-->

Terkini Lainnya

21 Juli 2026

Gandeng Perwakilan Istri Pegawai Danantara, YBM dan PIKK PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Sosial Peduli Pendidikan Anak


Newsblessing.com, TOLI-TOLI – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan dan komitmen dalam mendukung lahirnya generasi yang cerdas serta berdaya saing, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli bergerak bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN, serta Perwakilan Istri Pegawai Danantara. Sinergi ini diwujudkan melalui aksi sosial peduli pendidikan dengan menyalurkan bantuan perlengkapan belajar kepada anak-anak yang membutuhkan di wilayah Tolitoli.


Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses pendidikan yang lebih baik. Adapun paket bantuan yang disalurkan meliputi 67 paket buku tulis, 10 paket buku gambar, 5 paket pensil, 5 paket pulpen, 5 paket penghapus, serta 2 papan tulis berukuran besar guna menunjang efektivitas proses belajar mengajar.


General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa komitmen PLN tidak pernah terbatas hanya pada penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan, melainkan juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah kerjanya.


"Pendidikan adalah pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan mandiri. Kehadiran PLN di tengah masyarakat harus membawa dampak yang holistik. Melalui sinergi erat bersama YBM, PIKK, dan Perwakilan Istri Pegawai Danantara ini, kami ingin memastikan anak-anak kita di Tolitoli memiliki fasilitas yang memadai untuk menuntut ilmu. Listrik yang andal harus berjalan beriringan dengan masa depan anak bangsa yang terang," tegas Usman.


Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Tolitoli, Icuk Sulistainto, menyampaikan bahwa program sosial berkelanjutan seperti ini akan terus diupayakan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.


"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh kebutuhan mendasar. Semoga bantuan ini mampu memantik semangat belajar anak-anak dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan di lingkungan mereka," tutur Icuk.


Icuk menambahkan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah yang dihimpun dari para muzaki dan donatur PLN untuk disalurkan kepada mereka yang berhak, khususnya dalam sektor pendidikan.


"Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan sarana belajar secara fisik, tetapi juga menjadi stimulan psikologis bagi anak-anak untuk berani bermimpi dan meraih cita-cita mereka," tambahnya.


Apresiasi senada juga disampaikan oleh Perwakilan PIKK PLN dan Perwakilan Istri Pegawai Danantara. Mereka sepakat bahwa momentum ini menjadi wadah untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Sinergi positif ini diharapkan dapat terus bergulir melalui berbagai program kemaslahatan lainnya.


Pihak penerima bantuan menyambut antusias kehadiran rombongan dan mengucapkan terima kasih mendalam atas perhatian besar yang diberikan oleh keluarga besar PLN dan Danantara. Bantuan fasilitas belajar ini dinilai sangat krusial dalam memotivasi anak-anak untuk lebih giat menimba ilmu.


Melalui aksi nyata ini, PLN kembali menegaskan perannya sebagai korporasi yang responsif terhadap isu-isu sosial. Semangat kolaborasi yang solid ini diharapkan dapat terus menginspirasi lahirnya berbagai gerakan kebaikan demi kemajuan dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

20 Juli 2026

Gubernur Sulut Tetapkan Target Zero Bullying dan Anak Putus Sekolah


Newsblessing.comSULUT — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menegaskan komitmen Pemprov Sulut dalam menerapkan kebijakan Zero Bullying (nol perundungan) dan Zero Drop-Out (nol anak putus sekolah) di seluruh satuan pendidikan.


​Pesan tegas tersebut disampaikan Yulius saat memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara di Manado.


​Ia meminta para kepala sekolah bertindak sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif demi menyiapkan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.


​"Kita tidak boleh membiarkan satu pun anak kehilangan rasa aman di sekolah. Pendidikan harus menjadi ruang yang melindungi, bukan tempat yang menimbulkan ketakutan," ujar Yulius.


​Poin-Poin Utama Instruksi Gubernur Sulut


  • Sanksi dan Transparansi Kasus: Seluruh kepala sekolah diwajibkan mengaktifkan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Yulius melarang keras praktik menutup-nutupi kasus kekerasan demi menjaga nama baik sekolah.
  • Tata Kelola Anggaran: Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan BOSDA dituntut transparan, profesional, dan akuntabel.
  • Pengawalan Program Nasional: Sekolah diminta mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan higienis, tepat sasaran, dan membangun budaya hidup sehat.
  • Pencegahan Kejahatan Digital: Guru Bimbingan Konseling (BK) diinstruksikan memperkuat pendidikan karakter untuk benteng siswa dari ancaman judi online, pinjaman online ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba.
  • Revitalisasi SMK dan SLB: Mendorong penguatan program link and match industri bagi SMK serta modernisasi fasilitas inklusif bagi SLB.

Apresiasi MPLS dan Prinsip Satu Komando


​Dalam kesempatan tersebut, Yulius turut memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berlangsung tertib, ramah anak, dan bebas dari tindakan perundungan.


​Menutup arahannya, Yulius menekankan prinsip 'Satu Komando' bagi seluruh kepala sekolah di Sulut. Ia meminta jajaran pendidik bekerja dengan loyalitas, integritas, dan mentalitas pantang menyerah.


​Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan mengamalkan nilai budaya lokal seperti Sitou Timou Tumou Tou dan Torang Samua Basudara sebagai fondasi moral peserta didik.

(*/Olvie)

18 Juli 2026

Gubernur Yulius Selvanus di Hadapan Dubes Uni Eropa: Laut Sulut Adalah Urat Nadi Masa Depan

 

Newsblessing.com, SULUT - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat posisinya di kancah internasional dalam hal pelestarian kelautan dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.


​Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. Denis Chaibi, beserta rombongan delegasi negara anggota Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (17/7/2026).


​Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, KfW Development Bank, dan WCS Indonesia Program, sebagai bentuk apresiasi dunia internasional terhadap komitmen hijau (ekonomi biru) yang dijalankan oleh Bumi Nyiur Melambaikan.


Laut Sebagai Urat Nadi dan Visi Ekonomi Biru


​Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus memaparkan potret geografis dan capaian makroekonomi Sulawesi Utara. Dengan populasi 2,77 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang menyentuh angka 5,66 persen pada tahun 2025, Sulut memiliki karakteristik unik di mana 73 persen wilayahnya merupakan lautan.


​"Bagi kami, laut bukanlah pemisah, melainkan urat nadi kehidupan dan masa depan. Inilah alasan visi pembangunan kami sepenuhnya selaras dengan kebijakan Ekonomi Biru nasional," ujar Yulius.


​Sebagai bentuk konkret komitmen tersebut, Pemprov Sulut sejauh ini telah menetapkan kawasan konservasi perairan seluas 239.373,79 hektare. Kebijakan ini diambil guna melindungi ekosistem terumbu karang dan keanekaragaman hayati tanpa menutup ruang bagi pemanfaatan ekonomi yang ramah lingkungan.


Kesejahteraan Nelayan dan Ekspor Senilai 140 Juta USD


​Salah satu poin yang menarik perhatian delegasi Uni Eropa adalah konsistensi nelayan lokal dalam menerapkan metode tangkap tradisional yang berkelanjutan, seperti teknik Hutate (tali tangan, tali tarik, dan tali panjang).


​Metode ramah lingkungan ini terbukti mampu menghasilkan komoditas tuna, cakalang, dan skipjack berkualitas premium yang diakui pasar global tanpa merusak ekosistem laut. Keseimbangan ini berdampak langsung pada sektor perekonomian daerah:


  • Nilai Ekspor Perikanan (2025): Menembus angka 140 juta USD.
  • Nilai Tukar Nelayan (NTN): Mencapai indeks 112, yang mengindikasikan tingkat kesejahteraan pelaku usaha perikanan di Sulut berada dalam kategori sangat baik.

Dampak Nyata Kolaborasi Global Sejak 2020


​Gubernur Yulius juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak Uni Eropa, KfW, WCS, serta jajaran pemerintah pusat yang telah mendampingi program pemberdayaan pesisir di Sulut sejak tahun 2020.


​Kerja sama multilateral ini tercatat telah menyentuh 29 desa pantai dan memberikan pelatihan bagi 37 kelompok masyarakat pesisir untuk beralih ke mata pencaharian alternatif yang lebih ramah lingkungan. Salah satu keberhasilan nyata dari program ini adalah melejitnya Desa Budo sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik Nasional.


​Ditambah dengan status Kota Manado sebagai markas Sekretariat Regional Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF), posisi Sulawesi Utara kian strategis sebagai episentrum perlindungan maritim di kawasan Asia-Pasifik.


​Gubernur berharap kemitraan erat ini dapat terus diperluas demi menghadapi tantangan perubahan iklim global.


​"Semoga kerja sama yang telah terjalin erat dapat terus berlanjut dan meluas. Bersama kita jaga ketahanan ekosistem laut, mitigasi dampak perubahan iklim, serta wujudkan kesejahteraan inklusif bagi seluruh masyarakat pesisir Sulawesi Utara," pungkasnya.

(*/Olvie)

17 Juli 2026

​Genjot Kualitas Pelayanan Publik, Gubernur Sulut Siapkan Beasiswa untuk ASN Berprestasi


Newsblessing.com, SULUT — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) demi mempercepat pembangunan daerah.


​Hal ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, saat memberikan pengarahan kepada Pejabat Administrator (Eselon III) dan Pejabat Fungsional Ahli Madya di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (17/7/2026).


​Dalam agenda yang turut didampingi oleh Sekretaris Provinsi Tahlis Gallang tersebut, Gubernur Yulius menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan sinergi roda pemerintahan, setelah dirinya genap 18 bulan memimpin Sulawesi Utara.


​"Pertemuan tatap muka ini akan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari Eselon III, nantinya dilanjutkan ke Eselon IV, hingga menjangkau para camat di seluruh wilayah Sulawesi Utara agar koordinasi terjalin kuat sampai ke tingkat bawah," ujar Yulius.


​Ujung Tombak Kebijakan di Tengah Tantangan Fiskal


​Gubernur mengingatkan bahwa pejabat administrator memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ujung tombak eksekusi kebijakan publik. Oleh karena itu, ia menuntut para aparatur untuk bekerja dengan cepat, inovatif, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.


​Terlebih lagi, kondisi fiskal pada tahun 2026 ini dinilai cukup menantang akibat adanya pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat. Terkait hal tersebut, Yulius meminta jajarannya untuk tidak patah arang dan aktif mencari solusi kreatif.


​"Maksimalkan seluruh sumber daya yang ada agar program-program prioritas yang menyentuh masyarakat tetap berjalan optimal," tegasnya.


​Investasi SDM: "Sekolahkan, Kursuskan, atau Latih"


​Sebagai bentuk komitmen nyata dalam investasi jangka panjang, Pemprov Sulut telah menyiapkan program beasiswa bagi ASN berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak hanya itu, berbagai program peningkatan kapasitas seperti pelatihan formal dan kursus juga akan diintensifkan.


​"Kalau dia Eselon III, sekolahkan. Kalau tidak bisa disekolahkan, kursuskan. Kalau tidak bisa, latih. Kalau tidak bisa lagi, beri pembekalan," ucap Gubernur Yulius yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari para peserta yang hadir.


