-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Michaela Elsiana Paruntu (MEP). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Michaela Elsiana Paruntu (MEP). Tampilkan semua postingan

03 Juni 2026

Kawal WTP Ke-12 Sulut, Wakil Ketua DPRD Michaela Paruntu Bidik Catatan BPK

Newsblessing.com, SULUT -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Michaela Elsiana Paruntu, menegaskan bakal memperketat fungsi pengawasan legislatif terhadap pengelolaan anggaran daerah. Langkah ini diambil usai Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk yang ke-12 kalinya.


​Perempuan yang akrab disapa Mika ini menyatakan, predikat WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Kendati demikian, ia mengingatkan jajaran eksekutif agar tidak terlena dan mengabaikan rekomendasi perbaikan yang diberikan BPK.


​"Tentu kita bersyukur atas capaian ini. Namun tugas kita belum selesai. DPRD sebagai lembaga legislatif memiliki tanggung jawab untuk mengawasi tindak lanjut terhadap rekomendasi yang telah disampaikan BPK," kata Michaela usai menghadiri Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI di Manado, Selasa (2/6).


​Sisir Detail Anggaran dan Administrasi


​Politikus yang akrab dengan inisial MEP ini menekankan bahwa esensi utama dari audit BPK bukan sekadar mengejar predikat opini di atas kertas. Menurutnya, akuntabilitas dan dampak nyata bagi masyarakat jauh lebih krusial.


​Untuk itu, Michaela memastikan pihaknya akan mengawal ketat proses evaluasi bersama pemerintah daerah guna membedah setiap temuan pemeriksaan.


​"Kita akan melihat secara detail apa saja yang perlu ditindaklanjuti, apakah berkaitan dengan prosedur, administrasi, maupun aspek lainnya dalam pengelolaan anggaran," tutur Michaela.



​Misi Transparansi APBD Sulawesi Utara


​Lebih lanjut, Michaela menggarisbawahi bahwa fungsi pengawasan dan legislasi DPRD akan dioptimalkan demi memastikan setiap rupiah dalam APBD dikelola secara transparan. Ia berharap perbaikan sistemik dari rekomendasi BPK dapat langsung dirasakan oleh publik.


​"Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kita berharap kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin baik dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara," ujarnya memungkasi.

(Olvie)

12 April 2026

Optimisme Baru Golkar Sulut, Adolfien Wangania Yakini Kepemimpinan MEP Bawa Soliditas Partai



Newsblessing.com, MANADO – Estafet kepemimpinan di tubuh DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara kini memasuki babak baru. Terpilihnya Michaela Elsiana Paruntu (MEP) sebagai nakhoda baru partai berlambang pohon beringin di Bumi Nyiur Melambai tersebut mendapat sambutan hangat serta dukungan penuh dari berbagai kader di daerah.


Dukungan Penuh dari Fraksi Golkar Manado


​Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Manado, Adolfien Wangania, SH, secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban oleh MEP. Menurutnya, penunjukan Michaela Elsiana Paruntu merupakan langkah strategis bagi masa depan partai di Sulawesi Utara.


​Wangania menegaskan bahwa seluruh jajaran fraksi dan staf di DPRD Kota Manado siap bersinergi di bawah kepemimpinan baru ini.


​"Kami keluarga besar Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Manado mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Michaela Elsiana Paruntu. Kami meyakini amanah ini akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujar Adolfien Wangania.

 


Misi Soliditas dan Kesejahteraan Masyarakat


​Lebih lanjut, Adolfien menyampaikan optimismenya bahwa di tangan MEP, Partai Golkar Sulut akan tampil lebih solid, progresif, dan inklusif. Fokus utama yang diharapkan adalah bagaimana partai mampu bertransformasi menjadi mesin politik yang memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah.


​Beberapa poin harapan yang ditekankan antara lain:


  • Penguatan Internal: Menyatukan seluruh elemen partai dari tingkat provinsi hingga akar rumput.
  • Kontribusi Nyata: Mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.
  • Pembangunan Daerah: Menjadi mitra kritis namun solutif bagi pemerintah dalam memajukan daerah.

Harapan untuk Masa Depan


Penunjukan MEP diharapkan menjadi momentum bagi Partai Golkar untuk kembali memperkuat basis massa menjelang kontestasi politik mendatang.


