-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Hendra Makalalag. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hendra Makalalag. Tampilkan semua postingan

26 September 2023

BP2MI Sulut Sosialisasikan Peluang dan Strategi Pemanfaatan Tenaga Kesehatan Ke Luar Negeri



Newsbleesing.com, SULUT - Kepala BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag, diundang sebagai pembicara pada seminar persiapan memasuki dunia kerja yang dilaksanakan oleh Ikatan Alumni Poltekkes Manado di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.

Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan akademisi, alumni bahkan mahasiswa, Hendra menyampaikan terkait Peluang Kerja di luar negeri pada sektor kesehatan Senin, (15/9/2023).


”Peluang Kerja di luar negeri pada sektor kesehatan terutama pada jabatan perawat sangat besar dan menjanjikan seperti menjadi perawat di Jerman, Jepang ataupun Taiwan”




Pada pemaparannya, Hendra menyampaikan strategi yang dilakukan BP2MI dalam memanfaatkan peluang kerja di luar negeri khususnya sektor kesehatan serta tak lupa memberikan himbauan agar tidak bekerja ke luar negeri secara unprosedural.


“BP2MI sangat gencar melakukan sosialisasi terkait peluang kerja yang tersedia di luar negeri baik lewat media cetak, elektronik bahkan media sosial. Dalam upaya penyiapan pemenuhan kebutuhan tersebut BP2MI sudah menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah agar menyiapakan pendidikan dan pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia sambil terus mengupayakan pemenuhan fasilitas dalam prosedur pra pemberangkatan agar dapat meminimalisir pembiayaan”, ucap Hendra.


Bekerja di luar negeri adalah suatu jalan keluar bagi pengentasan pengangguran dan perbaikan ekonomi keluarga namun tentunya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya terjamin oleh negara baik dari sisi pelindungan secara hukum, ekonomi maupun sosial.”lanjutnya

Menutup materinya, Hendra menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dalam pencegahan penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri.


“Kami memberikan apresiasi kepada Ikatan Alumni Politeknik Kesehatan Manado yang sudah memberikan kesempatan kepada Balai BP2MI Sulawesi Utara untuk menjadi pembicara dan tentunya melalui kegiatan ini kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat agar dapat bersama-sama menjadi sarana informasi terkait Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia kepada masyarakat luas sehingga dapat mencegah penempatan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri secara unprosedural. Kami juga menyampaikan salam hormat dari Kepala BP2MI, Bapak Benny Rhamdani, atas fasilitasi yang sudah diberikan oleh Ikatan Alumni Politeknik Kesehatan Manado”, tutupnya. (*/Olvie) 

15 September 2023

Didaulat Sebagai Pembicara Pada Kuliah Umum BP2MI Sulut Sosialisasikan Peluang Tenaga Kesehatan ke Luar Negeri



Newsblessing.com, MANADO, – Kepala BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag, diundang sebagai pembicara pada Kuliah Umum yang dilaksanakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Pembangunan Indonesia Manado di Wisma Lorenzo Lotta, Pineleng Kabupaten Minahasa, Jumat (15/9/2023)



Dalam acara yang diberi tajuk Nursing Solidarity, Hendra menyampaikan terkait Peluang Kerja di luar negeri pada sektor kesehatan sekaligus menyampaikan salam hormat dari Kepala BP2MI pusat, Benny Rhamdani untuk civitas akademika UNPI.


”Peluang Kerja di luar negeri pada sector kesehatan terutama pada jabatan perawat sangat besar dan menjanjikan seperti menjadi perawat di Jerman atau Jepang dengan Skema penempatan G to G atau Government to Government, Perawat di Jerman dengan program SSW atau Speccified Skill Worker, bahakan ada juga permintaan perawat di Taiwan dengan skema P to P atau Private to Private dimana untuk penempatannya difasilitasi oleh P3MI.





Pada pemaparannya, Hendra juga menyampaikan terkait potensi dan keuntungan bagi perawat yang bekerja ke luar negeri.


“Sulawesi Utara memiliki potensi yang besar untuk memenuhi permintaan negara penempatan pada jabatan perawat karena kultur budaya dan keuletan perawat asal Sulawesi Utara yang sangat disukai oleh negara penempatan. Selain itu sektor perawat sangat menjanjikan karena penghasilan yang ditawarkan sampai menyentuh angka puluhan juta rupiah per bulannya,” kata Hendra.


Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Hendra untuk memberikan himbauan kepada para mahasiswa agar tidak bekerja ke luar negeri secara unprosedural.


“Bekerja di luar negeri adalah suatu jalan keluar bagi pengentasan pengangguran dan perbaikan ekonomi keluarga namun tentunya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya terjamin oleh negara baik dari sisi pelindungan secara hukum, ekonomi maupun sosial,” lanjutnya.


Menutup kuliah umum tersebut, Hendra menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dalam pencegahan penempatan illegal Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Fakultas Keperawatan Universitas Pembangunan Indonesia Manado yang sudah memberikan kesempatan kepada Balai BP2MI Sulawesi Utara untuk menjadi pembicara dan tentunya melalui kegiatan ini kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat khususnya lingkungan akademisi Universitas Pembangunan Indonesia Manado agar dapat bersama-sama menjadi sarana informasi terkait Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia kepada masyarakat luas sehingga dapat mencegah penempatan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri secara unprosedural. Kami juga menyampaikan salam hormat dari Kepala BP2MI, Bapak Benny Rhamdani, atas fasilitasi yang sudah diberikan oleh Universitas Pembangunan Indonesia Manado,” tutupnya. (*/Olvie)


23 Agustus 2023

CPMI Hasil Pencegahan Penempatan Unprosedural Dipulangkan Ke Daerah Asal





Newsblessing.com, SULUT - Balai BP2MI Sulawesi Utara melakukan fasilitasi pemulangan 12 (dua belas) orang Calon Pekerja Migran Indonesia yang merupakan korban penempatan unprosedural, Rabu (23/8/2023).


Para korban tersebut berasal dari Kota Manado 3 (tiga) orang, Kota Bitung 1 (satu) Orang, Kabupaten Minahasa 2 (dua) Orang, Kota Tomohon 1 (satu) Orang, Minahasa Selatan 3 (tiga) orang, Minahasa Tenggara 1 (satu) orang dan Kabupaten Bolaang Mongondow 1 (satu) Orang.

Hendra Makalalag, yang merupakan Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bukti kehadiran negara.




"Ini adalah tindak lanjut dari pencegahan yang dilakukan oleh BP2MI di penampungan Ilegal di daerah Tanggerang Selatan pada tanggal 14 Agustus 2023. Para korban yang diselamatkan dari sindikat penempatan illegal tersebut hari ini tiba di Manado dengan difasilitasi oleh BP2MI bahkan sampai ke daerah asal mereka. Hal ini merupakan komitmen BP2MI dalam membuktikan kehadiran negara dalam memberikan Pelindungan kepada Calon Pekerja Migran Indonesia, Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya", ungkapnya. 


Lebih lanjut Hendra menyebutkan bahwa hal tersebut membutuhkan perhatian khusus dari segala kalangan mengingat hal tersebut merupakan salah satu tujuan negara yang termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.


”Dengan maraknya kejadian yang melibatkan warga asal Sulawesi Utara yang terbujuk oleh rayuan para sindikat penempatan ilegal serta berkaca dari beberapa kasus yang sudah kami fasilitasi dimana korban yang berasal dari Sulawesi Utara sudah terbilang berjumlah besar seharusnya menjadi perhatian khusus dari berbagai kalangan baik pemerintah maupun masyarakat. Apalagi kasus berulang tersebut banyak memakan korban yang seharusnya sudah mendapatkan pelajaran dari kasus sebelumnya”.


Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut terlibat dalam pencegahan penipuan peluang kerja ke luar negeri.

"Balai BP2MI Sulawesi Utara tentunya tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan peran dari seluruh lapisan masyarakat dalam melakukan pencegahan maupun penindakan terhadap oknum maupun lembaga yang melakukan penempatan illegal Pekerja Migran Indonesia" kata Hendra.


“Bekerja ke luar negeri secara prosedural menunjukkan bahwa PMI adalah Pekerja yang termapil dan bermartabat. Ïnformasi terkait peluang kerja ke luar negeri beserta persyaratan dan prosedurnya dapat diperoleh di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota ataupun Balai BP2MI Sulawesi Utara” lanjutnya.


Hendra juga menambahkan bahwa Balai BP2MI Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selalu memberikan dukungan dan perhatian terhadap peningkatan pelayanan pelindungan kepada PMI di Sulawesi Utara.


"Saat ini sudah banyak pihak baik Pemerintah maupun swasta yang memberikan perhatian terhadap permasalahan warga Sulawesi Utara yang bekerja di Luar Negeri. Untuk itu, Balai BP2MI Sulawesi Utara mengapresiasi setiap upaya yang dilakukan demi meningkatan kualitas pelindungan PMI di Sulawesi Utara" tutupnya. (*/Olvie)  

16 Agustus 2023

Kepala BP2MI Sulawesi Utara melepas 5 CPMI program SSW Jepang





Newsblessing.com, SULUT -  Kepala BP2MI Sulut Hendra Makalalag, melepas 5 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan segera berangkat ke Jepang untuk bekerja sebagai Care Worker di beberapa Rumah Jompo melalui program Specified Skilled Worker (SSW). 


Kelima CPMI ini sudah mengikuti pelatihan bahasa dan skill di Lembaga Pendidikan Jayadi Global Education Center (JGEC) cabang Manado selama 4,5 bulan dan telah lolos wawancara dengan pengguna yang ada Jepang.


Kepala BP2MI Sulut Hendra Makalalag mengungkapkan bahwa program SSW Jepang merupakan salah satu program unggulan dari BP2MI.



“Program SSW semenjak di launching tahun 2019  lalu telah menyita perhatian masyarakat Indonesia karena peluang kerja yang ditawarkan sangat menggiurkan. Gajinya besar namun persyaratannya cukup mudah yaitu minimal berusia 18 tahun dan menguasai bahasa Jepang setara N4 dan skill jabatan yang akan dilamar” kata Hendra. 


“Kelima adik-adik yang kami lepas hari ini, telah mengikuti pelatihan selama 4,5 bulan di JGEC dan sudah berproses E-ID di BP2MI Sulut sebagai salah satu persyaratan pembuatan visa kerja SSW. Menurut informasi yang kami dapat mereka akan segera berangkat tanggal 17 Agustus besok lewat Jakarta” kata Hendra.


Dari 5 peserta SSW yang dilepas, ada 2 CPMI asal Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berangkat dengan biaya dari pemerintah daerahnya.


“Hari ini saya juga dengan berbangga hati melepas 2 orang pemuda Sangihe yang akan berangkat bekerja ke Jepang dengan biaya dari pemerintah daerah Kabupatern Sangihe. Tahun 2021 BP2MI melakukan MoU dengan Pemda Sangihe sebagai bentuk pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, dan pemda Sangihe telah menganggarkan untuk membiayai 10 orang anak daerah mereka. Kedua orang yang saya lepas hari ini merupakan bagian dari program ini” jelas Hendra.


“Harapan saya, 5 orang CPMI SSW ini bisa menginspirasi pemuda daerah khususnya Sulawesi Utara untuk bekerja ke luar negeri secara prosedural dan bisa membantu membagun ekonomi keluarga dan daerahnya”tutup Hendra. (*/Olvie) 


13 Juli 2023

BP2MI Sulut Sosialisasikan Pencegahan TPPO di Malendeng




Newsblessing.com, SULUT - Balai BP2MI Sulawesi Utara didaulat sebagai pemateri pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perdagangan Orang yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Malendeng Kota Manado. 


Kepala Balai BP2MI Sulut, Hendra Makalalag, didampingi oleh Lurah Malendeng, Bpk Anwar S. Halidu, S.Pi, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Malendeng, Ibu. Nathaly Pantouw, SE, menyampaikan materi dihadapan jajaran Pemerintah Kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Tim Penggerak PKK, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat  di Kelurahan Malendeng pada Rabu, 12 Juli 2023.


Dalam pemaparannya, Hendra menyampaikan terkait Penempatan PMI dan jaminan Pelindungan oleh negara bagi Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di luar negeri secara prosedural.


“Bekerja di luar negeri adalah suatu jalan keluar bagi pengentasan pengangguran dan perbaikan ekonomi keluarga namun tentunya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya terjamin oleh negara baik dari sisi pelindungan secara hukum, ekonomi maupun sosial” kata Hendra.


Pada kesempatan tersebut, Hendra juga menyampaikan pentingnya peran keluarga terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia.


“Lingkungan keluarga sebagai tempat pendidikan awal sangat berperan dalam pencegahan TPPO khususnya penanaman pola pikir terhadap kaum muda agar tidak mempunyai pemikiran untuk mendapatkan pekerjaan dengan cara yang mudah namun berpenghasilan besar serta menanamkan pentingnya pendidikan bagi kelangsungan masa depan mereka. Dengan menanamkan mindset yang demikian maka kaum muda kita akan sulit termakan dengan bujuk rayu oknum yang tidak bertanggung jawab”, jelasnya.


Dalam Sosialiasi tersebut, Hendra juga membahas mengenai pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi yang benar terkait bekerja di luar negeri.


“Peran serta masyarakat dari segala kalangan sangat dibutuhkan dalam penyampaian informasi yang benar terkait bekerja di luar negeri mengingat belakangan ini marak terjadi perdagangan orang bermodus kerja di luar negeri yang tentunya sangat merugikan masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri serta membangun opini buruk terkait Pekerja Migran Indonesia di tengah masyarakat” ucap Hendra.


Setelah menyampaikan paparan, Hendra juga membuka sesi tanya jawab yang direspon dengan antusias oleh beberapa peserta dengan menanyakan persyaratan serta keabsahan perusahaan perekrut di Sulawesi Utara termasuk bagaimana mendapatkan informasi terkait tawaran bekerja ke luar negeri yang resmi atau tidak resmi.


Di penghujung acara, Hendra menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kelurahan Malendeng yang sudah menginisiasi kegiatan tersebut.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Penggerak PKK serta jajaran pemerintah Kelurahan Malendeng yang sudah memberikan kesempatan kepada Balai BP2MI Sulawesi Utara untuk melakukan Sosialisasi sehingga informasi terkait Penempatan dan Pelindungan PMI dapat tersampaikan kepada masyarakat.” tutupnya.

(*/Olvie) 

20 Juni 2023

Polda Sulut Bentuk Satgas TPPO, BP2MI Didaulat Sebagai Leading Sector




Newsblessing.comSULUT - Kepolisian Daerah  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Senin, 19 Juni 2023 melaksanakan Rapat Koordinasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah hukum Sulawesi Utara. 

