-->

Terkini Lainnya

PERTINA Gandeng Korsel dan Taiwan, Modernisasi Tinju Indonesia Lewat Sports Science

Newsblessing.com​,  JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP PERTINA) resmi menjalin kerja sama tripartit berskala global dengan Tim Tinju Yong In University (Korea Selatan) dan Chinese Culture University (Taiwan). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026) ini menjadi tonggak baru dalam memodernisasi sistem pembinaan atlet tinju tanah air.





​Kolaborasi strategis ini diinisiasi untuk membangun ekosistem pembinaan modern yang memadukan prestasi olahraga dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan olahraga (sports science).


​Suntikan Mentalitas Juara Olimpiade


​Ketua Umum PP PERTINA, Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M., menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan bakat alami atlet untuk bersaing di panggung dunia sekelas Olimpiade. Diperlukan adopsi teknologi pelatihan mutakhir serta kolaborasi dengan institusi global yang telah terbukti mencetak juara.


​"Kerja sama ini adalah lompatan besar bagi tinju Indonesia. Kehadiran Prof. Lin Yu-Ting, seorang peraih medali emas Olimpiade, di dalam ekosistem kerja sama ini akan memberikan suntikan mentalitas juara sekaligus transfer teknologi pelatihan yang sangat bernilai bagi atlet-atlet kita," ujar Hillary.


​Melalui kemitraan jangka panjang ini, PERTINA membidik sejumlah program strategis, antara lain:


  • Akses Metode Latihan Mutakhir: Mengadopsi teknologi dan riset olahraga dari Korea Selatan dan Taiwan.
  • Pengembangan SDM: Peningkatan kualitas pelatih dan program pertukaran pengetahuan (knowledge sharing).
  • Akselerasi Prestasi: Mempersiapkan atlet menuju target besar di ajang SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Dihadiri Jajaran Pengurus Pusat


​Dalam prosesi penandatanganan MoU tersebut, Ketua Umum PP PERTINA diwakili oleh Wakil Ketua Umum II. Momen bersejarah ini turut disaksikan secara langsung oleh jajaran pengurus pusat lintas bidang, di antaranya:


  • Bidang Hubungan Luar Negeri: Kabid Mayjen TNI (Purn.) Syachrial Effendihi Siregar dan Roni Pasaribu.
  • Bidang Pembinaan Prestasi & Komtek: Vinky Montolalu dan Kabid Ucok Sitompul.
  • Bidang IT, Litbang & Humas: Mashudi Kapahang dan Hasbani.
  • Bidang Kemitraan, Marketing & Peralatan: Anil Gill dan Empi Rahawarin.

Langkah internasional ini menegaskan komitmen kuat PP PERTINA di bawah kepemimpinan Hillary Brigitta Lasut untuk mengembalikan kejayaan dan menaikkan kelas tinju Indonesia di mata dunia.

(*/Olvie)

Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus di SMAN 1 Manado: Jangan Cuma Melarang Anak Main Medsos, Dampingi!

Newsblessing.com, SULUT– Era transformasi digital yang kian masif membawa tantangan ganda bagi generasi muda. Menanggapi fenomena ini, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ny. Anik Yulius Selvanus, mengingatkan pentingnya pergeseran pola asuh orang tua di zaman sekarang.

Menurut Anik, membentengi anak dari dampak negatif dunia maya tidak bisa lagi dilakukan hanya dengan memberikan larangan keras atau sekadar membatasi akses gawai. Sebaliknya, pendekatan yang adaptif melalui komunikasi dua arah dan keteladanan jauh lebih efektif.


​Pesan edukatif tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan dalam agenda Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang berlangsung di SMA Negeri 1 Manado, Kamis (16/7/2026).


​"Hari ini kita hidup di era digital, di mana dunia berada dalam genggaman tangan. Teknologi internet dan media sosial telah membuka pintu ilmu pengetahuan yang tidak terbatas. Namun di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan besar yang harus kita hadapi bersama," ujar Anik di hadapan ratusan siswa dan guru.


​Ia tidak menampik bahwa internet memberikan ruang belajar yang luas. Namun di sisi lain, ancaman seperti perundungan siber (cyberbullying), kecanduan gawai, paparan konten negatif, hingga sebaran hoaks mengintai anak-anak setiap saat.


​Sebab itu, istri Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ini menekankan bahwa keluarga harus memposisikan diri sebagai benteng pertahanan utama. Orang tua dan tenaga pendidik dituntut hadir sebagai kompas moral yang mengarahkan anak secara bijak.


​"Kita tidak bisa lagi hanya melarang. Orang tua dan pendidik harus hadir mendampingi, membangun dialog yang baik, serta menjadi kompas moral bagi anak-anak di dunia digital," tegasnya.


​Melalui program PAAREDI, TP-PKK Sulut berkomitmen terus mengampanyekan budaya keluarga yang melek digital agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang sehat dan produktif. Anik juga mendorong para pelajar untuk mengasah literasi digital mereka, terutama kemampuan menyaring informasi sebelum membagikannya (saring sebelum sharing).


Dengar Aspirasi Siswa: Dari Kenyamanan Belajar hingga Beasiswa Atlet


​Tak sekadar memberikan pemaparan, kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi dialog interaktif. Sejumlah siswa memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada istri orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai tersebut.


​Menjawab pertanyaan salah satu siswi mengenai kenyamanan interaksi di sekolah, Anik menjelaskan bahwa iklim pendidikan yang sehat berakar pada rasa saling menghormati antara guru dan murid.


​"Kita semua ingin menciptakan suasana belajar yang nyaman. Anak-anak harus menghormati guru, dan guru juga terus memberikan pendampingan serta pembelajaran yang baik kepada siswa," katanya.