​"Kiranya di bawah kepemimpinan Ibu MEP, Golkar Sulawesi Utara semakin maju dan tetap menjadi kekuatan utama dalam memperjuangkan aspirasi rakyat," tutup Wangania.   (Olvie)


Terpilih Aklamasi di Musda XI, Michaela Elsiana Paruntu SAH Pimpin Beringin Sulut


Newsblessing.com, SULUT– Estafet kepemimpinan Partai Golkar Sulawesi Utara resmi berpindah tangan. Melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Manado, Sabtu (11/04/2026), Michaela Elsiana Paruntu (MEP) secara sah ditetapkan sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut periode 2025–2030.


​Politisi perempuan yang dikenal vokal ini terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari pemilik suara dalam forum tertinggi partai berlambang pohon beringin tersebut.


Sidang Pleno Berjalan Mulus


​Suasana Musda XI berlangsung kondusif namun sarat energi konsolidasi. Sidang pleno dipimpin langsung oleh fungsionaris DPP Golkar, Hakim Komarudin, didampingi Sekretaris Sidang Raski Mokodompit. Ketukan palu sidang menjadi penanda resminya MEP menakhodai Golkar di Bumi Nyiur Melambai.



​"Menetapkan dan mengesahkan saudari Michaela Elsiana Paruntu sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara masa bakti 2025–2030," ujar Raski Mokodompit saat membacakan Surat Keputusan (SK) penetapan.


​Selain mandat kepemimpinan, MEP juga diberikan kewenangan penuh sebagai formatur tunggal untuk menyusun struktur kepengurusan DPD I Golkar Sulut guna menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan.


Mengenal Lebih Dekat Sosok MEP


​Terpilihnya MEP sebenarnya bukan kejutan besar. Sosoknya dianggap sebagai representasi kepemimpinan milenial yang matang secara intelektual dan lapangan. Berikut adalah profil singkat sang "Nakhoda Baru" Beringin Sulut:

  • Latar Belakang: Lahir di Nottingham, Inggris, 1 Oktober 1982. MEP merupakan putri dari tokoh pendidikan Sulut, (Alm) Prof. Jopie Paruntu dan (Alm) Jenny Johana Tumbuan.
  • Akademisi & Profesional: Menyandang gelar dokter dan Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.), MEP memiliki dasar manajerial yang kuat, terutama di sektor pelayanan publik.
  • Karier Legislatif: Saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Utara (2024–2029), di mana ia dikenal konsisten mengawal isu kesehatan dan pemberdayaan perempuan.
  • Garis Politik: Sebagai adik kandung dari tokoh politik senior Christiany Eugenia Paruntu (CEP), MEP dinilai mampu menjaga stabilitas internal partai sekaligus melakukan ekspansi elektoral ke pemilih muda.

Misi Besar ke Depan


​Usai ditetapkan, tugas berat sudah menanti MEP. Fokus utamanya adalah melakukan restrukturisasi organisasi dan memperkuat soliditas kader hingga ke akar rumput.


​Di bawah kepemimpinannya, Golkar Sulut diharapkan mampu bertransformasi menjadi partai yang lebih inklusif dan responsif terhadap isu-isu lokal, sembari mempersiapkan mesin partai menghadapi kontestasi politik mendatang.


​Bagi banyak kalangan di Sulawesi Utara, terpilihnya MEP bukan sekadar pergantian wajah, melainkan simbol keberlanjutan eksistensi Golkar sebagai kekuatan politik utama di daerah ini. (Olvie)


10 April 2026

​Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Sulut, Michaela Paruntu Siapkan Strategi "Gen-M" untuk Besarkan Partai


Newsblessing.com, SULUT – Peta politik internal Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) mulai mengerucut. Ketua DPD Golkar Minahasa Selatan, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), resmi menjadi satu-satunya figur yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masa bakti 2026 - 20231.


​Momen pendaftaran yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) ini menjadi sorotan, lantaran MEP tampak didampingi langsung oleh Ketua DPD Golkar Sulut saat ini, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), serta jajaran ketua DPD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.