Rapat Koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto, didampingi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Gani Fernando Siahaan dan Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag. Rapat Koordinasi ini juga menghadirkan instansi-instansi terkait baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta seluruh Kepolisian Resort se Sulawesi Utara.




Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Tri Brata Polda Sulut, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sulawesi Utara tidak boleh menjadi daerah rekrut para pelaku TPPO.


“Kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang penting dan strategis karena TPPO hari ini menjadi perhatian nasional. Jangan sampai Sulawesi Utara menjadi batu loncatan bagi para pelaku TPPO sehingga sangat diharapkan untuk adanya koordinasi berkesinambungan dari masing-masing institusi termasuk mengupayakan ketersediaan anggaran baik APBN maupun APBD. Pencegahan menjadi perhatian khusus tanpa menghilangkan penindakan terhadap pelaku” ucap Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda menambahkan bahwa setiap institusi dalam rangka pencegahan agar meningkatkan penyebaran informasi.


“Untuk langkah pencegahan diharapkan agar setiap institusi meningkatkan penyebaran informasi baik dalam bentuk himbauan maupun edukasi baik melalui media cetak, media sosial maupun media elektronik”, lanjutnya.

Pada kegiatan tersebut Direktur Reserse Kriminal Umum juga menyampaikan terkait pembentukan Satgas di Polda Sulut.


“Satgas yang dibentuk Polda Sulut akan dibagi dalam bidang penindakan dimana Polda Sulut sebagai leading sectornya, bidang pencegahan dengan BP2MI sebagai leading sector serta bidang pemulangan dan rehabilitasi. Tentunya dibutuhkan perhatian khusus dari semua instansi baik pemerintah maupun lembaga kemasayarakatan dalam pelaksanaan aksi-aksi di lapangan” ujarnya.


Pada kesempatan yang diberikan, Kepala Balai BP2MI Sulut, menyampaikan bahwa ada beberapa laporan baik dari korban maupun keluarganya yang sudah diterima oleh Balai BP2MI Sulut terkait Pekerja MIgran Indonesia yang diberangkatkan secara unprosedural.


“Saat ini di Balai BP2MI Sulawesi Utara banyak menerima laporan terkait penempatan Pekerja MIgran Indonesia ke luar negeri secara unprosedural. Hal ini merupakan salah satu tindakan perdagangan orang yang berkedok penempatan Pekerja Migran Indonesia sehingga dibutuhkan tindakan tegas terhadap pelaku untuk meminimalisir korban” tutur Hendra.


Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan bahwa pencegahan maupun penindakan terhadap pelaku TPPO membutuhkan kerjasama semua pihak.


"Saat ini Peluang Kerja di luar negeri sangat terbuka luas sehingga kerap kali dimanfaatkan oleh okunum-oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari proses penempatan yang ilegal. Beberapa data laporan sudah kami kantongi dan akan segera kami dorong ke pihak Kepolisian untuk dapat segera memberikan tindakan tegas kepada pelaku karena pencegahan maupun penindakan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang membutuhkan sinergitas serta peran aktif dari semua pihak, yang tentunya dibarengi dengan komitmen dalam memaksimalkan pelaksanaan kewenangan masing-masing pihak” kata Hendra.


“BP2MI juga sangat mengapresiasi langkah Polda Sulut dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penindakan TPPO di Wilayah Hukum Sulawesi Utara karena ini merupakan langkah strategis dalam membangun kolaborasi yang kuat dan terstruktur” Tutup Hendra. (*/Olvie) 

13 Juni 2023

BP2MI audiensi dengan Kapolda Sulut, Bahas TPPO




Newsblessing.com, SULUT - Selasa 13 Juni 2023, Balai BP2MI Sulawesi Utara melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dalam rangka pembahasan pencegahan dan penindakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok penempatan Pekerja Migran Indonesia di Sulawesi Utara. 


Balai BP2MI Sulut diterima langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto, didampingi oleh Direktur Kriminal Umum, Kombes Pol Gani Fernando Siahaan, dan Direktur Kriminal Khusus Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan.


Pada Pertemuan yang digelar di Kantor Polda Sulut, Kepala Balai BP2MI Sulut, Hendra Makalalag, menyampaikan terkait harapan kerjasama dalam pencegahan dan penindakan terhadap TPPO di wilayah Sulawesi Utara.


“Saat ini di Sulawesi Utara sangat marak terjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan modus bekerja di luar negeri sehingga BP2MI membutuhkan dukungan dari Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dalam rangka pencegahan maupun penindakan kepada pelaku sehingga kolaborasi antar institusi ini dapat menghasilkan yang terbaik bagi Provinsi Sulawesi Utara dan sangat diharapkan bisa memberikan efek jera kepada pelaku” tutur Hendra.


Pada kesempatan tersebut Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan bahwa ada beberapa laporan baik dari korban maupun keluarganya yang sudah diterima oleh Balai BP2MI Sulut dan akan kami dorong ke Kepolisian agar pelaku dapat segera ditindak tegas sehingga meminimalisir korban-korban berikutnya.


"Saat ini Peluang Kerja di luar negeri sangat terbuka luas sehingga kerap kali dimanfaatkan oleh okunum-oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari proses penempatan yang ilegal. Beberapa data laporan sudah kami kantongi dan akan segera kami dorong ke pihak Kepolisian untuk dapat segera memberikan tindakan tegas kepada pelaku” kata Hendra.


“BP2MI juga sampai hari ini terus mendorong Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk dapat menganggarkan biaya penanganan korban TPPO di luar negeri serta mempercepat pembentukan satgas penanganan TPPO di Sulawesi Utara” lanjut Hendra.


Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menyambut baik sinergitas yang dibangun oleh BP2MI Sulut dan langsung memerintahkan Dirkrimum Polda Sulut untuk menindaklanjuti laporan-laporan yang sudah diterima oleh Balai BP2MI Sulut.


“Kami sangat mengapresiasi sinergitas yang dibangun oleh Balai BP2MI Sulut namun tentunya sangat diharapakan adanya kolaborasi yang jelas terkait Tupoksi dari masing-masing instansi yang terlibat agar upaya pengamanan terhadap korban sudah terstruktur dengan jelas sehingga kami sangat mengharapkan adanya satgas khusus TPPO di Luar negeri yang melibatkan setiap unsur terkait” ucap Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda menambahkan bahwa setiap laporan yang masuk akan segera dilakukan pendalaman oleh Polda Sulut untuk kemudian dilakukan tindakan tegas.


“Untuk laporan-laporan baik dari korban maupun keluarganya yang sudah masuk di Balai BP2MI Sulut harap untuk langsung dikoordinasikan dengan Dirkrimum Polda Sulut agar segera dilakukan peadalaman yang kemudian dijadikan dasar untuk dilakukan tindakan tegas terhadap pelaku”, Tutupnya. (*/Olvie)

29 Mei 2023

BP2MI Buka Pos Pelayanan Di Maluku, Gandeng Pemda Bersinergi.


Newsblessing.com, SULUT, BP2MI yang diwakili oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO),     Dr. Servulus Bobo Riti (SBR) dan didampingi oleh Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara,  Hendra Makalalag, melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Maluku dalam rangka pembahasan pembentukan Pos Pelayanan PMI di Provinsi Maluku pada Jumat tanggal 26 Mei 2023.


Pada Pertemuan tersebut Kepala Biro SDMO BP2MI menyampaikan pendirian Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Provinsi Maluku adalah salah satu langkah BP2MI untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta merupakan pelaksanaan amanat Peraturan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia nomor 6 Tahun 2022, tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.