​Selain itu, menyangkut wadah kreativitas, Anik mengungkapkan bahwa TP-PKK Sulut tengah merancang serangkaian program pelatihan keterampilan guna memfasilitasi minat dan bakat para pelajar di luar bidang akademik.


​Perhatian khusus juga diberikan kepada siswa yang aktif sebagai atlet bulutangkis lokal yang mengharapkan dukungan fasilitas olahraga serta beasiswa. Anik memastikan pemerintah daerah selalu menaruh perhatian pada putra-putri daerah yang membawa nama baik daerah.


​"Jika kalian berprestasi, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya, tentu akan ada perhatian dan apresiasi. Yang terpenting adalah terus berlatih, belajar, dan menunjukkan prestasi terbaik," tutur Anik memotivasi.


​Menutup rangkaian acara, ia berpesan agar generasi muda di Sulawesi Utara menjauhi perilaku negatif demi mencari perhatian di media sosial. Ia menantang para siswa untuk viral dan dikenal lewat jalur prestasi serta inovasi.

(*/Olvie)

Wujud Kepedulian Lingkungan & Sosial, PLN Dukung Digitalisasi Pembelajaran di SMA Negeri 2 Palu


Newsblessing.com, PALU – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sulawesi Tengah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UP3 Palu menyerahkan bantuan sarana digitalisasi pendidikan sekaligus menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Palu untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi.


General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa program TJSL ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi pembangunan bangsa melalui sektor pendidikan.


"Pendidikan merupakan pilar utama dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Melalui program TJSL, PLN ingin menghadirkan nilai tambah (shared value) bagi masyarakat dengan mendukung transformasi pendidikan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkap Usman.


“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga memperkuat sinergi antara PLN dan dunia pendidikan untuk mencetak generasi unggul masa depan," tambah Usman.


Kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung di Ruang Guru SMA Negeri 2 Palu ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Acara dibuka resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi, Kristi Aria Pratama, S.H., M.Si. 


Turut hadir Manager PLN UP3 Palu, Ansar, didampingi Assistant Manager Keuangan dan Umum, Natallia Revianto, serta Kepala SMA Negeri 2 Palu, Drs. Eddy Siswanto, M.Si., bersama jajaran guru.


Dalam aksi kepedulian ini, PLN menyerahkan bantuan sarana pembelajaran berupa: 10 paket komputer/PC lengkap, 5 unit LCD proyektor, 5 layar proyektor, dan 2 unit speaker aktif.


Tak hanya memberikan bantuan fisik, PLN juga menggelar pelatihan bertajuk "Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan". Pelatihan yang menghadirkan Syukri, S.Pd. sebagai narasumber ini membekali para guru dengan materi pemanfaatan teknologi digital, pembuatan media interaktif, hingga strategi mengajar efektif berbasis perangkat digital. Para peserta tampak antusias mempraktikkan langsung perangkat baru tersebut demi menghadirkan suasana belajar yang lebih inovatif.


Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk kontribusi nyata PLN dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

"PLN tidak hanya bertanggung jawab menyediakan listrik yang andal, tetapi juga berkomitmen memberi manfaat yang lebih luas. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin guru-guru terdorong untuk menciptakan metode ajar yang inovatif dan efektif, sehingga siswa-siswi di Sulawesi Tengah siap menjadi SDM yang unggul," kata Ansar.


Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah dan pemerintah setempat. Kepala SMA Negeri 2 Palu, Drs. Eddy Siswanto, M.Si., menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang dinilai sangat tepat sasaran tersebut.


"Bantuan perangkat digital dan pelatihan guru dari PLN UP3 Palu ini akan sangat membantu kami dalam mewujudkan pembelajaran yang modern dan interaktif. Kami berharap kolaborasi baik ini dapat terus berlanjut," ungkap Eddy.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi, Kristi Aria Pratama, S.H., M.Si., memuji langkah aktif PLN.


"Kami mengapresiasi PLN yang tanggap terhadap kebutuhan dunia pendidikan. Dukungan dari dunia usaha seperti PLN sangat kami butuhkan untuk mempercepat transformasi sekolah yang adaptif teknologi," tutur Kristi.


Program TJSL ini menjadi bukti konkret komitmen PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas. Sebagai perusahaan energi yang berorientasi pada keberlanjutan, PLN berkomitmen untuk terus menjadi mitra pembangunan yang mendorong kemajuan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

Sinergi TNI dan Pemprov Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Buka Karya Bakti Skala Besar di Perbatasan

 



Newsblesblessing.comTALAUD – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen penuh mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, saat memimpin upacara pembukaan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 di Lapangan Rumah Dinas Bupati Kepulauan Talaud, Rabu (15/7/2026).


​Program yang diinisiasi oleh Kodam XIII/Merdeka bersama Korem 131/Santiago ini difokuskan di dua kabupaten kepulauan terluar, yakni Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe. Sinergi ini terasa istimewa karena turut melibatkan akademisi, dosen, serta mahasiswa dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).


​Dalam amanatnya, Gubernur Yulius menyatakan bahwa wilayah kepulauan terdepan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata atau sekadar menjadi pelengkap pembangunan nasional. Sebaliknya, wilayah ini harus diletakkan sebagai prioritas utama demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


​"Karya bakti ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, jajaran TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat. Talaud dan Sangihe merupakan beranda terdepan bangsa yang wajib terus kita perkuat dengan pembangunan berkelanjutan," ujar Yulius.


​Gubernur juga memberikan apresiasi khusus atas kehadiran civitas akademika Unsrat yang dinilai memberi warna baru lewat gotong royong dan inovasi dalam proses pembangunan daerah.


​Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi


​Program Karya Bakti 2026 ini mencakup berbagai proyek fisik dan non-fisik yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga perbatasan. Sejumlah agenda pembangunan strategis yang akan dikerjakan di antaranya:


  • Akses Transportasi: Pembangunan jembatan dan jalan produksi untuk memperlancar mobilitas warga.
  • Fasilitas Dasar: Pembuatan sumur bor, MCK, rehabilitasi sekolah, serta rumah ibadah.
  • Energi & Air: Perbaikan rumah pompa dan penyediaan pembangkit listrik mikrohidro.
  • Sosial & Lingkungan: Pembagian paket sembako, aksi penghijauan, serta penyuluhan bagi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, program ini juga menonjolkan inovasi teknologi lokal berupa pemanfaatan sabut kelapa untuk diolah menjadi genteng komposit. Langkah kreatif ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus menyediakan material bangunan yang ramah lingkungan dan tangguh.


​"Pembangunan yang sesungguhnya tidak hanya fokus pada beton dan infrastruktur, melainkan juga bagaimana kita mampu melahirkan peluang ekonomi baru dari potensi lokal yang dimiliki masyarakat," pungkas Yulius.


​Melalui program terpadu ini, Pemprov Sulut optimistis Kepulauan Talaud dan Sangihe akan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus menjadi etalase kemajuan Indonesia di perbatasan utara.

(*/Olvie)

PLN UID Suluttenggo Dorong Electrifying Agriculture, Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Spirulina di Desa Tarabitan


Newsblessing.com, MANADO – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah nyata ini diwujudkan lewat gelaran Pelatihan Pengembangan Budidaya, Pengolahan Spirulina, serta Pemasaran Produk di Desa Tarabitan, Kabupaten Minahasa Utara.


Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan potensi lokal dengan konsep Electrifying Agriculture, guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program TJSL PLN kini berfokus pada pemberdayaan yang menciptakan Creating Shared Value (CSV), di mana kehadiran listrik mampu menjadi motor penggerak sektor pertanian dan pangan modern.


"Budidaya spirulina ini merupakan salah satu contoh inovasi pangan lokal yang sangat potensial. Melalui program Electrifying Agriculture, PLN hadir memastikan keandalan pasokan listrik guna mendukung infrastruktur budidaya. Kami ingin teknologi kelistrikan ini benar-benar memberikan nilai tambah (value added) yang signifikan bagi produktivitas dan pendapatan masyarakat Desa Tarabitan," ungkap Usman.


Usman menambahkan, program ini juga selaras dengan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) yang diusung PLN untuk menghadirkan energi yang bersih, inklusif, dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi.


Pelatihan yang diberikan mencakup pembekalan komprehensif, mulai dari teknik budidaya mikroalga yang baik, proses pengolahan hasil panen menjadi produk siap konsumsi, hingga strategi digital marketing agar produk kelompok mampu menembus pasar yang lebih luas.


Ketua Forum IKM-UMKM Kota Manado, Santje Pontoh, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa spirulina memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.


"Spirulina merupakan salah satu komoditas superfood dengan nilai ekonomi tinggi dan kaya manfaat kesehatan. Melalui pelatihan ini, masyarakat tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga memahami pentingnya standardisasi produk, pengemasan menarik, hingga strategi pemasaran yang efektif. Dengan demikian, produk lokal Desa Tarabitan ini akan memiliki daya saing tinggi," jelas Santje.


Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menjelaskan bahwa pendampingan dari PLN akan terus dilakukan secara konsisten agar program ini memberikan dampak jangka panjang.


"Kami tidak ingin program ini berhenti pada pelatihan saja. PLN berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok hingga mereka benar-benar mandiri secara ekonomi. Pemanfaatan energi listrik secara produktif dalam budidaya ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya ekosistem usaha baru yang berkelanjutan di desa ini," ungkap Revi.


Apresiasi mendalam pun datang dari Ketua Kelompok Spirulina Farm Desa Tarabitan. Ia mengungkapkan bahwa dukungan teknologi dan pengetahuan dari PLN merupakan peluang besar yang sudah lama dinantikan warga.


"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Suluttenggo atas bantuan, pelatihan, dan pendampingan yang diberikan. Dengan dukungan listrik PLN, proses budidaya kini menjadi lebih stabil dan terukur. Pengetahuan baru ini membuat kami sangat optimistis kelompok kami bisa tumbuh mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga di Desa Tarabitan," tuturnya.


Melalui sinergi erat antara PLN, akademisi, praktisi, dan masyarakat lokal, program pengembangan spirulina ini diharapkan mampu menjadi pilot project sukses bagi pengembangan pangan lokal berbasis energi bersih di Sulawesi Utara. PLN berkomitmen untuk terus menggulirkan program TJSL yang inovatif demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

Gali Inspirasi di Yogyakarta, Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Yulius Dorong Inovasi Kerajinan Lokal Sulawesi Utara

Newsblessing.comYOGYAKARTA — Upaya untuk mendongkrak potensi industri kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digalakkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).


​Ketua TP PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, memimpin langsung kunjungan kerja ke MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo yang terletak di sentra kerajinan Kasongan, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).


​Dalam studi banding ini, Ny. Anik didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Sulut, Ny. Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SE., MH., bersama jajaran pengurus lainnya. Kunjungan strategis ini membidik sektor kerajinan lokal sebagai instrumen penting penggerak ekonomi warga.


​Mengadopsi Paduan Budaya dan Inovasi modern


​MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo dipilih karena reputasinya yang sukses mengawinkan nilai luhur budaya, kreativitas tanpa batas, serta sentuhan inovasi modern. Kombinasi inilah yang berhasil melahirkan produk gerabah bernilai estetika sekaligus bernilai ekonomis tinggi.