​Etos Kerja dan Satu Komando


​Di akhir arahannya, mantan perwira tinggi TNI ini menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan kerja sama tim. Ia berpesan agar para ASN fokus bekerja dengan tulus tanpa perlu sibuk mencari pujian.


​Bagi Yulius, keberhasilan sebuah pemerintahan tidak diukur dari seberapa banyak program yang dibuat, melainkan dari seberapa besar kualitas pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.


​"Sulawesi Utara satu komando, petarung. Biarkan pimpinan atau Tuhan yang menilai kinerja terbaik kita," pungkasnya.


​Melalui penguatan kompetensi ASN dan efisiensi anggaran, Pemprov Sulut optimistis mampu melewati tantangan ekonomi serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi penuh pada pelayanan publik.

(*/Olvie)

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, FORWARD Sulut Beri Jaminan Perlindungan Risiko Kerja untuk Wartawan

Newsblessing.comMANADO – Guna memberikan rasa aman dan menjamin keselamatan kerja para anggotanya, Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulawesi Utara resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado pada Jumat (17/7/2026). Langkah ini diambil sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam memprioritaskan kesejahteraan serta proteksi para jurnalis yang aktif di lapangan.


​Ketua FORWARD Sulut, Wirabuan Talumewo, menegaskan bahwa profesi wartawan memiliki dinamika dan mobilitas yang sangat tinggi, yang tentu saja berbanding lurus dengan besarnya risiko kerja. Oleh karena itu, proteksi jaminan sosial menjadi sebuah kebutuhan yang krusial.


​"Dengan adanya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, seluruh anggota kini memiliki jaminan perlindungan jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja atau risiko profesi lainnya. Kami ingin memastikan mereka bisa bertugas dengan rasa aman," ujar Wirabuan, Jumat (17/7/2026).



​Ia menambahkan, program strategis ini tidak hanya bertujuan memperkuat profesionalisme organisasi, melainkan juga memberikan dampak dan manfaat yang konkret bagi seluruh anggotanya.

Inisiatif positif dari organisasi pers ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak penyelenggara jaminan sosial. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Juwenly Jona Librata Soselisa, menyambut baik kesadaran FORWARD Sulut dalam memperluas cakupan perlindungan ketenagakerjaan.


​"Kami sangat mengapresiasi langkah FORWARD Sulut. Profesi wartawan itu punya risiko lapangan yang cukup tinggi. Melalui jaminan sosial ini, diharapkan teman-teman media bisa bekerja dengan lebih tenang, fokus, dan profesional dalam menyajikan informasi akurat kepada masyarakat," kata Juwenly.


​Lebih lanjut, Juwenly berharap gerakan yang diinisiasi oleh FORWARD Sulut ini mampu menjadi pemantik dan percontohan bagi organisasi profesi sejenis maupun perusahaan media lainnya di Sulawesi Utara agar lebih memperhatikan aspek perlindungan sosial bagi para pekerjanya.

(Olvie)

PERTINA Gandeng Korsel dan Taiwan, Modernisasi Tinju Indonesia Lewat Sports Science

Newsblessing.com​,  JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP PERTINA) resmi menjalin kerja sama tripartit berskala global dengan Tim Tinju Yong In University (Korea Selatan) dan Chinese Culture University (Taiwan). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026) ini menjadi tonggak baru dalam memodernisasi sistem pembinaan atlet tinju tanah air.





​Kolaborasi strategis ini diinisiasi untuk membangun ekosistem pembinaan modern yang memadukan prestasi olahraga dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan olahraga (sports science).


​Suntikan Mentalitas Juara Olimpiade


​Ketua Umum PP PERTINA, Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M., menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan bakat alami atlet untuk bersaing di panggung dunia sekelas Olimpiade. Diperlukan adopsi teknologi pelatihan mutakhir serta kolaborasi dengan institusi global yang telah terbukti mencetak juara.


​"Kerja sama ini adalah lompatan besar bagi tinju Indonesia. Kehadiran Prof. Lin Yu-Ting, seorang peraih medali emas Olimpiade, di dalam ekosistem kerja sama ini akan memberikan suntikan mentalitas juara sekaligus transfer teknologi pelatihan yang sangat bernilai bagi atlet-atlet kita," ujar Hillary.


​Melalui kemitraan jangka panjang ini, PERTINA membidik sejumlah program strategis, antara lain:


  • Akses Metode Latihan Mutakhir: Mengadopsi teknologi dan riset olahraga dari Korea Selatan dan Taiwan.
  • Pengembangan SDM: Peningkatan kualitas pelatih dan program pertukaran pengetahuan (knowledge sharing).
  • Akselerasi Prestasi: Mempersiapkan atlet menuju target besar di ajang SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Dihadiri Jajaran Pengurus Pusat


​Dalam prosesi penandatanganan MoU tersebut, Ketua Umum PP PERTINA diwakili oleh Wakil Ketua Umum II. Momen bersejarah ini turut disaksikan secara langsung oleh jajaran pengurus pusat lintas bidang, di antaranya:


  • Bidang Hubungan Luar Negeri: Kabid Mayjen TNI (Purn.) Syachrial Effendihi Siregar dan Roni Pasaribu.
  • Bidang Pembinaan Prestasi & Komtek: Vinky Montolalu dan Kabid Ucok Sitompul.
  • Bidang IT, Litbang & Humas: Mashudi Kapahang dan Hasbani.
  • Bidang Kemitraan, Marketing & Peralatan: Anil Gill dan Empi Rahawarin.

Langkah internasional ini menegaskan komitmen kuat PP PERTINA di bawah kepemimpinan Hillary Brigitta Lasut untuk mengembalikan kejayaan dan menaikkan kelas tinju Indonesia di mata dunia.