​Tantangan Melampaui Standar "Sang Kakak"


​Dalam keterangannya usai pendaftaran, MEP mengakui bahwa memimpin Golkar Sulut bukanlah perkara mudah. Ia memberikan apresiasi tinggi atas capaian kakaknya, CEP, yang dinilai berhasil membawa partai berlambang beringin itu berkembang pesat di Bumi Nyiur Melamba.


​Namun, MEP optimistis bisa membawa perubahan dengan sentuhan yang berbeda.


​“Saat ini di bawah kepemimpinan Ibu CEP, Golkar sangat maju. Standar tinggi itu menjadi tantangan bagi saya. Tapi ingat, torang beda generasi, bos! Nanti semua bisa merasakan bagaimana sentuhan milenial dalam membesarkan partai ini,” ujar MEP disambut riuh pendukungnya.


​Fokus pada Pemilih Muda dan Loyalitas ke Pusat


​Sebagai politisi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut, MEP menegaskan bahwa dirinya ingin memberi ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya di panggung politik.


​Selain membawa gaya kepemimpinan milenial, MEP juga menekankan dua poin krusial dalam visinya ke depan:


  1. Loyalitas Garis Lurus: MEP berkomitmen untuk tetap tegak lurus mengawal instruksi DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
  2. Target Kursi Legislatif: Target utama kepengurusannya nanti adalah meningkatkan perolehan kursi Golkar secara signifikan, mulai dari level DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.

"Berikan kami yang muda-muda kesempatan untuk membuktikan diri. Kami ingin membesarkan dan berkarya bersama Partai Golkar melalui cara-cara yang adaptif dengan perkembangan zaman," tutup MEP.


​Dengan status sebagai calon tunggal, MEP diprediksi kuat akan melenggang mulus memimpin Golkar Sulut dalam Musda yang akan digelar dalam waktu dekat. (Olvie)

01 April 2026

MEP Serap Aspirasi di SMK N 1 Tareran, Perjuangkan Kualitas Pendidikan Minsel di Gedung Cengkih



MINAHASA SELATAN – Komitmen untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terus ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Michaela Elsiana Paruntu, M.A.R.S.


​Dalam agenda Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026, politisi yang populer dengan sapaan MEP ini memilih turun langsung menemui konstituennya di SMK Negeri 1 Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Selasa (31/3/2026).


Fokus pada Fasilitas Pendidikan


​Kehadiran MEP disambut antusias oleh pihak sekolah dan warga setempat. Dalam sesi dialog, isu utama yang mencuat adalah mendesaknya perbaikan serta penambahan fasilitas pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar.


​Menanggapi hal tersebut, MEP menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak bisa dikesampingkan karena merupakan fondasi utama kemajuan daerah.


​"Setiap usulan yang masuk hari ini bukan sekadar catatan, melainkan amanah konstitusional. Kami di DPRD akan mengawal dan memperjuangkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama sarana sekolah," tegas Michaela.

 


Mendorong Kolaborasi Lintas Sektor


​Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Minsel, Michaela juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Menurutnya, pembangunan infrastruktur sekolah harus dilakukan secara terintegrasi agar hasilnya berkelanjutan dan tepat sasaran.


Poin-poin utama dalam kunjungan reses MEP:


  • Inventarisir Masalah: Mencatat kekurangan alat peraga dan ruang kelas di SMKN 1 Tareran.
  • Aksesibilitas: Meninjau infrastruktur penunjang di sekitar lingkungan sekolah.
  • Tindak Lanjut: Aspirasi akan dibawa ke rapat paripurna DPRD untuk diusulkan masuk dalam skema anggaran Pemerintah Provinsi.

Dikenal dengan latar belakang akademisi dan medis, MEP memahami betul bahwa kenyamanan fasilitas sangat berkorelasi dengan prestasi siswa. Seluruh hasil pertemuan ini nantinya akan disusun menjadi laporan resmi yang akan dipresentasikan di Gedung Cengkih (DPRD Sulut) sebagai bahan evaluasi program kerja pemerintah mendatang.

(Olvie)

14 Maret 2026

Bursa Ketua Golkar Sulut Memanas: MEP Muncul Sebagai Sosok Pemersatu Antar-Faksi

Newsblessing.com, SULUT – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara, tensi politik internal mulai mengerucut pada satu nama kuat. Sosok dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS (MEP), kini dipandang sebagai kandidat terdepan untuk memimpin partai berlambang beringin tersebut di Bumi Nyiur Melambai.