​Selama berada di lokasi, rombongan pengurus TP PKK Sulut melihat langsung:


  • ​Koleksi mahakarya gerabah yang artistik.
  • ​Proses produksi secara runut, mulai dari pembentukan tanah liat hingga tahap pembakaran akhir.
  • ​Ruang diskusi interaktif bersama pengelola terkait strategi pemberdayaan perajin, manajemen mutu produk, hingga trik pemasaran digital agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Komitmen Pengembangan UMKM di Sulawesi Utara

Ny. Anik Yulius Selvanus memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen para seniman dan perajin lokal di Kasongan yang konsisten melestarikan warisan leluhur. Menurutnya, keberhasilan tata kelola di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo merupakan referensi konkret yang sangat bisa diadaptasi di Bumi Nyiur Melambai.


​"Kami mendapatkan banyak sudut pandang baru untuk memajukan kerajinan lokal lewat pemberdayaan masyarakat. Sulawesi Utara punya potensi seni dan budaya yang sangat besar. Tugas kita sekarang adalah mendukungnya lewat inovasi, menjaga kualitas produk, serta memperkuat promosi yang konsisten," ujar Ny. Anik Yulius Selvanus.


​Melalui kunjungan kerja ini, TP PKK Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk mempererat sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Harapannya, program ini mampu memicu lahirnya produk-produk lokal unggulan asal Sulut yang tidak hanya berjaya di kancah nasional, tetapi juga siap bersaing di pasar internasional.

(*/Olvie)

HUT ke-403 Kota Manado, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Warga Bersatu Lewat Semangat 'Manado JUARA'

 

Newsblessing.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado di Lapangan Sparta Tikala pada Senin (14/7/2026). Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan bersejarah ini.

​Mengangkat tema "Manado JUARA, Maju dan Sejahtera", momentum pertambahan usia ini dijadikan sebagai ajang refleksi atas perjalanan panjang ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut, sekaligus menjadi pemacu semangat bagi warga untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

​Sebelum upacara inti dimulai, prosesi diawali dengan pembacaan sejarah berdirinya Kota Manado. Tak hanya itu, rekam jejak kepemimpinan dari masa ke masa—mulai dari wali kota pertama hingga pasangan pemimpin saat ini, Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang—turut dibacakan untuk mengingatkan peserta upacara akan warisan sejarah yang harus dijaga.

Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

​Kehadiran Wali Kota Andrei Angouw di lokasi upacara disambut langsung oleh Sekretaris Kota (Sekot) Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph., yang bertindak sebagai penanggung jawab acara.

​Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Sparta Tikala saat bendera Merah Putih dikibarkan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara, serta pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas yang ditunjuk.

​Dalam pidatonya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan ucapan selamat hari jadi yang ke-403 bagi segenap warga Kota Manado. Ia juga memaparkan sekilas bagaimana kota ini bertransformasi dan berkembang pesat sejak zaman kolonial Portugis hingga bertumbuh menjadi kota modern seperti sekarang.

​"Mari kita rawat Kota Manado dengan kerja keras. Berterima kasihlah kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada Presiden, Gubernur, dan tentunya kepada masyarakat Kota Manado. Semoga Tuhan selalu menyertai kita semua dan setiap langkah kita dalam menapaki kehidupan di kota ini," ucap Andrei Angouw di akhir amanatnya.


Dihadiri Sejumlah Tokoh Penting

​Upacara peringatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting di Sulawesi Utara. Di antaranya:

  • Irene Angouw Pinontoan (Ketua TP PKK Manado)
  • dr. Richard Sualang (Wakil Wali Kota Manado) bersama istri, dr. Merry Sualang Mawardi
  • Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt. (Ketua DPRD Kota Manado)
  • ​Jajaran Forkopimda Manado dan Anggota DPRD Manado
  • dr. Steaven Dandel (Sekot Manado) beserta jajaran Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD
  • Meiky Taliwuna, S.E., M.Si. (Dirut PDAM Wanua Wenang) dan dr. Lucky Senduk (Dirut Perumda Pasar Manado)
  • ​Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

​Seluruh rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua BKSAUA Kota Manado, Pdt. Judi Tunari, M.Teol., serta laporan dari Komandan Upacara yang menyatakan bahwa kegiatan telah selesai dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Keuangan Transparan di Rapat Paripurna DPRD Sulut



Newsblessing.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara di Kantor DPRD Sulut, Selasa (14/7/2026).

​Dalam rapat tersebut, Gubernur Yulius menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

​Rapat paripurna ini membahas tiga agenda penting: pengambilan keputusan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, penyampaian KUA-PPAS TA 2027, serta penyampaian Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular.

​Gubernur Yulius menyampaikan bahwa persetujuan Ranperda APBD 2025 bukan sekadar formalitas hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat Bumi Nyiur Melambai.

​"Setiap kebijakan dan setiap rupiah anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka," ujar Yulius dalam sambutannya, Selasa.

​Ia juga mengapresiasi fungsi checks and balances yang dijalankan oleh DPRD Sulut melalui berbagai rekomendasi dan catatan kritis, termasuk hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang akan menjadi evaluasi serius pemprov ke depan.

​Arah Kebijakan Fiksal dan Target Ekonomi 2027

​Pada kesempatan yang sama, Yulius memaparkan dokumen Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Tahun tersebut menjadi fase krusial karena memasuki tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Sulut 2025–2029.

​Mengusung tema "Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan", Pemprov Sulut menetapkan delapan prioritas pembangunan. Di antaranya adalah penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan SDM, ketahanan pangan, energi, air, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

​Menghadapi tantangan ketidakpastian dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, Yulius memastikan pemprov mengambil langkah yang hati-hati (prudent) dan adaptif.

​"Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengurangi pelayanan dasar kepada masyarakat," jelasnya.

