-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Partai Golkar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Partai Golkar. Tampilkan semua postingan

20 April 2026

Sisi Humanis Adolfien Wangania: Komunikasi Tanpa Sekat dengan Pendukung yang Tengah Sakit

Newsblessing.com, MANADO – Di balik dinamika politik yang mulai memanas di Kota Manado, sebuah momen menyentuh menunjukkan sisi lain dari sosok Adolfien Wangania. Anggota DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar ini membuktikan bahwa loyalitas konstituen tidak lahir dari sekadar janji politik, melainkan dari ketulusan dan kepedulian.


​Hubungan emosional yang kuat ini terpancar dari salah satu pendukung setianya, Arifin Djailani, atau yang akrab disapa Om Arifin. Warga Lorong Potlot, Singkil Dua ini tengah berjuang melawan sakit, namun kondisi fisiknya tidak melunturkan militansinya terhadap sang wakil rakyat.


​Kesetiaan di Tengah Sakit


​Dalam sebuah momen yang terekam, Om Arifin tampak tetap mengenakan kaos bergambar wajah Adolfien Wangania meskipun sedang dalam masa perawatan. Hal ini menjadi simbol bahwa dukungan yang ia berikan bukan sekadar formalitas saat Pemilu, melainkan sebuah bentuk kepercayaan mendalam.


​Merespons loyalitas tersebut, Adolfien Wangania menunjukkan kepeduliannya secara langsung. Di sela-sela kesibukannya sebagai legislator, ia menyempatkan diri menghubungi Om Arifin melalui sambungan video call (VC) untuk memberikan penguatan dan dukungan moral.


​"Tanpa Mereka, Saya Bukan Siapa-siapa"


​Aksi spontan Adolfien tersebut menunjukkan bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan warga tidak harus selalu dilakukan dalam forum formal di gedung parlemen. Baginya, menjaga hubungan baik dengan masyarakat adalah prioritas utama.


​"Tanpa mereka, saya tidak bisa sampai di titik ini. Keberhasilan saya adalah titipan dan amanah dari dukungan masyarakat yang tulus," ungkap Adolfien Wangania kepada tim liputan.


​Kepedulian yang Menjadi Teladan


​Fenomena ini memicu simpati di kalangan warga Manado. Kedekatan tanpa sekat yang ditunjukkan Adolfien dinilai sebagai potret ideal hubungan antara pemimpin dan rakyatnya. Hubungan tersebut tidak lagi dipandang sebagai transaksi politik, melainkan ikatan kekeluargaan yang saling menguatkan.


​Hingga saat ini, Adolfien Wangania terus dikenal sebagai salah satu figur politik di Manado yang sangat menjaga basis akar rumputnya dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati.  (Olvie)

Bursa Calon Ketua Golkar Manado Memanas, Adolfien Wangania Siap Bertarung

Newsblessing.comMANADO - Dinamika internal Partai Golkar di Kota Manado mulai menunjukkan eskalasi tinggi pasca-pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat provinsi di Sulawesi Utara. Kursi Ketua DPD II Golkar Manado kini menjadi rebutan strategis yang memicu diskusi hangat di kalangan kader maupun pengurus.


​Saat ini, posisi puncak kepemimpinan Golkar Manado masih diduduki oleh Maykel Damapolii. Namun, menjelang Musda tingkat kota, sejumlah nama besar mulai muncul ke permukaan sebagai penantang serius.


​Dua Penantang Kuat Muncul


​Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat dua figur yang dinilai memiliki basis massa solid dan kapasitas mumpuni untuk menahkodai partai berlambang pohon beringin tersebut:


  • Dolfie Daniel Angkouw
  • Adolfien Wangania

Dukungan terhadap kedua tokoh ini dilaporkan mulai mengalir, tidak hanya dari internal pengurus, tetapi juga dari organisasi sayap partai hingga ke tingkat akar rumput. Nama Adolfien Wangania bahkan disebut-sebut sebagai kandidat yang tren elektabilitasnya terus menanjak di bursa pencalonan.


​Respon Adolfien Wangania


​Menanggapi isu yang beredar, Adolfien Wangania bersikap diplomatis. Ia menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi internal Golkar, setiap kader memiliki peluang yang setara.


​"Semua memiliki hak untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Golkar Manado. Namun secara pribadi, saya berpandangan sebaiknya menunggu dulu, karena secara organisatoris semuanya harus mengikuti arah dan petunjuk DPD I serta DPP," ujar Wangania saat dikonfirmasi.


​Ia juga mengingatkan pentingnya loyalitas terhadap struktur partai. Menurutnya, sebagai partai besar, Golkar sangat menjunjung tinggi disiplin organisasi dan ketaatan terhadap instruksi pimpinan secara berjenjang.


​Fokus pada Kerja Kerakyatan


​Wangania menambahkan bahwa siapa pun yang nantinya memimpin harus memiliki visi yang sejalan dengan kepentingan rakyat dan kebijakan pemerintah.


​"Intinya satu, kita harus sama-sama memiliki semangat untuk membesarkan partai serta siap berkontribusi untuk rakyat melalui kerja-kerja kerakyatan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah," pungkasnya. 


​Dengan peta dukungan yang mulai terpetakan, Musda Golkar Manado diprediksi akan menjadi salah satu panggung politik paling sengit di Sulawesi Utara tahun ini. Publik kini menanti siapa yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan untuk membawa Golkar berjaya di ibu kota provinsi tersebut.