(*/Olvie)

16 Juli 2026

Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus di SMAN 1 Manado: Jangan Cuma Melarang Anak Main Medsos, Dampingi!

Newsblessing.com, SULUT– Era transformasi digital yang kian masif membawa tantangan ganda bagi generasi muda. Menanggapi fenomena ini, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ny. Anik Yulius Selvanus, mengingatkan pentingnya pergeseran pola asuh orang tua di zaman sekarang.

Menurut Anik, membentengi anak dari dampak negatif dunia maya tidak bisa lagi dilakukan hanya dengan memberikan larangan keras atau sekadar membatasi akses gawai. Sebaliknya, pendekatan yang adaptif melalui komunikasi dua arah dan keteladanan jauh lebih efektif.


​Pesan edukatif tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan dalam agenda Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang berlangsung di SMA Negeri 1 Manado, Kamis (16/7/2026).


​"Hari ini kita hidup di era digital, di mana dunia berada dalam genggaman tangan. Teknologi internet dan media sosial telah membuka pintu ilmu pengetahuan yang tidak terbatas. Namun di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan besar yang harus kita hadapi bersama," ujar Anik di hadapan ratusan siswa dan guru.


​Ia tidak menampik bahwa internet memberikan ruang belajar yang luas. Namun di sisi lain, ancaman seperti perundungan siber (cyberbullying), kecanduan gawai, paparan konten negatif, hingga sebaran hoaks mengintai anak-anak setiap saat.


​Sebab itu, istri Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ini menekankan bahwa keluarga harus memposisikan diri sebagai benteng pertahanan utama. Orang tua dan tenaga pendidik dituntut hadir sebagai kompas moral yang mengarahkan anak secara bijak.


​"Kita tidak bisa lagi hanya melarang. Orang tua dan pendidik harus hadir mendampingi, membangun dialog yang baik, serta menjadi kompas moral bagi anak-anak di dunia digital," tegasnya.


​Melalui program PAAREDI, TP-PKK Sulut berkomitmen terus mengampanyekan budaya keluarga yang melek digital agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang sehat dan produktif. Anik juga mendorong para pelajar untuk mengasah literasi digital mereka, terutama kemampuan menyaring informasi sebelum membagikannya (saring sebelum sharing).


Dengar Aspirasi Siswa: Dari Kenyamanan Belajar hingga Beasiswa Atlet


​Tak sekadar memberikan pemaparan, kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi dialog interaktif. Sejumlah siswa memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada istri orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai tersebut.


​Menjawab pertanyaan salah satu siswi mengenai kenyamanan interaksi di sekolah, Anik menjelaskan bahwa iklim pendidikan yang sehat berakar pada rasa saling menghormati antara guru dan murid.


​"Kita semua ingin menciptakan suasana belajar yang nyaman. Anak-anak harus menghormati guru, dan guru juga terus memberikan pendampingan serta pembelajaran yang baik kepada siswa," katanya.


​Selain itu, menyangkut wadah kreativitas, Anik mengungkapkan bahwa TP-PKK Sulut tengah merancang serangkaian program pelatihan keterampilan guna memfasilitasi minat dan bakat para pelajar di luar bidang akademik.


​Perhatian khusus juga diberikan kepada siswa yang aktif sebagai atlet bulutangkis lokal yang mengharapkan dukungan fasilitas olahraga serta beasiswa. Anik memastikan pemerintah daerah selalu menaruh perhatian pada putra-putri daerah yang membawa nama baik daerah.


​"Jika kalian berprestasi, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya, tentu akan ada perhatian dan apresiasi. Yang terpenting adalah terus berlatih, belajar, dan menunjukkan prestasi terbaik," tutur Anik memotivasi.


​Menutup rangkaian acara, ia berpesan agar generasi muda di Sulawesi Utara menjauhi perilaku negatif demi mencari perhatian di media sosial. Ia menantang para siswa untuk viral dan dikenal lewat jalur prestasi serta inovasi.

(*/Olvie)

Wujud Kepedulian Lingkungan & Sosial, PLN Dukung Digitalisasi Pembelajaran di SMA Negeri 2 Palu


Newsblessing.com, PALU – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sulawesi Tengah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UP3 Palu menyerahkan bantuan sarana digitalisasi pendidikan sekaligus menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Palu untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi.


General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa program TJSL ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi pembangunan bangsa melalui sektor pendidikan.


"Pendidikan merupakan pilar utama dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Melalui program TJSL, PLN ingin menghadirkan nilai tambah (shared value) bagi masyarakat dengan mendukung transformasi pendidikan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkap Usman.


“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga memperkuat sinergi antara PLN dan dunia pendidikan untuk mencetak generasi unggul masa depan," tambah Usman.


Kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung di Ruang Guru SMA Negeri 2 Palu ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Acara dibuka resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi, Kristi Aria Pratama, S.H., M.Si. 


Turut hadir Manager PLN UP3 Palu, Ansar, didampingi Assistant Manager Keuangan dan Umum, Natallia Revianto, serta Kepala SMA Negeri 2 Palu, Drs. Eddy Siswanto, M.Si., bersama jajaran guru.


Dalam aksi kepedulian ini, PLN menyerahkan bantuan sarana pembelajaran berupa: 10 paket komputer/PC lengkap, 5 unit LCD proyektor, 5 layar proyektor, dan 2 unit speaker aktif.


Tak hanya memberikan bantuan fisik, PLN juga menggelar pelatihan bertajuk "Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan". Pelatihan yang menghadirkan Syukri, S.Pd. sebagai narasumber ini membekali para guru dengan materi pemanfaatan teknologi digital, pembuatan media interaktif, hingga strategi mengajar efektif berbasis perangkat digital. Para peserta tampak antusias mempraktikkan langsung perangkat baru tersebut demi menghadirkan suasana belajar yang lebih inovatif.


Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk kontribusi nyata PLN dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

"PLN tidak hanya bertanggung jawab menyediakan listrik yang andal, tetapi juga berkomitmen memberi manfaat yang lebih luas. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin guru-guru terdorong untuk menciptakan metode ajar yang inovatif dan efektif, sehingga siswa-siswi di Sulawesi Tengah siap menjadi SDM yang unggul," kata Ansar.


Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah dan pemerintah setempat. Kepala SMA Negeri 2 Palu, Drs. Eddy Siswanto, M.Si., menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang dinilai sangat tepat sasaran tersebut.


"Bantuan perangkat digital dan pelatihan guru dari PLN UP3 Palu ini akan sangat membantu kami dalam mewujudkan pembelajaran yang modern dan interaktif. Kami berharap kolaborasi baik ini dapat terus berlanjut," ungkap Eddy.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi, Kristi Aria Pratama, S.H., M.Si., memuji langkah aktif PLN.


"Kami mengapresiasi PLN yang tanggap terhadap kebutuhan dunia pendidikan. Dukungan dari dunia usaha seperti PLN sangat kami butuhkan untuk mempercepat transformasi sekolah yang adaptif teknologi," tutur Kristi.


Program TJSL ini menjadi bukti konkret komitmen PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas. Sebagai perusahaan energi yang berorientasi pada keberlanjutan, PLN berkomitmen untuk terus menjadi mitra pembangunan yang mendorong kemajuan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

15 Juli 2026

Sinergi TNI dan Pemprov Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Buka Karya Bakti Skala Besar di Perbatasan

 



Newsblesblessing.comTALAUD – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen penuh mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, saat memimpin upacara pembukaan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 di Lapangan Rumah Dinas Bupati Kepulauan Talaud, Rabu (15/7/2026).


​Program yang diinisiasi oleh Kodam XIII/Merdeka bersama Korem 131/Santiago ini difokuskan di dua kabupaten kepulauan terluar, yakni Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe. Sinergi ini terasa istimewa karena turut melibatkan akademisi, dosen, serta mahasiswa dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).


​Dalam amanatnya, Gubernur Yulius menyatakan bahwa wilayah kepulauan terdepan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata atau sekadar menjadi pelengkap pembangunan nasional. Sebaliknya, wilayah ini harus diletakkan sebagai prioritas utama demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


​"Karya bakti ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, jajaran TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat. Talaud dan Sangihe merupakan beranda terdepan bangsa yang wajib terus kita perkuat dengan pembangunan berkelanjutan," ujar Yulius.


​Gubernur juga memberikan apresiasi khusus atas kehadiran civitas akademika Unsrat yang dinilai memberi warna baru lewat gotong royong dan inovasi dalam proses pembangunan daerah.


​Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi


​Program Karya Bakti 2026 ini mencakup berbagai proyek fisik dan non-fisik yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga perbatasan. Sejumlah agenda pembangunan strategis yang akan dikerjakan di antaranya:


  • Akses Transportasi: Pembangunan jembatan dan jalan produksi untuk memperlancar mobilitas warga.
  • Fasilitas Dasar: Pembuatan sumur bor, MCK, rehabilitasi sekolah, serta rumah ibadah.
  • Energi & Air: Perbaikan rumah pompa dan penyediaan pembangkit listrik mikrohidro.
  • Sosial & Lingkungan: Pembagian paket sembako, aksi penghijauan, serta penyuluhan bagi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, program ini juga menonjolkan inovasi teknologi lokal berupa pemanfaatan sabut kelapa untuk diolah menjadi genteng komposit. Langkah kreatif ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus menyediakan material bangunan yang ramah lingkungan dan tangguh.


​"Pembangunan yang sesungguhnya tidak hanya fokus pada beton dan infrastruktur, melainkan juga bagaimana kita mampu melahirkan peluang ekonomi baru dari potensi lokal yang dimiliki masyarakat," pungkas Yulius.


​Melalui program terpadu ini, Pemprov Sulut optimistis Kepulauan Talaud dan Sangihe akan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus menjadi etalase kemajuan Indonesia di perbatasan utara.

(*/Olvie)

PLN UID Suluttenggo Dorong Electrifying Agriculture, Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Spirulina di Desa Tarabitan


Newsblessing.com, MANADO – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah nyata ini diwujudkan lewat gelaran Pelatihan Pengembangan Budidaya, Pengolahan Spirulina, serta Pemasaran Produk di Desa Tarabitan, Kabupaten Minahasa Utara.


Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan potensi lokal dengan konsep Electrifying Agriculture, guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program TJSL PLN kini berfokus pada pemberdayaan yang menciptakan Creating Shared Value (CSV), di mana kehadiran listrik mampu menjadi motor penggerak sektor pertanian dan pangan modern.


"Budidaya spirulina ini merupakan salah satu contoh inovasi pangan lokal yang sangat potensial. Melalui program Electrifying Agriculture, PLN hadir memastikan keandalan pasokan listrik guna mendukung infrastruktur budidaya. Kami ingin teknologi kelistrikan ini benar-benar memberikan nilai tambah (value added) yang signifikan bagi produktivitas dan pendapatan masyarakat Desa Tarabitan," ungkap Usman.


Usman menambahkan, program ini juga selaras dengan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) yang diusung PLN untuk menghadirkan energi yang bersih, inklusif, dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi.


Pelatihan yang diberikan mencakup pembekalan komprehensif, mulai dari teknik budidaya mikroalga yang baik, proses pengolahan hasil panen menjadi produk siap konsumsi, hingga strategi digital marketing agar produk kelompok mampu menembus pasar yang lebih luas.