​Pemprov Sulut juga memasang target makro ekonomi yang cukup optimis untuk tahun 2027, meliputi:

  • Pertumbuhan Ekonomi: 5,7 – 6,7 persen
  • Tingkat Inflasi: 2,3 – 3,7 persen
  • Tingkat Kemiskinan: 5,82 – 6,32 persen
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,68 – 5,26 persen
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 77,74

​Adapun pasca-perancangan KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp3,24 triliun, sementara belanja daerah dianggarkan sebesar Rp3,03 triliun.

​Regulasi Baru Antisipasi Wabah dan KLB

​Selain persoalan anggaran, agenda sidang paripurna ini juga menyoroti sektor kesehatan lewat penyampaian Ranperda tentang Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular.

​Gubernur Yulius menilai regulasi ini sangat mendesak demi memberikan kepastian hukum yang kuat bagi pemprov dalam melindungi warga dari ancaman krisis kesehatan di masa depan.

​Nantinya, regulasi ini akan mengatur detail hak dan kewajiban masyarakat, mitigasi dari tahap kewaspadaan hingga pemulihan, hingga payung hukum pembatasan sosial jika situasi darurat terjadi.

​"Saya berharap Ranperda ini dapat dibahas secara komprehensif hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, sehingga menjadi pedoman untuk bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi," kata Yulius mengakhiri sambutannya.

Sekdaprov Tahlis Gallang: AI Jadi Akselerator UMKM Sulut Tembus Pasar Regional Tanpa Modal Raksasa

 

Newsblessing.com, SULUT,
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Sulut membidik posisi strategis sebagai pemain utama dalam ekosistem digital dan pasar Asia.


​Komitmen ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Tahlis Gallang, resmi membuka kegiatan AI Ignition Program 2026 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut pada Selasa (14/7/2026).


​Mengusung tema “Generasi Digital Sulut: AI untuk Pendidikan, UMKM, dan Masa Depan Asia”, program inovatif ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara KUMPUL dan Satu Tampa.


​Hadir mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Sekdaprov Tahlis Gallang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ini di bumi nyiur melambai.


​"Kerja kolaboratif ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak sedang diam menonton perubahan, melainkan sedang aktif menjemput masa depan," ujar Tahlis dalam sambutannya.


AI Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan UMKM


​Dalam pemaparannya, Tahlis menggarisbawahi dua sektor krusial yang akan mendapat dampak positif paling besar dari implementasi AI, yaitu sektor pendidikan dan UMKM.


  • Sektor Pendidikan: AI dinilai bukan sebagai pembatas, melainkan sebagai gerbang kesempatan baru yang tak terbatas untuk mempercepat pemerataan kualitas edukasi. "AI adalah alat akselerasi untuk melipatgandakan ruang belajar mandiri secara presisi," jelasnya.
  • Sektor UMKM: Teknologi kecerdasan buatan diproyeksikan menjadi mesin pendorong daya saing produk lokal. Melalui AI, pelaku UMKM Sulut diharapkan dapat memangkas jalur pemasaran, mengefisienkan lini produksi, hingga siap menembus pasar regional Asia tanpa terkendala keterbatasan modal besar.

Meski demikian, Sekdaprov mengingatkan agar adopsi teknologi mutakhir ini dibarengi dengan tanggung jawab moral yang tinggi agar tidak mengikis nilai-nilai kemanusiaan.

 

​"AI hanyalah alat, manusialah penentunya. Jangan sampai teknologi canggih ini justru menggerus nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kearifan lokal kita. Gunakanlah untuk memperkuat karakter dan produktivitas kita," tegas Tahlis.


Pesan untuk Generasi Muda Sulut


​Di hadapan ratusan siswa SMA dan SMK se-Sulawesi Utara yang memadati lokasi acara, Tahlis melecut semangat generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan cepat beradaptasi dengan perubahan zaman.


​"Teruslah belajar dan beradaptasi! Dengan tekad itu, kita tidak hanya bertahan, tapi bisa melompat maju menjadi pemimpin perubahan dan pemain kunci di kancah Asia," pesannya optimistis.


​Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:


  • Tiar Nabilla Karbala, SM, M.Sc (Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital)
  • Dama Aji Purusadhikara (Program Lead KUMPUL)
  • Nastiti Woro Hapsari (Project Manager Satu Tampa)
  • Arsyad, S.Kom (Kepala BLSDM Komdigi Manado)

Selain itu, hadir pula jajaran pejabat Pemprov Sulut, kalangan akademisi, pakar teknologi, serta para pelaku UMKM lokal yang siap menyongsong transformasi digital.

(Olvie)

Dongkrak Investasi Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Dorong Karakter Pemimpin yang Adaptif


 Newsblessing.com, SULUT - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menegaskan bahwa birokrasi modern tidak boleh lagi kaku dan terjebak pada formalitas aturan. Sebaliknya, kepemimpinan yang adaptif dan solutif menjadi kunci utama untuk membangun ekosistem investasi yang sehat dan kompetitif demi mendongkrak perekonomian daerah.

​Pernyataan tegas tersebut disampaikan Yulius saat membawakan materi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 23 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Integritas BPSDMD Provinsi Sulut pada Selasa (14/7/2026).


​Di hadapan para peserta, purnawirawan jenderal bintang dua ini menyoroti cepatnya perubahan global saat ini. Mulai dari disrupsi digital, dinamika geopolitik, transisi energi, perubahan iklim, hingga lompatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).


​"Pemimpin birokrasi hari ini tidak lagi diukur dari seberapa banyak regulasi yang mereka susun, melainkan dari seberapa tangguh mereka menghadirkan solusi nyata atas persoalan di tengah masyarakat," ujar Yulius Selvanus.