Lebih lanjut SBR menyampaikan bahwa BP2MI sangat mengharapkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, dan Pemerintah Kabupaten / Kota, dalam rangka implementasi UU nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.


“BP2MI membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku untuk pembentukan Pos Pelayanan ini, sehingga sinergitas pemerintah pusat dan daerah ini dapat menghasilkan yang terbaik bagi Provinsi Maluku dan sangat diharapkan bisa segera terwujud di                    Semester II Tahun ini” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Daerah di tingkat Kabupaten/Kota juga sangat diperlukan. 


“Untuk membangun sinergi, Balai BP2MI Sulawesi Utara akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah di 9 (sembilan) Kabupaten dan 2 (dua) Kota di wilayah Provinsi Maluku. Hal ini dilakukan dengan tujuan membuat Perjanjian Kerja Sama/Nota Kesepahaman dalam Pelindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya, sebagaimana diamanatkan oleh UU nomor 18 tahun 2017, pasal 40, dan 41yang telah mengatur kewenangan dan kewajiban pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota” ujarnya.


 “Keterlibatan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk bersama-sama BP2MI mensosialisasikan peluang kerja di luar negeri yang sangat terbuka luas ke masyarakatnya, akan berdampak positif bagi Provinsi Maluku dalam segi Pengentasan Pengangguran, Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia bahkan melalui remitansi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu sinergi antara Pemerintah Daerah dan BP2MI adalah strategi terbaik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku, tentunya dengan memperhatikan tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak. 

Implementasinya diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam pengentasan angka pengangguran yang masih tergolong tinggi di Provinsi Maluku” lanjut Hendra.


Pemerintah Provinsi Maluku melalui Asisten III Pieterson Rangkoratat dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Endang Diponegoro menyampaikan antusiasmenya untuk berkolaborasi dengan BP2MI.


“Pemprov Maluku sangat antusias dan mengapresiasi serta akan memberikan perhatian khusus terhadap rencana pembentukan pos pelayanan PMI di Provinsi Maluku. Kami juga segera menugaskan  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk segera merancang draft MoU antara Pemprov Maluku dan BP2MI agar bisa di tanda tangani bersamaan dengan launching P4MI Maluku” tukas Pieterson. (*/Olvie)

23 Mei 2023

BP2MI Hadir di Provinsi Gorontalo Bangun Sinergi Melayani PMI



Newsblessing.com, GORONTALO - BP2MI melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam rangka pembahasan pembentukan Pos Pelayanan PMI di Provinsi Gorontalo, Selasa 23 Mei 2023,



BP2MI yang diwakili oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Dr. Servulus Bobo Riti (SBR), didampingi oleh Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag, dimana Provinsi Gorontalo merupakan wilayah kerja Balai BP2MI Sulawesi Utara, termasuk Maluku dan Maluku Utara.


Pada Pertemuan tersebut Kepala Biro SDMO BP2MI menyampaikan ikhtiar BP2MI untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Provinsi Gorontalo, maka dirasa perlu membentuk Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI).


Pembentukan P4MI merupakan amanat Peraturan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia nomor 6 Tahun 2022, tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.


Lebih lanjut SBR menyampaikan bahwa BP2MI sangat mengharapkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten / Kota, dalam rangka implementasi UU nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.


“BP2MI membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam rangka pembentukan Pos Pelayanan sehingga kolaborasi antar institusi ini dapat menghasilkan yang terbaik bagi Provinsi Gorontalo dan sangat diharapkan bisa segera terwujud di Semester II Tahun ini” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Daerah di tingkat Kabupaten/Kota juga sangat diperlukan. Untuk membangun sinergi Balai BP2MI Sulawesi Utara pada tahun 2022 telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Daerah di 5 (lima) Kabupaten dan 1 (satu) Kota di wilayah Provinsi Gorontalo.



Hal ini sudah disepakati antara Pemerintah daerah dan BP2MI untuk melakukan Perjanjian Kerja Sama/Nota Kesepahaman dalam Pelindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya, sebagaimana diamanatkan oleh UU nomor 18 tahun 2017, pasal 40, dan 41 yang telah mengatur kewenangan dan kewajiban pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.


“Saat ini Peluang Kerja di luar negeri sangat terbuka luas sehingga sangat diharapkan untuk pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo bisa menangkap peluang tersebut yang terntunya dengan memperhatikan tugas dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten/Kota sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017. Implementasinya diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam pengentasan angka pengangguran yang masih tergolong tinggi di Provinsi Gorontalo” kata Hendra.


“Dengan mendorong keterlibatan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menangkap peluang kerja di luar negeri akan berdampak positif bagi Provinsi Gorontalo dalam segi Pengentasan Pengangguran, Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia bahkan melalui remitansi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, BP2MI hadir di Provinsi Gorontalo Bangun sinergi melayani PMI” lanjut Hendra.


 Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Kepala Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pangoliu, menyambut baik rencana BP2MI tersebut.


“Kami mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat mengapresiasi rencana pembentukan Pos Pelayanan PMI di Provinsi Gorontalo dan kami akan mengupayakan yang terbaik untuk persiapan dan pemenuhan persyaratan yang diperlukan untuk mewujudkan terbentuknya Pos Pelayanan tersebut, serta tak lupa kami menyampaikan salam hormat dan salam rindu kami kepada Kepala BP2MI, Bapak Benny Rhamdani, yang sudah peduli dengan Pekerja Migran asal Provinsi Gorontalo” tutupnya. (*/Olvie)

15 Mei 2023

BP2MI Sulawesi Utara laksanakan verifikasi berkas program G to G Jerman

 




Newsblessing.com, SULUT -  Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi  Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan verifikasi berkas program G to G Jerman, Senin (15/5/2023).


Kegiatan verifikasi ini merupakan kelanjutan dari program G to G Jerman yang dibuka mulai tanggal 17 Februari hingga tanggal 30 April 2023 yang lalu.


Ditemui di sela pelaksanaan kegiatan, Hendra Makalalag selaku kepala BP2MI Sulut menyebutkan bahwa total pelamar dari Provinsi Sulut, Maluku, Maluku Utara  dan Gorontalo tercatat ada 23 orang.


“Tahun ini pelamar dari Sulut, Maluku, dan Gorontalo mengalami peningkatan yang cukup baik. Tahun lalu ada 19 pelamar pada program ini namun tahun ini Alhamdulilah ada 23 orang yang melamar dari Sulut 16 orang dari Maluku 1 orang, dari Maluku Utara 2 orang dan dari Gorontalo 3 orang” jelas Hendra. 


Hendra menambahkan bahwa peningkatan jumlah pendaftar yang cukup tinggi ini disebabkan karena sosialisasi yang masif yang dilakukan oleh UPT yang Ia pimpin.


“Kantor kami gencar melakukan sosialisasi dan promosi program ini baik melalui media massa dan media sosial. Untuk itu peningkatannya memang cukup signifikan” kata Hendra.


Lebih lanjut Hendra menyebutkan bahwa setelah proses verifikasi berkas, para pelamar akan mengikuti tahapan wawancara dengan pihak Jerman.


“Setelah proses verifikasi berkas, para peserta akan menjalani proses wawancara dengan pihak Jerman yang akan dilakukan secara online” tambah Hendra.