Ketua Forum IKM-UMKM Kota Manado, Santje Pontoh, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa spirulina memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.


"Spirulina merupakan salah satu komoditas superfood dengan nilai ekonomi tinggi dan kaya manfaat kesehatan. Melalui pelatihan ini, masyarakat tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga memahami pentingnya standardisasi produk, pengemasan menarik, hingga strategi pemasaran yang efektif. Dengan demikian, produk lokal Desa Tarabitan ini akan memiliki daya saing tinggi," jelas Santje.


Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menjelaskan bahwa pendampingan dari PLN akan terus dilakukan secara konsisten agar program ini memberikan dampak jangka panjang.


"Kami tidak ingin program ini berhenti pada pelatihan saja. PLN berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok hingga mereka benar-benar mandiri secara ekonomi. Pemanfaatan energi listrik secara produktif dalam budidaya ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya ekosistem usaha baru yang berkelanjutan di desa ini," ungkap Revi.


Apresiasi mendalam pun datang dari Ketua Kelompok Spirulina Farm Desa Tarabitan. Ia mengungkapkan bahwa dukungan teknologi dan pengetahuan dari PLN merupakan peluang besar yang sudah lama dinantikan warga.


"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Suluttenggo atas bantuan, pelatihan, dan pendampingan yang diberikan. Dengan dukungan listrik PLN, proses budidaya kini menjadi lebih stabil dan terukur. Pengetahuan baru ini membuat kami sangat optimistis kelompok kami bisa tumbuh mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga di Desa Tarabitan," tuturnya.


Melalui sinergi erat antara PLN, akademisi, praktisi, dan masyarakat lokal, program pengembangan spirulina ini diharapkan mampu menjadi pilot project sukses bagi pengembangan pangan lokal berbasis energi bersih di Sulawesi Utara. PLN berkomitmen untuk terus menggulirkan program TJSL yang inovatif demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

Gali Inspirasi di Yogyakarta, Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Yulius Dorong Inovasi Kerajinan Lokal Sulawesi Utara

Newsblessing.comYOGYAKARTA — Upaya untuk mendongkrak potensi industri kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digalakkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).


​Ketua TP PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, memimpin langsung kunjungan kerja ke MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo yang terletak di sentra kerajinan Kasongan, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).


​Dalam studi banding ini, Ny. Anik didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Sulut, Ny. Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SE., MH., bersama jajaran pengurus lainnya. Kunjungan strategis ini membidik sektor kerajinan lokal sebagai instrumen penting penggerak ekonomi warga.


​Mengadopsi Paduan Budaya dan Inovasi modern


​MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo dipilih karena reputasinya yang sukses mengawinkan nilai luhur budaya, kreativitas tanpa batas, serta sentuhan inovasi modern. Kombinasi inilah yang berhasil melahirkan produk gerabah bernilai estetika sekaligus bernilai ekonomis tinggi.


​Selama berada di lokasi, rombongan pengurus TP PKK Sulut melihat langsung:


  • ​Koleksi mahakarya gerabah yang artistik.
  • ​Proses produksi secara runut, mulai dari pembentukan tanah liat hingga tahap pembakaran akhir.
  • ​Ruang diskusi interaktif bersama pengelola terkait strategi pemberdayaan perajin, manajemen mutu produk, hingga trik pemasaran digital agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Komitmen Pengembangan UMKM di Sulawesi Utara

Ny. Anik Yulius Selvanus memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen para seniman dan perajin lokal di Kasongan yang konsisten melestarikan warisan leluhur. Menurutnya, keberhasilan tata kelola di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo merupakan referensi konkret yang sangat bisa diadaptasi di Bumi Nyiur Melambai.


​"Kami mendapatkan banyak sudut pandang baru untuk memajukan kerajinan lokal lewat pemberdayaan masyarakat. Sulawesi Utara punya potensi seni dan budaya yang sangat besar. Tugas kita sekarang adalah mendukungnya lewat inovasi, menjaga kualitas produk, serta memperkuat promosi yang konsisten," ujar Ny. Anik Yulius Selvanus.


​Melalui kunjungan kerja ini, TP PKK Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk mempererat sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Harapannya, program ini mampu memicu lahirnya produk-produk lokal unggulan asal Sulut yang tidak hanya berjaya di kancah nasional, tetapi juga siap bersaing di pasar internasional.

(*/Olvie)

HUT ke-403 Kota Manado, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Warga Bersatu Lewat Semangat 'Manado JUARA'

 

Newsblessing.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado di Lapangan Sparta Tikala pada Senin (14/7/2026). Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan bersejarah ini.

​Mengangkat tema "Manado JUARA, Maju dan Sejahtera", momentum pertambahan usia ini dijadikan sebagai ajang refleksi atas perjalanan panjang ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut, sekaligus menjadi pemacu semangat bagi warga untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

​Sebelum upacara inti dimulai, prosesi diawali dengan pembacaan sejarah berdirinya Kota Manado. Tak hanya itu, rekam jejak kepemimpinan dari masa ke masa—mulai dari wali kota pertama hingga pasangan pemimpin saat ini, Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang—turut dibacakan untuk mengingatkan peserta upacara akan warisan sejarah yang harus dijaga.

Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

​Kehadiran Wali Kota Andrei Angouw di lokasi upacara disambut langsung oleh Sekretaris Kota (Sekot) Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph., yang bertindak sebagai penanggung jawab acara.

​Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Sparta Tikala saat bendera Merah Putih dikibarkan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara, serta pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas yang ditunjuk.

​Dalam pidatonya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan ucapan selamat hari jadi yang ke-403 bagi segenap warga Kota Manado. Ia juga memaparkan sekilas bagaimana kota ini bertransformasi dan berkembang pesat sejak zaman kolonial Portugis hingga bertumbuh menjadi kota modern seperti sekarang.