Investasi sebagai Motor Kesejahteraan


​Gubernur Yulius memaparkan bahwa investasi adalah mesin penggerak utama ekonomi daerah. Kehadiran investor bukan sekadar urusan masuknya modal, melainkan instrumen penting untuk menciptakan lapangan kerja baru, mentransfer teknologi, meningkatkan produktivitas, serta mengikis angka kemiskinan di Sulawesi Utara.


​Ia menambahkan, tren realisasi investasi di Bumi Nyiur Melambai menunjukkan rapor positif sepanjang tahun 2025 hingga paruh pertama 2026. Kepercayaan para investor ini tumbuh berkat komitmen pemprov dalam menjamin kepastian hukum, mempercepat layanan publik, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun infrastruktur yang memadai.


​Saat ini, sektor-sektor strategis seperti industri pengolahan, pariwisata, energi, perikanan, logistik, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang terus menunjukkan geliat yang signifikan.


Langkah Strategis dan Visi Ekonomi Hijau


​Meski menunjukkan tren positif, Gubernur mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Birokrasi harus benar-benar memposisikan diri sebagai fasilitator, bukan justru menjadi penghambat investasi.


​Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulut terus menggeber langkah-langkah reformasi, di antaranya:


  • Akselerasi OSS: Optimalisasi pelayanan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS).
  • Hilirisasi Industri: Memaksimalkan potensi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah.
  • Transformasi Digital: Digitalisasi menyeluruh pada layanan pemerintahan guna memangkas birokrasi yang berbelit-belit.

Tak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata, Yulius menekankan bahwa pembangunan Sulut ke depan wajib berpijak pada prinsip keberlanjutan. Konsep Green Economy (ekonomi hijau) dan Blue Economy (ekonomi biru) harus diintegrasikan untuk menjaga harmoni antara eksploitasi ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup.


5 Karakter Pemimpin Perubahan


​Di akhir paparannya, Gubernur merumuskan lima karakter wajib yang harus melekat pada diri seorang pemimpin masa kini jika ingin membawa perubahan, yaitu:


  1. Visioner (memiliki pandangan jauh ke depan)
  2. Adaptif (mampu menyesuaikan diri dengan cepat)
  3. Kolaboratif (mampu bekerja sama lintas sektor)
  4. Berintegritas (menjunjung tinggi kejujuran dan etika)
  5. Berorientasi pada Hasil (result-oriented)

Ia pun menaruh harapan besar agar proyek perubahan yang digagas oleh para peserta PKN Tingkat II tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan dapat diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.


​"Mari kita jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk melahirkan para agen perubahan. Bersama-sama, kita bawa Sulawesi Utara menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, ramah investasi, serta tetap hijau dan berkelanjutan," pungkasnya.

(*/Olvie)

PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik



Newsblessing.com, LUWUK  – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang energi bersih, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan "Edukasi Ekosistem Green Energy dan Penguatan Kompetensi Pengembangan Pembelajaran Konversi Sepeda Motor BBM Menjadi Motor Listrik" di SMKN 2 Luwuk, Kabupaten Banggai.


Program ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara PLN, dunia pendidikan, dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik (electric vehicle) serta kebutuhan industri energi masa depan.


General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program TJSL ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis PLN dalam mempersiapkan pilar utama transisi energi, yaitu kesiapan sumber daya manusia (SDM).


"Transisi menuju energi bersih membutuhkan lompatan teknologi dan, yang terpenting, kesiapan talenta-talenta muda kita. Melalui program ini, PLN ingin memastikan bahwa para siswa SMK di daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi aktor utama dan motor penggerak ekosistem kendaraan listrik di masa depan. Edukasi dan praktik konversi motor BBM ke listrik ini adalah langkah konkret kami menyelaraskan dunia pendidikan vokasi dengan arah kebijakan energi nasional menuju Net Zero Emissions," ungkap Usman.


Melalui program TJSL ini, PLN memberikan edukasi komprehensif mengenai ekosistem green energy kepada para guru dan siswa guna meningkatkan literasi seputar transisi energi, pemanfaatan energi bersih, dan infrastruktur kendaraan listrik.


Sebagai wujud pembelajaran berbasis praktik (project-based learning), PLN turut mendukung pengembangan konversi tiga unit sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik. Dukungan ini memfasilitasi para siswa agar dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh secara langsung di bengkel kerja sekolah.


Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menambahkan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya sektor pendidikan vokasi di wilayah Luwuk dan sekitarnya.


"Kami ingin memperkenalkan ekosistem green energy lebih dekat ke sekolah-sekolah. Dengan bekal keterampilan konversi kendaraan listrik yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, kami berharap lulusan SMKN 2 Luwuk memiliki daya saing tinggi dan mampu langsung terserap di dunia kerja atau bahkan membuka peluang usaha baru di bidang elektrifikasi," kata Ridwan.


Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah. Kepala SMKN 2 Luwuk, Anton Nurdin Y, S.PD., M.ACC, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan sarana praktik yang diberikan oleh PLN.


"Bantuan media praktik konversi kendaraan listrik serta edukasi langsung dari para ahli PLN ini sangat memperkaya proses pembelajaran kami. Program ini menyelaraskan kurikulum sekolah dengan perkembangan industri yang sangat cepat. Lulusan kami kini memiliki nilai tambah yang luar biasa di bidang kendaraan listrik dan energi terbarukan," ungkap Anton.


Senada dengan pihak sekolah, Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, turut memberikan apresiasi atas kontribusi aktif PLN dalam mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia di daerahnya.


"Pemerintah Kabupaten Banggai mengapresiasi inisiatif PLN UP3 Luwuk. Ini adalah langkah maju yang menyinergikan pembangunan daerah menuju ekonomi hijau dengan peningkatan kualitas SDM lokal. Kolaborasi erat seperti inilah yang kita butuhkan agar generasi muda Banggai siap menjawab tantangan industri masa depan," ungkap Bupati.