12 April 2026

Terpilih Aklamasi di Musda XI, Michaela Elsiana Paruntu SAH Pimpin Beringin Sulut


Newsblessing.com, SULUT– Estafet kepemimpinan Partai Golkar Sulawesi Utara resmi berpindah tangan. Melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Manado, Sabtu (11/04/2026), Michaela Elsiana Paruntu (MEP) secara sah ditetapkan sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut periode 2025–2030.


​Politisi perempuan yang dikenal vokal ini terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari pemilik suara dalam forum tertinggi partai berlambang pohon beringin tersebut.


Sidang Pleno Berjalan Mulus


​Suasana Musda XI berlangsung kondusif namun sarat energi konsolidasi. Sidang pleno dipimpin langsung oleh fungsionaris DPP Golkar, Hakim Komarudin, didampingi Sekretaris Sidang Raski Mokodompit. Ketukan palu sidang menjadi penanda resminya MEP menakhodai Golkar di Bumi Nyiur Melambai.



​"Menetapkan dan mengesahkan saudari Michaela Elsiana Paruntu sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara masa bakti 2025–2030," ujar Raski Mokodompit saat membacakan Surat Keputusan (SK) penetapan.


​Selain mandat kepemimpinan, MEP juga diberikan kewenangan penuh sebagai formatur tunggal untuk menyusun struktur kepengurusan DPD I Golkar Sulut guna menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan.


Mengenal Lebih Dekat Sosok MEP


​Terpilihnya MEP sebenarnya bukan kejutan besar. Sosoknya dianggap sebagai representasi kepemimpinan milenial yang matang secara intelektual dan lapangan. Berikut adalah profil singkat sang "Nakhoda Baru" Beringin Sulut:

  • Latar Belakang: Lahir di Nottingham, Inggris, 1 Oktober 1982. MEP merupakan putri dari tokoh pendidikan Sulut, (Alm) Prof. Jopie Paruntu dan (Alm) Jenny Johana Tumbuan.
  • Akademisi & Profesional: Menyandang gelar dokter dan Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.), MEP memiliki dasar manajerial yang kuat, terutama di sektor pelayanan publik.
  • Karier Legislatif: Saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Utara (2024–2029), di mana ia dikenal konsisten mengawal isu kesehatan dan pemberdayaan perempuan.
  • Garis Politik: Sebagai adik kandung dari tokoh politik senior Christiany Eugenia Paruntu (CEP), MEP dinilai mampu menjaga stabilitas internal partai sekaligus melakukan ekspansi elektoral ke pemilih muda.

Misi Besar ke Depan


​Usai ditetapkan, tugas berat sudah menanti MEP. Fokus utamanya adalah melakukan restrukturisasi organisasi dan memperkuat soliditas kader hingga ke akar rumput.


​Di bawah kepemimpinannya, Golkar Sulut diharapkan mampu bertransformasi menjadi partai yang lebih inklusif dan responsif terhadap isu-isu lokal, sembari mempersiapkan mesin partai menghadapi kontestasi politik mendatang.


​Bagi banyak kalangan di Sulawesi Utara, terpilihnya MEP bukan sekadar pergantian wajah, melainkan simbol keberlanjutan eksistensi Golkar sebagai kekuatan politik utama di daerah ini. (Olvie)


10 April 2026

​Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Sulut, Michaela Paruntu Siapkan Strategi "Gen-M" untuk Besarkan Partai


Newsblessing.com, SULUT – Peta politik internal Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) mulai mengerucut. Ketua DPD Golkar Minahasa Selatan, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), resmi menjadi satu-satunya figur yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masa bakti 2026 - 20231.


​Momen pendaftaran yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) ini menjadi sorotan, lantaran MEP tampak didampingi langsung oleh Ketua DPD Golkar Sulut saat ini, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), serta jajaran ketua DPD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.


​Tantangan Melampaui Standar "Sang Kakak"


​Dalam keterangannya usai pendaftaran, MEP mengakui bahwa memimpin Golkar Sulut bukanlah perkara mudah. Ia memberikan apresiasi tinggi atas capaian kakaknya, CEP, yang dinilai berhasil membawa partai berlambang beringin itu berkembang pesat di Bumi Nyiur Melamba.


​Namun, MEP optimistis bisa membawa perubahan dengan sentuhan yang berbeda.


​“Saat ini di bawah kepemimpinan Ibu CEP, Golkar sangat maju. Standar tinggi itu menjadi tantangan bagi saya. Tapi ingat, torang beda generasi, bos! Nanti semua bisa merasakan bagaimana sentuhan milenial dalam membesarkan partai ini,” ujar MEP disambut riuh pendukungnya.


​Fokus pada Pemilih Muda dan Loyalitas ke Pusat


​Sebagai politisi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut, MEP menegaskan bahwa dirinya ingin memberi ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya di panggung politik.


​Selain membawa gaya kepemimpinan milenial, MEP juga menekankan dua poin krusial dalam visinya ke depan:


  1. Loyalitas Garis Lurus: MEP berkomitmen untuk tetap tegak lurus mengawal instruksi DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
  2. Target Kursi Legislatif: Target utama kepengurusannya nanti adalah meningkatkan perolehan kursi Golkar secara signifikan, mulai dari level DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.

"Berikan kami yang muda-muda kesempatan untuk membuktikan diri. Kami ingin membesarkan dan berkarya bersama Partai Golkar melalui cara-cara yang adaptif dengan perkembangan zaman," tutup MEP.


​Dengan status sebagai calon tunggal, MEP diprediksi kuat akan melenggang mulus memimpin Golkar Sulut dalam Musda yang akan digelar dalam waktu dekat. (Olvie)

Page View 1392