gubernur Yulius memperjuangkan WPR adalah jaminan bagi penambang agar tidak ada lagi ketidakpastian hukum. Mereka berhak bekerja secara sah, aman, dan bermartabat," ujar politisi asal Bolaang Mongondow Raya (BMR) tersebut.

​Kesiapan Teknis dan Distribusi BBM

​Selain aspek legalitas, Rocky menyoroti detail teknis yang telah dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Salah satunya adalah skema penyediaan energi agar aktivitas pertambangan tidak mengganggu kebutuhan publik luas.

  • Penambahan Kuota BBM: Gubernur mengusulkan kuota khusus untuk wilayah tambang.
  • Perlindungan Fasilitas Umum: Distribusi BBM tambang dipastikan tidak akan mengambil jatah di SPBU umum guna menghindari kelangkaan bagi masyarakat luas.

​7 Poin Transformasi Pertambangan

​Berdasarkan paparan di DPR, Rocky mencatat ada tujuh poin utama yang menunjukkan kesiapan Sulut dalam mengelola izin pertambangan rakyat secara mandiri dan profesional:

  1. Legalitas formal bagi penambang.
  2. Keamanan lingkungan yang terjaga.
  3. Jaminan tenaga kerja lokal untuk menekan angka pengangguran.
  4. Sokongan pendapatan daerah (PAD).
  5. Peningkatan ekonomi langsung bagi masyarakat.
  6. Manajemen limbah yang terukur.
  7. Sinergi pengawasan antara pemda dan pusat.

​"Dengan kepemimpinan Yulius Selvanus, tambang rakyat bukan lagi masalah, melainkan potensi besar yang akan mendongkrak pendapatan masyarakat dan daerah," pungkas Rocky.



20 Januari 2026

Sulut Jadi Tuan Rumah Paskah Nasional 2026, Gubernur Yulius Selvanus Pastikan Kesiapan Penuh



Newsblessing.com, SULUT – Provinsi Sulawesi Utara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Paskah Nasional 2026. Menanggapi mandat tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan gelaran religius berskala nasional tersebut.


​Hal ini disampaikan Gubernur Yulius saat menerima kunjungan Ketua BPMS GMIM, Pendeta Dr. Adolf Katuuk Wenas, serta Ketua Panitia Paskah Nasional 2026, Recky Langie, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Selasa (20/1/2026).


Momentum Perkuat Toleransi


​Gubernur Yulius menyampaikan bahwa penunjukan Sulawesi Utara merupakan sebuah kehormatan besar. Ia menekankan bahwa Paskah Nasional bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan panggung untuk menunjukkan wajah Sulawesi Utara sebagai laboratorium kerukunan antarumat beragama di Indonesia.


​"Ini adalah amanah nasional yang harus dijawab dengan kerja serius dan terukur. Saya mendorong keterlibatan seluruh denominasi gereja agar momentum ini menjadi simbol kebersamaan umat secara menyeluruh," ujar Yulius Selvanus dalam pertemuan tersebut.


Dukungan Infrastruktur dan Keamanan


​Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memastikan akan memberikan dukungan dari berbagai lini, mulai dari kesiapan infrastruktur, koordinasi pengamanan, hingga fasilitas pendukung bagi para tamu yang datang dari berbagai penjuru tanah air.


​Perayaan yang dijadwalkan puncaknya pada 8 April 2026 di Manado ini diharapkan berjalan profesional dan terkoordinasi lintas sektor.


​"Kami akan memastikan aspek penyelenggaraan dan stabilitas sosial terjaga dengan baik, sehingga acara ini berlangsung tertib dan bermartabat," tambah Gubernur.


Dampak Positif Bagi Ekonomi Lokal


​Selain aspek spiritual, Pemprov Sulut optimistis kehadiran ribuan peserta Paskah Nasional akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan.


​Dengan persiapan yang matang, Sulawesi Utara menargetkan Paskah Nasional 2026 menjadi salah satu ajang nasional paling berkesan yang memperkuat posisi Sulut sebagai destinasi wisata religi unggulan di Indonesia. (*/Olvie)

19 Januari 2026

Pemprov Sulut Dorong Bitung Jadi Hub Global Lewat Skema 'Direct Call'


Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mematangkan langkah strategis untuk menjadikan Pelabuhan Bitung sebagai pusat logistik global. Upaya ini ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Transformasi Sulampua Menuju Global Logistics Hub" yang digelar di Aula GKN Manado, Senin (19/1/2026).


​Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menyatakan bahwa pengembangan kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini, kontribusi ekspor dari kawasan timur Indonesia diperkirakan mencapai USD 25–30 miliar per tahun.


Efisiensi Waktu dan Biaya


​Salah satu poin krusial yang dibahas dalam forum tersebut adalah layanan direct call atau pelayaran langsung dari Pelabuhan Bitung menuju negara tujuan ekspor. Selama ini, arus logistik dari timur Indonesia masih harus melalui pelabuhan di Pulau Jawa, yang memicu tingginya biaya dan lamanya waktu pengiriman.


​"Dengan direct call dari Bitung, waktu pelayaran ke negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok bisa dipangkas drastis. Dari biasanya 25 hingga 30 hari, kini bisa hanya 7 sampai 10 hari saja," ujar Gubernur Yulius.


​Ia menambahkan, efisiensi ini diprediksi mampu menekan biaya logistik hingga 20-30 persen. Hal ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekosistem ekonomi baru, mulai dari pusat distribusi regional hingga penyerapan investasi berkualitas di Indonesia Timur.


Sinergi dengan Mitra Internasional


​Turut hadir dalam forum tersebut, Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun. Ia menekankan pentingnya posisi Bitung dalam rantai pasok Asia Timur, mengingat Tiongkok adalah mitra dagang utama Indonesia dengan nilai perdagangan mencapai USD 150,36 miliar hingga November 2025.


​"Pembukaan jalur langsung Bitung–Tiongkok adalah langkah strategis. Ini bukan sekadar jalur dagang, tapi jalur pertumbuhan yang mengintegrasikan produk Indonesia Timur ke dalam regional value chains di Asia Timur," kata Djauhari.


​Proyeksi ini juga sejalan dengan visi "Poros Maritim Dunia", di mana Sulawesi Utara diposisikan sebagai Pacific Rim Economic Hub.


Dukungan Pelaku Usaha


​FGD ini juga dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia, pelaku usaha logistik, serta investor dari dalam dan luar negeri. Para eksportir dan importir menyambut baik rencana rutinnya layanan direct call ini. Keberadaan jalur langsung dinilai akan memberikan kepastian usaha dan meningkatkan daya saing komoditas lokal di pasar internasional.


​Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra global, Pelabuhan Bitung diharapkan tidak lagi hanya menjadi pelabuhan pengumpul, tetapi menjelma menjadi gerbang utama Indonesia di kawasan Asia Pasifik. (Olvie)


30 Juni 2025

Gubernur Yulius Hadiri Panen Raya Padi Sawah Di Bolsel


Newsblessing.com, BOLSEL – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, menegaskan komitmennya terhadap sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah. 


Gubernur Yulius menghadiri acara Panen Raya Padi Sawah di Desa Tolotoyon, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sabtu (28/6/2025). 


Acara panen raya tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Sulut Anik Fitri Wandriani, sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sulut, Forkopimda Bolsel, dan pemerintah setempat.


Kehadiran Gubernur Yulius bukan sekadar simbolis, melainkan wujud nyata dukungan Pemprov Sulut terhadap ketahanan pangan berkelanjutan melalui pemberdayaan petani dan peningkatan infrastruktur pertanian.

 

Sebagai bentuk dukungan konkrit, Gubernur Yulius menyerahkan bantuan berupa empat unit traktor dan sejumlah pompa air kepada para petani setempat.  Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian di wilayah tersebut.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menekankan pentingnya sektor pertanian, khususnya subsektor pangan, sebagai tulang punggung ekonomi pedesaan dan penjaga kedaulatan pangan nasional.


"Panen Raya ini adalah bukti nyata kerja keras para petani kita. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan maksimal, baik melalui subsidi sarana produksi, pendampingan teknis, maupun akses pasar "kata Gubernur Yulius.

 

Juru Bicara Pemprov Sulut dan Plh Kepala Dinas Kominfo Sulut, Denny Mangala, menambahkan bahwa kehadiran Gubernur di Bolsel merupakan bukti komitmen Pemprov Sulut untuk membangun dari akar rumput. 