“Tahun ini Jerman akan menerima sekitar 600 orang, untuk itu BP2MI berencana untuk membuka 2 batch pendaftaran di tahun 2023 ini. Batch pertama sudah dalam tahap verifikasi dokumen sedangkan untuk batch kedua rencananya akan dibuka sekitaran bulan September. Ke 600 orang yang nantinya akan diterima bekerja di Jerman akan ditempatkan di 8 posisi yang kekurangan tenaga medis yaitu pada Unit Perawatan Intensif, Perawatan Geriatri/ Panti Asuhan/ Perawatan lansia, Bangsal Umum, Bangsal Medis dan Bedah, Ruang Operasi, Neurologi, Ortopedi dan bidang terkait, Psikiatri, Bangsal Anak dan Neonatal dengan gaji yang cukup besar yaitu sebesar  € 2.300 atau Rp. 38.865.566,31 (kotor/ nilai kurs 1 Euro x Rp.16.898,07) Kemudian nanti kalau mereka lulus uji penyetaraan, gaji yang diberikan sebesar €2.800 atau Rp.47.314.602,47 (kotor/nilai kurs 1 Euro x Rp.16898,07) dengan pajak penghasilan sebesar 30%. Saya berharap pemuda daerah Sulut, Maluku, Mauluku Utara dan Gorontalo bisa diterima semua karena pastinya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka dan daerah kita juga” tutup Hendra. 

(*/Olvie)

04 Mei 2023

SOSIALISASI PENEMPATAN DAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI FAKULTAS FISIP UNSRAT





Neswsblessing.com, SULUT, “Puji Tuhan saya bisa tiba di Kampus dimana saya dibesarkan, ditempa dengan berbagai cobaan dan kampus inilah yang menempatkan saya pada posisi sekarang”.  Kepala BP2MI Bpk. Benny Rhamdani.

“Adrenalin saya tumbuh kembali, Hidup Mahasiwa, Hidup Mahasiswa, Hidup Mahasiswa”.  Pesan saya, “bangga menjadi anak muda atau bangga menjadi mahasiswa, Idealisme merupakan kemewahan terakhir yang dimiliki Kaum Muda (Tanan Malaka) saya percaya Mahasiswa Fisip akan merawat dan menjaga Idealisme untuk bangsa dan negara ini” lanjut Kepala BP2MI”.





Dr. Drs. Novie Revlie Pioh M.Si  Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Unsrat menyampaikan, Apresiasi bagi Mahasiswa untuk mengenang Pak Benny dimana tempat ini Pak Benny merupakan Peletak dasar reformis Fisip Unsrat.

Merupakan satu penghormatan bagi FISIP unsrat menerima kegiatan BP2MI karena tidak semua fakultas mendapatkan kesempatan ini, para mahasiswa bisa tahu prosedur penempatan PMI ke Luar Negeri dan tentunya Fakultas manapun membutuhkan pengajar Praktisi yang sangat berkompeten pada bidangnya.


Sulawesi Utara mejadi daerah penempatan terutama Amerika, tapi tidak sedikit banyak yang unprosedural.  Pekerja Migran Indonesia (PMI) unporsedural rawan terjadi TPPO, rawan mengalami ekspoitasi fisik dan seksual, gaji yang tidak dibayar, eksploitasi waktu kerja, diputuskan sepihak dan untuk abk kekerasan diatas kapal.


Pesan Presiden Jokowi kepada Kepala BP2MI, “Lindungi PMI dari Ujung Rambut sampai Ujung Kaki, Saya tidak ingin ada PMI terlantar dibandara, saat berangkat maupun kembali, saya tidak ingin ada pemerasan kepada mereka, berikan perlakuan hormat negara kepada mereka”


“Persepsi Publik ketika menyebut TKI atau PMI merupakan pekerja rendahan, orang-orang bermasalah, saya ingin luruskan tidak seperti itu, mereka yang mengalami eksploitasi merupakan potret Mereka yang unprosedural”.  Tutur Kepala BP2MI


PMI Prosedural (Resmi) mendapatkan jaminan pelindungan negara, faslitas istimewa, kemudahan fasilitas pembiayaan, dilepas pejabat negara degnancara terhormat bahkan pernah dilepas oleh Presiden. 

PMI sekarang memiliki fasilitas Istimewa, Lounge yang ada di 8 Bandara di Indonesia, Fast Track jalur khusus PMI VVIP Pekerja Migran Indonesia, memiliki Credential Letter yang dulu hanya diberikan kepada Duta Besar dan kebijakan KUR dan KTA.  Sedangkan yang dalam proses adalah Perumahan Murah Bersubsidi bagi PMI serta pembebasan Bea Masuk Barang Milik PMI.


“PMI merupakan pekerjaan terhormat bahkan Menteri dan Kepala Daerah dengan bangga menyebut mereka adalah mantan PMI, mereka adalah Menteri BUMN Bapak Erick Tohir dan Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil”


Hanya Indonesia yang memberikan perlakuan Istimewa bagi PMI, Kenapa PMI harus dihormati? Mereka layak dihormati karena mereka pahlawan devisa, 159,6 Triliun setiap tahun kepada Negara terbesar kedua bagi negara setelah Migas.


Pada kesempatan ini Kepala BP2MI juga mengundang Mariani PMI asal Sulawesi Utara untuk memberikan Testimoni Program G to G Jerman dengan Gaji 34 sampai dengan 40 Juta per bulan.


Turut hadir juga pada kegiatan Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI jajaran Civitas Akademika Fisip Usrat, Sekretaris Utama BP2MI Bapak Renaldi, Deputi Bapak Larso Simbolon dan Jajaran BP2MI. 


Bersyukur hidup di Sulawesi utara dan daerah yang sangat beragam dan dan daerah yang menghormati keberagaman “Banggalah menjadi orang sulawesi di Sulawesi Utara, Laboratorium Kerukunan Indonesia, Banggalah hidup di Sulawesi Utara daerah yang walaupun berbeda Suku dan Agama tapi bisa hidup rukun dan bekerjasama” Tutup Benny Rhamdani. (*/Olvie)

18 April 2023

Balai BP2MI Sulut Fasilitasi Pemulangan PMI Bermasalah Asal Gorontalo




Newsblessing.comSULUT - Balai BP2MI Sulawesi Utara memfasilitasi pemulangan PMI Bermasalah (PMI-B) asal Desa Molosipat Utara Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo, Selasa (18/4/2023).


Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara menyampaikan bahwa fasililtasi 2 (dua) orang PMI Bermasalah tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada PMI dan keluarganya.

"Pendampingan pemulangan yang dilakukan oleh Balai BP2MI Sulawesi Utara terhadap PMI-B atas nama Fitriyanti Sabila Nasmin dan Hairun Nisa Sabila yang adalah warga Popayato Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo merupakan bentuk pelayanan kepada PMI dan keluarganya sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia", ungkapnya. 

Lebih lanjut Hendra menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan bentuk pemenuhan tugas dan tanggung jawab Balai BP2MI Sulawesi Utara.


”Wilayah Kerja Balai BP2MI Sulawesi Utara yang meliputi 4 (empat) Provinsi yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara mengamanatkan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab dalam memberikan pelindungan hukum, sosial maupun ekonomi kepada CPMI, PMI maupun keluarganya wajib dilaksanakan oleh Balai BP2MI Sulawesi Utara”.




Hendra juga mengajak pemerintah daerah maupun seluruh elemen masyarakat untuk turut mencegah perekrutan PMI secara unprosedural.