​Dukungan yang terus mengalir luas menempatkan MEP sebagai figur sentral yang dinilai mampu menjembatani berbagai kepentingan di internal partai.


Figur "Jembatan" di Tengah Dinamika Partai


​Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik M. Tumbelaka, memberikan analisis tajam terkait menguatnya nama MEP. Menurutnya, keberadaan faksi-faksi dalam partai politik adalah dinamika demokrasi yang lumrah, namun partai membutuhkan satu sosok yang bisa diterima oleh semua pihak.


​"Dalam situasi seperti ini, biasanya muncul figur yang memiliki resistensi paling rendah. Sosok tersebut menjadi titik temu atau jembatan kompromi bagi kepentingan antar-faksi," ujar lulusan Fisipol UGM Yogyakarta tersebut.


​Tumbelaka bahkan menyandingkan peran strategis Christiany Eugenia Paruntu (CEP) di Golkar dengan Olly Dondokambey di PDI Perjuangan Sulut dalam hal kapasitas sebagai pemersatu. Dalam konteks Musda kali ini, MEP dinilai memiliki karakteristik yang paling identik untuk meneruskan peran tersebut.


Tiga Keunggulan Utama MEP


​Ada tiga poin krusial yang dinilai menjadi modal kuat MEP dalam bursa pencalonan kali ini:

  1. Kapasitas Legislatif: Sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, MEP memiliki daya tawar politik yang kuat baik di tingkat internal kader maupun di mata publik.
  2. Kekuatan Akar Rumput: MEP dinilai memiliki basis massa yang nyata dan terukur, sebuah aset vital bagi mesin partai dalam memenangkan kontestasi politik ke depan.
  3. Kader Ideologis: Tumbelaka menekankan bahwa MEP bukanlah "kader karbitan" atau kutu loncat. Ia merupakan produk asli kaderisasi internal Partai Golkar.
  4.  

    ​"MEP adalah kader hasil tempaan internal. Di masa depan, partai butuh pemimpin dengan rekam jejak ideologi yang jelas. Ia dipandang sebagai solusi jitu di tengah perbedaan faksi yang ada," pungkas Tumbelaka.


    Langkah Menuju Kursi DPD I


    ​Dengan dukungan struktur yang semakin solid dan latar belakang ideologis yang mumpuni, posisi MEP menuju kursi Ketua DPD I Golkar Sulut diprediksi akan berjalan mulus. Musda mendatang akan menjadi penentu bagi stabilitas dan arah politik Partai Golkar di Sulawesi Utara untuk periode selanjutnya. (*/Olvie)

07 Februari 2026

Kementerian ATR/BPN Beri Lampu Hijau, Ranperda RTRW Sulut 2025-2044 Kantongi Persetujuan Substansi



Newblessing.com
, SULUT 
 – Langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam penataan ruang wilayah untuk dua dekade ke depan menemui titik terang. Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2025-2044 kini telah mendapatkan persetujuan substansi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

​Kepastian ini terungkap dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang digelar pada Jumat (6/2/2026).

​Wakil Ketua DPRD Sulut, dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, mengonfirmasi bahwa dokumen krusial tersebut telah tuntas divalidasi oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

​"Ranperda RTRW 2025-2044 sudah mendapat persetujuan substansi dari Kementerian ATR/BPN," ujar politisi yang akrab disapa MEP tersebut melalui pesan tertulis, Sabtu (7/2/2026).

Agenda Paripurna dan Penetapan Regulasi Strategis

​Selain capaian terkait RTRW, rapat Banmus juga menyepakati sejumlah agenda legislasi penting lainnya. DPRD Sulut dijadwalkan akan menggelar sidang paripurna untuk pengambilan keputusan atas dua regulasi daerah lainnya, yaitu:

  1. Ranperda tentang Penanggulangan Bencana Daerah.
  2. Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sulut.

​Kedua aturan ini, beserta penetapan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026, direncanakan akan diputuskan pada hari Rabu, 18 Februari 2026 mendatang.