Program TJSL ini dijalankan selaras dengan komitmen PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pendidikan berkualitas (SDG 4), energi bersih dan terjangkau (SDG 7), industri, inovasi, dan infrastruktur (SDG 9), serta kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17).


Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, PLN UID Suluttenggo bersama PLN UP3 Luwuk berkomitmen terus memperluas kemitraan strategis guna melahirkan lebih banyak talenta hijau (green talents) yang siap mengawal transisi energi di seluruh pelosok negeri.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

Muharram Berkah 1448 H: YBM PLN UP3 Gorontalo Berbagi Kebahagiaan Lewat Kado Muharram dan Khitan Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa


Newsblessing.com, GORONTALO- Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Gorontalo menggelar kegiatan "Muharram Berkah 1448 H" sebagai wujud kepedulian nyata terhadap anak-anak yatim dan dhuafa.


Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh YBM PLN di seluruh Indonesia ini berlangsung pada Selasa (7/7) di Aula Kantor PLN UP3 Gorontalo. Acara dikemas secara hybrid melalui aplikasi Zoom, terhubung langsung dengan pusat pelaksanaan Muharram Berkah YBM PLN Kantor Pusat. Rangkaian kegiatan menghadirkan berbagai aktivitas sosial, keagamaan, dan edukasi yang bertujuan memberikan kebahagiaan sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus semangat belajar dan memperdalam ilmu agama.


Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa berusia 6 hingga 12 tahun yang berasal dari Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Pohuwato menerima paket "Kado Muharram". Kado tersebut berisi tas sekolah, perlengkapan alat tulis, serta bantuan uang tunai. Seluruh peserta hadir didampingi oleh orang tua maupun wali yang memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung.


General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi YBM PLN dalam menebar kemaslahatan, khususnya di wilayah kerja Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo.


"Melalui momentum tahun baru Islam ini, PLN berkomitmen tidak hanya andal dalam menghadirkan energi listrik, tetapi juga hadir membawa energi kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program Muharram Berkah ini adalah bukti nyata dari kepedulian sosial seluruh insan PLN. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat serta menjadi motor penggerak bagi anak-anak kita agar lebih optimis dalam menatap masa depan dan meraih cita-cita mereka," ungkap Usman.


Senada dengan hal tersebut, Ketua YBM PLN UP3 Gorontalo, Nazarudin Junus, yang membuka acara secara resmi, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Muharram sebagai awal memperkuat semangat berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Nazarudin menjelaskan bahwa seluruh program sosial YBM PLN UP3 Gorontalo bersumber dari dana zakat penghasilan pegawai PLN yang dipotong sebesar 2,5 persen setiap bulan.


"Momentum Muharram mengajarkan kita tentang kepedulian, kebersamaan, dan berbagi keberkahan. Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak dapat merasakan kebahagiaan, semakin semangat dalam menuntut ilmu, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia," kata Nazarudin.


Selain penyerahan Kado Muharram, kegiatan ini juga merupakan rangkaian program khitan massal gratis yang berlangsung pada 13 Juli 2026. Sebanyak 15 anak telah terdaftar sebagai peserta khitan massal yang menjadi salah satu program unggulan YBM PLN UP3 Gorontalo pada Muharram 1448 H ini.


Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan berkat siraman rohani yang dibawakan oleh Ustadz Rahmat Djafar, Lc., M.Si. dan Ustadz Muhammad Rizal Panigoro. Keduanya mengajak anak-anak untuk semakin mencintai Al-Qur'an, senantiasa berbakti kepada orang tua, serta giat menuntut ilmu.


Untuk membakar semangat anak-anak, YBM PLN UP3 Gorontalo juga menggelar lomba hafalan Al-Qur’an (tahfidz). Para peserta tampak sangat antusias, dan bagi anak-anak yang menunjukkan hafalan terbaik, panitia memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai sebagai stimulan untuk terus menjaga hafalannya.


Rasa syukur mendalam disampaikan oleh Ramla Mohamad, salah satu orang tua penerima manfaat. Putranya tidak hanya menerima santunan hari itu, tetapi juga terdaftar sebagai salah satu peserta khitan massal.


"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN UP3 Gorontalo. Bantuan perlengkapan sekolah dan santunan ini sangat berarti bagi kami, terlebih anak saya juga mendapat kesempatan mengikuti khitan massal secara gratis. Semoga PLN semakin maju, sukses, dan terus membawa berkah bagi masyarakat," ungkap Ramla dengan haru.


Melalui program Muharram Berkah 1448 H ini, YBM PLN UP3 Gorontalo berharap nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dapat terus tumbuh subur di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa pengelolaan zakat pegawai PLN yang amanah dan tepat sasaran mampu menghadirkan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan sosial masyarakat di Provinsi Gorontalo.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

Kasus Kematian dr. Adrian Rantung, Stella Runtuwene Desak Usut Tuntas, Komisi IV Gelar RDP Hari Ini

Newsblessing.com, SULUT — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara mendesak pengusutan tuntas atas kasus kematian seorang calon dokter spesialis anestesiologi di Manado, dr. Adrian Rantung.


​Langkah cepat langsung diambil oleh legislatif. Komisi IV DPRD Sulut menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada hari ini, Selasa (14/7/2026), untuk menggali kejelasan seputar insiden tragis yang menimpa peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) tersebut.


​Wakil Ketua DPRD Sulut, Stella Marliana Runtuwene, menegaskan bahwa kasus ini harus dibuka secara transparan kepada publik tanpa ada hal yang disembunyikan. Pihaknya menilai ada sejumlah kejanggalan yang menyelimuti wafatnya calon dokter spesialis tersebut.