"Permasalahan 2 (dua) orang PMI yang hari ini difasilitasi oleh Balai BP2MI Sulawesi Utara merupakan akibat dari perekrutan PMI yang dilakukan secara unprosedural sehingga mengingat keterbatasan Balai BP2MI Sulawesi Utara dalam menyampaikan informasi terkait bekerja ke luar negeri secara prosedural maka sangat diharapkan peran serta masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi terkait bekerja ke luar negeri yang sesuai peraturan perundang-undangan sebagai bentuk pencegahan penempatan PMI secara unprosedural" kata Hendra.


“Bekerja ke luar negeri secara prosedural menunjukkan bahwa PMI adalah Pekerja yang terampil dan bermartabat. Ïnformasi terkait peluang kerja ke luar negeri beserta persyaratan dan prosedurnya dapat diperoleh di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota ataupun Balai BP2MI Sulawesi Utara” tutup Hendra. (*/Olvie)

17 April 2023

Bupati Minsel FDW, Bantu Dan biayai pemulangan PMI Asal Buyungon




Newsblessing.com, SULUT - Balai BP2MI Sulawesi Utara kembali memfasilitasi penanganan pemulangan PMI Bermasalah (PMI B) Senin 17 April 2023. Kali ini Balai BP2MI Sulawesi Utara bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam pemulangan 1 (satu) orang PMI B atas nama Meine Tambayong yang adalah warga Desa Buyungon Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.


Hendra Makalalag, yang merupakan Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bukti kehadiran negara.




“PMI yang mengalami permasalahan dan sempat ditahan di penjara Malaysia adalah salah satu dari sekian permasalahan yang ditangani BP2MI, dan fasilitasi yang diberikan oleh Balai BP2MI Sulawesi Utara beserta Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan yang telah membiayai kepulangan PMI B tersebut merupakan salah satu bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya”, ungkapnya.


Lebih lanjut Hendra menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan bentuk perhatian khusus dari Bupati Minahasa Selatan dan ditindaklanjuti dengan cepat melalui Balai BP2MI Sulawesi Utara.


”Penanganan pemulangan ini merupakan salah satu bukti Kepala Daerah yang responsif dan peduli kepada rakyatnya dimana pengaduan yang sempat diketahui dari media sosial langsung segera dikoordinasikan dengan Balai BP2MI Sulawesi Utara dalam rangka penanganan pemulangan PMI B tersebut bahkan langsung difasilitasi terkait pembiayaan pemulangan, sehingga dalam waktu 3 hari PMI B tersebut bisa sampai di Sulawesi Utara,” ujarnya.


Mencegah terus terjadinya pengiriman yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut terlibat dalam pencegahan penipuan peluang kerja ke luar negeri.


“Balai BP2MI Sulawesi Utara tentunya tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan peran dari seluruh lapisan masyarakat dalam melakukan pencegahan maupun penindakan terhadap oknum maupun lembaga yang melakukan TPPO bermodus kerja di luar negeri termasuk terhadap pelaku yang memproses keberangkatan PMI B kali ini” kata Hendra.


“Bekerja ke luar negeri secara prosedural menunjukkan bahwa PMI adalah Pekerja yang termapil dan bermartabat. Ïnformasi terkait peluang kerja ke luar negeri beserta persyaratan dan prosedurnya dapat diperoleh di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota ataupun Balai BP2MI Sulawesi Utara” lanjutnya.


Hendra juga menambahkan bahwa Balai BP2MI Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi kepada Bupati Minahasa Selatan, Frangki Wongkar serta seluruh pihak yang selalu memberikan dukungan dan perhatian terhadap peningkatan pelayanan pelindungan kepada PMI di Sulawesi Utara.


“Keterlibatan dan fasilitasi kepulangan yang dilakukan oleh Bupati Minahasa Selatan dimana Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa Selatan dan Staf Khusus Bidang Ketenagakerjaan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan yang turut hadir pada penjemputan PMI B di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado bahkan sampai ke rumah PMI di Desa Buyungon merupakan bentuk kepedulian dan perhatian terhadap permasalahan warga Minahasa Selatan yang bekerja di Luar Negeri. Untuk itu, Balai BP2MI Sulawesi Utara memberikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada Bupati Minahasa Selatan, Frangki Donny Wongkar (FDW) yang telah membiayai pemulangan PMI Bermasalah yang adalah warga Minahasa Selatan itu sendiri” tutup Hendra. (*/Olvie)

03 April 2023

BP2MI Sulut Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI Di GMIM Getsemani Sumompo




Newablessing.com, MANADO - Kepala BP2MI Sulawesi Utara (Sulut), Hendra Makalalag, mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, menyelenggarakan Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dihadapan lebih dari 200 orang yang terdiri dari Siswa/i SMK Negeri 8 Manado, Pemuda/i dan Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Getsemani Sumompo, Tokoh Masyarakat bahkan  Tokoh Agama yang diprakarsai oleh Gereja GMIM Getsemani Sumompo, Senin tanggal 3 April 2023,


Dalam pemaparannya, Hendra menyampaikan terkait Penempatan PMI dan jaminan Pelindungan oleh negara bagi PMI yang bekerja di luar negeri secara prosedural.


“Bekerja di luar negeri adalah suatu jalan keluar bagi pengentasan pengangguran dan perbaikan ekonomi keluarga namun tentunya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pelindungan bagi PMI dan keluarganya terjamin oleh negara baik dari sisi pelindungan secara hukum, ekonomi maupun sosial” kata Hendra,




Pada kesempatan tersebut, Ketua Jemaat GMIM Getsemani Sumompo, Pendeta Margaretha Sikopong, S.Th, sangat mengapresiasi Balai BP2MI Sulawesi Utara sebagai lembaga pemerintah yang bertugas melindungi PMI.


“Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian negara melalui BP2MI dalam melindungi warga negara Indonesia yang ingin maupun sedang bekerja di luar negeri sehingga kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, disamping itu kami juga berkomitmen untuk mendukung setiap program BP2MI dalam mensosialisasikan peluang kerja di luar negeri yang dapat dimanfaatkan oleh kaum muda di Sulawesi Utara maupun upaya pelindungan kepada PMI agar mendapatkan pelindungan yang optimal dari negara”, jelasnya.


Dalam Sosialiasi tersebut, Hendra juga membahas mengenai pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi yang benar terkait bekerja di luar negeri.


“Peran serta masyarakat dari segala kalangan sangat dibutuhkan dalam penyampaian informasi yang benar terkait bekerja di luar negeri mengingat belakangan ini marak terjadi perdagangan orang bermodus kerja di luar negeri yang tentunya sangat merugikan masyarakat yang berminta bekerja di luar negeri serta membangun opini buruk terkait PMI di tengah masyarakat” ucap Hendra.


Di penghujung acara, Hendra menyampaikan apresiasi kepada Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Getsemani Sumompo yang sudah memfasilitasi kegaitan tersebut.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Getsemani Sumompo yang sudah memberikan kesempatan kepada Balai BP2MI Sulawesi Utara untuk melakukan Sosialisasi sehingga informasi terkait Penempatan dan Pelindungan PMI dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta dunia pendidikan. Kami juga menyampaikan salam hormat dari Kepala BP2MI, Bapak Benny Rhamdani, atas fasilitasi yang sudah diberikan oleh Jemaat GMIM Getsemani Sumompo” tutupnya. (*/Olvie)

02 Maret 2023

BP2MI Sulut Sosialisasikan Peluang Kerja Ke LN Di Yayasan Al Hikam Cinta Indonesia





Newsblessing.com, SULUT - Kepala BP2MI Sulawesi Utara (Sulut) Hendra Makalalag, mewakili Kepala BP2MI Benny Rhamdani, Selasa, (28/02/2023) menggelar Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri (LN) dihadapan 200 peserta yang terdiri dari Pemuda/i, Pengurus, Tokoh Masyarakat bahkan Tokoh Agama yang diprakarsai oleh Yayasan Al Hikam Cinta Indonesia Sulut.