Peningkatan Kapasitas Anggota Dewan

​Lebih lanjut, MEP yang juga merupakan srikandi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, pimpinan dan anggota DPRD Sulut akan menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) guna memperkuat kapasitas kerja legislasi.

​"Bimtek dijadwalkan berlangsung mulai Senin sampai Kamis, tanggal 9-12 Februari 2026. Agenda ini juga mencakup penginputan pokok-pokok pikiran (Pokpir) DPRD sebagai bagian dari penyerapan aspirasi masyarakat," pungkasnya.

​Dengan dikantonginya persetujuan substansi dari kementerian, Ranperda RTRW ini diharapkan menjadi landasan hukum yang kuat dalam mengatur pemanfaatan ruang, menjaga kelestarian lingkungan, serta memacu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara hingga tahun 2044.

02 Juni 2025

Ini Tanggapan MEP Terkait Proses PAW Raski Mokodompit




Newsblessing.com, SULUT – Terkait Soal Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dari Alm. I Ketut Sukadi Ke Raski Mokodompit,  Wakil Ketua DPRD Sulut dari Fraksi Partai Golkar Michaela E. Paruntu atau kerap disapa MEP memberikan tanggapan.


Anggota DPRD Sulut dari Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Bolmong Raya ini sebelumnya di jabat oleh Alm. I Ketut Sukadi.


Usai Rapat Paripurna Beberapa awak media mewawancarai MEP dilantai III DPRD Sulut, MEP mengatakan Soal Proses PAW sedang berjalan, Senin (02/06/2025).


“PAW Pak Raski sedang berjalan Prosesnya, suratnya sudah masuk di DPRD. nanti langkah lebih lanjutnya kedepan tinggal mengikuti proses.” Kata MEP sapaan akrabnya.


Ia pun berharap agar supaya Proses PAW ini berjalan secepatnya.


“Yang pasti Golkar lebih cepat, lebih baik lah. kalo begini kan kayak kurang, seharusnya enam tapi kita berlima sekarang.” ucapnya. 


Lanjut MEP, yang pasti golkar menginginkan agar proses ini lebih cepat lebih bagus.


“Karena kursi kami di DPRD saat ini kan kurang satu, personil kurang. Saya harapkan proses PAW ini segera diselesaikan,"tutup MEP.

(*/Olvie)


03 Februari 2025

MEP : Paripurna Pemberhentian Gubernur Dan Wakil Gubernur 10 Februari

Newsblessing.com, SULUT –Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Michaela Elsiana Paruntu (MEP) Mengatakan 10 Februari 2025 Pekan Depan, Ada Paripuna Dalam rangka Pemberhentian Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulut Periode 2020-2025.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut, Michaela Paruntu kepada sejumlah awak media bahwa sambil menunggu keputusan penetapan KPU Sulut, dan KPU juga mengacu pada keputusan MK, maka kami sudah melakukan rapat pimpinan (rapim) tadi siang dan sudah diambil keputusan.

”Maka hasil keputusan pengurus tadi sebelumnya juga didahului dengan rapat pimpinan, dan sepertinya DPRD Sulut akan agendakan waktu pelantikan pada hari senin tanggal 10 Februari pekan depan, untuk paripurna dalam rangka pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode 2020-2025, kemudian mengangkat dan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru periode 2025-2030.” ungkap MEP.

Lanjut MEP  proses selanjutnya akan ditentukan Kemendagri yang akan keluarkan SK Pelantikan, setelah proses di Pemprov selesai.

“Karena nantinya yang akan melantik adalah pak Presiden untuk tempat pelantikan akan ditentukan pak Presiden apakah dijakarta atau bisa saja di IKN, untuk waktu pelantikan info yang diterima 16-20 Februari meski info tersebut belum valid, jadi kita menunggu saja.” pungkas MEP.

Diketahui Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Dr.Victor Johanes Mailangkay terjadwal Senin 3/02/2025 sore berangkat ke Jakarta memenuhi undangan untuk mengikuti sidang putusan terakhir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam putusan nanti, YSK Victor dipastikan menang dalam putusan dismisal yang akan dibacakan Hakim MK pada Selasa, 4 Februari 2025 Jam 09.00.
(*/Olvie)

Page View 1392