​"Mari kita rawat Kota Manado dengan kerja keras. Berterima kasihlah kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada Presiden, Gubernur, dan tentunya kepada masyarakat Kota Manado. Semoga Tuhan selalu menyertai kita semua dan setiap langkah kita dalam menapaki kehidupan di kota ini," ucap Andrei Angouw di akhir amanatnya.


Dihadiri Sejumlah Tokoh Penting

​Upacara peringatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting di Sulawesi Utara. Di antaranya:

  • Irene Angouw Pinontoan (Ketua TP PKK Manado)
  • dr. Richard Sualang (Wakil Wali Kota Manado) bersama istri, dr. Merry Sualang Mawardi
  • Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt. (Ketua DPRD Kota Manado)
  • ​Jajaran Forkopimda Manado dan Anggota DPRD Manado
  • dr. Steaven Dandel (Sekot Manado) beserta jajaran Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD
  • Meiky Taliwuna, S.E., M.Si. (Dirut PDAM Wanua Wenang) dan dr. Lucky Senduk (Dirut Perumda Pasar Manado)
  • ​Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

​Seluruh rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua BKSAUA Kota Manado, Pdt. Judi Tunari, M.Teol., serta laporan dari Komandan Upacara yang menyatakan bahwa kegiatan telah selesai dilaksanakan dengan aman dan lancar.

14 Juli 2026

Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Keuangan Transparan di Rapat Paripurna DPRD Sulut



Newsblessing.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara di Kantor DPRD Sulut, Selasa (14/7/2026).

​Dalam rapat tersebut, Gubernur Yulius menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

​Rapat paripurna ini membahas tiga agenda penting: pengambilan keputusan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, penyampaian KUA-PPAS TA 2027, serta penyampaian Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular.

​Gubernur Yulius menyampaikan bahwa persetujuan Ranperda APBD 2025 bukan sekadar formalitas hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat Bumi Nyiur Melambai.

​"Setiap kebijakan dan setiap rupiah anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka," ujar Yulius dalam sambutannya, Selasa.

​Ia juga mengapresiasi fungsi checks and balances yang dijalankan oleh DPRD Sulut melalui berbagai rekomendasi dan catatan kritis, termasuk hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang akan menjadi evaluasi serius pemprov ke depan.

​Arah Kebijakan Fiksal dan Target Ekonomi 2027

​Pada kesempatan yang sama, Yulius memaparkan dokumen Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Tahun tersebut menjadi fase krusial karena memasuki tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Sulut 2025–2029.

​Mengusung tema "Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan", Pemprov Sulut menetapkan delapan prioritas pembangunan. Di antaranya adalah penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan SDM, ketahanan pangan, energi, air, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

​Menghadapi tantangan ketidakpastian dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, Yulius memastikan pemprov mengambil langkah yang hati-hati (prudent) dan adaptif.

​"Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengurangi pelayanan dasar kepada masyarakat," jelasnya.

​Pemprov Sulut juga memasang target makro ekonomi yang cukup optimis untuk tahun 2027, meliputi:

  • Pertumbuhan Ekonomi: 5,7 – 6,7 persen
  • Tingkat Inflasi: 2,3 – 3,7 persen
  • Tingkat Kemiskinan: 5,82 – 6,32 persen
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,68 – 5,26 persen
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 77,74

​Adapun pasca-perancangan KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp3,24 triliun, sementara belanja daerah dianggarkan sebesar Rp3,03 triliun.

​Regulasi Baru Antisipasi Wabah dan KLB

​Selain persoalan anggaran, agenda sidang paripurna ini juga menyoroti sektor kesehatan lewat penyampaian Ranperda tentang Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular.

​Gubernur Yulius menilai regulasi ini sangat mendesak demi memberikan kepastian hukum yang kuat bagi pemprov dalam melindungi warga dari ancaman krisis kesehatan di masa depan.

​Nantinya, regulasi ini akan mengatur detail hak dan kewajiban masyarakat, mitigasi dari tahap kewaspadaan hingga pemulihan, hingga payung hukum pembatasan sosial jika situasi darurat terjadi.

​"Saya berharap Ranperda ini dapat dibahas secara komprehensif hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, sehingga menjadi pedoman untuk bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi," kata Yulius mengakhiri sambutannya.

Sekdaprov Tahlis Gallang: AI Jadi Akselerator UMKM Sulut Tembus Pasar Regional Tanpa Modal Raksasa

 

Newsblessing.com, SULUT,
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Sulut membidik posisi strategis sebagai pemain utama dalam ekosistem digital dan pasar Asia.


​Komitmen ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Tahlis Gallang, resmi membuka kegiatan AI Ignition Program 2026 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut pada Selasa (14/7/2026).


​Mengusung tema “Generasi Digital Sulut: AI untuk Pendidikan, UMKM, dan Masa Depan Asia”, program inovatif ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara KUMPUL dan Satu Tampa.


​Hadir mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Sekdaprov Tahlis Gallang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ini di bumi nyiur melambai.


​"Kerja kolaboratif ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak sedang diam menonton perubahan, melainkan sedang aktif menjemput masa depan," ujar Tahlis dalam sambutannya.


AI Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan UMKM


​Dalam pemaparannya, Tahlis menggarisbawahi dua sektor krusial yang akan mendapat dampak positif paling besar dari implementasi AI, yaitu sektor pendidikan dan UMKM.