​"Hari ini Komisi IV DPRD Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait kematian Dokter Spesialis asal Daerah Nyiur Melambai. Kami akan menggali mendalam mengapa sampai ada korban jiwa," ujar Stella Runtuwene di ruang kerjanya, Senin (13/7/2026).


​Pihak Kampus dan Rumah Sakit Dipanggil


​Politikus Partai NasDem ini turut menyayangkan berulangnya insiden kelam di ranah pendidikan kedokteran spesialis. Menurutnya, Sulawesi Utara sangat membutuhkan kehadiran para dokter spesialis, namun perjuangan almarhum justru harus terhenti secara memilukan.


​Guna mencari titik terang, Komisi IV DPRD Sulut yang dikoordinasikan langsung oleh Stella telah melayangkan surat pemanggilan resmi kepada sejumlah pihak terkait. Pihak-pihak yang dipanggil dalam RDP hari ini meliputi:


  • Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)
  • Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado
  • Pengelola Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)

Melalui forum RDP ini, DPRD Sulut berkomitmen membongkar akar persoalan agar kasus serupa tidak kembali terulang di kemudian hari, sekaligus memberikan jawaban yang jujur dan adil bagi keluarga korban serta masyarakat luas.

(*/Olvie)

Realisasi Pajak Alat Berat Sulut Minim,Royke Anter Desak Bapenda Panggil Pengusaha

Newsblessing.com, SULUT — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Royke Anter, mendesak Komisi II untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pemilik dan dealer alat berat di wilayah tersebut. Langkah ini dinilai mendesak guna mengoptimalkan serapan Pajak Daerah yang dinilai belum maksimal.


​Usulan tersebut disampaikan Royke dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sulut Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna, Senin (13/7). Rapat ini turut dihadiri oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut.


​Menurut legislator dari Partai Demokrat ini, sektor alat berat menyimpan potensi retribusi yang sangat besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).


​"Komisi II harus segera mengagendakan RDP ini. Kita bergerak murni atas amanat undang-undang yang mengatur regulasi pajak alat berat. Pemerintah daerah wajib menjemput pendapatan yang sah demi pembangunan," ujar Royke secara tegas.


​Kendala Data dan Rendahnya Realisasi


​Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara dalam rapat tersebut, realisasi penerimaan dari sektor pajak alat berat sepanjang tahun 2025 baru menyentuh angka Rp3 miliar. Angka ini dinilai masih sangat jauh dari potensi riil di lapangan.


​Pihak Bapenda Sulut mengungkapkan ada dua faktor utama yang menjegal optimalisasi pendapatan di sektor ini:


  • Tarif Pajak Rendah: Regulasi saat ini menetapkan tarif pajak alat berat hanya sebesar 0,2 persen dari nilai objek pajak yang dibebankan kepada pemilik.
  • Minimnya Transparansi: Pelaku usaha dan dealer dinilai kurang kooperatif dalam membagikan data. Akibatnya, pemerintah daerah kesulitan melacak jumlah pasti unit alat berat yang beroperasi di Sulawesi Utara.

Melalui inisiasi RDP yang diusulkan legislatif, DPRD Sulut berharap ada komitmen keterbukaan data dari para pengusaha. Langkah ini diharapkan mampu mengurai sumbatan administratif sekaligus menjadi stimulus baru bagi peningkatan kas daerah Sulawesi Utara ke depan.

(Olvie)

Buka Sidang Sinode GMIBM, Gubernur Yulius Selvanus Ajak Gereja Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global

Newsblessing.com, Pinogaluman — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menghadiri sekaligus membuka secara resmi Sidang Sinode ke-60 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) di Gedung GMIBM Sion Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (13/7/2026).


​Dalam kesempatan tersebut, Yulius menekankan pentingnya peran institusi keagamaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pembangunan berkelanjutan.


​Yulius mengapresiasi kontribusi GMIBM yang dinilai konsisten bergerak melampaui pelayanan kerohanian, terutama dalam penguatan sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pembinaan generasi muda di Bumi Nyiur Melambai.


​"Gereja telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, rukun, dan penuh kepedulian," ujar Yulius dalam sambutannya, Senin.


​Menjawab Tantangan Global


​Di hadapan para delegasi sinode, mantan Staf Khusus Menhan ini memaparkan sejumlah tantangan makro yang tengah dihadapi daerah maupun nasional. Mulai dari ketidakpastian ekonomi, dampak perubahan iklim, disrupsi teknologi, ancaman ketahanan pangan, hingga pergeseran nilai sosial-moral.


​Menurut dia, dinamika global tersebut menuntut lembaga gereja untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanannya agar tetap relevan dengan kebutuhan jemaat dan masyarakat luas.


​"Kontribusi GMIBM selama ini sudah sangat baik. Namun, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus bertumbuh, berbenah, dan meningkatkan kualitas pelayanan demi menjawab tantangan zaman," kata dia.

Suksesi Kepemimpinan Berintegritas


​Selain membahas program strategis, Sidang Sinode ke-60 GMIBM kali ini juga mengendakan pemilihan jajaran Badan Pekerja Sinode (BPS) untuk periode pelayanan berikutnya.


​Yulius berharap proses suksesi kepemimpinan di tubuh GMIBM dapat berjalan kondusif, demokratis, dan dilandasi semangat kebersamaan. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar struktur kepengurusan yang baru mampu melahirkan figur-figur yang memegang teguh integritas.


​"Mari bergandengan tangan, satukan langkah, wujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan," tutur Yulius menutup sambutannya.


​Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun menegaskan kembali komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi yang luas bagi seluruh elemen keagamaan, termasuk GMIBM, demi menjaga kerukunan antardunia usaha, masyarakat, dan pemerintah di daerah tersebut.

(*/Olvie)

Page View 1392