Dalam pemaparannya, Hendra menyampaikan tentang peluang kerja di luar negeri yang dapat dimanfaatkan oleh pemuda-pemudi Sulawesi Utara baik melalui program Government to Government (G to G) maupun Specified Skilled Worker (SSW) yang membuka peluang bagi lulusan SMA.




“Pemerintah Jerman saat ini membutuhkan sekitar 600 pekerja asal Indonesia untuk sektor Kesehatan. Tidak hanya itu, Jepang saat ini sedang membutuhkan pekerja kurang lebih 345 ribu pekerja di 14 sektor pekerjaan akibat adanya defisit tenaga kerja dan populasi yang menua. Untuk itu BP2MI gencar melakukan sosialisasi untuk menginformasikan peluang tersebut kepada masyarakat karena benefitnya sangat banyak antara lain gaji mulai dari angka 22 juta hingga 38 juta rupiah/bulan, bonus dan tunjangan serta pengalaman kerja di luar negeri yang pastinya akan sangat bermanfaat bagi PMI sendiri, keluarga dan daerah” kata Hendra.




Pada kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Al Hikam Cinta Indonesia, Taufik Bilfaqih, menyambut baik Sosialisasi tersebut karena sangat bermanfaat dalam memberikan jalan keluar bagi pemuda/i di Sulawesi Utara yang belum mendapatkan kesempatan bekerja dan menyatakan dukungan kepada BP2MI dalam memerangi sindikat illegal penempatan PMI.


“Sosialisasi ini merupakan angin segar bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan di dalam negeri sehingga butuh untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat agar cepat menangkap peluang tersebut, disamping itu saya juga berharap supaya seluruh lapisan masyarakat memberikan dukungan penuh kepada Kepala BP2MI yang adalah Putra Sulawesi Utara, Benny Rhamdani, yang sangat berani memerangi sindikat illegal penempatan PMI yang jelas-jelas merupakan tindakan yang merugikan negara dan masyarakat”, jelas Taufik.


Dalam Sosialiasi tersebut, Hendra juga membahas mengenai UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.


“Dalam UU Nomor 18 Tahun 2017 sudah jelas ditetapkan persyaratan kerja ke luar negeri serta perlindungan yang akan diberikan negara bagi Warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan dokumen yang lengkap dan legal. Dalam UU ini juga dijelaskan tentang peran pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung penempatan PMI secara prosedural. Lebih lanjut, jika membutuhkan informasi terkait peluang kerja lainnya yang tersedia di luar negeri dapat mendatangi kantor BP2MI Sulawesi Utara di Jalan Babe Palar” tutup Hendra. (*/Olvie)

21 Februari 2023

BP2MI Sulut Gelar Rakor Bersama RSUD ODSK Dan P3MI




Newsblessing.com, SULUT -  Balai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sulawesi Utara (Sulut), Senin (20/02/2023) mengggelar Rapat koordinasi (Rakor) dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK sebagai sarana pemeriksaan kesehatan calon pekerja migran di Sulawesi Utara.


Dalam rapat yang juga mengundang Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) ini, membahas mengenai peningkatan pelayanan bagi CPMI asal Sulut.


“Hari ini kami mengundang beberapa stakeholder antara lain RSUD ODSK dan P3MI yang aktif menempatkan CPMI di Sulawesi Utara untuk membahas kendala pemeriksaan kesehatan CPMI yang sering ditemui di lapangan serta mencarikan solusi demi peningkatan pelayanan kepada CPMI”kata Hendra.


Menurut Hendra, pemeriksaan kesehatan CPMI adalah langkah awal yang wajib dilakukan sebelum CPMI berproses untuk kerja ke luar negeri.


“Pemeriksaan kesehatan adalah bagian yang krusial sebelum CPMI berproses kerja ke luar negeri. Setelah membuat ID di Dinas Tenaga Kerja, CPMI wajib memeriksakan kesehatannya di sarana kesehatan yang sudah mendapatkan ijin. Apabila sudah dinyatakan fit untuk bekerja, baru yang bersangkutan bisa berproses paspor, kontrak kerja hingga berangkat ke negara penempatan. Jadi pelayanan di Sarkes wajib di tingkatkan karena berkaitan dengan nasib CPMI” jelas Hendra.





Hendra menambahkan bahwa rapat koordinasi ini juga menjadi ajang sinegitas antara seluruh stakeholder BP2MI.


“Rapat hari ini juga menjadi ajang sinergitas antara BP2MI dengan RSUD ODSK dan seluruh P3MI yang aktif melakukan penempatan PMI di Sulawesi Utara agar hubungan antar semua lembaga ini semakin baik”kata Hendra.


“Semua kami lakukan agar pelayanan bagi CPMI maupun PMI semakin lancar” tutup Hendra. (*/Olvie)

17 Februari 2023

BP2MI Sulut Gelar Rapat Koordinasi Dengan Camat se-Bolaang Mongondow





Newsblessing.com, SULUT - BP2MI Sulawesi Utara mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh camat Kabupaten Bolaang Mongondow membahas implementasi UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.


Hendra Makalalag selaku kepala BP2MI Sulawesi Utara menyampaikan bahwa pihaknya mengundang para perwakilan daerah Bolaang Mongondow untuk membicarakan penempatan pekerja migran Indonesia khususnya perihal pendidikan dan pelatihan bagi calon pekerja migran asal Bolaang Mongondow.


“Hari ini saya sengaja mengundang seluruh camat di kabupaten Bolaang Mongondow untuk membahas mengenai pelatihan dan pendidikan bagi CPMI asal Bolaang Mongondow sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, khususnya pasal 41. Di mana pendidikan dan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota” jelas Hendra.


Hendra menambahkan bahwa pendidikan dan pelatihan bagi CPMI sangat krusial dalam penempatan CPMI ke negara penempatan.




“Tahun ini BP2MI memiliki target untuk meningkatkan penempatan di sektor formal. Artinya penempatan pada pengguna berbadan hukum yang cenderung minim resiko. Nah, setiap negara penempatan yang membuka lowongan pekerjaan, mempunyai kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi oleh setiap CPMI baik itu bahasa maupun skill” kata Hendra.


“Sedangkan untuk pendidikan dan pelatihan kerja bagi CPMI membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kan kasihan anak-anak muda kita yang ingin kerja ke luar negeri tapi skill-nya tidak ada, padahal semangat kerjanya tinggi. Untuk itulah BP2MI Sulut mencoba memfasilitasi gap ini dengan mendorong pemerintah daerah untuk mengimplementasikan UU nomor 18 Tahun 2017 khususnya pasal 41” jelas Hendra.


Seluruh camat menyambut baik rapat koordinasi ini dan berkomitmen untuk mendukung BP2MI dalam hal pengimplementasian UU Nomor 18 Tahun 2017. Serta berjanji untuk membicarakan hal ini dengan seluruh kepala desa di daerah pimpinan mereka serta mensosialisasikannya dalam setiap kesempatan.

(*/Olvie)

09 Februari 2023

Resolusi 2023 Sebagai Tolak Ukur Kinerja Balai BP2MI Sulut




Newsblessing.com, SULUT - Balai BP2MI Sulawesi Utara (Sulut) menggelar konferensi pers di Aula Kantor Balai BP2MI Sulawesi Utara dalam rangka penyampaian Resolusi 2023.Kamis (09/02/23).


Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan pencapaian dan target kinerja Balai BP2MI Sulawesi Utara di Tahun 2023.


“Balai BP2MI Sulawesi Utara telah melakukan pencapaian luar biasa di Tahun 2022 dimana angka penempatan menyentuh angka 641 Orang dengan rincian 588 asal Sulawesi Utara, 24 Orang asal Gorontalo, 18 Orang asal Maluku dan 11 Orang asal Maluku Utara. Angka tersebut jauh melampaui target yang diberikan pada tahun 2022 yaitu 50 Orang, sehingga sekalipun tahun ini target jauh lebih tinggi dari sebelumnya yaitu 500 Orang kami optimis sanggup untuk memenuhinya”, ungkapnya.


Lebih lanjut Hendra menyebutkan ”Resolusi 2023 ini merupakan salah satu bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat atas kepercayaan yang sudah diberikan dalam melaksanakan Pelindungan kepada CPMI, PMI maupun Keluarganya serta sebagai tolok ukur kinerja kami di akhir tahun nanti”.


Resolusi Balai BP2MI Sulawesi Utara Tahun 2023 :

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PENEMPATAN

Fasilitasi Penempatan SSW Jepang Program Pelatihan Pemda;

Verifikasi Dokumen CPMI G to G;

Fasilitasi pembukaan tes skill SSW Jepang;Peningkatan jumlah penempatan PMI asal Sulut.


PENINGKATAN PELINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN

Pencegahan Penempatan ilegal PMI asal Sulawesi Utara; Peyebarluasan informasi melalui media-media Sosialisasi; Pelatihan Pemberdayaan;Fasilitasi Pendampingan dan Penanganan PMI Bermasalah, Sakit dan Jenazah PMI; Memaksimalkan Fungsi Help Desk dan Lounge PMI di Bandara Internasional Samratulangi Manado


Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh media atas kerjasama yang sudah terjalin baik dalam rangka membumikan program dan kegiatan BP2MI di wilayah kerja Balai BP2MI Sulawesi Utara.


“Saat ini BP2MI sudah begitu dikenal di masyarakat tidak lepas dari peran seluruh media sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa berbagai kesuksesan yang dicapai oleh BP2MI, terlepas dari kerja keras para pegawai di lingkungan Balai BP2MI Sulawesi Utara juga merupakan support dari media”, kata Hendra.


Hendra juga menambahkan bahwa peran media kedepannya masih sangat dibutuhkan sebagai salah satu ‘daya dorong’ dalam pelaksanaan tugas-tugas BP2MI.

“Dengan bantuan pemberitaan dari media, kami harapkan Pelindungan terhadap CPMI, PMI dan Keluarganya sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 akan semakin optimal” tutupnya. (*/Olvie)

Balai BP2MI Sulut ucapkan Selamat Hari Pers Nasional



Newsblessing.com, SULUT - Balai BP2MI Sulawesi Utara sebagai perwakilan BP2MI Pusat ikut merayakan hari Pers Nasional dengan menyampaikan ucapan selamat bagi seluruh insan pers di Indonesia khususnya Sulawesi Utara.


Di temui di kantornya, Hendra Makalalag selaku kepala Balai BP2MI Sulut menyampaikan bahwa antara BP2MI Sulut dengan rekan pers telah terjalin hubungan kerjasama yang sangat baik.


“Selama dua tahun terakhir ini Balai BP2MI Sulut terus menerus membangun kebersamaan yang erat dengan insan pers baik di provinsi maupun kab/kota se-Sulut”


Lebih lanjut Hendra juga menyampaikan apresiasinya terhadap rekan pers atas kerjasama yang terjalin selama ini.


“Selama 2 tahun ini juga rekan media di Sulut terus membantu memperkenalkan BP2MI serta program-program kami ke masyarakat sehingga nama kami di kenal luas oleh penduduk Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara. Ini tentu saja berkat peran dan jasa media. Untuk itu saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh rekan pers”


Menurut Hendra berkat peran media angka penempatan di Balai BP2MI ikut terdongkrak naik.


“Karena media gencar memperkenalkan BP2MI dan program-program kerja ke luar negeri kepada masyarakat, angka penempatan kami Alhamdulilah ikut naik sebesar 100% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa program G to G baik ke Korea, Jepang maupun Jerman peminatnya juga meningkat 100%. Untuk itu kerjasama kami dengan rekan media akan terus kami lanjutkan untuk mendorong masyarakat Sulut, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara untuk kerja ke luar negeri secara profesional” jelas Hendra.


Dalam kesempatan yang sama Hendra juga turut memberikan ucapan selamat atas hari pers nasional.


“Saya ucapkan Selamat hari pers nasional, tetaplah menjadi lembaga independen yang terus mengawal jalannya roda pemerintahan serta mengawal politik dan demokrasi tanpa memihak kepada suatu kelompok atau golongan teruslah menjadi akselerator dalam berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat” tutup Hendra. 

(*/Olvie)

     

02 Februari 2023

Kepala BP2MI Sulawesi Utara kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Manado




Newsblessing.com, MANADO - Kamis tanggal 2 Februari 2023, Balai BP2MI Sulawesi Utara mensosialisasikan peluang kerja ke luar negeri di hadapan 300 mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado.

 

Dalam kesempatan yang diberikan dalam acara bertajuk Kuliah Umum tersebut, Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Makalalag menyambut baik hal tersebut.


"Kesempatan kuliah umum ini merupakan momentum yang sangat baik bagi kami selaku pemerintah untuk menginformasikan secara jelas mengenai peluang kerja ke luar negeri yang dapat dijadikan pilihan untuk berkarir dan terlebih merubah pola pikir mahasiswa maupun orang tua agar dapat memanfaatkan peluang kerja yang tersedia sebagai salah satu langkah meningkatkan perekonomian bahkan sarana transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi", ungkapnya.





Lebih lanjut Hendra menyebutkan bahwa peluang kerja ke luar negeri adalah salah satu cara yang efektif untuk membantu pemerintah daerah mengurangi pengangguran.


"Saat ini angka pengangguran Sulawesi Utara sangat tinggi. Kurang lebih 70 ribuan jiwa kini tidak memiliki pekerjaan yang tetap. Untuk itu peluang kerja ke luar negeri ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk dimanfaatkan," kata Hendra.


Hendra juga menambahkan bahwa penghasilan yang akan didapat sebagai Pekerja Migran Indonesia juga sangat menjanjikan, contohnya penghasilan sebagai Careworker di Jepang mulai dari Rp 20 jutaan/bulan atau sebagai Perawat di Jerman yang angkanya bisa mancapai 30 jutaan/bulan.


"Dengan penghasilan sebesar itu, kami harapkan para Pekerja Migran Indonesia asal Sulawesi Utara dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga, dan di satu sisi dapat membantu pemerintah daerah dalam pengentasan pengangguran, serta dapat berkontribusi dalam pembangunan daerahnya masing-masing lewat remitansi yang dikirimkan setiap bulannya".


Pada kuliah umum yang digelar di Hotel Grand Kawanua Manado, Rektor Universitas Muhammadiyah Manado, Agust A. Laya, S.K.M., M.Kes, menyampaikan apresiasi kepada Balai BP2MI Sulawesi Utara atas kepedulian dan kerjasama dalam menyediakan peluang kerja ke luar negeri yang diharapkan mampu meningkatkan serapan mahasiswa. (*/Olvie)