-->

Terkini Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Vonny Paat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vonny Paat. Tampilkan semua postingan

05 Agustus 2026

Serap Aspirasi di SMKN 1 Tondano, Vonny Paat Janji Perjuangkan Beasiswa hingga Bus Sekolah

Newsblessing.com, TONDANO  — Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Dra. Vonny J. Paat, menggelar agenda reses di SMK Negeri 1 Tondano, Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa. Langkah ini dilakukan untuk menjaring langsung berbagai keluhan dan harapan dari sektor pendidikan di wilayah tersebut.


​Pertemuan yang berlangsung dialogis dan hangat ini dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari kepala sekolah, jajaran guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa.


​Dalam forum terbuka tersebut, pihak sekolah dan masyarakat menyuarakan sejumlah masalah krusial yang mereka hadapi sehari-hari. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:


  • Perbaikan Fasilitas: Permintaan renovasi ruang kelas dan peremajaan gedung sekolah yang mulai dimakan usia demi menjaga kenyamanan serta keamanan proses belajar-mengajar.
  • Bantuan Operasional Siswa: Dorongan pengadaan bantuan seragam, alat tulis, hingga program beasiswa bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu.
  • Akses Transportasi: Usulan penyediaan armada bus sekolah guna mempermudah mobilitas siswa menuju fasilitas pendidikan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Vonny Paat menekankan bahwa masa reses merupakan ruang krusial baginya untuk mengawal kebutuhan publik secara langsung, khususnya di dunia pendidikan.


​Ia memastikan seluruh masukan tersebut akan dirumuskan ke dalam agenda kerja legislative, baik dari fungsi penganggaran (budgeting), legislasi, maupun pengawasan (controlling) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.


​"Semua usulan yang masuk adalah amanah bagi kami di parlemen. Melalui kerja sama yang solid antara DPRD, pemprov, dan institusi pendidikan, kita ingin memastikan pendidikan berkualitas hadir secara merata demi mencetak generasi muda Sulut yang kompetitif," tegas Vonny.

(*/Olvie)

11 Juni 2026

Kawal SPMB 2026, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Wanti-Wanti Sekolah: Jangan Ada Pungli!

Newsblessing.com, SULUT – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Langkah ini diambil guna memastikan proses seleksi di tingkat sekolah berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari kecurangan.


​Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Vonny Paat, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mengawal jalannya SPMB agar tetap berada pada koridor regulasi yang berlaku.


​Sebagai bentuk keseriusan, Komisi IV telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah satuan pendidikan yang tersebar di wilayah Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Tomohon, dan Minahasa sebagai sampel pengawasan.


​"Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai aturan serta kuota yang telah ditetapkan," ujar Vonny saat memberikan keterangan resmi.


​Tegaskan Aturan Kuota dan Larangan Gratifikasi


​Selain memantau kesiapan panitia, Vonny mengingatkan pihak sekolah untuk patuh pada daya tampung atau kuota yang telah ditentukan. Sekolah juga diminta proaktif dalam mengakomodasi calon peserta didik yang belum mendapatkan kuota di sekolah lain yang sudah penuh.


​Namun, poin krusial yang menjadi sorotan utama DPRD Sulut adalah kebersihan proses penerimaan dari praktik-praktik ilegal. Vonny dengan tegas memperingatkan seluruh kepala sekolah dan panitia SPMB untuk tidak bermain-main dengan hukum.


​"Tidak boleh ada pungutan liar (pungli) ataupun gratifikasi dalam proses SPMB. Sekolah dilarang keras membuat kebijakan sendiri yang keluar dari ketentuan yang ada," kata Vonny dengan nada tegas.


​Belum Ada Temuan Pelanggaran, Warga Diminta Ikut Mengawasi


​Berdasarkan hasil pemantauan sementara di beberapa wilayah sampel, Komisi IV DPRD Sulut melaporkan bahwa pelaksanaan SPMB sejauh ini masih berjalan kondusif dan belum ditemukan adanya indikasi pelanggaran administratif maupun lapangan.


​Meski demikian, Vonny menyatakan pihaknya tidak akan lengah. DPRD Sulut secara terbuka menyediakan ruang pengaduan bagi masyarakat luas. Jika warga menemukan atau mencurigai adanya praktik kecurangan maupun pungli selama proses pendaftaran, mereka diimbau untuk segera melapor.