  • Sektor Pendidikan: AI dinilai bukan sebagai pembatas, melainkan sebagai gerbang kesempatan baru yang tak terbatas untuk mempercepat pemerataan kualitas edukasi. "AI adalah alat akselerasi untuk melipatgandakan ruang belajar mandiri secara presisi," jelasnya.
  • Sektor UMKM: Teknologi kecerdasan buatan diproyeksikan menjadi mesin pendorong daya saing produk lokal. Melalui AI, pelaku UMKM Sulut diharapkan dapat memangkas jalur pemasaran, mengefisienkan lini produksi, hingga siap menembus pasar regional Asia tanpa terkendala keterbatasan modal besar.

Meski demikian, Sekdaprov mengingatkan agar adopsi teknologi mutakhir ini dibarengi dengan tanggung jawab moral yang tinggi agar tidak mengikis nilai-nilai kemanusiaan.

 

​"AI hanyalah alat, manusialah penentunya. Jangan sampai teknologi canggih ini justru menggerus nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kearifan lokal kita. Gunakanlah untuk memperkuat karakter dan produktivitas kita," tegas Tahlis.


Pesan untuk Generasi Muda Sulut


​Di hadapan ratusan siswa SMA dan SMK se-Sulawesi Utara yang memadati lokasi acara, Tahlis melecut semangat generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan cepat beradaptasi dengan perubahan zaman.


​"Teruslah belajar dan beradaptasi! Dengan tekad itu, kita tidak hanya bertahan, tapi bisa melompat maju menjadi pemimpin perubahan dan pemain kunci di kancah Asia," pesannya optimistis.


​Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:


  • Tiar Nabilla Karbala, SM, M.Sc (Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital)
  • Dama Aji Purusadhikara (Program Lead KUMPUL)
  • Nastiti Woro Hapsari (Project Manager Satu Tampa)
  • Arsyad, S.Kom (Kepala BLSDM Komdigi Manado)

Selain itu, hadir pula jajaran pejabat Pemprov Sulut, kalangan akademisi, pakar teknologi, serta para pelaku UMKM lokal yang siap menyongsong transformasi digital.

(Olvie)

Dongkrak Investasi Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Dorong Karakter Pemimpin yang Adaptif


 Newsblessing.com, SULUT - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menegaskan bahwa birokrasi modern tidak boleh lagi kaku dan terjebak pada formalitas aturan. Sebaliknya, kepemimpinan yang adaptif dan solutif menjadi kunci utama untuk membangun ekosistem investasi yang sehat dan kompetitif demi mendongkrak perekonomian daerah.

​Pernyataan tegas tersebut disampaikan Yulius saat membawakan materi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 23 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Integritas BPSDMD Provinsi Sulut pada Selasa (14/7/2026).


​Di hadapan para peserta, purnawirawan jenderal bintang dua ini menyoroti cepatnya perubahan global saat ini. Mulai dari disrupsi digital, dinamika geopolitik, transisi energi, perubahan iklim, hingga lompatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).


​"Pemimpin birokrasi hari ini tidak lagi diukur dari seberapa banyak regulasi yang mereka susun, melainkan dari seberapa tangguh mereka menghadirkan solusi nyata atas persoalan di tengah masyarakat," ujar Yulius Selvanus.


Investasi sebagai Motor Kesejahteraan


​Gubernur Yulius memaparkan bahwa investasi adalah mesin penggerak utama ekonomi daerah. Kehadiran investor bukan sekadar urusan masuknya modal, melainkan instrumen penting untuk menciptakan lapangan kerja baru, mentransfer teknologi, meningkatkan produktivitas, serta mengikis angka kemiskinan di Sulawesi Utara.


​Ia menambahkan, tren realisasi investasi di Bumi Nyiur Melambai menunjukkan rapor positif sepanjang tahun 2025 hingga paruh pertama 2026. Kepercayaan para investor ini tumbuh berkat komitmen pemprov dalam menjamin kepastian hukum, mempercepat layanan publik, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun infrastruktur yang memadai.


​Saat ini, sektor-sektor strategis seperti industri pengolahan, pariwisata, energi, perikanan, logistik, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang terus menunjukkan geliat yang signifikan.


Langkah Strategis dan Visi Ekonomi Hijau


​Meski menunjukkan tren positif, Gubernur mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Birokrasi harus benar-benar memposisikan diri sebagai fasilitator, bukan justru menjadi penghambat investasi.


​Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulut terus menggeber langkah-langkah reformasi, di antaranya:


  • Akselerasi OSS: Optimalisasi pelayanan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS).
  • Hilirisasi Industri: Memaksimalkan potensi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah.
  • Transformasi Digital: Digitalisasi menyeluruh pada layanan pemerintahan guna memangkas birokrasi yang berbelit-belit.

Tak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata, Yulius menekankan bahwa pembangunan Sulut ke depan wajib berpijak pada prinsip keberlanjutan. Konsep Green Economy (ekonomi hijau) dan Blue Economy (ekonomi biru) harus diintegrasikan untuk menjaga harmoni antara eksploitasi ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup.


5 Karakter Pemimpin Perubahan


​Di akhir paparannya, Gubernur merumuskan lima karakter wajib yang harus melekat pada diri seorang pemimpin masa kini jika ingin membawa perubahan, yaitu:


  1. Visioner (memiliki pandangan jauh ke depan)
  2. Adaptif (mampu menyesuaikan diri dengan cepat)
  3. Kolaboratif (mampu bekerja sama lintas sektor)
  4. Berintegritas (menjunjung tinggi kejujuran dan etika)
  5. Berorientasi pada Hasil (result-oriented)

Ia pun menaruh harapan besar agar proyek perubahan yang digagas oleh para peserta PKN Tingkat II tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan dapat diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.


​"Mari kita jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk melahirkan para agen perubahan. Bersama-sama, kita bawa Sulawesi Utara menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, ramah investasi, serta tetap hijau dan berkelanjutan," pungkasnya.

(*/Olvie)

Page View 1392