"Bapak Gubernur selalu menekankan pembangunan Sulut harus dimulai dari petani.  Beliau tidak hanya membuat kebijakan di atas kertas, tetapi hadir langsung di lapangan, berdialog dengan petani, dan menyerap aspirasi mereka," ujar Mangala.

 

Lanjut Mangala, terus meningkatkan sinergi antar sektor dan meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk melalui perluasan jaringan irigasi, penguatan kelembagaan petani, dan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam budidaya padi.

 

"Panen raya di Bolsel ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap program pemerintah pusat untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.  Berkat dukungan Pemprov Sulut, para petani di Bolsel mampu meningkatkan produksi padi secara signifikan dan lebih siap menghadapi tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar "ungkap Mangala.

(*/Olvie)

09 Juni 2025

Gubernur Yulius Selvanus Menghadiri Ibadah Agung Hari Pantekosta "Bonsdag" 2025


Newsblessing.com, MINUT - Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan Ibadah Agung Hari Pantkosta "Bonsdag" 2025, di hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, bertempat di Aula YIAL Pantecostal Camping Ground (PCG) Pinili-Klabat, Minahasa Utara,Senin (09/06/2025).

‎Acara ibadah tersebut dipimipin Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Pdt Dr Jhonny Weol, MM, M.Th, dengan narasi khotbahnya didasarkan pada bacaan Alkitab, pada 1 Timotius 6 ayat 11-12, 'Manusia Allah.'




‎Dikatakan Pdt Jhonny Weol, kita harus mawas diri dalam melayani Tuhan, baik sebagai pendeta, gembala, guru, penginjil dan lainnya. 

‎"Dalam melayani Tuhan, nda usah sombong, mengangkat diri, tdk usah menempatkan diri pada posisi lebih dari orang lain, sebab semuanya itu karena pemberian Tuhan," sebut Pdt Weol. 




‎Gubernur  Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur bisa bersama warga GPdI dalam ibadah hari Pantekosta. 

‎"Saya untuk pertama kali hadir sebagai gubernur pada menghadiri acara ibadah hari Pantekosta di Aula YIAL, Pantekosta Camping Ground Pinili-Klabat. Hal penting dalam perayaan hari istimewa ini adalah gereja dan pemerintah harus sinergi, Pemerintah harus mewadahi gereja," kata gubernur YSK. 

‎Sementara itu, sambutan Departemen pendidikan dan pengajaran MP GPdI, Pdt John Awuy, S, Th mengatakan, perayaan hari Pantekosta adalah merupakan suatu perayaan yang besar. 

‎"Perayaan ini tentunya menghadirkan Roh Kudus bagi gereja karena itulah yang memastikan gereja sampai kesempurnaan, kehadiran Roh Kudus memastikan juga  keselamatan yang dikerjakan di kayu salib," ungkap Pdt John  Awuy. 



‎Pdt Yvonne Awuy-Lantu berterima kasih kepada Tuhan atas terselenggaranya acara mulia ini dan dukungan tentunya dukungan dan topangan para gembala dan jemaat GPdI Sulawesi Utara. 

‎"Kita tentunya bangga dengan kehadiran gubernur Sulawesi Utara bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Saya menyampaikan para hadirin, sebagai warga GPdI Sulawesi Utara, mari kita berdoa, supaya Tuhan berikan hikmat, akal budi, kearifan, kesehatan buat bapak gubernur dalam menjalankan tugas. Kepada semua pihak yang telah hadir memenuhi undang, diupayakan terimakasih, Tuhan Yesus memberkati semuanya," tutur bunda Yvon sapaan akrabnya. 



‎Diketahui, lokasi PCG Pinili-Klabat mulai dipadati warga GPdI yang datang dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara sejak pukul 06.00 WITA, warga jemaat tampak berdatangan dengan mengenakan pakaian terbaik Putih-putih, sebagai cirihas warna GPdI. 

‎Turut hadir pada acara ini, Departemen Wanita MP GPdI, Pdt Rinna Weol-Hidayat, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, Ketua DPRD Minahasa Tenggara, Tonny Hendrik lasut (THL), Ketua BPD GBI Sulut, Pdt Hanny Pantow, S, Th, Forkopimda dan undangan lainya. 

‎(*/Olvie)

Page View 1392