​"Kami sangat membuka diri menerima laporan dari masyarakat. Setiap aduan yang masuk tentu akan kami tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku," pungkasnya.


​Melalui pengawasan ketat dan partisipasi aktif masyarakat, DPRD Sulut berharap SPMB 2026 dapat melahirkan sistem pendidikan yang transparan, objektif, dan berkeadilan demi mendongkrak mutu pendidikan di Bumi Nyiur Melamba.

(Olvie)

20 April 2026

Sinergi Administrasi dan Legislatif, Kinerja Sekwan DPRD Sulut Banjir Apresiasi

Newsblessing.com, SULUT – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Weliam Niklas Silangen, mendapatkan apresiasi positif atas performa kinerjanya dalam mengelola administrasi dan koordinasi di lingkup parlemen. Kinerja kesekretariatan dinilai krusial dalam menyokong tiga fungsi utama dewan, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.


​Pujian tersebut datang dari anggota Panitia Khusus (Pansus), Vonny Jane Paat, di sela-sela rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Rapat tersebut digelar di Ruang Serbaguna Kantor DPRD Sulut pada Senin (20/4/2026).


Koordinasi Jadi Kunci Utama


Menurut Vonny, kelancaran berbagai agenda persidangan dan rapat-rapat dewan merupakan buah dari komunikasi yang solid antara Sekretaris Dewan (Sekwan) dengan jajaran Pimpinan DPRD Sulut. Ia menilai, ketepatan administrasi berpengaruh langsung pada kenyamanan anggota dewan dalam menjalankan tugas.


​"Kami memberikan respons positif karena adanya koordinasi yang sangat baik antara Pak Sekwan dan Pimpinan DPRD. Kelancaran agenda-agenda kita serta efektivitas penggunaan anggaran sekretariat sangat dirasakan manfaatnya," ujar Vonny.


Dukungan Teknis yang Maksima

l

Lebih lanjut, politisi tersebut menekankan bahwa peran Sekwan bukan sekadar urusan birokrasi biasa, melainkan jantung pendukung teknis bagi keberhasilan kerja-kerja legislatif.


​"Tugas Sekwan memang berat, mulai dari administrasi kesekretariatan hingga pengelolaan keuangan. Dukungan teknis yang maksimal sangat membantu kami dalam menjalankan fungsi DPRD secara optimal. Saya mengapresiasi capaian ini," pungkasnya.


​Hadirnya manajemen kesekretariatan yang profesional diharapkan terus terjaga demi meningkatkan produktivitas lembaga perwakilan rakyat di Sulawesi Utara dalam melayani aspirasi masyarakat.

(Olvie)

04 Juli 2025

Vonny Paat Bercanda Soal Nama RSUD ODSK : Oma Dora Sigar Kawanua


Newsblessing.com, SULUT  – Terkait Dengan Nama Rumah Sakit Umum (RSUD) ODSK (Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga), Sekretaris Fraksi PDIP  DPRD Sulut, Vonny Paat Menanggapi Dengan Penuh Canda.


Saat jumpa pers dengan wartawan di lantai III Gedung DPRD Sulut tepatnya di Ruang Fraksi tersebut, Kamis (3/7/2025).


“Jadi ODSK itu bukan nama yang mewakili seseorang atau pribadi tapi ODSK adalah (singkatan) Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga dan Oma Dora Sigar Kawanua. Ini bersenda gurau neh,” Ucap Vonny Paat yang juga sebagai Ketua Komisi IV DPRD Sulut ini diiringi tawa sejumlah wartawan.


Penyampaian itu pun sontak langsung di luruskan oleh Wakil Ketua Fraksi PDIP, Berty Kapojos.


Kapojos bilang, terkait kepanjangan ODSK itu begitu luas dan banyak. contohnya, lanjut dia, sama seperti yang di sampaikan oleh Vonny Paat.


“Jadi begini, ODSK itu kepanjangan dari Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga. Itu yang betul. Jadi begitu ya. Tapi kalau kita mau cari kepanjangannya (ODSK) itu banyak, salah satu contoh itu tadi (apa yang di sampaikan Vonny Paat),” katanya lagi.


Diketahui, dalam jumpa pers turut hadir Wakil Ketua Fraksi PDIP, Berty Kapojos dan Amir Liputo dari Partai Keadilan Sejahtera yang merupakan koalisi.

(*/Olvie)